Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 224


__ADS_3

Kristal juga tidak semudah itu bisa move on dan membuka hati nya kembali untuk lelaki lain ya karena dia juga masih menyimpan rasa kepada Robin walau pun perlahan juga rasa itu kini sudah bisa memudar dengan sendirinya tapi dalam hati nya masih ada nama Robin .


" Sudah Felisha jangan membahas hal itu karena tidak ada gunanya juga dan sekarang bagaimana kalau kita buat makanan saja di dapur ". Ajak Kristal


" Ya boleh juga ide kamu itu . Sekarang ayo kita memasak di dapur ". Kata Felisha antusias sekali dengan tawaran dari Kristal tadi


Mereka berdua kini menuju dapur untuk memasak bersama di sana dan Terlihat juga jika Liam pun mengikuti kedua nya karena dia akan menjaga keamanan Felisha agar tidak kenapa-kenapa nanti nya


Mereka memasak berdua dengan senang nya dan kini juga terlihat sekali jika mereka juga bercanda bersama sekarang ini di dapur


" Lama kita tidak memasak bersama seperti ini Fel ". Kata Kristal


" Jangan kan memasak , bertemu saja kita jarang jadi mana bisa juga kita memasak bersama juga Kris '". Kata Felisha


" Kamu juga sibuk kan jadi ibu rumah tangga yang Abik maka dari itu kita jadi jarang bertemu apalagi penjagaan untuk kamu kini juga semakin ketat sekali , mana berani juga aku sering ke sana mengganggu kamu ". Kata Kristal


" Kamu tidak mengganggu Kris karena kita kan bersahabat jadi wajar saja jika kamu datang ke rumah setiap hari nya ". Kata Felisha


" Aku juga memiliki banyak pekerjaan jadi mana mungkin aku bisa sering datang ke rumah mu Fel ". Kata kristal


" Iya juga ya , tapi ya meskipun tidak setiap hari paling tidak kamu juga harus tetap datang ke rumah berkunjung dan ajak juga mama dan papa agar mereka tahu jika aku sudah hidup bahagia sekarang ini ". Kata Felisha


" Iya nanti jika aku ada waktu maka aku akan mengunjungi mu jadi sekarang ayo kita selesaikan masak nya setelah itu kita kembali duduk santai di sana sambil mengobrol ". kata Kristal


Felisha mengangguk dan kini mereka berdua pun segera menyelesaikan acara memasak nya agar bisa secepatnya duduk lagi di sofa . Mereka berdua memang senang jika memasak berdua dan mereka memang juga sudah sering melakukan nya dulu jadi kini pun mereka kembali mengulang momen jaman dulu sebelum Felisha menikah dengan bos besar hingga kini dia menjadi seorang ratu hingga jarang sekali di izinkan untuk keluar dan juga pergi melakukan hal yang di anggap Dave berat karena Dave ingin membuat nya bahagia maka dari itu dia di ratukan oleh sang suami setelah mereka menikah


" Ah selesai juga kita buat kue nya , gak kerasa juga ya kita sudah lama di sini ". kata Felisha


" Iya kita sudah lama sekali di dapur hingga anak buah suami mu itu seperti nya kesemutan menunggu kita di sini . Ayo ke ruang tamu saja sekarang untuk kembali mengobrol". Ajak Kristal


Mereka berdua membawa makanan yang baru saja selesai di buat itu untuk menemani mereka berdua saat mengobrol nanti dan tak lupa juga Kristal membuat minuman juga untuk mereka bertiga saat ini


" Di minum Liam , jangan berdiri saja di sana duduk lah tidak apa-apa". Kata Kristal menatap Liam dengan senyuman nya


" Iya Liam duduk dan minum serta makan lah agar kau tidak lelah sejak tadi berdiri dan diam saja ". Kata Felisha


Liam mana berani juga duduk tanpa di suruh maka dari itu sejak tadi dia pun berdiri karena memang tugas nya menjaga Felisha jadi dia pun harus selalu siaga menjalankan tugas nya itu dengan baik agar bos nya tidak marah dan pekerjaan nya bisa dia lakukan dengan sangat baik dan terpercaya. Liam harus menjaga Felisha dan calon bayi nya agar tetap aman dari para musuh karena Dave juga tidak akan membiarkan jika istri dan calon anak nya kenapa-kenapa lagi


Dan saat ini di kampus tepat nya di lapangan basket setelah jam mata kuliah berlangsung kini banyak sekali mahasiswa yang ada di lapangan untuk menyaksikan aksi dari Shawn dan para sahabat nya dan mereka terlihat juga beberapa kali berteriak histeris ketika melihat aksi Shawn


" Kenapa mereka semua lebay sekali hingga berteriak seperti itu ". Kata Mel


" Wajar Mel jika mereka berteriak karena kak Shawn juga sangat tampan sekali dan berkharisma ". Kata Rose


" Iya tapi tidak perlu berteriak dengan kencang bukan, kan Shawn juga bisa mendengar jika mereka berkata biasa saja dan tidak berteriak hingga membuat orang lain merasa berisik sekali dan terganggu ". Kata Mel


" Ya sudah Mel jika kamu terganggu ayo kita ke kantin saja karena aku juga sudah sangat lapar sekali sekarang ". Kata Rose

__ADS_1


" Lo lapar ya , ya sudah kita ke kantin saja dan buat apa juga berlama-lama di sini . Gak ada guna nya juga ". Kata Mel


mereka berdua pergi dari sana dan kini menuju kantin .Sejak tadi pun sebenar nya Shawn juga memperhatikan Mel dan mata nya pun tidak lepas pandangannya dari Mel hanya saja Mel dan Rose tidak menyadari akan hal tersebut sebab mereka berdua terlalu sibuk berbicara hal yang tidak penting sekali untuk di bahas


" Oh ya Fel , apa kabar keluarga kamu , apa papa mu sudah tidak berbuat aneh-aneh lagi ?". Tanya Kristal


" Kamu lupa apa siapa suami ku jadi mana mungkin mereka berbuat aneh-aneh kepada ku ". kata Felisha


" Iya juga sih tapi kan hari seseorang tidak ada yang tahu Fel jadi aku hanya memastikan saja jika kamu tetap aman dan tidak di ganggu lagi oleh mereka". Kata Kristal


" Tenang saja , mereka sudah tidak melakukan nya dan kini mereka juga sudah berubah baik kepada ku . Kan kak Rafael juga dekat dengan ku jadi mungkin saja karena kak Rafael baik kepada ku maka mereka juga mengikuti kak Rafael". Kata Felisha


" Benar juga sih hal itu dan semoga saja mereka tidak akan melakukan hal buruk lagi terhadap mu ". Kata Kristal yang masih saja khawatir dengan sahabat nya ini karena dia juga takut jika mama tiri nya hanya lah pura-pura baik saja kepada Felisha dan di balik itu dia memiliki rencana lain nya . Kristal Sanga hafal sekali bagaimana mama tiri Felisha jadi dia pun tidak mudah percaya jika mama Felisha itu sudah benar-benar baik kepada nya karena dia sendiri lah saksi bagaimana kejam nya mama tiri itu seperti layak nya di sinetron saja kekejaman nya


Dan di perusahaan Dave kini dia kedatangan tamu tak di undang sekarang , entah kenapa orang itu dengan berani nya datang ke perusahaan Dave padahal sudah sangat jelas sekali jika dave tidak suka dengan nya sama sekali tapi dengan percaya diri nya dia malah datang ke kantor milik Dave sekarang ini


" Kenapa kau datang ke sini , katakan lah cepat karena aku tidak punya waktu banyak untuk meladeni mu ". Kata Dave


" Dave , aku butuh bantuan mu karena perusahaan ku mengalami masalah ". Kata Marko


" Kenapa tidak meminta bantuan Vincent saja , bukan nya kalian adalah partner sejak dulu jadi minta lah bantuan nya ". Kata Dave


" Dia pun juga tidak bisa membantu ku Dave karena musuh perusahaan ku kata dia bukan orang sembarangan dan musuh ku adalah anggota dari Black World jadi aku pun berpikir hanya kau lah yang bisa membantu ku Dave untuk mengembalikan kestabilan perusahaan ku ". Kata Marko


Dave masih menatap Marko dan dia pun masih berpikir siapa musuh Marko yang termasuk anggota dari kelompok Shawn, tidak mungkin jika Shawn yang menjadi musuh nya karena Dave tahu sepak terjang perusahaan Shawn dsn dia tidak akan mau berurusan dengan perusahaan yang sepele dan di anggap tidak menguntungkan sekali bagi diri nya jadi tentu saja itu bukan Shawn


" Dave aku mohon bantu lah aku dan aku akan melakukan apapun jika kau mau membantu ku ". Kata Marko


Marko sangat lah tidak ingin jika perusahaan nya mengalami kebangkrutan karena dia sudah membangun perusahaan itu dengan susah payah sekali bahkan dia juga sudah mempertaruhkan segalanya untuk kemajuan perusahaan nya itu jadi kini dia harus mencari bantuan agar perusahaan nya tetap berdiri seperti semula dan dia hanya berpikir jika Dave lah yang bisa membantu nya saat ini


" Kenapa kau se yakin itu jika aku mau membantu mu padahal juga kau tahu bukan jika aku tidak suka sekali dengan mu ". Kata Dave


" Aku tahu itu Dave tapi aku juga tidak tahu harus meminta bantuan siapa lagi karena aku merasa hanya kau saja yang akan bisa membantu ku ". Kata Marko yang memang terlihat sangat frustasi sekali


" Siapa yang menjadi musuh perusahaan mu ?". Tanya Dave


" Tuan Edric, dia yang menjatuhkan perusahaan ku dan kini aku pun tidak tahu harus berbuat apalagi Dave jadi bantulah aku untuk kali ini ". Kata Marko


Dave masih terlihat diam saja sambil mengetuk kan jari nya di meja dan dia kini terlihat santai sekali setelah mendengar nama Edric di sebutkan


" Aku akan membantu tapi aku akan ambil bagian di perusahaan mu " Kata Dave


" Jadi kau akan memiliki perusahaan ku juga Dave ?". Tanya Marko


" Pemilik asli tetap kau dan aku hanya beberapa persen nya saja itu pun jika kau mau dan jika tidak pun aku tidak ada masalah juga ". Kata Dave


" Tentu saja aku mau Dave , aku akan melakukan nya jika itu memang keinginan mu dan terima kasih susah mau membantu ku Dave ". Kata Marko

__ADS_1


Dave hanya mengangguk kan kepala nya saja dan kini Marko pun keluar dari ruangan Dave . Alasan Dave membantu Marko adalah karena lawan nya adalah sahabat Shawn jadi Dave ingin menunjukkan juga jika dia bisa melawan Shawn dan itu dia lakukan melalui Marko sekarang ini


Dan kini di kantin kampus pun terlihat sangat rame juga karena di sana ada Shawn Dan juga Julie . Mereka berdua di anggap sebagai pasangan yang serasi oleh semua mahasiswa di sana jadi mereka pun terkejut ketika melihat kedatangan Shawn dan Julie ke kantin


" Mau pesan apa Shawn ?". Tanya Eza


" Seperti biasa nya saja ". Kata Shawn


" Gue pesan kan dulu dan Lo pesan apa Julie". Tanya Eza


" Gue akan pesan sendiri saja sama sahabat gue ini jadi Lo pesan untuk Shawn saja ". kata Julie


" Baik lah kalau begitu dan Rico seperti biasa nya juga kan pesanan nya ". Kata Eza


" Sudah tahu tapi Lo masih saja banyak tanya Eza , mau gue lempar pakai ini Lo ". kata Rico membuat Eza pun tersenyum karena dia memang sengaja menggoda Rico saja


" Lo kenapa marah Mulu sejak tadi Rico, apa ada sesuatu yang Lo tidak sukai ?". Tanya Shawn


" Tidak ada Shawn hanya mood gue saja tidak bagus kali ini ". Kata Rico


" Bagaimana jika kita bersenang-senang setelah pulang dari kampus. Kita ke bar saja untuk membuat mood mu bagus ". kata Shawn


" Ide yang bagus juga Shawn dan di sana kan banyak cewek cantik juga pasti nya , lumayan buat cuci mata kita nanti ". Kata Rico


" Jika Lo setuju kita akan berangkat nanti setelah makan di kantin ini ". Kata Shawn


Dan sejak tadi pun Mel mendengar percakapan mereka dan dia juga terlihat menatap Shawn yang sama sekali tidak menatap dan memperdulikan nya itu sejak tadi


" Mel , jangan di aduk saja makanan nya . Nanti tidak enak Loh jika di makan". Kata Rose


" Mana mungkin makanan tidak enak di makan , Lo ada-ada saja ya Rose". Kata Mel


" Ya mungkin saja menjadi tidak enak karena hanya di aduk saja . Kamu ada masalah dengan Shawn atau kamu sedang banyak pikiran sekarang ini ?". Tanya Rose


" Tidak ada apa-apa, itu hanya perasaan Lo saja . Gue tidak ada apa-apa". Kata Mel


" Oh mungkin saja kau sekarang sedang memikirkan acara pernikahan mu dengan kak Robin ya maka dari itu sejak tadi kamu hanya diam dan melamun saja Mel . Kenapa aku baru mengingat nya sih ". Kata Rose


" Sudah Rose jangan membahas hal itu dulu dan kita lanjut saja makan nya agar cepat selesai lalu kita masuk ke kelas ". kata Mel


Rose hanya mengangguk saja dan dia pun merasa jika memang Mel kini terlihat berbeda sekali tidak seperti biasa nya begitu juga dengan Shawn yang kini terlihat menjauh dari Mel tapi Rose juga tidak berani ikut campur urusan mereka apalagi kini Mel sudah memiliki tunangan jadi dia pun tidak berani bertanya lebih jauh lagi agar Mel tidak terbebani


" Shawn kenapa harus ke bar, bagaimana kalau kita nongkrong saja di kafe setelah ini ". Kata Julie


" Lo kenapa mengatur sih Julie , jika kita mau ke Bar memang nya salah kan kita yang pergi jadi tidak ada urusan nya bukan dengan Lo ". Kata Rico


" Jangan marah-marah Rico santai saja menanggapi nya dan Lo Julie , tidak perlu juga Lo ikut dengan kita karena gue hanya ingin bersenang-senang saja dengan para sahabat gue di sana nanti nya jadi Lo tidak perlu juga ikut bersama kita nanti ". Kata Shawn

__ADS_1


__ADS_2