
" iya sama sama, dan ini obat yg harus di minum, aku permisi dlu " ucap dokter Karin yg langsung keluar dgn di antar oleh doni
" maaf kan aku sayang, karna aku kamu jdi seperti ini " ucap josh yg mengusap lembut pipi istri nya
Josh pun ikut terlelap di samping nana dgn memeluk posesif istri nya
Mata hati pagi pun menerobos masuk melaluin cela jendela yg tdk tertutup tirai dan mengusik mata josh
" pagi sayang, apa kamu belum bangun " ucap josh yg mengecup kening nana dgn sayang
Josh pun bergegas bangun dan memasuki kamar mandi, setelah 15 menit josh pun keluar hanya menggunakan handuk yg di lilit di pinggang
Josh yg melihat istri nya blm bangun pun menghampiri dan duduk di samping istri nya
" sayang kamu hari ini mau sarapan dgn apa, kmu tinggal bilang dan aku akan membuatnya dgn spesial untk kamu, tpi aku mohon buka mata mu " ucap josh yg menggenggam tangan nana,
Namun tanpa di sadari oleh josh sebenarnya nana sudah tersadar saat josh mencium kening nya, karna nana yg kecewa dan msh ketakutan akan sikap josh semalam pun memilih diam dan pura pura blm sadar
" oke aku pakai baju dlu dan setelah itu aku akan membuatkan sarapan yg paling enak untk kamu " ucap josh yg langsung melangkah ke arah ruang ganti
Setelah josh memakai pakaian iya pun menghampiri nana dan mencium kening nya
" aku tinggal dlu nya, dan maaf kan aku atas semua yg aku lakukan, aku janji setelah kamu sadar kamu blh memberi aku hukuman apa pun asalkan kamu memaaf kan aku, walau pun harus nyawa ku taruhan nya " ucap josh yg langsung bangkit dan meninggalkan nana di kamar sendirian
Nana hanya bsa menagis dan bertanya tanya kenapa suami yg dia cintai bisa bersikap seperti semalam dan ada rahasia apa yg tdk di ketahui oleh nana tentang ibu kandung josh sehingga membuat josh bsa semarah itu
" aaakkkkkhhhhh " teriak nana yg terjatuh karna berusah berjalan sendri
Josh yg mendengar suara teriakan nana pun langsung berlari dan medorong pintu dgn keras
" nana kamu kenapa " ucap josh yg menghampiri nana, namun langkah nya terhenti saat nana mengangkat tangan agar josh tidak mendekat
" jangan mendekat, pergi kamu dri sini " bentak nana yg sudah menangis
__ADS_1
" tpi kaki dan lengan mu sedang sakit " ucap josh melangkah mendekati nana
" jgn mendekat, pergi kamu aku gak butuh perhatian dari kamu, pergi " nana yg teriak dgn keras membuat josh seketika kesal langsung menggendong nana dan mendudukan nana di pinggir ranjang
" aku mohon maaf kan aku, aku memang salah tpi aku mohon jgn suruh aku untk pergi dri kamu, aku sayang sma kamu dan aku gak bsa kehilangan kamu " ucap josh dgn lirih dan sudah membanjiri pipinya dgn air mata
Josh yg di takuti dgn semua orang kini nampak lemah dan rapuh di hadapan istri tercinta nya,, biasa nya dia hanya melihat jeritan orang memohon ampun saat di siksa nya kini dia harus memohon agar tdk di tinggalkan oleh istri nya
" josh " ucap nana
" iya sayang kamu ingin apa, apa ada yg sakit " ucap josh yg memegang kedua pipi nana dgn lembut dan perhatian
" biarkan aku sendiri josh, aku hanya ingin sendiri, kalau kamu memang cinta dengan aku biarkan aku pergi " ucap nana dgn lirih dgn tatapan kosong ke depan
Ucapan nana seperti pisau yg menusuk ke jantung nya dan membuat dia terduduk lemas di lantai
" iya aku akan pergi dan tdk akan mengganggu kamu lgi, tpi aku mohon tetap lah tinggal di rumah, biar aku yg keluar dri rumah itu " ucap josh yg langsung bangkit dan meninggalkan nana
" doni kamu antar nyonya muda pulang dan pastikan dia aman selama tinggal di sana " ucap josh dan langsung meninggalkan apartemen nya
2 minggu sudah berlalu, nana sudah kembali ke rumah mewah milik josh namun setelah kepergian josh di hari itu, dia sama sekali tdk menampakan wajah nya dia hadapan nana bahkan dia pun tidak datang ke kantor
Nana yg tdk mengetahui hilang nya josh pun nampak tenang dan beraktifitas seperti biasa nya walau pun dia harus di bantu dgn menggunakan tongkat saat berjalan
Saat nana sedang duduk di taman belang rumah dia mendengar ada suara keributan dari arah dalam rumah, nan pun bangun dan mencoba mencari sumber keributan itu
" maaf nyonya tuan tdk mengizinkan siapa pun masuk ke rumah ini termasuk nyonya " ucap bi lina yg mencoba menahan mama josh
" diem kamu, kamu pikir kamu itu siapa berani beraninya ngelarang saya untk masuk ke rumah anak saya " bentak ibu linda
" maaf nyonya tpi ini perintah tuan dan saya tdk berani melanggar perintah tuan " ucap bi lina yg msh mencegah ibu linda agar tdk memaksa masuk
" awas saya mau ketemu wanita murahan itu karna dia anak saya hrs menderita dan di rawat di rumah sakit, minggir " bentak bu linda dan mendorong bi lina hingga terjatuh ke lantai
__ADS_1
" ya ampun bibi " ucap nana yg menghampiri bi lina dan membantunya bangun
" okh ini dia wanita murahan yg sudah membuat anak saya menderita dan masuk rumah sakit, sedangkan kamu di sni santai santai menikmati harta anak saya " ucap ibu linda yg menarik rambut nana
" aaawwww lepasin " nana yg kesakitan atas perbuatan ibu linda
" nyonya lepasin nyonya muda dia sedang sakit " ucap bi lina yg berusah melepas tangan ibu linda dari rambut nana
" dia harus merasakan penderitaan anak saya " ucap ibu linda yg semakin keras menarik rambut nana
" aaawwww tante lepasin, saya gak pernah membuat josh menderita dan saya tdk pernah melukai josh " ucap nana yg menjelaskan ke mamah josh
" kamu pikir saya percaya dgn ucapan kamu hah " bentak ibu linda dan mendorong nana hingga kepala nana terbetur meja
" nyonya muda " ucap bi lina dan doni yg baru datang bersamaan menghampiri nana dan membantu nana berdiri
" maaf nyonya shilakan anda keluar dari rumah ini " ucap doni dgn tegas
" siapa kamu berani mengusir saya dari rumah ini, yg seharus nya keluar itu dia " bentak ibu linda dan ingin mencoba menyerang nana kembali namun doni menghalangi nya
" pengawal " teriak doni memanggil para pengawal
" siap tuan " ucap serempak para pengawal rumah josh
" kenapa kalian biarkan wanita ini masuk ke rumah ini apa kalian sudah bosan hidup " bentak doni kepada para bawahan nya
" maaf tuan nyonya ini tdi bilang sudah mendapat izin dri tuan " ucap salah satu pengawal
" usir wanita ini dari rumah ini sekarang juga " bentak doni
" siap tuan " ucap semua pengawal dan langsung menarik ibu linda keluar rumah dan melempar ke luar gerbang
" kalian beraninya memperlakukan saya seperti ini apa kalian tdk tau siapa saya hah " bentak ibu linda kepada dua pengawal yg melemparnya keluar gerbang
__ADS_1
" maaf nyonya kami hanya menjalankan perintah, shilakan nyonya pergi " ucap salah satu pengawal dan langsung menutup gerbang