
Di sini Kisah Mel hanya sedikit saja ya karena di sini plot cerita nya Dave dan Felisha dan takut nya malah gak suka jika Mel sering muncul Seperti sebelum nya 😊
Pagi ini Dave dan Felisha sudah bersiap untuk pergi ke rumah sakit karena mereka juga sudah ada janji dengan dokter yang akan memeriksa kandungan Felisha nanti nya . Kini bahkan Dave tampil dengan pakaian santai nya saja dan sang istri pun terlihat sangat cantik sekali kali ini membuat Dave Tidak bisa melepaskan pandangan nya dari sang istri sekarang
" Kenapa kamu semakin lama semakin cantik sweety bahkan kamu semakin membuat ku jatuh cinta ". Kata Dave
" Bohong banget ya bahkan aku makin hari makin gendut kan dan awas saja jika nanti kamu selingkuh ". Kata Felisha
" Itu tidak akan pernah terjadi bahkan dalam pikiran ku pun itu tidak ada ". kata Dave
" Ya baguslah jika kamu tidak berpikir untuk selingkuh Karena aku tidak akan memaafkan kamu sedikit pun nanti jika kamu melakukan nya ". Kata Felisha
Dave menatap istrinya itu dan kini dia pun segera mengajak Felisha untuk turun ke bawah untuk sarapan terlebih dahulu sebelum pergi periksa nanti nya
" Wah cantik sekali kak , mau pergi kemana ? ikut kak Dave ke kantor ?". Tanya Mel
" Kakak mau periksa kandungan jadi harus cantik dong agar Dave tidak melirik yang lain nya ". Kata Felisha
" Kak dave tidak Mungkin berpaling bahkan dia sangat mencintai mu kak percaya deh dengan Mel ". kata Mel
" Berarti sama seperti Shawn yang tidak akan pernah bisa berpaling dari mu Mel ". kata Felisha
" Itu beda kak , dia kan playboy jadi mana mungkin dia setia dengan satu wanita saja ". kata Mel
" Itu dulu sebelum gue mengenal mu nona cantik ". Kata Shawn yang sudah berjalan Menghampiri mereka yang ada di sana bahkan kini dia terlihat sangat tampan sekali dengan pakaian kemeja nya dengan satu kancing dia lepas seperti biasa nya
" Ngapain pagi-pagi datang ke rumah orang , mau minta makan ya Lo ". Kata Mel ketus Kepada Shawn
" Makan di rumah kakak ipar sendiri tidak masalah kan ". Kata Shawn
" Miskin ya Lo maka nya numpang makan . Jika Lo selalu numpang makan lalu bagaimana nanti kalau kita sudah menikah bisa mati kelaparan gue nanti nya jika hidup bersama Lo ". kata Mel
" Itu berbeda bahkan Lo tidak akan kekurangan sedikit pun jika menikah dengan gue dan Lo akan kelaparan jika menikah nya dengan Robin ". Kata Shawn
" Kenapa Jadi Robin , dia juga kaya Shawn bahkan dia sejak dulu juga sudah bersama dengan Dave jadi pasti dia banyak uang bukan ". Kata Felisha
Mereka semua sudah duduk di meja makan namun masih saja mengobrol Hingg sekarang dan terlihat juga jika kini mereka masih serius dalam melakukan perbincangan nya di sana
" Jika Mel menikah dengan Robin maka semua usaha dan bisnis yang membuat Robin mendapat kan uang akan ku hancur kan agar Mel pergi meninggalkan nya nanti dan kembali dengan ku ". Kata Shawn kepada Felisha
" Kenapa jadi membahas Robin dan Lo juga kenapa harus Dengan cara seperti itu juga . gak gentel banget jadi cowok ". Kata Mel
" Jika Robin Ingin bersaing secara sehat gue akan menerima nya dengan baik ". kata Shawn
Robin sejak tadi hanya diam saja dan dia pun tidak menunjukkan reaksi apapun atas apa yang Shawn Katakan justru dia terlihat sangat tenang dan tidak terpancing sama sekali dengan semua perkataan Shawn tadi kepada nya .
" Kita makan saja dulu dan mengobrol nanti saja . Mel nanti berangkat dengan Shawn ke kampus dan jangan pergi sendiri nanti . Jika ingin pergi maka katakan saja dengan Shawn sebab Kakak juga sudah membayar dua untuk menjaga kamu ". Kata Dave
Mel mengangguk kan kepala nya saja dan mereka kini semua makan dengan tanpa bersuara lagi . Setelah selesai makan Dave segera mengajak istri nya untuk masuk ke dalam mobil dan dia akan Menuju rumah sakit di mana Ericka sedang praktek kali ini . Sepanjang perjalanan pun Felisha tak henti nya berbicara dan Dave hanya mendengar kan dan sesekali dia juga menjawab pertanyaan dari istri nya itu jika memang di perlukan
" Robin , apa kau menyukai Mel ?". Tanya Dave saat ini membuat Felisha menegak kan Kepala nya karena dia juga ingin tahu apa Robin menyukai Mel atau tidak karena selama ini mereka memang sangat dekat sekali meskipun sering bertengkar tapi itu terlihat sangat lucu dan menggemaskan bahkan Felisha juga tahu jika Mel sering sekali belanja menggunakan uang Robin
__ADS_1
" Robin kenapa kamu tidak menjawab nya bikin aku penasaran saja ". Kata Felisha
" Sebaik nya jangan membahas hal itu nyonya dan fokus saja kepada kehamilan anda sekarang ". Kata Robin
" Aku juga sudah menjaga kandungan ku dengan baik bahkan suami ku juga selalu menjaga ku dan calon anak kita juga ". Kata Felisha
" Iya saya tahu hal tersebut bahkan tuan juga sangat menyayangi dan mencintai anda jadi jangan berpikir jika tuan akan selingkuh Karena dia juga sudah lama menunggu Anda ". Kata Robin
" Kau hanya membela nya saja kan karena dia bos mu ". Kata Felisha sambil memukul kepala Robin membuat Robin hanya meringis saja karena pukulan Felisha
" Saya tidak membela bahkan itu adalah sebuah kebenaran yang memang harus di ungkapkan agar anda faham ". Kata Robin
" Mau ku gigit itu Telinga mu robin . Banyak omong sekali kau dan jika aku tanya tentang perasaan mu kepada Mel malah kau tidak menjawab nya ". Kata Felisha
" Itu adalah area privasi saya jadi anda tidak berhak ikut campur nyonya , Ma'af ". kata Robin
" Cih area privasi bahkan yang kau sukai adalah adik ipar ku jadi aku harus tahu dan harus ikut campur juga kali atas semua nya ini ". Kata Felisha
Robin kini terdiam karena menghadapi ibu hamil ini dia tentu tidak akan menang bahkan kini Felisha Terlihat sangat pintar sekali jika berdebat dan dia bisa membuat orang lain kesal Karena nya jadi kini Robin pun memilih untuk tetap diam saja dan fokus mengemudi sekarang
" Jika kau bersaing dengan Shawn jangan sampai kalah Robin bahkan mau mengalah karena dia memang terlihat lebih hebat dari mu . Bahkan dia mau mengakui jika dia sangat mencintai Mel berbeda dengan mu yang selalu menyembunyikan semua nya dan seperti nya tidak ada perjuangan nya sama sekali ". kata Felisha
Dia menceramahi Robin banyak sekali bahkan Dave hanya tersenyum dan menggeleng kan kepala nya mendengar apa yang istrinya itu katakan kepada Robin . Jika memang Robin mencintai adik nya maka Dave harus mempersiapkan semua nya jika memang mereka berdua saling mencintai maka Shawn pasti akan berbuat sesuatu nanti dan Dave kini harus menyiapkan semua nya untuk mengantisipasi Segala kemungkinan yang ada
Mobil mereka sudah sampai di sebuah rumah sakit mewah milik Gerald dan kini Dave segera mengajak Felisha untuk masuk ke dalam menemui Ericka di sana dan Robin akan menunggu nya di kantin rumah sakit itu . Dave nampak menggandeng Felisha masuk ke dalam dan dia segera menuju ruangan di mana Ericka berada . bahkan di sana antrian sangat panjang sekali namun Dave tidak memperdulikan nya dia malah segera masuk ke dalam menemui Ericka tanpa mau menunggu di sana dengan yang lain nya
" Sayang kita harus antri dulu bahkan mereka kini menatap kita karena kita nyelonong masuk ke dalam ". Kata Felisha
" Aku tidak perlu mengantri sweety karena ini adalah rumah sakit milik Gerland ". Kata Dave
" Kamu mau kita antri seperti itu ?". Tanya Dave dan Felisha pun mengangguk kan Kepala nya sebab dia juga merasa tidak enak sekali jika harus menerobos antrian di sana bahkan dia juga baru saja datang dengan Dave
" Ya sudah kalau begitu kita duduk di sana menunggu giliran di panggil ". kata Dave
Felisha tersenyum lalu duduk bersama dengan yang lain nya untuk mengantri di sana bahkan Felisha juga sangat senang kali ini ketika dia pertama kali memeriksa kan kehamilan nya dan Dave menemani nya sekarang bahkan dia juga melihat beberapa pasangan yang kini juga di temani suami nya untuk memeriksa kan kehamilan nya . Seorang suster datang untuk memanggil pasien yang akan di periksa dan tatapan keterkejutan dia kini terlihat ketika menatap Dave bahkan Dave terlihat sedang antri sekarang
" Tuan Dave silahkan anda masuk terlebih dahulu ". kata suster tersebut
" Aku akan mengantri di sini jadi panggil sesuai jam kedatangan saja ". kata Dave
suster tersebut pun mengangguk kan Kepa nya dan kini dia segera memanggil pasien yang lain nya dan menyuruh nya untuk masuk . Sudah satu jam Dave menunggu bahkan dia sangat bosan sekali dan ingin marah namun tatapan dan senyuman istri nya itu selalu membuat nya lebih tenang dari yang sebelum nya
" Nyonya Felisha ". Panggil sang perawat ketika kini sudah tiba giliran Felisha . Dave pun memegang tangan istrinya dan mengajak nya untuk segera masuk ke dalam . Terlihat Ericka kini menunggu nya bahkan dia tersenyum ketika melihat Dave yang begitu perhatian kepada sang istri sekarang
" Kenapa kau sangat lama sekali memanggil istri ku , apa kau ingin aku hancur kan rumah sakit ini Ericka ". Kata Dave
" Kau bilang mau sesuai urutan Dave jadi aku pun juga melakukan pemeriksaan sesuai dengan apa yang aku pelajari dan tidak asal periksa saja jadi kau harus menunggu lama tadi Kata Ericka
" Iya tidak masalah dokter dan itu memang Benar jadi jangan hiraukan suami saya ini ". Kata Felisha
Ericka pun tersenyum dan dia segera memeriksa Felisha sekarang karena tatapan dari Dave sudah sangat tidak bersahabat sekali bahkan dia terlihat sangat kesal kali ini namun Ericka tidak terlalu perduli sebab sekarang sudah ada pawang nya Dave di sini
__ADS_1
" Kondisi janin nya sangat sehat sekali begitu juga dengan mama nya . aku akan memberikan vitamin dan beberapa obat jadi minum lah dengan teratur nanti ". Kata Ericka
" Terima kasih dokter Ericka ". kata Felisha
" Sama-sama dan kamu juga harus ekstra sabar Memiliki suami seperti Dave ". Kata Ericka Menggoda dan kembali memancing emosi Dave sekarang
" Kau memang ingin sekali ya aku menghancurkan rumah sakit jelek milik kekasih nya ini ". Kata Dave
" Jika tempat ini jelek lalu kenapa kamu mengajak ku kemari . jangan membuat keributan ya Dave ". Kata Felisha
Ericka bisa melihat jika Dave langsung terdiam dan benar saja apa yang di katakan kekasih nya itu jika kini Dave lebih bucin dari pada Gerald bahkan dulu dia selalu saja mengejek Gerland dan kini malah berbalik kepada nya sendiri
" Itu sudah biasa Felisha bahkan lebih dari itu pun aku juga pernah mengalami nya ". Kata Ericka
" Sudah selesai kan periksa nya , ayo sweety kita pulang ". Ajak Dave
" Wah bung ternyata kau ada di sini rupa nya ". Kata Gerald yang baru saja masuk ke dalam ruangan kekasih nya bahkan kini Gerland memeluk dan mencium sang kekasih di depan Felisha dan juga Dave di sana
" Di sini adalah Tempat kerja jadi kalian di larang bermesraan di sini ". Kata Dave
" Dan tempat ini adalah milik ku jadi aku bebas melakukan apapun sama seperti mu juga Dave ". Kata Gerald
" Kita pulang sekarang dan aku tidak perlu bayar kan Karena ini tempat mu ". Kata Dave
" Bahkan kau sangat kaya sekali kenapa bayar sedikit saja tidak mau , apa kau tidak mampu dan miskin sekarang ". Kata Gerald menyindir Dave
Dave tidak memperdulikan apa yang di katakan Gerland dan kini dia pun segera pergi dari ruangan tersebut dan tak lupa juga dia menggandeng Felisha namun Felisha malah menahan nya saat ini
" Aku bahkan baru bertemu dengan kekasih Gerland jadi mari kita mengobrol dan makan bersama agar makin akrab ". Kata Felisha
Ericka Tersenyum dan dia pun kini faham kenapa Dave sangat mencintai nya bahkan tergila-gila dengan nya juga karena Felisha memang menyenangkan dan baik hati orang nya jadi wajar jika Dave sangat mencintai nya
" Felisha ini sahabat nya Kristal ". Kata Gerland
Keterkejutan Ericka pun kini membuat Felisha Tersenyum bahkan Ericka menatap Felisha dan mendekati nya saat ini
" Kamu sahabat nya Kristal anak om Henry ?". Tanya Ericka
" Iya benar bahkan papa Henry juga suka membantu ku dulu ". Kata Felisha
" Wah bisa dong kita jalan bareng juga nanti nya ". Kata Ericka
" Kenapa dengan Kristal ?". Tanya Felisha
" Tentu saja aku mengenal nya , papa ku adik dari om Henry ". Kata Ericka
" Oh jadi kamu sepupu nya Kristal wah nanti bisa dong kita jalan bareng Dengan Mel juga tentu nya ". kata Felisha
" Apa kamu mengira jika aku akan mengizinkan kamu pergi ?". Tanya Dave sambil menatap Felisha
" apa tidak boleh jika aku pergi dengan mereka bahkan kamu juga bisa ikut kan dengan yang lain nya juga ". Kata Felisha
__ADS_1
" Sudah kita lanjut mengobrol di kantin saja gak enak juga kan jika hanya berdiri saja di sini ". Kata Gerald
Mereka pun segera pergi ke kantin rumah sakit untuk melanjutkan obrolan bahkan di sana juga sudah ada Robin yang tengah duduk santai sambil memainkan ponsel nya sekarang ini