Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
eps 26


__ADS_3

pagi hari sang surya sudah menunjukkan kemilau indahnya dengan warna merah dan oranye ke emasan semua penduduk bumi melakukan aktivitasnya. ada yang melakukan di luar rumah dan di dalam rumah. seperti pasangan suami istri itu. mereka melakukan aktivitas paginya, seperti morning kiss. tiada yang indah selain belaian lembut dari sang suami


nana tengah bersiap diri di ruang ganti pakaian. setelah rapi dengan pakaian santainya. nana keluar kamar menuju dapur membuatkan sarapan untuk mereka semua


di saat nana sedang sibuk memasak tiba tiba josh datang dan memeluk nana dari belakang


" selamat pagi sayang " ucap josh sambil menciumi leher belakang nana


" josh jangan seperti ini. kalau ada yang lihat bagai mana " ucap nana


" ya biarkan saja aku hanya ingin memeluk istriku tercinta " ucap josh masih dengan aksinya


" eeeekkkkhhhhhmmmmm "


tanpa mereka sadari bahwa sedari tadi banyak yang memperhatikan ke romantisan mereka. hingga suara deheman dimas lah yang mengganggu mereka menerut josh


" ini masih pagi tapi kalian sudah bermesraan di dapur. apa kalian gak merasa kasihan dengan kaum jomblo ini " ketus dimas yang berjalan menuju kulkas dan mengambil minuman dingin


namun josh tidak menghiraukan ucapan dimas dan tetap bergelayutan di pundak istrinya dengan manja


" josh jangan seperti ini. nanti masakan ku jadi gosong " ucap nana yang memang sedikit kesulitan saat bergerak ke sana ke sini karna suaminya yang tetap memeluknya dari belakang dan meletakan dagunya di bahu nana


" ya sudah kamu masak saja " ucap josh yang enggan melepas pelukan nya


" josh " ucap nana yang melirik suaminya dengan tatapan tajam


" oke aku lepas tapi kamu harus cium dulu " ucap josh yang memajukan bibir nya minta di cium oleh istrinya


" nanti kalau ada yang melihat bagai mana. kan malu " ucap nana


" biarkan saja kan kenapa harus malu kan kita suami istri " ucap josh


Cup

__ADS_1


nana mengecup singkat bibir josh. namun josh yang tidak puas dengan hanya di kecup. dia langsung membalikan badan istrinya dan mencium bibir istrinya dengan lembut


sisil yang baru turun dari kamarnya dan menuju dapur pun terkejut saat melihat aksi sepasang kekasih yang sedang berciuman mesra di dapur.


ada terbesit rasa iri di hati sisil yang melihat betapa bahagianya sahabat baiknya mendapatkan suami yang begitu sayang dengannya. berbeda dengan dirinya yang tidak pernah mendapat perhatian dari suaminya.


terkadang sisil hanya bisa menangisi nasipnya yang menikah dengan orang yang tidak mencintainya sama sekali. hanya menjadikannya seorang pengganti pengantinnya yang sedang berbaring koma di rumah sakit


" sisil " ucap nana yang terkejut saat melihat sisil berada di pintu dapur. namun sisil yang sedang sibuk dengan pemikiran nya sendiri pun tidak mendengar panggilan nana


" sisil " ucap nana lagi yang masih belum ada respon dari sahabatnya itu


nana dan josh saling pandang karna merasa bingung dengan sisil yang di panggil berkali kali tidak merespon sama sekali


" sisilia " teriak nana di telinga sisil. hingga membuat sisil pun terkejut dan tersadar dari lamunannya


sisil yang terkejut pun memukul lengan nana cukup keras


" aawww " ucap nana yang meringis sambil memegangi lengan nya yang sakit


" habisnya kamu dari tadi aku panggil berkali kali tapi gak dengar. memangnya kamu pagi pagi sudah melamuni itu sedang memikirkan apa " ucap nana sembari meletakan sarapan yang sudah jadi di meja makan


" enggak ko. aku gak memikirkan apa apa " ucap sisil yang ikut membantu nana membawakan sarapan ke meja makan


nana yang merasa bahwa sahabatnya sedang menyembunyikan sesuatu pun langsung berhanti dan memegang tangan sisil


" kamu jangan bohong sil " ucap nana yang menatap mata sisil dengan tajam


sisil hanya diam dan memalingkan wajahnya karna tidak ingin nana melihat matanya dan menemukan kesedihan di sana


" sil sebenarnya ada apa " ucap nana lagi yang nyakin pasti ada yang sedang sisil sembunyikan dari dia


saat sisil ingin menjawab dan bercerita dengan nana. roy dan yang lain berjalan menghampiri meja makan

__ADS_1


" wah kayanya enak nih " ucap dimas yang langsung duduk di kursinya dan di ikuti yang lain


" di mana josh " ucap william


" seperti nya di ruang gym soal nya tadi dia bilang mau olahraga " ucap nana


" kalian kalau mau sarapan duluan shilakan biar nanti josh menyusul " ucap nana yang langsung pergi ke ruang gym yang ada di halaman belakang villa


mereka pun sarapan terlebih dahulu tanpa ke hadiran josh dan nana


setelah semuanya selesai sarapan. mereka pun berjalan jalan di kebun teh milik josh


" apa kamu senang " ucap josh dengan memeluk tubuh nana dari belakang


" iya aku senang, terima kasih sayang " ucap nana yang langsung mengecup pipi josh


" maaf kan aku. karna aku sudah buat kamu menderita " ucap josh


" gak perlu ada yang di maafkan " ucap nana yang berbalik menghadap josh dengan senyum manisnya


" aku mencintaimu " ucap josh dan langsung melu*at bibir nana dengan lembut. cukul lama mereka berciuman hingga hampir kehabisan pasokan oksigen di paru paru mereka


tapi tanpa mereka sadari dari ke jauhan ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dengan mengepalkan tangan menahan emosi melihat ke mesraan mereka


" kamu hanya boleh menjadi milikku josh. kalau aku gak bisa miliki kamu berarti gak ada juga yang boleh miliki kamu " ucap wanita itu


tanpa terasa siang berganti sore. sore berganti senja. senja berganti malam. semua sudah terlelap dan masuk ke dunia mimpi. tapi salah satu kamar masih terang berderang. sepasang suami istri itu masih main jungkat jungkit beberapa kali ronde


setelah melakukan pergumulan. mereka berdua terkapar tak berdaya. apa lagi nana yang sudah terlelap dan memasuki alam mimpi. mata josh pun mulai terpejam karna memang sudah lelah


*****


malam sudah berganti pagi. waktunya sang mentari menyinari bumi. sinarnya membangkitkan semangat pagi untuk menyambut hari baru

__ADS_1


josh sudah melanjutkan mobil menuju mansionnya. karna dia harus segera ke kantor dan membatalkan melanjutkan liburannya. karna ada masalah yang cukup serius di kantor


__ADS_2