Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 243


__ADS_3

Mungkin memang Shawn mengambil Mel dari Robin dengan cara yang tidak baik namun dia juga yakin akan bisa membahagiakan Mel nanti nya bahkan Mel akan jauh lebih aman jika bersama dengan nya , itulah yang menjadi kan dia yakin bisa melindungi dan membahagiakan Mel kedepan nya walaupun saat ini Mel masih marah dengan nya tapi dia yakin jika nanti Mel juga akan luluh dengan nya .


" Untuk itu biarkan saja karena aku juga tidak ada urusan nya dengan Robin sekarang ini ". Kata Shawn


" Tapi apa itu tidak akan mengganggu hubungan tuan Dean dan nona Kristal nanti nya tuan ?". Tanya Marvin


" Kenapa kau kepo sekali dengan hal itu Marvin , sudah jangan mengurus nya karena Dean juga tahu bagaimana cara mengikat Kristal dan jika tidak berhasil maka dia akan meniru caraku juga nanti nya ". Kata Shawn


" Cara yang sesat sekali ya tuan ". Kata Marvin


" Kau memang selalu saja kurang ajar dengan ku Marvin . Dasar kau ini ". Kata Shawn


" Saya tidak bermaksud kurang ajar sama sekali tuan akan tetapi saya memang hanya ingin bertanya saja ". Kata Marvin


" Kau jika ingin membahas maka tentang perusahaan saja jangan tentang yang lain nya Marvin ". Kata Shawn


" Saya bahkan sudah menyelesaikan semua nya tuan dan mengirimkan ke email anda . Apa anda belum melihat nya sama sekali ?". Tanya Marvin


" Sudah ku katakan bukan jika aku belum sempat karena sangat sibuk sekali hari ini ". Kata shawn


" Sibuk bucin dengan istri ya tuan ". kata Marvin membuat Shawn pun langsung melempar bulpen ke Marvin namun Marvin menghindari nya dan bulpen tersebut mengenai sasaran yang salah


" Lo ya Shawn, main lempar saja . Bilang saja kalau kesal dengan gue jangan melempar bulpen seperti itu ". Kata Mel tiba-tiba yang kini sudah masuk ke dalam ruangan kerja Shawn bahkan selama ini tidak ada yang berani masuk ke sana jika tanpa izin Shawn namun berbeda kali ini sebab yang masuk adalah istri nya sendiri jadi dia pun membebaskan nya sekarang ini


" Nona Kenapa masuk sembarang , di sini di larang masuk ke ruangan ini jika tanpa seizin tuan Shawn dan kau Nia kenapa tidak melarang nona ". Kata Marvin


" Oh jadi di rumah ini gue masih saja di larang untuk masuk ke ruangan manapun yang ada di dalam rumah ini ". Kata Mel sambil menatap tajam ke arah Shawn dan juga Marvin sekarang


" Tidak sayang kamu tidak di larang sama sekali untuk masuk ke ruangan manapun karena kamu nyonya di sini jadi bebas melakukan apapun juga di rumah ini ". Kata Shawn


" Tuh dengar apa kata tuan Lo marvin jadi jangan melarang gue jika gue ingin masuk ya terserah gue kan ini rumah milik gue . bukan begitu Shawn ". Kata Mel


" Ya benar ". Kata Shawn membenarkan apa yang Mel katakan bahkan dia terlihat tidak menyangkal sedikit pun juga


" Tapi maaf nona ini adalah rumah tuan dan bukan rumah anda ". Kata Marvin sengaja mengatakan hal tersebut kepada Mel


" Wah telinga loh tidak berfungsi secara baik ya bahkan tadi bos Lo sudah mengatakan jika rumah ini adalah milik gue ". Kata Mel


" Apa nona lupa jika rumah ini milik bos saya bahkan dia juga baru membangun nya untuk istri yang dia cintai nya ". Kat Marvin semakin memancing Mel dengan memasang wajah serius nya


" Dan mungkin saja Lo juga lupa jika istri yang sangat dia cintai itu gue . Paham Lo Marvin ". Kata Mel


" Tapi anda tidak mengakui jika tuan Shawn adalah suami anda jadi rumah ini bukan untuk anda nona ". Kata Marvin


" Shawn lihat lah dia sangat kurang ajar sekali kepada ku bahkan sejak tadi dia selalu menentang ku . apa kau yakin jika aku adalah istri yang kau cintai sebab anak buah mu saja tidak mau menurut dengan ku ". Kata Mel mengadu kepada Shawn kali ini dan dia terlihat sangat manja sekali membuat Shawn pun tersenyum dan Marvin pun juga


" Jangan kurang ajar Marvin jika kau masih ingin bekerja dengan ku ". Kata Shawn


" Maaf kan saya nona saya tidak bermaksud untuk melakukan nya ". Kata Marvin


" Jika Shawn yang mengatakan langsung ya Lo tunduk tapi jika gue tetap saja Lo akan menjawab ". Kata Mel


" Jangan melakukan nya Marvin karena dia adalah bos mu juga sekarang ini jadi tetap lah menjaga bicara mu itu ". Kata Shawn


Mel menatap Marvin Dengan tajam lalu dia pun kini berjalan menghampiri Shawn saat ini


" Aku ingin ke lantai atas dan kata Nia tidak boleh ke sana sebab di sana banyak barang privasi mu ". Kata Mel


" Nia bawah saja istri ku ke atas dan jangan pernah melarang nya sedikit pun juga ". Kata Shawn

__ADS_1


" Baik tuan ". Kata Nia


" Ya sudah aku ke sana sekarang ". Kata Mel lalu memukul kepala Marvin sebelum pergi dari ruangan Shawn tadi dan itu membuat Marvin menoleh ke arah nya yang kini sudah melenggang pergi dari sana


" nona Mel itu memang harus di pancing dulu tuan tapi ya begitu saya pun juga mendapat kan hadiah dari nya tadi berupa jitakan ". Kata Marvin


" Aku akan memberikan bonus kepada mu Marvin karena berhasil membuat istri ku terlihat manja tadi walaupun hanya sebentar saja tapi aku tetap senang sekali jadi nanti aku akan mentransfer uang kepada mu ". kata Shawn


" Kenapa tidak sekarang saja tuan kan anda sudah tidak sibuk karena sekarang masih bersama dengan saya di sini ". Kata Marvin


" Kau memang Sangat kurang ajar sekali Marvin tapi kali ini aku tidak akan marah kepada mu sebab kau membuat ku bahagia tadi ". Kata Shawn


Dia pun kini mentransfer sejumlah uang yang nilainya fantastis juga untuk Shawn sebagai imbalan kepada nya tadi .


Dan kini di lantai paling atas rumah Shawn Mel berada di sana bahkan dia kini semakin heran dan juga kagum dengan rumah ini yang memang Sangat mewah sekali tempat nya dan juga indah


" Gila , ini barang nya limited edition semua ya bahkan lihat di sana pajangan nya tidak main-main harga nya Nia ". Kata Mel


" Semua nya tidak ada nilainya di banding kan dengan foto yang selalu terpajang di sini dari bawah Sampai lantai atas ini nona ". Kata Nia


"Maksud mu foto ku kan. Tentu saja foto ku memang tidak ada tandingan nya sebab bos mu itu Sangat mencintai ku dan entah kenapa dia sampai segitu nya mencintai ku Nia ". Kata Mel heran


Dan di kediaman Justin kini dia sedang duduk bersama dengan Lucas . Dia merasa tidak suka dengan cara Robert yang tanpa berdiskusi dulu tapi sudah memutuskan jika menunda serangan nya padahal Justin sudah sangat siap dan menunggu Moment ini


" Kenapa bisa Robert memutuskan secara sepihak tentang penyerangan ini ". Kata Justin


" Seperti nya dia tahu siapa Shawn jadi dia memilih mundur untuk menyusun ulang strategi nya ". Kata Lucas


" Tapi kenapa dia tidak memberi tahu kita akan hal tersebut, dia malah memilih untuk mundur sendiri saja ". Kata Justin


" Ya mungkin saja ada hal yang memang sudah dia rencanakan sekarang ini jadi dia memilih untuk tidak memberi tahu kita ". Kata Lucas


" Kuta adalah partner jadi kenapa dia malah bertindak sendiri saja ". Kata Justin


" Tuan maaf mengganggu anda ". Kata Anthony asisten dari Justin


" Ada Anthony ?". Tanya Justin


" Di luar ada tuan Robert dan dia berkata ingin bertemu dengan anda tuan ". Kata Anthony


" Suruh saja dia masuk saja ". kata Justin


" Baik tuan kalau begitu saya permisi dulu untuk mempersilahkan tuan Robert masuk ". Kata Anthony


Kini dia pun keluar dan segera menuju ke Robert untuk mempersilahkan dia masuk menemui bos nya


" Tuan silahkan masuk karena bos juga sudah menunggu Anda di dalam bersama dengan tuan Lucas ". Kata Anthony


Tanpa berbicara pun kini Robert pun langsung masuk ke dalam untuk menemui Justin sekarang ini sebab dia ingin mengajak nya mengobrol dan kebetulan juga di sana ada Lucas jadi dia pun bisa berbicara dengan santai nya di sana


" Kalian rupa nya sedang bersama . Apa sudah puas membicarakan aku tadi ?". Tanya Robert yang kini duduk di hadapan Justin


" Kita tidak membicarakan mu kenapa kau mengatakan seperti itu Robert ". kata Justin


" Apa kau yakin tidak membicarakan ku tadi ?". Tanya Robert menatap dengan tajam nya membuat Justin pun hanya diam saja sekarang ini sebab dia juga heran kenapa Robert bisa tahu jika dia membicarakan nya


" Kita benar tidak membicarakan mu Robert ". Kata Lucas


" Kalian kenapa serius sekali padahal tadi aku hanya bercanda saja. Santai saja jangan tegang begitu sebab aku hanya bercanda saja tadi ". Kata Robert menyeringai membuat Lucas pun terlihat mengerut kan kening nya melihat senyuman dari Robert itu yang terlihat sangat mengerikan sekali

__ADS_1


" Kenapa kau datang ke sini biasa nya aku yang menemui mu Robert ?". Tanya Justin


" Aku hanya ingin berkunjung saja ke rumah mu apa tidak boleh ?". Tanya Robert


" Tidak masalah tapi tumben saja kau datang kemari ". Kata Justin


" Aku hanya ingin mengobrol saja bersama dengan kalian ". Kata Robert


" Robert kenapa kau memutuskan untuk mundur dari rencana awal kita ?". Tanya Justin secara langsung


" Padahal aku hanya ingin berbicara santai saja tapi kau malah menyuguhi ku pertanyaan seperti itu Justin. Sungguh itu memang dirimu ya ". Kata Robert


" Aku hanya ingin tahu saja apa alasan mu melakukan nya dan kau pun tidak berdiskusi dengan ku juga ". Kata Justin


" Apa kau tahu Black World ?". Tanya Robert


" Ya aku tahu dan itu adalah Geng yang sangat mengerikan apalagi ketua Geng nya ". Kata Justin


" Dan ketua nya adalah adik ipar dari Dave ". Kata Robert membuat Justin dan juga Lucas pun bingung dengan maksud yang di katakan oleh Robert tadi


Dan di kediaman Dave pun para sahabat nya dia masih di sana dan juga ada kakak Felisha serta sahabat nya juga


" Marvin sudah memberikan kabar kepada ku jika Shawn akan menemui Dave ". Kata Revan yang baru saja mendapat kan pesan dari Marvin


" Jadi Shawn mau bertemu dengan Dave , aku kira dia menolak nya ". Kata Sean


" Jika dia mau menemui Dave berarti dia memang ada di sini dan tidak jauh dari daerah ini ". Kata Morgan


" Ya dia masih ada di negara ini tapi kita pun tidak tahu dia berada di kota mana sekarang ini ". Kata Carles


" Kenapa masih susah buat kita untuk mencari tahu di mana dia padahal kita juga bukan Geng sembarangan juga ". Kata Sean


" Kita memang bukan orang sembarangan tapi kita juga tidak bisa melakukan semua nya dengan sempurna bahkan Shawn juga pasti memiliki celah untuk di tembus nanti nya ". Kata Morgan


" Aku tahu Morgan namun aku tidak mengerti kenapa kita semua masih saja kesulitan untuk menemukan Shawn ". Kata Gerald


" Karena dia tidak pernah terlihat di mana pun juga jadi kita ke sulitan untuk menemukan nya ". Kata Morgan


" Iya seperti nya dia memang tidak pernah keluar dari rumah nya tapi pasti Marvin ke rumah nya bukan tapi kenapa kita tidak bisa mengikuti nya juga ". Kata Sean


" Aku merasa jika Marvin berkomunikasi nya melalui ponsel saja sebab dia tidak pernah terlihat pergi ke tempat yang mencurigakan sama sekali ". Kata Carles


" Kenapa kalian masih saja membahas ini , sebaik nya kita memikirkan cara bisa mengikuti Shawn nanti ketika dia bertemu dengan Dave ". Kata Revan


" Apa kau tahu tempat nya di mana mereka wajan bertemu? ". Tanya Morgan


" Aku belum tahu karena Marvin hanya mengatakan jika Shawn akan bertemu dengan Dave besok jadi mungkin saja tempat nya akan di tentukan besok ketika Mereka akan berangkat bertemu ". Kata Revan


" Dia mensetting semua nya dengan hati-hati seperti nya agar tidak kita sabotase nanti nya ". Kata Sean


" Kita tunggu saja apa rencana Dave nanti nya dan jika dia tidak memperbolehkan kita ikut maka kita harus mematuhi nya sebab ini adalah pertemuan penting Dave agar dia tahu di mana Mel Dan bagaimana keadaan nya sekarang ini ". Kata Morgan


" Shawn awas saja jika nanti aku bertemu dengan mu maka aku akan memberikan perhitungan kepada mu ". Kata Revan


" Kau ini selalu saja berkata seperti itu padahal dia sahabat mu tapi kenapa kau tidak mengetahui di mana dia berada ". Kata Sean


" Jika aku tahu maka aku akan segera menyeret nya dan menghajar nya sebab dia kurang ajar sekali ". Kata Revan


" Revan , aku heran dengan mu . Kapan kau berusaha dengan nya dan kenapa juga kau bisa bersahabat dengan Shawn ". Kata Sean

__ADS_1


" Iya aku juga penasaran sekali dan Revan pun juga tidak pernah mengatakan jika memiliki sahabat lain selain kita semua nya ". Kata Gerald


" Kau ini mau mengatakan jika aku tidak memiliki sahabat lain sekalian kalian begitu. Aku bukan kalian ya yang hanya bersahabat dengan orang itu itu saja ". Kata Revan yang sudah mulai kesal saat ini kepada para sahabatnya


__ADS_2