
josh semakin gila. hentakannya semakin cepat hingga membuat nana terpekik sesekali karna tidak kuasa menahan nikmatnya. hingga akhirnya nana melenguh panjang sambil melengkungkan tubuhnya ke arah josh
nana meraih pelepasannya yang pertama. sekujur tubuhnya bergetar hebat seperti ikan yang mengelapar intinya berkedut dengan kuat dan mengalir cairan kenikmatan dari sana
josh berhenti sejenak. memberi nana waktu untuk menikmati pelepasannya dan mengatur nafas, setelah di rasa cukup, josh memulai aksinya kembali
desahan demi desahan memenuhi setiap sudut ruang. menjadi bukti betapa menggairahkannya apa yang di lakukan josh dan nana saat ini
gerakan menjadi semakin kasar, yang aneh nya justru malah jadi semakin nikmat. lalu setelah hentakan demi hentakan yang penuh gairah itu. tubuh josh menegang berbarengan dengan tubuh nana yang juga ikut menegang. dapat nana rasakan milik josh membengkak dan siap melepaskan amunisinya di dalam sana
keduanya saling meneriakkan nama satu sama lain. bebarengan dengan puncak kenikmataan yang mereka raih bersamaan. josh menyemburkan benihnya di dalam rahim nana yang hangat
pria itu ambruk di samping tubuh nana dengan nafas tersengal dan peluh yang bercucuran
keduanya saling memandang sambil saling melempar senyum
josh meraih tubuh nana ke dalam pelukannya lalu mengecup kening nana yang juga di penuhi peluh
" terima kasih sayang " bisik josh sebelum kemudian ia memeluk tubuh istrinya lalu memejamkan matanya dan mulai ikut terlelap
ke esokan harinya, mentari pagi telah bersinar menyinari setiap sudut di dalam kamar menembus tirai berwana putih tipis, yang mengusik mimpi indah nana sehingga membuatnya tersadar dari alam mimpinya. ia mengerjapkan matanya seraya mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan
nana yang merasa seluruh tubuhnya pegal. merenggangkan otot otot tubuhnya, terutama di bagian bawahnya, ia mengintip tubunya yang bertelanjang tanpa benang sehelai pun di balik selimut yang menutupu seluruh tubuhnya
nana pun tersipu malu saat mengingat malam panasnya dengan pria yang ia cintai tentunya. kemudian ia menoleh dan tersenyum menatap pria yang tengah tertidur di sampingnya memandangi wajah tampan pria itu dengan penuh rasa kagum, wanita mana yang tak bahagia menyerahkan mahkota berharganya ke pada pria yang menjadi suaminya, ia terus saja mengulas senyumnya tak ingin melewatkan keindahan di depannya.
" apa kamu sudah puas memandangi wajah suamimu yang tampan ini " suara bariton milik josh terdengar sangat seksi di telinga nana. nana terkesiap saat josh memergokinya tengah memandang wajahnya
" ka.. kamu sudah bangun " ucap nana gugup seraya menjauhkan badannya dari tubuh josh, namun dengan sigap josh langsung menarik tubuh nana agar mendekat dan bisa memeluknya
__ADS_1
" jangan pergi dulu, biarkan seperti ini dulu " ucap josh yang memeluk tubuh nana dengan erah
" josh ini sudah siang dan nanti kamu kesiangan pergi ke kantor nya " ucap nana protes
" morning kiss dulu " ucap josh dengan senyum menggoda nya
saat nana ingin perotes, josh terlebih dahulu menghentikannya
" tidak ada penolakan "
" baiklah " ucap nana yang langsung memberi kecupan di bibir josh
josh yang mendapat kecupan pun langsung tersenyum dan mencium kembali bibir nana dengan lembut
nana yang merasa malu dengan aksi ciuman pun langsung membenamkan wajahnya di dada bidang josh, josh yang melihat tingkah istrinya pun hanya gemas dan memeluk dengan erat
" apa kamu akan terus memeluku seperti ini " ucap nana yang menenggakkan wajahnya ke arah josh
" bukan seperti itu sayang tapi aku hanya ingin segera mandi " ucap nana
josh yang mendengarnya pun hanya menautkan kedua alisnya dan mengembangkan senyum di bibirnya
" oke kita mandi bersama " ucap josh yang bangun dari tidur dan hendak ingin menggendong tubuh nana
" apa " ucap nana yang terkejut dan membelalakan matanya
" kenapa, sayang " ucap josh
" enggak, aku mau mandi sendiri" protes nana
__ADS_1
" tidak ada penolakan! atau aku akan memakanmu sekarang " ucap josh yang senyum menggoda istrinya yang sudah merona
" apa kamu masih belum puas setelah melakukan berulang kali semalam " ucap nana yang mencebikkan bibirnya, karna heran dengan suaminya yang tidak memiliki rasa lelah
" aku gak akan pernah merasa puas, sayang. karna tubuhmu sudah menjadi candu buatku " ucap josh yang sorot matanya menunjukan ke kaguman akan tubuh istri nya
" dasar mesum " ucap nana yang tertawa dan menutup wajahnya dengan selimut
josh beranjak dari ranjang lalu berjalan memasuki kamar mandi dan mengisi bathup dengan air hangat. nana yang melihat josh mundar mandir dengan tubuh polosnya hanya tercengang melihat suaminya yang tidak tahu malu berjalan dengan tubuh polos tanpa sehelai benang pun di tubuhnya
josh hanya tersenyum melihat expresi wajah istrinya itu dan berjalan ke arah istrinya lalu menggendong tubuh ramping istrinya. nana hanya menyembunyikan wajah di dada bidang suaminya karna merasa sangat malu
" apa masih terasa sakit " tanya josh. nana hanya membalas dengan anggukan saja
" setelah berendam air hangat pasti akan beekurang rasa sakitnya " ucap josh lagi
saat sudah di kamar mandi. josh dengan hati hati segeran menurunkan istrinya. dan ia pun segera masuk ke dalam bathup. dengan lembut ia menggosok tubuh putih mulus istrinya. manciumi bahu wanita itu dengan jemarinya yang lihai memainkan setiap lekut tubuh istrinya, dan kemudian kegiatan panas pun terulang lagi
setelah seleaai mandi dan memakai pakaiannya. nana pun duduk di meja rias dengan mencebikkan bibirnya karna kesal dengan josh yang terus saja menyerangnya sehingga mereka menghabiskan waktu selama 1 jam lebih di dalam kamar mandi
" kamu kenapa sayang " tanya josh yang menyadari jika istrinya sedari tadi menggerutu tidak jelas
" ini karna ulahmu yang terus menyerangku. lihat tubuhku ini. semua tanda darimu " gerutu nana yang menunjukan bekas kiss mark
josh hanya terkekeh " maafkan aku sayang. aku tak bisa menahanya karna kau terlalu nikmat " ucap josh dengan mencubit hidung mancung istrinya yang masih kesal
" ya sudah kalau begitu kita sarapan terlebih dahulu " ajak josh namun nana hanya diam tak bergeming
josh hanya menghela nafasnya " bagaimana setelah sarapan kau ikut aku ke suatu tempat yang pasti akan kau suka " ucap josh lagi. seketika raut wajah nana berubah senang
__ADS_1
" benarkah! kalau begitu ayo kita segera sarapan "seru nana yang menarik lengan josh dengan senang setelah mendengar bahwa suaminya akan mengajak ke suatu tempat