Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 196


__ADS_3

Sedangkan di ruang kerja nya yang ada di markas Kini Shawn masih mengobrol bersama dengan Marvin di sana dan Mel serta Revan pun tidak tahu jika Marvin juga ada di markas tersebut


" Bagaimana Robin , apa dia masih di Singapura bersama dengan wanita itu ?". Tanya Shawn


" Iya bos , dia di sana bersama dengan nona kristal". Kata Marvin


" Bagus dan terus buat mereka dekat dan tunggu instruksi ku berikut nya Marvin ". Kata shawn


" Apa kita akan terus mengulur waktu agar perusahaan tuan Dave yang di Singapura masih membutuhkan Robin di sana bos ?". Tanya Marvin


" Ya lakukan hal tersebut hingga aku menyuruh mu untuk membuat nya kembali ke sini namun jika dia kembali tentu status nya pun sudah berbeda nanti nya ". Kata Shawn


Tentu nya rencana kali ini memang tidak ada yang mengetahui nya bahkan para sahabat Shawn pun juga tidak tahu akan rencana Shawn ini dan hanya Marvin saja yang tahu sebab dia yang menjalankan rencana Shawn agar berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang dia inginkan dan dia bisa membuat Mel menjadi milik nya meski pun harus dengan paksaan Tapi dia akan tetap melakukan nya


" Aku akan keluar dan kau tetap lah di sini karena mereka masih di sini , nanti yang lain nya akan memberikan aba-aba jika Mel dan Revan sudah pergi dari sini ". Kata shawn lalu dia keluar dari ruangan nya untuk bergabung dengan yang lain nya sekarang ini . Shawn berjalan dengan santai nya menghampiri mereka semua yang terlihat sedang makan sekarang ini


" Apa Lo ada urusan penting Shawn hingga lama sekali di ruangan itu ?". Tanya Revan


" Hanya mengecek pekerjaan saja , apa kalian mau nambah makan nya ?". Tanya Shawn


" Tidak perlu, ini saja sudah cukup dan jika terjadi sesuatu dengan gue setelah memakan nya maka Lo harus tanggung jawab". Kata Revan


" Tidak ada racun di dalam nya jadi tidak ada yang perlu tanggung jawab bukan Revan ". Kata Edric


" Siapa tahu saja ada dan efek nya akan terlihat ketika gue sudah tidak di sini lagi ". Kata Revan


" Masih saja ya Lo menuduh tanpa bukti sama sekali ". Kata Jack


" Gue hanya berjaga saja bukan menuduh ". Kata Revan


" Revan sudah lah jangan memulai nya dan makan saja makanan nya setelah itu ayo pulang karena kak Dave sudah mencari ". Kata Mel sambil menunjuk kan chat Dave kepada Revan dan terlihat juga jika Dave menyuruh nya untuk segera pulang sekarang juga


" Apa dia sudah pulang dari markas Mel ?". Tanya Revan sambil mengunyah makanan nya


" Seperti nya sudah karena dia berkata jika tidak menemukan gue di rumah ". Kata Mel


" Bisa capek juga ya Felisha karena kalau dia masih belum puas maka mana bisa mereka pergi dari markas ". Kata Revan


" Kak Felisha terlalu bersemangat jadi wajar saja jika dia betah di markas dan suka latihan di sana ". Kata Mel


" Tapi itu menyiksa kami semua apalagi mulut nya yang pedas itu membuat telinga gue sakit sekali dan dia juga suka membuat kita kesal di sana Mel ". Kata Revan yang kini tampak mengadu kepada Mel bagaimana kelakuan Felisha jika bersama dengan mereka semua di markas tadi sebelum Revan pergi menjemput Mel .


" Ya begitulah kak Felisha dan itu me buat gue senang sekali jika bersama dengan nya karena dia selalu saja bisa di ajak kerja sama juga dengan baik ". Kata Mel


" Tapi dia itu terlalu mengesalkan jadi orang , untung nya dia istri Dave jika tidak sudah sobek itu mulut nya". Kata Revan


" Bakat dari istri Dave sangat baik sekali jadi dia bisa belajar dengan cepat jika memang ingin bisa bela diri ". Kata Shawn


" Perkembangan nya juga sudah sangat pesat sekali sekarang ini Shawn". Kata Revan


" Gue dengar kemarin kalian menyerang rumah Justin , memang nya dia di sana hingga kalian menghancurkan rumah itu ?". Tanya Shawn membuat Jack menatap Revan dan Shawn secara bergantian sekarang ini

__ADS_1


" Dia sudah tidak di sini namun itu hanya sebagai peringatan saja untuk nya agar tidak menggangu Dave dan juga keluarga nya ". Kata Revan


Shawn hanya mengangguk kan kepala nya saja dan dia kini kembali makan lagi setelah tidak ada obrolan yang akan terjadi sekarang ini di saja


Dan di rumah Dave mereka masih duduk bersantai saja sambil menunggu kedatangan Mel sekarang ini bersama dengan Revan


" Apa Robin akan lama di Singapura Dave ?". Tanya Carles


" Jika pekerjaan nya di sana sudah selesai maka aku menyuruh nya untuk segera kembali ke sini ". Kata Dave


" Jadi belum bisa di pastikan kapan dia akan kembali nanti ke Italia ". Kata Morgan


" Belum ". Kata Dave singkat saja


" Aku mendengar jika kakak ipar Lo beserta mertua Lo sekarang sedang berlibur ke Thailand Dave, apa itu benar ?". Tanya Sean


" Ya mereka sedang berlibur dan nanti katanya Jane akan melahirkan di sana ". Kata Dave


" Kenapa mereka malah pergi ke sana dan meninggalkan Felisha di sini , apa mereka tidak ada otak apa Tidak mengajak nya juga ". kata Sean


" Tentu saja Dave pasti sudah menolak ajakan mereka apalagi sekarang Felisha juga sedang hamil jadi mana mungkin Dave mau ikut bersama dengan mereka dan lagi di sana ada Rafael yang menyebalkan itu " Kata Gerald


" Rafael kini tidak sombong seperti dulu tapi dia berganti menyebalkan sekali membuat ku sangat muak sekali dengan nya ". Kata Carles


"Dave apa rencana mu kedepan nya , kini Shawn sudah tahu semua nya ?". Tanya Morgan


" Apa mungkin nanti dia akan bergabung dengan Justin untuk menyerang kita ?". Tanya Sean


Dave belum menjawab nya dan dia masih diam saja lalu terlihat tangan seseorang merangkul nya sekarang ini membuat nya mendongakkan kepala nya


" Mel pulang kak ". Kata Mel sambil tersenyum menatap Dave dan Dave pun juga membalas senyuman nya


" Sudah makan sayang , jika belum makan lah dulu setelah itu kamu istirahat lah ". Kata Dave


" Mel sudah makan tadi kak bersama dengan Shawn dan para sahabat nya serta Revan juga jadi kini Mel mau ke kamar saja untuk istirahat ". Kata Mel sambil tersenyum. Dave mengangguk kepala nya mengiyakan apa yang Mel Katakan tadi jadi kini Mel pun segera pergi ke atas menuju kamar nya sekarang sementara Revan duduk bersama dengan mereka semua sekarang ini dengan semua tatapan tajam tertuju kepada nya


" Kenapa menatap ku seperti itu , aku bukan maling ya jadi jangan menatap seperti itu ". Kata Revan yang sudah duduk dengan santai nya sekarang ini sambil menyandarkan kepala nya di sofa


" Apa kau tidak ingin menjelaskan sesuatu kepada kami di sini Revan ?". Tanya Gerald


" Apa yang perlu ku jelaskan kepada kalian , aku merasa tidak melakukan apapun jadi tidak ada alasan juga untuk menjelaskan sesuatu kepada kalian bukan ". Kata Revan yang masih santai saja menjawab nya membuat Sean Tidak bisa menahan nya dan kini dia pun memukuli Revan dengan bantal sofa yang ada di sana saya ini dan itu membuat Revan menatap kesal kepada Sean sekarang ini


" Kenapa kau memukul ku Sean, apa kau sudah gila ya hingga memukuli ku terus ". Kata Revan


" Kenapa kau tidak menceritakan kepada kami kenapa kau dan Mel sampai bisa bersama dengan Shawn dan kapan dia sampai di sini kenapa dia bisa menemui mu dan juga Mel ". Kata Sean beruntun


Memang mereka semua heran kenapa Shawn tidak melakukan pergerakan apapun dan Justru malah mengajak Mel dan Revan makan bersama dengan para sahabat nya pula itu bukan hal biasa bagi para sahabat Dave sekarang ini . Namun Revan masih saja diam dan belum mengatakan apapun membuat Sean kembali kesal dengan nya sekarang ini


" Sean cukup. Aku dan Mel tadi memang pergi ke markas Shawn dan di sana juga ada para sahabat nya jadi kita makan bersama di sana dan mengobrol juga ". Kata Revan menceritakan apa saja yang dia lakukan bersama dengan Shawn di sana


" Apa dia tidak melakukan sesuatu yang mencurigakan di sana dan apa dia tidak menyakiti Mel tadi ?". Tanya Carles

__ADS_1


" Itu pertanyaan yang bodoh Carles dan mana mungkin juga bukan jika dia menyakiti Mel , itu sangat lah mustahil sekali untuk di lakukan Shawn " Kata Revan


" Tapi , mengajak mu pergi ke markas nya juga hal yang mustahil bukan dan pasti ada maksud tersembunyi kenapa sampai dia melakukan nya ". Kata Gerald


" Tidak ada maksud apapun juga dan aku sangat percaya sekali dengan Shawn jika dia tidak akan menyerang kita nanti nya karena dia sudah tahu semua fakta nya tapi untuk Robin , aku tidak bisa menjamin jika dia akan lepas dari Shawn nanti nya ". Kata Revan


" Shawn akan menyerang Robin bukan menyerang ku atau kalian ". Kata Dave


" Jika menyerang Robin maka sama saja bukan jika dia ingin menyerang mu Dave ". Kata Morgan


" Itu berbeda karena dia akan menyerang Robin jika dia sendiri saja dan seperti nya kejadian di perusahaan Singapura adalah ulah nya karena dia ingin menjauhkan Mel dan juga Robin ". Kata Dave menganalisis semua nya sekarang ini dan mereka pun tampak nya sepakat dengan apa yang di katakan Dave tadi


" Apa tidak kau tarik pulang saja sekarang Robin agar dia aman Dave ?". Tanya Morgan


" Itu tidak akan berpengaruh sama sakali Karena incaran Shawn adalah Robin jadi Robin akan tetap menjadi sasaran nya hingga nanti , tidak perduli di mana pun dia berada . Tapi aku sudah menyuruh Jordan untuk berada bersama dengan Robin juga agar nanti dia bisa membantu jika memang Robin mengalami kesulitan". Kata Dave


Robin sangat setia kepada nya jadi dia juga tidak akan membiarkan jika Robin dalam masalah besar dan sebisa mungkin nanti Dave akan membantu Robin agar dia bisa lepas dari Shawn nanti nya


" Jadi Jordan juga ada di sana bersama dengan Robin ?". Tanya Morgan


" Benar tapi Robin masih belum tahu jika aku mengirim kan Jordan untuk datang ke sana membantu nya di sana ". Kata Dave


" Apa ada sesuatu yang di katakan Shawn ketika Kalian bersama Revan ?". Tanya Sean


" Tidak ada hanya saja para sahabat nya itu yang membuat ku kesal terutama Jack yang dulu akan bekerja sama dengan Justin namun dia membatalkan nya sebab mendapat kan ancaman dari Shawn". Kata Revan


" Dia melakukan nya sabab dulu masih belum tahu jika Mel sudah memiliki kekasih dan jika sekarang tentu akan berbeda bukan ". Kata Gerald


" Seperti nya akan tetap sama karena dari cara bicara Shawn tadi sudah jelas jika dia tetap akan melindungi Mel dan dia tidak akan menyerang kita justru tadi aku di tuduh akan menyerang markas mereka karena sudah mengetahui nya saat ini ". Kata Revan


" Jangan lengah sedikit pun . Shawn Memang bisa melindungi Mel tapi apa sahabat nya akan sama dengan nya , tentu saja tidak bukan jadi kita tetap harus waspada kepada mereka semua nya ". Kata Dave


" Itu benar sekali Dave tapi apa tidak sebaiknya kau tarik saja kembali Robin dari Singapura ". kata Morgan


" Itu tidak bisa dan jika aku melakukan nya pun juga akan membuat sebuah masalah nanti nya jadi aku tidak bisa melakukan nya ". Kata Dave


Bukan nya Dave egois namun dia memang tidak bisa melakukan nya sebab jika Robin di sini sama saja dia juga akan membuat Robin celaka sebab Shawn juga ada di negara ini jadi bisa saja dia dengan mudah nya akan melakukan pembalasan kepada Robin nanti , menurut Dave memang sebaik nya Robin sementera ada di Singapura saja dan dia juga ingin melihat bagaimana situasi nya nanti apa memang sudah aman atau belum


" Untuk Justin bagaimana ?". Tanya Gerald


" Dia masih tidak berhenti untuk merencanakan membuat mu hancur Dave walaupun dia sudah mendapat kan gambaran jika dia masih menyerang tapi dia masih saja tetap nekat akan melakukan nya lagi ". Kata Carles


" Jadi di Macau dia masih mencari cara dan menyusun rencana lagi , memang masih tidak kapok ya dia melakukan nya padahal kita sudah menghanguskan rumah nya dan Robin juga sudah membuat nya bangkrut ". Kata Sean


" Dan aku merasa jika dia akan bekerja sama dengan Jack ". Kata Dave


Revan menatap Dave tidak percaya karena dia mendengar sendiri jika Jack di larang oleh Shawn untuk menghancurkan Dave karena jika dia melakukan nya makan Shawn pun akan membunuh nya , jadi Revan percaya akan hal tersebut .


" Apa kau yakin Dave Dengan hal tersebut karena aku sangat tidak yakin jika Jack kembali bekerja sama dengan Justin namun jika dia memang melakukan nya berarti dia sudah menghianati Shawn". kata Revan


" Mungkin saja kau tidak tahu Revan jika Shawn mendukung Jack melakukan nya dan juga jika dia melakukan nya pun tidak ada masalah bukan sebab itu adalah pekerjaan nya jadi dia bebas bekerja sama dengan siapapun". Kata Carles namun tetap saja Revan tidak mempercayai nya

__ADS_1


__ADS_2