Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 173


__ADS_3

Kini Revan sudah duduk manis bersama mereka tanpa rasa sungkan sedikit pun juga dan dia pun terlihat sangat santai Sekali saat ini


" Tumben sekali Lo ada di sini Revan ". kata Mel


" Apa maksud dari tumben nona, hey ini adalah tempat umum jadi siapapun boleh kan berada di sini kapanpun mereka mau ". kata Revan


" Iya gue tahu dan gue hanya tanya saja kan tumben Lo di sini , gak ke kantor ?". Tanya Mel


" Tadi gue bertemu dengan klien di sini dan melihat kalian di sini ya sudah gue gabung saja ". Kata Revan


" Bilang saja mau cari gratisan Revan maka dari itu bergabung dengan kita ". Kata Mel


" Nah itu juga salah satu nya . Apa kita hanya diam saja dan tidak akan memesan makanan Shawn ?". Tanya Revan


" Pesan saja apapun nanti gue yang akan membayar nya ". Kata shawn


Revan pun mencari pelayanan restoran tersebut untuk memesan makanan dan ketika dia melihat ke arah kanan dan kiri dia mendapati ada Justin di sana dan Revan hanya bersikap biasa saja sekarang ini agar Justin tidak mengetahui jika Revan tahu keberadaan nya


Mel dan Rose kini tampak memilih menu makanan untuk mereka semua di sana


" Shawn mau makan apa ?". Tanya Mel


" Apa saja terserah Mel ". Kata Shawn


Mel pun memesankan beberapa makanan untuk nya dan juga Shawn serta Revan dan Rose pun juga memesan makanan untuk diri nya juga


" Siapa dia Mel ?". Tanya Revan


" Teman kampus gue , dilarang naksir ya Lo sama dia karena dia terlalu cantik untuk Lo ". Kata Mel


" Sialan Lo Mel ya . Kalau gak ada Shawn bisa gue kuliti Lo Mel ". Kata Revan


" Penakut sekali ya Lo , tak Berani jika ada Shawn". Kata Revan


" Lo gak tahu kan seberapa menakutkan nya dia jika sedang marah Mel dan gue sudah pernah melihat nya dulu ". Kata Revan


" Sekarang dia tidak akan marah lagi kan ada gue yang bisa menjinakkan nya ". Kata Mel


" Kenapa kalian tidak jadian saja , aku rasa kamu cocok Mel dengan kak Shawn". Kata Rose


" Kita cocok hanya sebatas sahabat saja tidak lebih ". Kata Mel


" Mungkin saat ini hanya sebatas sahabat saja tapi tidak tahu kedepannya bagaimana Mel karena cinta datang ketika kita sering bersama seperti saat ini ". Kata Shawn sambil menatap tajam Mel


" Jika gue lebih bahagia dengan orang lain bagaimana?". Tanya Mel


" Itu tidak mungkin Mel dan tadi gue sudah memberikan jawaban bukan jika bahagia Lo hanya bersama gue apapun yang terjadi kedepan nya ". Kata Shawn


" Lo terlalu terobsesi bung dan itu akan menyakiti Mel nanti nya . Dan jika Lo benar-benar mencintai nya maka Lo harus merelakan dia dengan yang lain nya Shawn". Kata Revan


" Itu hanya ada dalam mimpi saja jika gue merelakan dia bersanding dengan lelaki lain ". Kata Shawn


" Sudah jangan berdebat lagi dan sebaik nya kita makan saja sekarang ini . Ayo Rose kita makan dan jangan perdulikan mereka berdua di sini yang masih ingin berdebat ". Kata Mel


Shawn dan Revan pun kini ikut makan juga dan mereka makan dengan santai nya dan sesekali juga Revan melirik ke arah Justin yang masih saja menatap mereka semua di sana sekarang


" Oh ya Mel , gue dengar jika Felisha dan Dave akan ke rumah Morgan hari ini , apa Lo tidak mau ikut dengan mereka?". Tanya Revan


" Jadi kak Felisha jadi ke sana , ya sudah setelah ini kita ke sana juga karena sudah lama juga gue tidak ke rumah kak Morgan ". Kata Mel


" Gue akan mengantar Lo ke sana Mel ". kata Shawn


" Kan ada Revan jadi gue sama dia saja ". Kata Mel


" Tidak , Lo akan tetap bersama dengan gue Mel dan tidak mau gue mendengar penolakan Lo ". Kata Shawn


" Ya sudah kalau begitu antar gue nanti dan sekarang lanjut kan makan nya ". Kata Mel


Sementara itu di kediaman Morgan sejak tadi Felisha tidak henti nya mengomentari setiap apa yang ada di rumah Morgan dan dia membandingkan nya dengan yang ada di rumah Dave


" Seperti nya Gucci nya jelek sekali ya Morgan , apa kamu tidak memiliki uang untuk membeli yang baru dan jauh lebih mahal lagi ". Kata Felisha


" Ini juga sangat langkah Felisha dan tidak ada yang memiliki nya di sini ". Kata Morgan


" Ah apa benar itu , tapi kenapa aku mengira jika Gucci itu sangat jadul sekali ya ". Kata Felisha


" Yang jadul itu semua barang di rumah Dave , dan dia pun tidak terlalu memperdulikan interior rumah nya maka nya terlihat kurang bagus rumah kalian ". Kata Sean


Bantal sofa pun melayang di muka Sean saat ini karena berani mengatakan hal tersebut dan Felisha pun menatap tajam ke arah Sean


" Sembarangan ya kau bilang Sean , mana mungkin di rumah Dave barang nya jadul . Di sana canggih semua . " Kata Felisha


" Canggih juga baru sekarang kan setelah penyerangan waktu itu ". Kata Sean


" Wah wah wah berani sekali kau ya Sean mengatakan rumah Dave tidak canggih. Aku jadi penasaran dengan rumah mu ". Kata Felisha sambil menatap Sean tajam dan tidak suka saat ini


" Tentu saja rumah ku lebih bagus dari punya Dave ". Kata Sean


" Sudah lah Sean kenapa kau malah berdebat dengan nya ". kata Morgan

__ADS_1


" Aku hanya mengatakan yang sejujurnya saja Morgan". Kata Sean


" Yang sejujurnya apa , bahkan rumah mu saja tidak lebih bagus dari rumah ku Sean , apalagi di dalam rumah mu sering ada wanita yang selalu memuaskan dan itu pun Gonta ganti juga kan ". Kata Dave


" CK kenapa kau membahas hal itu Dave , tidak ada hubungan nya sama sekali dengan hal tersebut tapi kenapa kau membahas nya ". Kata Sean kesal


" Jika tidak ingin aku membahas nya maka diam lah dan jangan mendebat istri ku ". Kata Dave


" Ok baiklah aku akan diam kali ini ". Kata Sean


" Walaupun kau diam tetap saja jelek Sean dan gak ada tampan nya sekalipun". Kata Felisha


" Aku sudah diam loh Felisha, kenapa kau masih saja memulai nya ". Kata Sean


" Aku hanya berkata jujur , dan itu memang benar kan sayang ". Kata Felisha menatap Dave


" Iya itu benar dan kamu tidak pernah salah sama sekali ". Kata Dave


" Ok nyonya Dave memang tidak pernah salah dan hanya aku saja yang selalu salah ". Kata Sean


" Itu memang benar sekali ". Kata Felisha


Morgan yang mendengar nya hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja karena perdebatan Sean dan juga Felisha tadi


" Kak Felisha ". Teriak Mel dari luar seraya masuk ke dalam rumah Morgan


" Mel , kamu kemari juga ?". Tanya Felisha ketika memeluk Mel


" Iya kak , Mel kemari karena sudah lama juga tidak datang ke rumah ini ". Kata Mel


" Kamu datang dengan Shawn kemari ?". Tanya Felisha ketika melihat ada Shawn di sana


" Iya kak . Tadi habis makan siang dengan Shawn dan juga Rose lalu ketemu Revan dan kita pun kemari bersama ". Kata Mel


" Kamu sudah tahu tentang rumah ini kan Mel , bagaimana kalau kita keliling saja ke rumah ini karena aku sangat penasaran sekali dengan isi rumah ini ". Kata Felisha


" Ya sudah ayo kak , ke taman saja enak kali kak karena di sana banyak sekali bunga yang indah. ayo Rose ikut saja ". Kata Mel mengajak


Kini mereka pergi ke taman depan senang hati bahkan Mel pun bercerita banyak tentang rumah Morgan sebab dia pun juga sudah tahu rumah itu sejak lama


" Duduk lah kalian berdua ". Kata Morgan


" Kau Ternyata selalu bersama dengan Mel ya Shawn ". Kata Sean


" Itu memang tugas ku bukan untuk menjaga nya ". Kata Shawn


" Tapi jika Mel sudah memiliki kekasih bagaimana, apa kau akan menghabisi kekasih nya ?". Tanya Sean


" Apa dia sudah memiliki kekasih hingga sedari kemarin baik Revan ataupun Mel dan kalian selalu saja berkata seperti itu ?". Tanya Shawn yang sudah merasa curiga sekarang


" Ya maka kita tahu , kan yang sering dengan Mel dirimu jadi yang tahu pasti kau kan ". Kata Sean


" Oh ya , tadi di restoran aku melihat Justin ". Kata Revan


" Justin saudara Matthew ?". Tanya Morgan


" Ya dan seperti nya dia mengawasi Mel karena tatapan nya selalu tertuju kepada Mel ". Kata Revan


" Beberapa waktu lalu dia juga datang ke kampus dan tadi pun dia datang dan mengikuti kita ". Kata Shawn


" Oh jadi lapo sudah tahu jika tadi ada Justin , kenapa tidak Lo beri perhitungan saja dia tadi Shawn agar tidak macam-macam dengan Mel ". Kata Revan


" Memberi nya pelajaran bukan harus di tempat umum kan dan lagi gue punya cara tersendiri untuk melakukan nya ". Kata Shawn


" Si misterius ini memang sulit di tebak rencana nya ". Kata Revan


" Dave apa sebaik nya Mel di rumah saja sementara waktu agar tidak terjadi apa-apa dengan nya ". Kata Morgan


" Aku akan memikirkan nya dan kita harus mempersiapkan segala nya untuk melakukan penyerangan kepada Justin nanti nya ". Kata Dave


" Jadi kau ingin memulai nya terlebih dahulu Dave ?". Tanya Sean


" Sebaik nya begitu agar tidak ada korban lagi nanti nya jadi kita harus menyerang nya terlebih dahulu ". Kata Dave


" Seperti nya dia tidak akan menyerang untuk kali ini tapi dia akan masuk ke perusahaan mu untuk menghancurkan mu secara perlahan ". Kata Shawn


" Dari mana kau tahu jika Justin tidak akan menyerang?". Tanya Morgan


" Jika Jack tidak membantu nya tentu saja dia tidak akan bisa mengalahkan kalian dan bisa saja kan dia mati konyol ". Kata Shawn


" Kau tahu dari mana tentang Jack?". Tanya Sean


" Aku yang memberi tahu dia sekaligus kemarin aku mengajak nya untuk mencari tahu Ketua Geng Black World tapi sayang nya Shawn tidak mau ". Kata Revan


" Tapi yang aku dengar tadi Jack datang menemui Justin dan seperti nya dia memang akan membantu nya ". kata Sean


Shawn hanya diam sana dan dia pun akan menghajar Jack nanti jika hal itu benar ada nya .


" Jadi mereka sudah melakukan kesepakatan, ya sudah kalian sedang saja Justin dan anggap saja ini sebagai simulasi percobaan penyerangan ". Kata shawn

__ADS_1


" Apa kau akan membantu kita Shawn?". Tanya Morgan


" Tentu saja , agar Mel tetap aman maka aku akan membantu kalian dalam penyerangan nanti ". Kata Shawn dengan tatapan tajam nya


Dave merasa jika shawn memang lah tulus kepada adik nya dan dia pun kini berharap semoga saja Shawn nanti mendapatkan wanita yang baik walaupun itu bukan Mel nanti nya


Dan kini di sebuah restoran Kristal dan juga Robin sedang duduk bersama di sana setelah mereka meeting.


" Robin kau makin lama makin tampan sekali ya ". kata Kristal


" Apa yang kau bicarakan kristal, jangan terlalu memuji ku ". Kata Robin


" Tapi itu memang benar sekali jika kau sangat lah tampan maka dari itu aku sangat menyukai mu ". Kata Kristal sambil tersenyum menatap Robin


" Apa yang kau lihat dari ku hingga kau menyukai ku dari dulu hingga sekarang Kristal ?". Tanya Robin


" Kamu baik dan sangat baik ". Kata Kristal


" Aku tidak sebaik itu dan aku pun juga sering menolak mu juga kan ". Kata Robin


" Tidak masalah kau menolak ku karena aku tidak akan berhenti mengejar mu selama kau masih lajang Robin ". Kata Kristal


" Terserah kau saja Kristal dan aku sudah selesai makan dan akan kembali lagi ke kantor ". Kata Robin


" Aku juga sudah selesai ". Kata Kristal


Robin pun membayar nya dan kini dia pun berjalan bersama dengan Kristal keluar dari restoran dan hendak menuju mobil nya


" Robin awas ". Kata Kristal yang melihat mobil melaju dengan cepat hendak menabrak Robin dan dia pun menarik Robin tadi hingga Kristal terbentuk dengan keras nya


" Kristal apa kau tidak apa-apa?". Tanya Robin dengan panik nya


" Ah aku tidak apa-apa Robin dan syukur lah kamu juga tidak apa-apa ". Kata Kristal


" Kita ke rumah sakit saja dulu untuk mengobati luka mu". Kata Robin yang langsung menggendong kristal sekarang dan dia masih terlihat panik saat ini . Perhatikan kecil dari Robin ini membuat kristal senang sekali


" Robin tidak perlu ke rumah sakit dan ini hanya luka kecil saja ". kata Kristal


" Tidak , kau harus di bawah ke rumah sakit dan jangan membantah sedikit pun ". Kata Robin


sampai di rumah sakit pun kini Robin segera menuju ruangan agar kristal bisa segera di tangani.


" Luka istri anda tidak patah tuan hanya saja mungkin untuk beberapa hari harus istirahat dulu . Ini resep obat nya dan jika ada kendala anda bisa datang lagi kemari tuan ". Kata sang dokter


" Terima kasih dokter ". Kata Kristal


Kini Robin pun berjalan berdampingan dengan nya sekarang ini bahkan dia pun terlihat siaga sekali ada di samping kristal


" Lihat lah karena kau mengajak ku ke dokter jadi tangan kanan ku tidak bisa di gunakan Robin lalu bagaimana nanti aku makan nya ". Kata kristal


" Iya maaf , apa kau ingin sesuatu. aku akan membelikan nya untuk mu ". Kata Robin


" Ah tidak aku ingin pulang saja sekarang ". kata kristal


" Baik lah kalau begitu aku akan mengantar kan mu pulang sekarang ". Kata Robin


" Bukan nya kau masih banyak pekerjaan ya , sudah aku pulang sendiri saja gak apa-apa kok Robin ". Kata Kristal


" Jangan membantah kristal dan duduk lah di sini dengan tenang agar aku bisa fokus menyetir ". Kata Robin


Kini dia pun segera mengemudi kan mobil nya menuju rumah kristal. Sementara itu Marvin yang merasa anak buah nya gagal tadi pun terlihat sangat marah sekali kali ini


" Kenapa melakukan hal mudah saja kalian tidak bisa ". Kata Marvin


Ya , yang mencoba untuk mencelakai Robin adalah Marvin , dia melakukan hal tersebut tentu saja untuk bos nya Shawn meski pun Shawn belum mengetahui jika Robin adalah kekasih Mel tapi cepat atau lambat dia pasti akan mengetahui nya nanti


" Ma'af kan kami tuan , lain kali kami akan melakukan nya dengan baik ". Kata anak buah Marvin


" Marvin". Panggil Shawn membuat Marvin kaget dan dia pun menyuruh mereka untuk segera pergi


" Iya tuan ". Jawab Marvin


" Kenapa kau marah-marah Marvin , apa kau tidak suka dengan kedatangan ku kemari ?". Tanya Shawn


" Mana mungkin saya tidak suka tuan hanya saja saya kaget karena biasanya anda akan menghubungi saya terlebih dahulu tuan ". Kata Marvin


" Kau ini berlagak seperti orang penting saja yang harus di hubungi dulu sebelum bertemu". Kata Shawn


" Hehehe bukan begitu tuan , untuk menghindari orang tahu kan biasanya begitu". kata Marvin


" Marvin seperti nya Mel sudah memiliki kekasih , apa kau tahu siapa kekasih nya itu ?". tanya Shawn


Marvin masih diam saja dan benar prediksi nya cepat atau lambat Shawn akan tahu akan hal tersebut


" Maaf tuan tapi saya tidak mengetahui nya ". Kata Marvin


" Kau kenapa bodoh sekali Marvin bahkan kau menjaga Mel setiap hari bukan lalu kenapa kau sampai tidak tahu atau jangan-jangan kau hanya makan gaji buta dari ku ". Kata Shawn sambil memukul kepala Marvin


" Bukan begitu tuan tapi nona Mel pun juga jangan keluar dengan pria asing karena yang sering dengan nya adalah tuan Dave dan para sahabat nya serta Robin dan juga anda , jadi saya tidak curiga sama sekali dengan mereka tuan sebab ya mereka tidak seperti pasangan kekasih ". Kata Marvin

__ADS_1


" Aku tidak mau tahu , dan sekarang cari tahu apa Mel sudah memiliki kekasih atau tidak ". Kata Shawn yang kini terlihat kilatan amarah di sorot mata nya


__ADS_2