
Sementara itu Jane terlihat sangat tidak suka dan marah sekali bahkan dia merasa Felisha sekarang semakin hari semakin berani saja dan itu membuat nya sangat tidak suka sekali kepada nya
"Mama Kenapa malah menarik Jane harus nya biarkan saja tadi Jane menampar dan menjambak dia ". Kata Jane
"Kamu jangan terlalu gegabah Jane bahkan di rumah ini pasti ada mata-mata dari tuan Dave jadi jangan ceroboh dalam bertindak karena bisa menyebabkan kerugian bagi kita sendiri ". Kata Sheryl
"Tapi Jane sudah sangat muak sekali dengan nya ma bahkan dia dengan berani menjelek-jelekkan Jane di depan umum ". Kat Jane yang masih saja kesal dan marah saat ini
"Kita balas dia nanti saja Jangan sekarang, tunggu waktu yang tepat karena sekarang Felisha masih berada di atas angin sebab ada tuan Dave yang selalu membantu nya ". Kata Sheryl
Jane pun terdiam dan dia mau tidak mau harus mengikuti saran dari mama nya itu dan kini dia pun segera masuk ke dalam kamar nya saat ini untuk beristirahat sementara itu Sheryl terlihat kini duduk di sofa sambil memegang majalah nya dan dia terlihat sangat kesal juga sekarang serta masih memikirkan bagaimana cara agar dia bisa membalas Felisha dan Dave tidak mengetahui nya . Sheryl merasa jika mengandalkan Rafael juga tidak terlalu berguna dan dia ingin sekali melakukan nya dengan cara nya sendiri nanti
Di rumah Dave kini dia pun sudah bersantai di sofa rumah nya bahkan Revan pun juga ikut ke sana bersama dengan Gerald juga
"Mel apa ada yang mendekati mu di kampus ?". Tanya Gerald
"Tidak ada kak ". Jawab Mel
"Ah yang benar Mel , coba ingat-ingat dulu siapa tahu kamu lupa ". Kata Gerald
Mel pun terdiam dan dia mencoba mengingat siapa orang yang ingin mendekati nya dan dia pun kini terlihat masih saja berpikir siapa yang di maksud oleh Gerald
"Oh cowok resek yang di juluki most wanted dan Cassanova kampus itu kak yang suka sekali mengganggu Mel ". Kata Gerald
"Casanova ?". Tanya Dave
"Iya , dia seperti cowok Casanova yang suka mainin cewek sama seperti kak Dave ". Kata Mel lalu berdiri dari duduk nya dan bersiap untuk berlari namun di langsung di oleh Dave
"Mau kemana kamu Mel , berani sekali mengatakan seperti itu kepada kakak ". kata Dave
Mel pun tersenyum bahkan dia terlihat tidak merasa bersalah sedikit pun kepada Dave karena tadi apa yang dia katakan hanyalah bercanda saja dan Dave pun juga tahu hal tersebut
"Jika kamu ingin tahu siapa Casanova di kelompok kakak maka jawaban adalah
"Revan . Mel sudah tahu itu kak bahkan di mall kan juga sudah terbukti ". Kata Mel yang tadi memotong pembicaraan dari Dave membiarkan Dave pun tersenyum di buat nya dan dia juga mengangguk kan kepala nya
"Enak saja , gue gak se buruk itu Mel ". Kata Revan
"Siapa juga yang mengatakan jika Lo buruk ". Kata Mel
"Tentang sang Casanova tadi , apa dia memang mengganggu kamu ?". Tanya Dave
"Tidak, bahkan Mel tidak pernah menggubris nya Sama sekali kak lagi pula Mel juga baru masuk kuliah kak jadi ya baru beberapa kali saja di goda nya ". Kata Mel
"Jangan terlalu menganggap remeh dia Mel bahkan dia juga hebat ". Kata Revan yang tahu siapa Shawn
__ADS_1
"Siapa juga yang menganggap remeh , kan Mel memang tidak tertarik dengan nya ". Kata Mel
"Tapi dia tertarik dengan Lo dan pasti nya dia akan mencari cara untuk mendapat kan Lo Mel ". Kata Revan
"Untuk hal tersebut tenang saja , kalau dia memang baik dan bersungguh-sungguh menjalin hubungan dengan gue mungkin bisa di coba ". Kata Mel lalu berlari meninggalkan ruangan itu dan dia tampak tertawa puas di atas sana membuat Dave menggeleng kan kepala nya saja
"Anak itu benar-benar harus di awasi dengan benar karena aku tidak ingin jika terjadi sesuatu dengan Mel nanti nya ". Kata Dave
"Tenang saja karena seperti nya aku merasa jika Shawn memang tertarik dengan Mel ". Kata Revan
"Tapi dia seperti mu , jadi aku takut jika Mel hanya di permainan saja nanti nya ". Kata Dave
"Aku kenal dia Dave bahkan kita sering bersama di bar dan juga akhir-akhir ini Shawn juga sudah jarang ke bar lagi , terakhir dia berkata kepada ku tertarik dengan teman di kampus nya ". Kata Revan
"Tetap saja aku harus waspada dan tidak mau kecolongan juga karena Mel adalah keluarga ku yang sangat berharga sekali ". Kata Dave
Robin sejak tadi hanya terdiam saja bahkan dia juga mendengar kan semua nya dengan sangat baik dan beberapa kali juga Revan melirik nya melihat bagaimana reaksi Robin namun sial nya dia tidak menemukan reaksi apapun juga dari Robin
Malam kini menjelang dan Felisha pun terlihat sudah siap untuk makan malam di rumah nya dan kini dia segera turun dari atas menuju meja makan. Tatapan sinis dari Jane tidak di gubris nya lagi bahkan kini dia terlihat mengacuh kan Jane membuat Jane kembali emosi
"Selama malam Felisha ". Sapa Sonny
"Malam pa, bagaimana pekerjaan hari ini , baik-baik saja kan ?". Tanya Felisha sambil tersenyum
"Ya semua berjalan dengan baik Fel ". Kata Sonny
"Bagaimana rencana pernikahan kamu Fel ?". Tanya Sonny
"Sudah sempurna pa , kan acara nya juga beberapa hari lagi ". Kata Felisha yang kini mulai mengambil makanan nya saat ini
"Padahal sebentar lagi mau menikah namun keluarga sang suami tidak kunjung datang kemari , apa seperti itu bagus ". Kata Jane
"Papa tahu kan siapa Dave dan siapa keluarga nya ?". Tanya Felisha
"Papa tahu dan orang tua nya juga sudah tiada bahkan dia ada di sini jadi ga Hanya sendiri waktu itu karena tidak ada yang tahu juga di mana adik nya tapi ternyata dia sudah membawa adik nya kemari menemui kita ". Kat Sonny
"Itu sudah cukup membuktikan jika dia serius dengan Felisha walaupun awal nya itu adalah rencana kalian untuk menjual ku tapi aku ucapkan terima kasih banyak karena kalian hidup ku sekarang berubah drastis jadi aku memberikan imbalan tumpangan gratis di rumah ini ". Kata Felisha sambil menatap Jane dan Sheryl secara bergantian bahkan dia menatap dengan tajam nya karena kali ini dia sudah tidak akan pernah mau di tindas lagi oleh mereka berdua
"Ya menurut papa memang tuan Dave terlihat sangat sungguh-sungguh sekali ". Kata Sonny
"Jika dia tidak niat mana mungkin mempersiapkan semua nya dengan sangat baik bahkan mengenalkan Felisha Kepada adik nya yang memang tidak banyak orang mengetahui siapa adik nya itu ". Kata Felisha
Jane semakin panas saja dengan perkataan Felisha tadi bahkan dia juga merutuki kebodohan nya karena menyarankan agar mengorbankan Felisha waktu itu dan ternyata Dave malah mencintai nya hal itu jika dia ingat membuat nya menjadi semakin marah saja saat ini dan ingin rasa nya dia mencakar muka Felisha yang kini sedang tersenyum mengejek nya
"Sudah sebaik nya kita makan saja dulu dan mengobrol nya nanti saja lagi ". Kata Sheryl
__ADS_1
Mereka kini segera makan dan terlihat juga Felisha tersenyum sinis dengan Jane bahkan dia juga kini memang menunjukkan bahwa diri nya yang sekarang memang tidak bisa lagi di tindas dan di remehkan bahkan Felisha mempunyai kepercayaan diri yang tinggi setelah dia mendapat kan banyak sekali motivasi dari Mel bahkan Mel juga mengajari Felisha latihan beladiri tanpa ada yang tahu juga akan hal tersebut termasuk juga Dave
Mereka makan tanpa bersuara dan setelah selesai makan kini Felisha pun menuju sofa untuk bersantai sejenak dan bahkan dia juga mengajak Bik Mery untuk menemani nya menonton dan juga berbicara banyak hal dengan nya . Jane dan mama nya hanya bisa melihat hal itu saja tanpa bisa protes sedikit pun karena jika mereka salah langkah sedikit saja maka semua nya akan berakhir dengan sia-sia jadi Sheryl pun menyarankan agar Jane bisa bersabar lagi dalam menghadapi Felisha yang memang saat ini sangat menyebalkan sekali bahkan tidak kenal takut sedikit pun juga
"Non apa tidak apa-apa jika bibik duduk di sofa ini ?". Tanya Bik Merry
"Tentu tidak apa-apa Bik kan Felisha yang mengajak jadi santai saja jangan terlalu tegang kan Felisha hanya ingin mengobrol saja ". Kata Felisha sambil tersenyum
Dia juga butuh sekali kasih sayang bahkan sejak dulu semenjak kepergian mama nya dan kehidupan berubah sangat drastis Serta menyedihkan sekali hanya Bik Mery lah yang bisa menghibur nya serta menenangkan Felisha bahkan Bik Mery juga lah yang menjadi sandaran dan penguat nya di masa sulit nya itu jadi wajar saja jika Felisha sangat menyayangi pembantu nya itu karena dia sangat setia sekali sejak dulu hingga sekarang
"Bibik senang sekali non Felisha bisa sekuat ini menghadapi nyonya dan nona Jane bahkan bibik sangat senang dengan non yang sekarang, sangat pemberani sekali ". Kata Bik Mery
"Ini semua juga berkat bibik yang sejak dulu ada untuk Felisha bahkan bibik juga tidak pernah meninggalkan Felisha sedikit pun ". Kata Felisha sambil bersandar di pundak pembantu nya itu bahkan kini dia juga merasa nyaman sekali. Bik Mery pun tersenyum dan ikut bahagia juga karena dia tahu bagaimana penderitaan yang di alami Felisha semenjak kematian mama nya bahkan dia juga harus merelakan segala nya kepada saudari dan mama tiri nya itu dan Sonny juga dulu tidak pernah memperlakukan dia dengan baik juga namun Felisha tetap saja menyayangi nya karena biar bagaimanapun dia tetap lah papa kandung nya
"Non hebat bisa melalui semua nya dengan baik ". Kata Bik Mery
"Dan jangan lupa bibik juga harus Hadir nanti di acara pernikahan Lisha karena bibik adalah orang tua Lisha juga ". Kata Felisha
"Ah tidak non , jika bibik datang itu bisa saja mempermalukan non Lisha dan tuan Dave nanti nya ". Kata Bik Mery
"itu tidak mungkin dan Lisha akan sangat bahagia jika bibik mau datang nanti. Lisha akan membicarakan nya dengan Dave nanti agar bibik bisa datang ". Kata Felisha
Kembali mereka menonton televisi bersama dan terlihat juga mereka tertawa bersama di sana bahkan seperti seorang nenek dan cucu nya karena umur Bik Mery juga sudah lumayan banyak juga
Di rumah Dave Setelah selesai makan dia juga segera masuk ke dalam ruangan kerja nya bersama dengan Robin untuk membahas pekerjaan
"Bagaimana Robin ?". Tanya Dave
"Pemilik bar tersebut menyetujui nya tuan dan dia juga mau membayar sesuai dengan jumlah yang anda inginkan ". Kata Robin
"Baik lah kalau begitu kirimkan anak buah kita lima orang saja untuk menyelesaikan nya ". Kata Dave
"Baik tuan saya akan melakukan nya dan akan menyuruh mereka bergerak malam ini ". Kata Robin
Tring
Terdengar suara ponsel milik Robin dan dia pun segera mengecek pesan masuk yang ada di handphone nya itu bahkan dia terlihat sangat serius sekali
"Tuan dia sudah mentransfer ke rekening dan dia juga membayar dua kali lipat ". Kata Robin Setelah membaca pesan nya dan bukti transfer nya. Tak lupa juga dia mengecek dana yang masuk
"Lakukan sekarang Robin dan suruh mereka bergerak dengan rapi saat ini juga ". Kata Dave
Tanpa berpikir lama Robin segera menyuruh orang kepercayaan nya untuk melakukan tugas tersebut dan dia juga menyuruh mereka untuk bergerak saat ini juga sesuai dengan instruksi dari Dave.
"Saya sudah menyuruh mereka tuan dan mereka juga sudah berangkat saat ini ". Kata Robin
__ADS_1
"Bagus lah kalau begitu, aku tunggu kabar baik dari mer dan Robin '. Kata Dave
Dave memang menerima jika ada orang meminta nya untuk membunuh musuh nya karena dia juga termasuk dalam sindikat pembunuh bayaran juga bahkan dia terkenal sangat sadis sekali jika bergerak dan sangat cepat juga dalam melakukan pekerjaan nya jadi tidak heran jika banyak kelompok yang takut sekali dengan nya