
Memang Shawn sengaja tidak mengajak mereka ke villa milik dia bahkan proses datang ke Indonesia pun banyak hal yang di bagi mulai dari keberangkatan hingga penjemputan dan itu ada alasan nya dia melakukan hal tersebut bahkan para sahabat nya pun tahu kenapa Shawn meminta hal seperti itu namun mereka tidak terlalu memperdulikan nya dan kini mereka pun terlihat menikmati sekali berada di villa itu
" Dean pembagian kamar nya bagaimana apa cukup untuk kita semua ?". Tanya Revan
" Untuk Lo dan para sahabat Lo sesuai kan saja kalau untuk gue dan para sahabat gue di sini kita sudah memiliki tempat sendiri dan sudah tertera nama masing-masing di depan pintu jadi kalian pilih saja kamar yang kosong dan sesuai kan saja dengan selera masing-masing jangan takut jika tidak kebagian bahkan untuk menampung satu kampung pun gue rasa cukup juga ". Kata Dean
" Sombong sekali Lo ya Dean ". Kata Revan
" Apa Kristal akan satu kamar dengan mu Dean ?". Tanya Felisha membuat Dean menghentikan langkah nya
" Tentu saja tidak dan kamar dia akan bersebelahan dengan kamar ku jadi aku membawakan koper nya ini ". Kata Dean
" Oh begitu ya , aku kira tadi kalian akan satu kamar maka nya kamu membawakan kopernya ". Kata Felisha
" Kita akan sekamar nanti setelah menikah sama seperti kau dan Dave juga Shawn dan Mel ". Kata Dean
Shawn sejak tadi tidak memperdulikan nya dan kini dia pun sudah berada di depan pintu kamar nya bersama dengan Mel lalu dia segera membuka pintu kamar tersebut kali ini dengan sandi yang dia punya . Mereka masuk ke dalam dan terlihat dengan jelas bagaimana indah nya kamar tersebut dan yang membuat Mel terkejut adalah ada banyak fotonya mulai dari dia remaja hingga sekarang. Foto tersebut tertata rapi di dinding dan juga meja
" Apa semua yang ada di sini kamu yang mengisi ?". Tanya Mel
" Jika bukan aku lalu siapa lagi yang melakukan nya sayang". Kata Shawn tersenyum menatap Mel
" Ya siapa tahu Dean yang melakukan nya kan ini villa milik dia jadi pasti dia kan yang berhak melakukan nya ". Kata Mel
__ADS_1
" Tentu saja tidak begitu. Kami di sini mendesain kamar sesuai dengan keinginan kami sendiri dan pemilik villa pun membebaskan kami melakukan nya ". Kata Shawn
" Kalian bersaudara sekali ya melakukan apapun sesuai keinginan bahkan di tempat sahabat nya sendiri pun juga demikian ". Kata Mel
" Lihat lah ke arah depan view nya indah sekali dan aku yakin jika kamu akan betah dan senang sekali di sini ". Kata Shawn
Mel beranjak menuju jendela kali ini dan dia pun terlihat senang sekali melihat pemandangan di pantai dengan ombak yang amat indah dan angin yang sangat menyejukkan juga
" Wah bagus sekali tempat nya sayang ". Kata Mel membuat Shawn menatap Mel sebab dia memanggil nya dengan sebutan sayang dan ini pun kali pertama dia melakukan
" Iya aku memang sengaja memilih kamar ini agar siapapun yang menjadi pasangan ku nanti jika berlibur akan menikmati pemandangan yang indah ini ". Kata Shawn
" Dan aku beruntung sekali bisa menikmati nya sekarang ini bahkan aku bisa menikmati semua nya tanpa khawatir apapun juga ". Kata Mel
Dia kini tampak bahagia sekali membuat Shawn pun juga tersenyum bahagia melihat Mel yang senyum lepas seperti ini . Kini Shawn pun memeluk nya dari belakang membuat Mel menatap nya dan Shawn pun menaruh dagunya di pundak Mel
" Aku sama sekali tidak keberatan meskipun badan kamu memang berat tapi tidak masalah bagiku ". Kata Mel bercanda membuat Shawn pun hanya menyunggingkan senyum nya saja kali ini bahkan ini momen yang sangat langka sekali yang bisa dia dapat kan dan dia pun merasa sangat beruntung bisa seperti sekarang ini
Di lain kamar kini Dave bersama sang istri pun juga tengah menikmati indahnya pemandangan di depan pantai tak lupa juga ada anak mereka yang di gendong oleh Felisha
" Sejuk sekali udara di sini sayang ". Kata Felisha
" Benar sweety dan aku pun juga memiliki rencana untuk membeli villa di dekat pantai agar kamu bisa menikmati keindahan dan kenyamanan nya juga ketika kita quality time bersama keluarga kecil kita ini ". Kata Dave memeluk dan mencium istri beserta anak nya yang masih tertidur pulas itu di gendongan mamanya
__ADS_1
" Kamu tidak perlu membeli juga kan kita bisa menyewa sayang jadi tidak usah membeli sesuatu jika tidak terlalu penting ". Kata Felisha
" Bagiku itu penting jadi kamu jangan khawatir bahkan aku bisa membeli lebih dari satu agar kita bisa berganti tempat dan suasana nanti nya jika liburan ". Kata Dave
" Jangan berlebihan sebab itu tidak terlalu baik dan kali ini kita harus fokus dengan anak kita bukan hanya kebahagiaan kita saja ". Kata Felisha
" Kenzo tidak akan kekurangan sama sekali dan aku bisa menjamin nya swety jadi kamu pun tidak perlu khawatir jika nanti dia akan mengalami kesulitan kedepan nya bahkan semua aset ku cukup untuk nya dan cucu kita nanti ". Kata Dave
" Dia masih kecil dan kamu malah memikirkan cucu dasar ya kamu ini selalu saja berbicara hal terlalu jauh ". Kata Felisha
" Aku mengatakan fakta jadi jangan kamu kira aku tidak mampu membuat anak cucu kita bahagia dan tidak akan kekurangan sedikit pun juga ". Kata Dave
" Ya sudah terserah apa kata kamu saja . Sebentar aku mau menaruh Kenzo dulu sebab dia sudah lama tidur nya jadi aku akan menaruh dia agar dia nyaman ". Kata Felisha yang kini pergi ke ranjang untuk menaruh anak nya agar dia bisa tidur dengan nyenyak nya
" Apa kamu tidak ingin tidur juga swety seperti nya kamu lelah sekali atau kita bisa berendam saja sekarang di kamar mandi berdua ". Kata Dave
" Jangan mesum ya dan ingat sudah memiliki anak jadi jangan aneh-aneh ". kata Felisha
" Kamu istriku jadi wajar kan jika aku meminta nya dan aneh apanya kan anak kita sedang tidur jadi dia tidak akan tahu apa yang akan kita lakukan nanti nya ". Kata Dave Tersenyum menggoda Felisha membuat Felisha pun mencubit nya karena kelakuan nya itu keterlaluan sekali
" Sudah jangan banyak bicara nanti anak kita bangun lagi kan dia baru beristirahat jadi jangan mengganggu nya ". Kata Felisha
Dave hanya tersenyum mendengar nya dan dia pun ikut berbaring di samping istri nya yang tengah berbaring juga sambil memeluk dan mencium nya juga kali ini
__ADS_1
" Kamu makin hari makin cantik saja dan aku pun Sangat mencintai kamu swety melebihi apapun juga jadi jangan pernah meninggalkan aku ". Kata Dave memeluk erat Felisha
" Mana mungkin aku akan meninggalkan papa dari anak ku ini itu tidak akan mungkin terjadi Sayang jadi stop berpikir seperti itu ". Kata Felisha dan Dave pun mengangguk kan kepala nya lalu dia kini kembali mencium sang istri beberapa kali membuat Felisha geli dengan tingkah laku suaminya ini yang selalu saja memancing nya dan ingin melakukan hal lebih dari sekedar pelukan saya setiap harinya