
Kristal merasa memang ada yang aneh dengan Dean dan dia pun selalu memikirkan perkataan Shawn bahwa Dean menyukai nya ya walau pun dia tidak ingin terlalu percaya diri sebab dia tahu siapa Dean namun dia merasa jika apa yang di lakukan Dean kepada nya pun seperti perhatian kepada seorang lelaki terhadap kekasih nya sendiri padahal mereka hanya rekan kerja saja namun Dean memperhatikan Kristal dengan baik sekali dan selalu menuruti apa yang Kristal mau juga serta terkadang Dean pun juga marah jika Kristal dekat dengan pria lain nya itu yang membuat dia agak penasaran dengan perasaan Dean yang sebenar nya kepada nya itu bagaimana
" Dean jangan menatap Seperti itu karena kau terlihat seperti hantu saja jika seperti itu ". Kata Kristal
" Mana mungkin ada hantu setampan diriku ini , jangan mengada-ada Kristal ". Kata Dean
" Terlalu percaya diri sekali kau ini ya Dean sama seperti Shawn juga rupa nya ". kata Kristal
" Karena percaya diri itu baik jadi aku wajib percaya diri ". Kata Dean
Dia tersenyum menatap Kristal membuat yang di tatap pun kini memalingkan pandangan nya karena dia merasa malu saja di tatap seperti itu oleh Dean saat ini bahkan sejak tadi dia menjadi pusat perhatian di sana karena Dean memang sangat tampan sekali jadi banyak yang menyukai
" Ayo pulang saja sekarang Dean karena aku juga sudah melihat Mel juga tadi bahkan sudah mendengar suara nya juga ". Kata Kristal
" Kita makan saja dulu setelah ini baru pulang. Tidak enak juga kan baru ke sini malah langsung pulang saja ". kata Dean
" Tapi kita tadi juga sudah memesan minuman kan jadi tidak masalah juga bukan jika sekarang kita pulang karena ini sudah malam juga Dean ". Kata Kristal
" Ini masih belum terlalu malam dan aku akan mengantar mu pulang jadi tidak usah khawatir juga jika nanti aku berbuat jahat karena aku tidak akan melakukan nya nanti ". Kata Dean
" Bukan itu maksud ku Dean . Aku percaya jika kau tidak akan macam-macam kepada ku tapi aku hanya ingin istirahat saja sekarang ini karena memang sudah malam juga dan aku juga tidak enak jika selalu saja merepotkan dirimu ". Kata Kristal
" Jika kau tidak bersama ku maka lelaki bodoh itu akan mengganggu mu lagi nanti nya jadi sebentar saja kita di sini untuk duduk dan mengobrol bersama Kristal ". Kata Dean
" Ya sudah tapi hanya lima belas menit saja ya karena aku sudah mengantuk juga Dean jadi sebaik nya kita segera pulang ". Kata Kristal
" Tiga puluh menit saja jangan lima belas menit karena itu terlalu sebentar dan aku tidak bisa jika hanya bicara sebentar saja dengan mu ". Kata Dean
" Padahal juga sejak tadi kita sudah bicara dan kurang apalagi coba sekarang ini ". Kata Kristal
__ADS_1
" Tadi kita membicarakan Mel dan juga Shawn jadi itu tidak sama dan sejak tadi juga kita hanya berdebat bukan malah berbicara dengan benar ". Kata Dean
" Ya kamu yang memulai perdebatan nya jadi aku pun hanya mengikuti mu saja Dean sejak tadi tidak lebih sama sekali ". Kata Kristal
" Ya sudah aku memang salah dan kamu selalu benar jadi sekarang jangan berdebat lagi dan nikmati saja malam indah ini bersama dengan ku ". Kata Dean
Bahkan Dean Sudah sering menunjukkan tanda jika dia menyukai Kristal namun Kristal seperti nya terlalu takut maka dari itu dia tidak terlalu menanggapi Dean karena dia juga takut terluka kembali sama seperti waktu mengejar Robin dulu dengan akhir yang tidak memuaskan sama sekali namun dia rela waktu itu dan sudah mencoba untuk melupakan Robin juga karena waktu itu pasangan Robin memang sangat baik sekali apalagi dia juga cantik melebihi diri nya jadi Kristal sama sekali tidak marah ketika dia tahu jika Mel menjadi tunangan Robin waktu itu ya walau dia harus mengalami patah hati namun tidak masalah bagi nya saat itu
Sementara itu Shawn yang kini mengikuti apa yang Mel ingin kan pun sudah berjalan turun untuk menuju kebun yang ada di rumah nya yang memang sangat luas itu bahkan sejak tadi juga Nia mencoba untuk menahan tawa nya karena dia juga tahu jika Mel memang hanya mengerjai Shawn saja
" Kau pergi ambil saja sendiri dan aku akan menunggu di teras rumah saja tapi ingat awas saja jika kau membohongi ku dan malah meminta anak buah mu yang memanjat maka aku akan sangat marah sekali kepada ku Shawn nanti nya ". Kata Mel
" Iya sayang aku akan mengambil kan buah apel nya untuk mu jadi tenang saja dan aku tidak akan menyuruh siapapun juga . Kamu bisa duduk santai saja sekarang dan biarkan aku yang akan memanjat nya ". kata Shawn yang kini juga sudah membawa tangga untuk dia gunakan mengambil buah apel
Dia kini berjalan dengan santai nya me bawa tangga tersebut dengan susah payah nya menuju kebun
" Aku akan memanjat buah apel jadi aku membutuhkan ini untuk membantu ku mengambil beberapa buah apel sekarang ". Kata Shawn dia kembali berjalan namun anak buah nya pun mengikuti nya saja dan kini Shawn Sudah sampai di depan pohon apel nya . Betapa terkejut nya dia melihat buah apel yang bisa di jangkau dan tanpa naik apapun juga bahkan pohon nya pun terlihat tidak perlu di panjat juga untuk mengambil buah nya
" Mel ternyata hanya mengerjai ku saja ". Kata Shawn
" Tuan apa ingin saya bantu mengambil buah nya ?". Tanya anak buah nya
" Tidak perlu Karena dan bawah saja tangga jelek ini karena aku tidak membutuh kan nya ". Kata Shawn kesal sekali dan kini dia pun mengambil Kantong kresek yang dia bawah tadi lalu kini dia pun segera memetik buah apel untuk istri tercinta nya itu dan ketika di rasa sudah cukup Shawn pun kini berjalan kembali menuju Mel
Sementara sejak tadi Mel pun tertawa puas sekali Karena bisa mengerjai Shawn tadi bahkan dia terlihat sangat bodoh sekali sambil membawa tangga dia ingin memanjat pohon apel yang rendah itu
" Nona anda berani sekali mengerjai tuan . Pasti dia akan marah nanti nya nona karena anda berani membodohi nya ". Kata Nia
" Tenang saja dia tidak akan marah dengan ku Nia kan dia sangat mencintai ku jadi kita lihat saja apa nanti dia akan marah dengan ku ". Kata Mel
__ADS_1
Kini sudah terlihat Shawn di depan mata mereka berdua yang tengah membawa satu kantong kresek buah apel dan dia berjalan dengan santai nya dan tidak menunjuk kan wajah kesal nya sama sekali kepada Mel walaupun saat ini dia memang sangat kesal sekali dengan Mel namun Shawn tidak menunjukkan nya dan sebisa mungkin dia memang ingin menekan Emosi nya agar tidak marah kepada Mel nanti nya
" Bagaimana, apa sudah memanjat nya ?". Tanya Mel sambil tersenyum
" Tidak perlu memanjat karena buah nya sangat bisa di jangkau tanpa memanjat . Ini aku membawa banyak sajalah untuk kamu sayang ". Kata Shawn
Mel pun mengambil nya dan melihat jika memang Shawn sudah mengambil kan banyak sekali buah apel untuk nya
" Terima kasih banyak ya karena sudah mau aku kerjain bahkan kamu tidak marah sedikit pun juga sekarang ini karena aku mengerjai kamu ". Kata Mel
" Sama-sama dan mana mungkin juga aku bisa marah dengan kamu sayang karena cinta ku lebih besar dari rasa amarah ku ini kepada kamu ". Kata Shawn
" Ya aku tahu itu maka dari itu tadi aku sengaja mengerjai mu . Dan Nia minta tolong buat kan dua jus apel untuk ku dan juga Shawn sekarang". kata Mel
" Tapi tuan tidak pernah minum jus nona ". Kata Nia mencoba memberi tahu Mel
" Buat kan saja Nia jika dia memang ingin dan aku juga akan meminum nya karena aku sangat haus sekali ". kata Shawn
" Jika memang tidak suka maka jangan membuat kan nya Nia dan kita makan saja buah ini bersama di sini sambil duduk manis saja ". Kata Mel
Shawn pun menuruti nya dan kini mereka bertiga pun duduk di teras rumah yang di mana Shawn pun tidak pernah melakukan nya dan ini kali pertama nya melakukan hal itu dan semua nya demi istri tercinta nya saja dia rela melakukan hal ini
Mel memakan buah nya dengan sangat tenang sekali begitu juga dengan Nia yang juga di paksa Mel untuk memakan nya juga untuk menemani dia
" Shawn jika di kurung di sini selama nya maka aku pasti akan sangat bosan sekali dan bisa saja aku akan mati kebosanan di sini ". Kata Mel sambil menyandarkan kepala nya di bahu Shawn dan mungkin dia kini tidak sadar melakukan nya namun Shawn merasa sangat senang sekali
" Maka belajar lah mencintai ku agar kamu tidak akan bosan lagi di sini sebab jika kamu sudah mencintai ku maka kita bisa bukan nanti nya akan memiliki anak dan rumah ini akan rame sekali di penuhi dengan canda dan tawa anak kita nanti nya ". Kata Shawn
Memang selama ini Mel dan Shawn tidak tidur di kamar yang masa dan hal itu memang sengaja Shawn lakukan agar Mel tidak merasa semakin tertekan saja karena harus berbagi kamar dengan nya dan melakukan nya dengan paksa juga . Menurut Shawn ketika Mel sudah menjadi istri nya saja itu sudah cukup bagi nya dan untuk masalah tidur di ranjang yang sama dia akan dengan sabar menanti kan hari itu akan tiba nanti nya dan Shawn tidak akan lelah untuk menunggu hari tersebut nanti
__ADS_1