Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 204


__ADS_3

Revan berada di rumah Shawn sekarang sebenar nya untuk bertanya kepada dia tapi dia ingin melihat situasi dulu sebelum bertanya nanti


" Shawn , apa Lo tidak ada niatan untuk ikut dengan kakak Lo Vincent ke Texas mengurus bisnis keluarga kalian yang mengalami kebangkrutan ?". Tanya Revan


" Itu bukan bisnis keluarga gue jadi baut apa juga gue di sana , hanya untuk di peralatan saja seperti sebelum nya ". Kata Shawn


" Kenapa tidak Lo ambil alih saja bisnis itu agar Vincent tidak lagi mengejar Lo di sini dan kabar terakhir juga gue mendengar jika dia bekerja sama dengan Justin juga ". Kata Revan


" Si bodoh itu tidak akan pernah berhenti bergerak walaupun gue sudah memperingatkan nya tapi tidak akan gue biarkan juga dia bisa mencapai tujuan nya nanti ". Kata shawn


" Bodoh juga itu tetap saja kakak Lo kan Kalian satu bapak " kata Revan


" Jika bisa di tukar gue lebih suka saudara kayak Lo saja ". kata Shawn


" Males sekali gue punya saudara seperti Lo ". Kata Revan


" Males tapi setiap hari nempel Mulu sama gue Lo ". Kata Shawn


" Ya kan kita sahabat jadi gue berusaha untuk menghibur Lo sekarang ini agar Lo tidak sedih nanti nya jika di tinggal Mel menikah dengan Robin ". Kata Revan


" Memang nya Lo pikir gue bisa sedih apa dan lihat nih muka gue , apa ada raut wajah sedih nya ". Kata Shawn


" Ya gak ada juga sih tapi mungkin saja Lo memendam nya dan bisa saja kan nanti Lo akan membalas dendam kepada Robin , kan tidak ada yang tahu isi hati dan pikiran orang Shawn apalagi orang nya seperti Lo ini ". Kata Revan


" Lo dan gue tidak ada beda nya kan bro jadi kita sama dan jangan membuat gue merasa jahat ya Dengan ucapan Lo itu ". Kata Shawn


" Shawn jujur saja gue lebih suka Lo sama Mel sebenar nya dari pada Lo dengan Shawn tapi ya jodoh mau di apakan lagi tetap saja gak bisa di ubah juga ". Kata Revan


" Sekarang mungkin tidak bisa di ubah tapi kedepan nya kan tidak ada yang tahu sama sekali bagaimana nanti nya ". Kata Shawn


Revan menatap Shawn sekarang dan dari bicara nya tadi sudah jelas jika dia tentu nya akan merebut Mel dari Robin nanti tapi betah dengan cara apa dia akan melakukan nya , Revan masih belum mengetahui nya juga sekarang ini .


" Jika Lo memisah kan Mel dan Robin berarti Lo akan menyakiti Mel , itu bukan cinta Shawn ". Kata Revan


" Lo mau bilang gue terobsesi dengan nya lagi , jika obsesi maka sudah dari dulu gue Memiliki nya dan Lo tahu kan bagaimana gue yang memang sangat bisa mewujudkan keinginan apapun resiko nya ". Kata shawn


" Ya gue tahu dan apa beda nya dengan sekarang, kan sama saja karena Lo juga masih terobsesi dengan Mel dan akan merebut nya dari Robin nanti ". Kata Revan


" Terserah apa kata Lo saja yang jelas gue tidak terobsesi tapi gue sangat mencintai nya dan untuk itulah gue bisa bersabar hingga sekarang ini dan selalu berusaha melindungi nya sajak dulu ". Kata Shawn


Memang Shawn selalu ada untuk Mel dan bagi Revan pun cinta akan pudar dan kalah dengan orang yang selalu ada jadi mungkin saja nanti Robin akan kalah dengan Shawn sebab dia selalu ada untuk Mel kapan pun Mel membutuhkan diri nya


" Ya sudah terserah apa kata Lo saja dan sekarang gue mau tidur dulu Shawn karena gue juga mengantuk sekali". Kata Revan


Mereka berdua pergi menuju kamar untuk beristirahat sekarang dan terlihat juga di sana Revan masuk ke dalam kamar nya sendiri yang ada di rumah Shawn. Shawn tahu jika Revan pasti akan mencari tahu apa dia melepaskan Mel atau tidak namun tentu saja dia tidak akan melakukan nya karena Mel sangat lah berarti untuk nya dan dia yang bisa membuat nya bahagia selama ini jadi Shawn ini Mel menjadi milik nya meski itu terlihat sangat egois sekali sekarang ini


Cahaya matahari kini sudah terasa dan di kediaman Dave pun juga sudah melakukan aktivitas nya seperti biasa nya . Robin juga sudah ada di sana untuk membicarakan soal pertunangan nya Dengan Mel


" Bagaimana Robin , apa kau siap menuju tahap selanjut nya dengan adik kesayangan ku ?". Tanya Dave


" Saya siap tuan dan saya berjanji juga untuk membahagiakan dia nanti nya ". Kata Robin


" Aku tidak membutuhkan janji tapi aku hanya ingin bukti saja Robin karena janji tidak ada guna nya juga sebab bisa di ingkari dengan mudah nya nanti ". Kata Dave


" Saya akan membuktikan nya kepada anda nanti nya tuan ". Kata Robin

__ADS_1


" Baiklah sekarang aku membebaskan mu dari pekerjaan dan uruslah masalah pertunangan mu nanti dengan Morgan dan yang lain nya yang akan membantu juga dan tentu nya aku pun juga akan ikut membantu mu ". Kata Dave


Robin mengangguk paham dan dia pun sangat senang sekali ketika dia baru pulang dari Singapura sudah mendapat kan kabar jika Dave menyuruh nya untuk segera bertunangan dengan Mel kekasih nya


" Tapi ingat lah Robin jika Shawn pasti tidak akan membiarkan mu nanti bisa memiliki Mel , tentu nya dia akan melakukan beberapa cara untuk merebut Mel dari mu jadi waspada lah akan hal tersebut ". Kata Dave


" Iya tuan saya pun paham juga akan hal tersebut jadi saya juga akan sangat waspada dengan nya ". Kata Robin


" Sekarang pergi lah bersama dengan Mel untuk mempersiapkan segala nya dan urusan kantor biar aku yang akan mengurus nya nanti dengan Liam ". Kata Dave


" Terima kasih banyak tuan atas kebaikan anda kepada saya ". Kata Robin


" Jangan berterima kasih kepada ku Robin , aku percaya dengan mu jika kau bisa membuat Mel bahagia jadi aku menyetujui hubungan kalian berdua. Sekarang ayo makan bersama lalu pergi lah jalan bersama dengan nya dan manfaat kan waktu dengan baik agar rencana Pertunangan kalian juga bisa berjalan dengan baik juga nanti nya ". Kata Dave


Robin tersenyum dan mengangguk kan kepala nya dan kini mereka berdua pun berjalan turun dari ruang kerja Dave menuju meja makan yang di sana sudah ada Mel dan juga Felisha menunggu mereka berdua


" Kenapa lama sekali sayang atau kamu memang sengaja membuat ku kelaparan ya ". Kata Felisha


" Tadi aku sedang berdiskusi dengan Robin swety jadi maaf jika Membuat kamu menunggu terlalu lama ". Kata Dave sambil tersenyum dan mengecup kening istri nya itu dengan lembut dan juga penuh cinta


" Robin juga ada di sini untuk makan bersama dengan kita juga ?". Tanya Felisha


" Iya nyonya". Jawab Robin


" Jangan kaku begitu dan tak usah memanggil nyonya karena sebentar lagi juga kita akan menjadi keluarga bukan jadi panggil kakak saja atau apalah tapi jangan nyonya". Kata Felisha tersenyum kepada Robin


" Ma'af tapi saya belum terlalu terbiasa dengan panggilan lain nya jadi mohon maaf jika nada tidak nyaman nanti nya ". Kata Robin


" Belum lebaran Robin jadi jangan banyak minta maaf terus ". Kata Felisha


" Terlalu canggung mungkin dia maka dari itu selalu saja meminta Ma'af tadi Mel ". Kata Dave


Mereka bertiga pun tersenyum dan Robin juga menjadi ikut senyum bersama dengan mereka tadi dan terlihat juga jika kini mereka semua makan bersama di satu meja yang sama . Felisha mengambil kan makanan untuk Dave semua nya tadi dan Dave pun juga sudah membuat kan susu ibu hamil untuk sang istri jadi mereka bekerja sama dan membagi tugas masing-masing walau pun sebenarnya itu juga sudah menjadi kewajiban dari Felisha untuk melayani nya tapi Dave tidak pernah keberatan sedikit pun juga jika setiap hari membuat susu untuk nya


" Jangan canggung dong Robin kan sudah setiap hari juga bersama dengan kita di sini jadi santai saja ya ". Kata Felisha


" Sudah ayo makan sekarang swety kata nya tadi kamu sangat lapar sekali jadi jangan menunggu lama lagi , ayo segera makan sekarang". Kata Dave mengajak istri nya itu untuk segera makan sekarang


Mereka kini terlihat makan bersama di sana dan tanpa ada pembicaraan lagi yang terdengar di sana saat ini . Hanya penting sendok dan garpu saja yang menjadi pengiring musik sekarang di sana menjadikan suasana tidak terlalu sunyi juga sekarang


" Kak kita pergi dulu ya ". Kata Mel yang kini memang mereka sudah selesai makan sekarang ini jadi Mel dan Robin pun hendak pergi sekarang untuk mencari beberapa keperluan untuk nanti acara pertunangan mereka berdua


Robin membuka pintu untuk Mel dan Mel pun tersenyum menatap Robin sekarang lalu dia segera masuk kedalam mobil tersebut


" Sudah siap sayang ?". Tanya Robin sambil menatap Mel


" Jadi panggil nya ganti sayang sekarang bukan Mel lagi ?". Tanya Mel


" Jika kita hanya berdua saja mungkin memang akan memanggil seperti itu karena aku juga tidak enak dengan tuan Dave ". kata Robin


" Biasakan saja memanggil seperti itu di mana pun berada agar nanti tidak canggung lagi ". Kata Mel


" Baik lah nanti aku akan mencoba untuk melakukan nya setiap hari dan hari ini adalah hari kita jadi kita akan jalan berdua dengan puas nya sekarang". Kata Robin


" Yakin jika kak Dave tidak akan mengganggu dengan alasan pekerjaan lagi ?". Tanya Mel

__ADS_1


" Seperti nya tidak , jadi kita ke mana dulu sekarang ?". Tanya Robin


" Ke butik saja untuk fitting baju setelah itu kita pergi ke toko perhiasan dan perlengkapan lain nya " Kata Mel


" Sesuai permintaan tuan putri maka akan aku lakukan sekarang ini ." Kata Robin


Dia kini melajukan Kendaraan nya berjalan dengan standar nya dan terlihat juga beberapa kali dia dan Mel bercanda bersama sekarang ini di dalam mobil


" Fokus lah sayang jangan menatap ku terus ". Kata Mel


" Aku tidak bisa fokus karena ada kamu di sisi ku ". Kata Robin sambil mencium tangan Mel


Lama dia tidak bersama dengan Mel , dia pun sangat Rindu dengan kekasih nya itu dan dia juga sudah lama tidak jalan bersama dengan nya juga karena kesibukan nya dan kini sudah ada kesempatan apalagi kini mereka akan mempersiapkan acara penting untuk mereka nanti nya jadi mereka akan memanfaatkan waktu yang ada ini untuk mempersiapkan segala nya dengan sangat baik sesuai dengan permintaan Mel


Di rumah Dave dan Felisha pun juga sudah bersiap karena hari ini mereka berdua akan pergi ke dokter dulu untuk cek kandungan setelah itu dia akan mengajak Felisha pergi ke kantor untuk memeriksa beberapa dokumen di sana


" Sayang apa baju ini bagus jika aku gunakan ?". Tanya Felisha


" Kamu ganti baju swety ?". Tanya Dave


" Iya , itu karena tadi aku merasa jika baju tadi terlalu jelek dan tidak pas saja jika di pakai ke kantor jadi aku mengganti nya sekarang ". kata Felisha


" Baju yang tadi juga bagus swety dan yang ini juga bagus . Tidak perlu ganti juga tidak masalah sama sekali tapi terserah kamu saja jika memang ingin ganti baju ya ganti saja gak apa-apa ". Kata Dave


" Aku merasa kurang cocok saja dengan baju tadi maka dari itu aku mengganti nya sekarang ". Kata Felisha


" Apa sudah puas ganti nya jika sudah ayo kita berangkat sekarang karena Ericka pasti juga sudah menunggu kamu di rumah sakit sekarang ini ". Kata Dave


Kini Felisha pun terlihat juga menggunakan makeup di wajah nya padahal sebelum nya dia tidak pernah melakukan nya tapi Dave tidak masalah juga karena jika berdandan pun istri nya makin cantik sekali jadi dia membiarkan Felisha memoles wajah nya


" Ah sudah selesai, ayo sayang kita berangkat ". Kata Felisha sambil menggandeng tangan Dave


Dave menuntun istri nya menuruni anak tangga di rumah nya itu dan kini mereka berdua menuju mobil yang sudah siap beserta Liam juga ada di sana


" Silahkan masuk tuan dan nyonya". Kata Liam yang sudah membuka kan pintu untuk mereka berdua agar segera masuk ke dalam lalu Liam segera menjalankan mobil nya sekarang ini menuju rumah sakit dulu


" Aku cantik kan sayang ?". tanya Felisha


" Di mata ku kamu selalu terlihat cantik dan menarik sekali jadi setiap hari kamu cantik swety menurut ku ". Kata Dave


" Jangan menggombal , aku serius sekali sekarang. aku tidak ingin jika nanti kalah cantik dari para karyawan kamu di kantor ". Kata Felisha


Dave pun langsung tertawa mendengar nya dan dia bisa menebak jika sekarang ini Felisha terlihat cemburu dengan para karyawan nya di kantor


" Jangan tertawa". Kata Felisha memukul lengan Dave membuat nya pun menatap istrinya itu yang terlihat sangat imut sekali sekarang ini dan di depan pun juga Liam menyeringai juga melihat kemesraan bos dan istri nya itu di sana


"Kamu lucu sekali sih swety , mana mungkin aku tertarik dengan mereka semua di sana jika dengan mu saja sudah cukup memuaskan di ranjang". Kata Dave menggoda Felisha membuat nya kembali memukul lengan nya


" Kamu ya kenapa bicara nya mesum sekali , tidak lihat apa di sana ada Liam ". Kata Felisha


" Liam kali ini sedang budeg jadi dia tidak akan mendengar kan pembicaraan kita sekarang ini , jadi kamu tenang saja ". Kata Dave


" Mana ada budeg hanya hari ini saja kamu itu kalau bercanda jangan seperti itu , terlalu jelek candaan nya ". Kata Felisha sambil tersenyum


Dave memeluk istrinya nya itu sekarang ini dan dia pun mengelus rambut nya juga " Tenang saja aku tidak akan berpaling apapun yang terjadi karena kamu cinta pertama dan terjaga ku swety ". Kata Dave

__ADS_1


Di lain tempat kini Mel dan Robin sedang memilih gaun mana yang akan di gunakan nanti di acara dan dari kejauhan juga ada yang menatap mereka dengan tatapan tajam nya sekarang ini bahkan sejak tadi dia mengikuti mobil Robin tanpa Robin ketahui


__ADS_2