Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 159


__ADS_3

Dia tentu nya tidak berencana untuk mendekati Felisha karena bagi nya wanita bisa saja akan menjadi kelemahan nya seperti hal nya Dave saat ini menurut nya jadi dia tidak mau menjalin hubungan serius sekali dengan wanita manapun bahkan dia juga terlihat sangat suka sekali bergonta ganti pasangan jika memang dia memerlukan wanita sebagai pemuas nya di atas ranjang panas milik nya


" Lalu apa dia berasal dari keluarga kaya hingga Dave mau menikahi nya dan meninggalkan tunangan nya dulu ?". Tanya Justin


" Menurut informasi tuan Dave meninggalkan putri tuan Marko bukan karena istri nya ini bahkan mereka berpisah pun jauh sebelum istri tuan Dave datang dan dia adalah anak dari Sonny Alexander". Kata Demian


Mendengar nama itu juga seperti nya Justin tidak asing sama sekali namun dia masih belum bisa mengingat siapa Sonny Alexander jadi dia pun kini tidak memperdulikan nya dan lebih fokus untuk mengetahui siapa Felisha dan bagaimana Dave saat ini


" Lalu alamat rumah nya apa kau sudah menemukan nya Demian ?". Tanya Justin


" Maaf tuan untuk hal itu saya akan mencari nya lebih keras lagi nanti ". Kata Demian


" Kau sangat lamban sekali Demian bahkan kita sudah ada di sini beberapa hari tapi kau masih belum menemukan alamat rumah Dave sungguh kau tidak bisa di andalkan sama sekali ". Kata Justin


" Maaf kan saya tuan bahkan saya akan mencari nya lebih giat dan fokus lagi Agar bisa segera mendapat kan alamat rumah nya ". Kata Demian


" Aku tidak mau membuang waktu ku lebih lama lagi jadi segera lah lakukan tugas mu dengan baik Demian ". Kata Justin


Dia pun mengangguk kan Kepala nya dan kini menatap Justin lalu pamit pergi untuk keluar mencari informasi tentang Dave bahkan Demian kali ini akan mengorek langsung ke Anatasya mantan tunangan Dave dan mereka berdua juga sudah janjian untuk bertemu di suatu tempat nanti dan kini Demian pun segera pergi mengemudi kan mobil nya meninggal rumah Justin sekarang dan dia akan mendatangi Anatasya saat ini untuk menanyakan di mana alamat rumah Dave di kota ini . Dia tidak mau mengecewakan Bos nya jadi kali ini dia akan bekerja cepat karena tidak mau juga menunda nya terlalu lama sebab dia juga masih memiliki banyak pekerjaan lain nya juga .


Mobil milik Demian Sudah terparkir di sebuah restoran terkenal di kota itu dan kini dia pun segera masuk ke dalam untuk menemui Anatasya di sana . Demian yang sudah membuat janji kini langsung menuju ke meja Anatasya yang memang sudah menunggu kedatangan nya di sana bahkan dia kini berjalan dengan cepat sekali menghampiri Anastasya


"Demian". Panggil Anatasya


Demian mengangguk kan Kepala nya dan kini mereka pun berjabat tangan lalu duduk berdua sekarang bahkan sejak tadi Anatasya pun memperhatikan penampilan Demian yang dia rasa bukan lah orang sembarangan juga


Sementara itu di markas Felisha pun Beberapa kali membidik sasaran nya dan semua nya tepat sasaran dan tidak ada yang meleset satu pun itu membuat para sahabat Dave kagum dengan perkembangan Felisha yang di luar dugaan mereka bahkan dia bisa mempelajarinya hal tersebut dengan cepat sekali


" Wow Felisha kau hebat sekali dan tak sia-sia juga Dave mengajari mu selama ini karena hasil nya pun sangat memuaskan sekali ". Kata Revan


" Aku memang sangat bersungguh-sungguh latihan nya jadi wajar kan jika aku sudah bisa sekarang ". Kata Felisha membanggakan diri nya sendiri kali ini bahkan dia tersenyum sambil mengedipkan mata nya ke arah Dave membuat Dave tersenyum kepada nya


" Kau memang hebat sekali dan jika kau terus berlatih maka bukan tidak mungkin juga kau bisa mengalah kan kita karena kegigihan mi dalam berlatih bisa membuah kan hasil yang bagus sekali ". Kata Morgan


" Ah sejak tadi kalian selalu memuji Ku , jadi Mali sendiri aku nya ". Kata Felisha


" Kanapa harus Malu , kamu memang layak mendapat kan pujian bahkan aku juga merasa memang kamu mudah sekali untuk di latih kali ini bahkan tidak ada kesulitan sama sekali dari ku swety selama kita latihan Dari awal hingga sekarang ". Kata Dave


" Dan semua juga berkat kesabaran kamu juga sayang ". Kata Felisha


" Jika di adu dengan Mel seperti nya kamu akan memenangkan nya Felisha ". Kata Carles


" Aku tidak ada apa-apa nya di Banding kan dengan adik sang bos mafia ". Kata Felisha


" Ya kamu malah lebih hebat kan kamu adalah istri dari bos mafia itu sendiri ". Kata Gerald


Felisha tersenyum dan kini dia pun melanjutkan latihan nya sekarang bahkan sasaran bergerak pun bisa dia tembak dengan sekali tembakan saja saat ini . Benar-benar membuat mereka semua takjub dengan apa yang Felisha tunjukkan sekarang bahkan mereka juga kini hanya mengamati setiap latihan yang Dave berikan kepada Felisha saat ini . Bahkan Dave juga mengajari nya memakai pisau kecil juga


" Sudah swety istirahat dulu jangan terlalu memaksakan diri nanti kamu akan kelelahan ". Kata Dave


Dor Dor Dor


Tiga tembakan terakhir dalam latihan nya kali ini menutup semua nya dan kini dia pun segera duduk dengan yang lain nya juga saat ini untuk mengobrol bersama sekarang tentang apa saja yang harus Felisha benahi nanti nya bahkan dia kini mendengar pendapat dari para sahabat Dave dengan seksama dan dia juga menerima semua saran yang di berikan mereka semua juga tanpa terkecuali


" Maaf jika aku membawa mu dalam masalah swety ". kata Dave sambil mencium pucuk kepala sang istri


" Tidak masalah dan ini juga adalah pelajaran hidup sayang jadi jangan merasa bersalah atas semua yang terjadi kepada kita ". Kata Felisha


Sama sekali dia tidak menyalahkan Dave bahkan dia pun sudah menerima semua nya dengan baik sekarang ini dan kembali menatap hidup nya bersama dengan suami tercinta nya sekarang ini

__ADS_1


" Kau beruntung sekali Dave bisa mendapat kan dia yang bisa menerima diri mu apa adanya bahkan dia juga tidak terlalu menuntut mu juga ". Kata Sean


" Justru aku yang beruntung kali mendapat kan suami seperti Dave bahkan dia sangat baik dan pengertian sekali kepada ku ". Kata Felisha


" Ya itu karena yang menjadi istri nya kau Felisha sahabat masa kecil nya dan juga cinta pertama nya dan jika saja bukan diri mu maka tidak mungkin Dave sebaik saat ini ". Kata Revan


" Kami semua tahu bagaimana susah nya Dave mencari keberadaan mu di tengah dia mencari tahu kebenaran kematian keluarga Mel ". Kata Morgan


Mereka tahu jika Dave memang sangat susah sekali untuk melupakan sahabat kecil nya dulu bahkan dia juga sangat berusaha mencari Felisha dulu hingga pertemuan itu pun terjadi


" Sudah jangan membahas hal itu lagi yang penting sekarang kamu harus bisa bela diri sweety dan aku akan selalu mengajarkan kepada kamu asal kamu mau maka kapan pun aku siap mengajari mu ". Kata Dave


" Tentu saja aku sangat siap sekali bahkan jangan hanya berlatih tembak saja memanah pun aku juga mau ". Kata Felisha


" Nanti aku akan mengajar kan semua nya tapi secara bertahap dan tidak bisa langsung ". Kata Dave


Dia tidak mau terlalu membebani Felisha agar dia bisa tangguh dan Dave hanya ingin dia bisa menggunakan pistol saja agar bisa melindungi diri nya dari musuh seperti waktu itu dan dia juga bisa duet dengan Mel nanti nya untuk menghabisi musuh mereka yang berani sekali mendekat


" Kita pulang sekarang swety dan aku akan mengajak mu jalan-jalan setelah ini ". Kata Dave


" Apa kamu tidak mau ke kantor saja saya sayang, kasihan Robin jika selalu saja mengurus semua nya sendiri ". Kata Felisha


" Dia sangat hebat dan bisa di andalkan jadi tidak masalah jika dia sendiri yang melakukan nya jadi ayo kita pulang ganti baju dulu lalu pergi bersama ". Kata Dave


" Kalau begitu kita cabut juga Dave untuk mengurus pekerjaan lain nya dan mungkin saja nanti malam kita akan pergi ke rumah kau lagi Dave ". kata Morgan


Dave mengangguk kan Kepala nya dan kini mereka segera pergi ke tujuan masing-masing dan Dave pun juga melajukan kendaraannya dengan cepat juga


" Sayang kenapa aku jarang melihat Mel ya sekarang ?". Tanya Felisha


" Dia sibuk dengan tugas kuliah nya yang semakin menumpuk karena satu bulan dia tidak masuk jadi harus menyelesaikan nya dengan cepat ". Kata Dave


" Apa kamu tidak mau membantu nya sayang kan kasihan dia jika harus melakukan nya sendiri?". Tanya Felisha


Kini mobil mereka sudah sampai di rumah dan Dave pun segera mengajak istri nya ini keluar lalu melangkah kan kaki nya masuk ke dalam untuk berganti pakaian setelah mereka berolahraga tadi


" Bagaimana kalau kita mandi bersama ". Kata Dave menawarkan


" Bukan hanya mandi saja pasti nya jika kita lakukan bersama dan itu pasti akan membuat ku sangat kelelahan ". Kata Felisha


" Olahraga itu juga sangat penting sweety agar kita bisa segera mendapat kan Dave junior nanti nya ". ,kata Dave masih saja menggoda Felisha


" Jangan aneh-aneh ya katanya kita kau jalan bersama jadi membuat Dave junior nya nanti saja bahkan kita juga sudah melakukan nya setiap hari bukan jadi tunggu saja hasil nya ". kata Felisha lalu masuk ke dalam kamar mandi sekarang bahkan saat ini Dave pun juga pergi ke balkon rumah nya untuk menatap sekitar rumah nya saja sekarang dan dia terlihat santai sekali kali ini di sana.


Setelah Felisha selesai mandi dan berpakaian rapih kini dia pun menyuruh Dave untuk segera membersihkan diri nya juga dan Felisha menyiapkan baju ganti untuk nya saat ini


Sementara itu di kantor milik Dave , Robin terlihat sangat sibuk sekali bahkan dia yang menghendel segala nya saat ini karena Dave memang tidak mau pergi ke kantor dan meninggalkan istrinya sendiri walaupun di sana keamanan sudah di tambah dan para anak buah shawn juga ikut menjaga di sana namun tetap saja jika Dave belum meyakini jika Felisha sudah bisa di tinggal maka dia tidak akan meninggalkan nya


" Ma'af tuan Robin beberapa hari yang lalu ada yang mencari anda dan bos ". Kata asisten Robin di kantor


" Siapa dia ?". Tanya Robin


Padahal sebenarnya dia sudah tahu siapa yang di maksud hanya saja Robin ingin basa basi saja menanyakan nya saat ini


" Dia mengatakan jika dia adalah klien dari tuan Dave ". Kata asisten itu


" Jika dia datang lagi dan aku atau tuan tidak ada maka jangan biarkan dia masuk kembali ke kantor dan bilang saja untuk membuat janji dulu agar tidak datang terus menerus ke kantor ". Kata Robin


" Baik tuan saya akan mengatakan nya jika dia datang kembali dan saya permisi dulu tuan ". Kata asisten tersebut lalu bergegas meninggalkan ruangan Robin

__ADS_1


Sementara Itu Robin masih berkutat dengan pekerjaan nya saat ini dan setelah selesai dia pun segera pergi keluar ruangan kerja nya untuk menemui klien di sebuah restoran ternama di kota itu. Robin tidak menggunakan supir dan dia mengemudikan mobil nya sendiri saja saat ini karena dia juga suka melakukan nya sendiri jadi hal itu sudah biasa bagi nya saat ini


Di dalam restoran Anatasya dan Demian juga sudah bertemu dan mereka juga sudah membahas beberapa hal tadi


" Apa kau musuh dari Dave ?". Tanya Anatasya sambil meminum minuman nya saat ini


" Aku hanya penasaran sekali dengan nya kenapa dia bisa Dengan mudah sekali mengembangkan bisnis nya ". Kata Demian mencoba untuk mengorek informasi dari Anatasya yang dia tahu sebagai mantan tunangan Dave waktu itu


" Dave memiliki relasi yang bagus dan para sahabat nya pun juga memiliki hal yang sama dengan nya jadi mereka saling membantu hingga bisa sukses bersama". Kata Anatasya


" Lalu kenapa kau dan Dave batal menikah apa karena istri nya itu ?". Tanya Demian


" Itu bukan lah urusan mu dan asal kau tahu bahkan aku lebih baik dari istri nya itu hanya saja Dave saja buta tidak melihat nya ". Kata Anatasya


" Rupa nya kau masih menyukai nya ya nona Anatasya". Kata Demian sambil tersenyum menatap Anatasya saat ini bahkan dia kini berpikir untuk bisa memanfaatkan wanita itu agar pekerjaan nya di permudah


" Siapa yang tidak suka dengan Dave , selain dia hebat dia juga sangat kaya raya Bahkan usaha nya sangat banyak sekali ". Kata Anatasya


materialistis itulah yang saat ini menjadi penilaian Demian tentang Anatasya bahkan dia pun jika di nikahkan dengan wanita seperti ini tentu saja akan menolak karena dia hanya menginginkan harta saja


" Lalu apa kau sering mengunjungi Dave di rumah nya sebelum dia menikah atau setelah menikah kau masih memiliki hubungan baik dengan nya ?". Tanya Demian


" Tentu saja tidak Bahkan aku juga baru sampai di negara ini beberapa waktu yang lalu tapi aku juga pernah mengunjungi rumah Dave namun tidak di perbolehkan masuk ke sana bahkan di sana sangat lah ketat sekali penjagaan nya ". Kata Anatasya


Demian hanya mengangguk kan Kepala nya saja dan dia juga meminta kepada Anatasya alamat rumah Dave dengan alasan dia akan mengunjungi nya nanti dan tanpa berpikir panjang juga Anatasya memberikan alamat rumah itu . Terlihat dari kejauhan Robin memperhatikan interaksi kedua nya namun dia juga tahu jika mereka hanya membahas hal yang tidak penting saja saat ini jadi Robin tidak terlalu menghawatirkan nya juga . Kini dia segera pergi masuk menemui klien yang sudah menunggu sejak tadi di sana


Kini Dave dan Felisha juga sudah bersiap untuk pergi ke mall dan mereka kini sudah menggunakan pakaian dengan warna senada sesuai dengan apa yang Felisha siapkan tadi untuk nya


" Ayo swety masuk ". Kata Dave


Felisha segera masuk ke mobil dan kembali Dave dan dia pergi dari sana menuju mall untuk jalan dan belanja juga di sana


" Dave ini bukan jalan menuju mall kan tapi ini jalan menuju rumah Alexander". Kata Felisha


" Kita memang akan ke sana swety karena kita akan pergi bersama dengan Jane dan juga Rafael". Kata Dave


Felisha tersenyum senang mendengar nya bahkan dia tidak menyangka jika Dave mau mengajak mereka berdua juga untuk jalan bersama dengan nya


Setelah sampai di halaman rumah ternyata Rafael dan Jane sudah siap bahkan mereka sudah menunggu di depan


" Kenapa kau sangat lama sekali Dave , apa kau sengaja membuat kaki ku ini kram agar nanti tidak bisa ikut bersama dengan mu ". Kata Rafael kesal sekali karena dia menunggu kedatangan Dave sudah satu jam bahkan sejak tadi dia juga mondar mandir di sana seperti setrikaan menunggu kedatangan Dave


" Jika kau terus saja mengomel maka aku akan meninggalkan mu di sini ". Kata Dave


Rafael pun segera masuk dan duduk di depan sementara itu Felisha dan Jane duduk di kursi belakang


"Bahkan aku adalah kakak ipar mu dan kau tidak menghargai hal itu Dave ". Kata Rafael


" Memang nya berapa uang yang harus aku bayar untuk menghargai nya ?". Tanya Dave sambil menyeringai


Dia tahu jika Rafael akan marah jika dia menyinggung nominal tentang perkataan nya tadi bahkan dia pasti mengira jika Dave akan membeli harga diri nya padahal itu hanya candaan Dave saja saat ini


" Jangan mentang-mentang kau lebih kaya dari ku jadi seenak jidat mu Dave ". Kata Rafael


Bahkan dia mengomel Tidak jelas saat ini membuat Dave hanya menaikkan alisnya saja mendengar Omelan Rafael dan itu juga sesuai dengan prediksi nya kali ini


" Jadi kau mengakui ku lebih kaya dari mu , syukur lah jika kau sudah sadar akan hal tersebut ". Kata Dave


Mendengar itu pun Rafael langsung terdiam bahkan dia juga menyesali apa yang dia katakan tadi jika Dave lebih kaya dari nya

__ADS_1


"Lihat lah Felisha mereka berdua sangat lah tidak akur sekali layak nya tom and Jerry". Kata Jane


" Benar sekali dan mereka juga tidak ada yang mau mengalah sedikit pun dan saling menjatuhkan juga". Kata Felisha sambil tersenyum melihat hal tersebut


__ADS_2