
Mereka semua kini sudah meninggal kan hotel milik Gerald bahkan Dave sejak tadi hanya bersantai saja di mobil karena yang mengemudi juga Robin bukan diri nya
"Apa Mel tidak di jemput ?". Tanya Felisha
"Ada Revan yang akan menjemput nya jadi kamu tenang saja ". Kata Dave
"Dia banyak juga ya yang menyukai sama seperti kakak nya ". Kata Felisha
Dave menatap Felisha dan Felisha pun memalingkan wajah nya karena dia tidak berani menatap Dave saat ini bahkan dia juga terlihat sangat gugup sekali dan merasa jika ucapan nya tadi akan memancing kemarahan Dave nanti nya
"Apa yang kamu katakan tidak lah benar , dulu pun juga aku tidak terlalu bermain wanita ". Kata Dave
"Tidak terlalu bukan berarti tidak pernah melakukan nya kan ". Kata Felisha
"Tapi itu dulu dan sekarang semenjak aku mengenal kamu semua nya sudah berubah ". Kata Dave
Bukan semenjak mengenal tetapi memang setelah bertemu dengan kekasih masa lalu nya Dave berubah sekali dan dia juga tidak pernah pergi lagi ke bar dan jika dia pergi pasti ada hal yang penting yang harus di bicara kan dengan yang lain nya di sana
"Apa kita akan langsung pulang ke rumah kamu ? aku tidak bawah baju banyak ". Kata Felisha
"Jika tidak punya baju bisa beli saja nanti nya ". Kata Dave
"Kamu ini suka sekali ya menghabiskan uang untuk hal yang tidak perlu ". Kata Felisha mengomel kepada suami nya itu
"Apa kamu tidak perlu baju untuk ganti ". Kata Dave
"Ya butuh , kalau tidak pakai baju kan malu juga .Tapi aku sudah punya banyak pakaian di rumah jadi tidak perlu beli lagi ". Kata Felisha
Dia terus saja mengomel tentang baju yang memang tidak dia bawah bahkan ketika menginap di hotel saja waktu itu dia di belikan baju oleh Mel dan juga Kristal. Dave yang melihat istri bay itu banyak omong hanya bisa tersenyum saja bahkan dia juga sejak tadi mendengar kan apa saja yang di katakan oleh Felisha serta tak lupa juga dia menatap istrinya itu ketika dia sedang berbicara
Cup
Satu ciuman dari Dave di pipi istri nya membuat Felisha pun terdiam seketika bahkan dia kini mencubit Dave karena dia lagi dan lagi membuat nya kaget sekali
"Kalau seperti ini cantik sekali ya istri ku ini ". Kata Dave
__ADS_1
Felisha terdiam tapi dia kini menatap Dave karena Dave selalu saja menggoda nya bahkan kali ini di depan Robin dia berani sekali menggoda nya
"Sudah kamu diam saja Dave , kalau terus bicara membuat ku pusing saja ". Kata Felisha
Dave tampak tidak memperdulikan nya bahkan dia kini terlihat sangat senang sekali setelah menggoda istri nya itu.
Kini mereka sudah sampai di rumah dan terlihat juga Dave kini menggandeng tangan istri nya untuk segera masuk ke dalam dan barang-barang nya tentu saja di bawah oleh Robin selalu asisten nya
Felisha mengikuti Dave bahkan dia juga beberapa kali menatap Dave yang kini memegang tangan nya itu
Mereka sudah sampai di kamar nya dan kini Felisha pun terlihat berjalan menyusuri kamar milik Dave yang terlihat sangat luas dan rapi itu bahkan dia melihat barang-barang di sana yang tidak terlalu banyak
"Ini tuan barang anda ". Kata Robin
Dave mengangguk kan Kepala nya dan kini dia Robin segera keluar dari kamar nya Setelah itu Felisha pun segera mengambil koper milik mereka berdua karena dia harus menata pakaian yang ada di dalam koper saat ini
"Lemari nya ada di sana , kamu bisa merapikan nya sekarang. Aku keluar sebentar, jika butuh sesuatu turun lah ke bawah karena ada Liam yang akan membantu kamu jika aku dan Robin pergi ". Kata Dave
Dia kini pergi keluar dari kamar nya dan segera menemui Robin yang memang sedang menunggu nya di sofa ruang tamu Sementara itu Felisha kini merapikan semua pakaian nya dan menata nya di dalam almari
"Bagaimana Robin , apa ada sesuatu yang kau temukan ?". Tanya Dave
"Masih belum ada petunjuk tuan tapi saya mendengar kabar jika tuan Matthew mengincar nona Mel ". Kata Robin
Dave terlihat mengepal kan kedua tangan nya bahkan dia merasa ingin sekali membunuh nya saat ini juga tapi dia belum bisa melakukan nya karena dia belum melihat jika memang dia melakukan pergerakan
"Tetap waspada Robin karena aku tidak mau jika terjadi sesuatu kepada Mel dan juga Felisha ". Kata Dave
"Seperti nya hal itu tidak akan terjadi Dave karena Matthew tahu jika Shawn mendekati Mel dan dia juga terlihat tertarik dengan adik mu itu ". Kata Gerald
Dave tidak akan menurun kan waspada nya meski pun itu benar ada nya dan dia juga akan memperketat pengamanan di rumah nya karena ada istri tercinta nya di rumah jadi Dave tidak mau mengambil resiko apapun nanti nya
"Jika dia mulai menyerang maka aku sendiri yang akan menghadapi nya ". Kata Dave
Dave memang tidak pernah takut dengan apapun bahkan rasa sakit sudah kebal untuk nya jadi dia pun tidak merasa apapun jika berhadapan dengan lawan nya, walaupun tubuh nya terluka dia tidak akan memperlihatkan reaksi apapun nanti nya .
__ADS_1
****
Shawn yang memang sejak tadi belum mendapat kan jawaban dari Meilani pun kini masih saja mengganggu nya bahkan Rose teman Meilani pun memilih pulang terlebih dahulu karena dia juga tidak berani mengganggu mereka berdua
"Minggir gak ". Kata Mel dengan ketus nya
"Jawab dulu Mel baru gue akan Minggir ". Kata Shawn
"Dasar batu , di bilangin masih saja gak mau dengar ". Kata Mel
Dia kini menginjak kaki Shawn agar bisa segera pergi namun sayang nya Shawn kembali menarik nya dan membuat Mel pun kini berakhir di pelukan nya lagi
"Lo ya benar-benar kurang ajar sekali
Lepas gak". Kata Mel
Shawn hanya tersenyum saja sambil dia menggelengkan kepala nya bahkan dia juga Menatap Mel yang dia rasa sangat menggema sekali
"Mel ". Panggil Revan yang kini berjalan menghampiri nya
"Lama tidak bertemu Shawn ". Sapa Revan membuat Shawn pun kini melepas kan pelukan nya dan menatap Revan yang sudah ada di depan nya
"Kenapa jemput gue , kan sudah gue bilang jika gue sudah gak mau lagi ya Lo jemput ". Kata Mel karena dia masih kesal dengan Revan
"Jadi Lo gak mau gue jemput karena sudah ada Shawn yang akan mengantar kan pulang ". Kata Revan sambil tersenyum menatap Mel
"Gue juga mana mau pulang dengan dia ". Kata Mel yang kini berjalan meninggalkan mereka dan segera masuk ke dalam mobil Revan
"Ayo cepat pulang atau gue nyetir sendiri nanti ". Teriak Mel
Revan pun tersenyum dan kini dia pun segera berbalik untuk menuju mobil
"oh ya Shawn, bisa kita bertemu nanti malam di bar ?". Tanya Revan
"Gue akan kesana nanti ". Kata Shawn dan Revan mengangguk kan kepala nya setelah itu dia berjalan cepat menuju mobil karena Mel sudah pasti akan marah dengan nya nanti
__ADS_1