
Para sahabat Dave masih melihat bagaimana aksi Dave membantu istri nya itu dalam memasak di dapur dan mereka pun tersenyum karena Dave juga ahli sekali membantu Felisha di sana
Prok Prok Prok
Tepuk tangan mereka terdengar ketika Dave dan Felisha sudah menyelesaikan masakan mereka dan kini mereka pun berjalan menghampiri mereka berdua di sana
" Wah Dave ternyata kau sangat ahli sekali ya dan jago memasak . Aku baru tahu akan hal tersebut". Kata Sean
" Aku anggap itu sebagai pujian dari mu Sean ". Kata Dave
" Kalian di sini rupa nya , tapi sayang nya aku hanya memasak untuk porsi ku dan Dave saja ". Kata Felisha
" Tidak apa-apa Fel makan saja dan kita di sini juga tidak akan mengganggu acara makan mu juga ". Kata Revan
" Tapi tetap saja aku akan merasa sangat tidak enak sekali jika seperti ini ". Kata Felisha
" Kenapa harus tidak enak bahkan jika kalian bermesraan di depan kita pun itu juga tidak akan menjadi masalah sama Sekali ". Kata Morgan
" Kau menyindir ya Morgan ". Kata Felisha
" Tidak . Aku hanya berkata sejujurnya ". Kata Morgan
" Tumben kalian datang kemari jam segini , apa ada hal yang di bahas dengan suami ku ini ?". Tanya Felisha sambil kini sudah memasukkan makanan di mulut nya
" Kita hanya ingin main saja di rumah Dave , apa tidak boleh ". kata Carles
" Tentu saja boleh dan kapan-kapan aku juga ingin main ke rumah mu juga Carles ". Kata Felisha
" Jangan perbolehkan dia ke rumah mu Carles karena dia hanya akan menghina setiap barang yang kau punya saja ". kata Morgan
" Seperti nya kau masih sakit hati ya Morgan dengan Ku kemarin ". kata Felisha
" Aku tidak pernah merasa begitu sama sekali dan aku hanya mengingatkan saja kepada Carles ". Kata Morgan
" Sudah , sweety Ayo makan saja dulu dan kalian tunggu saja di ruang tamu ". Kata Dave
" Apa kalian hanya membawa tangan kosong saja kemari ?". Tanya Felisha
Morgan dan yang lain nya pun menyerah kan apa yang mereka bawah tadi kepada Felisha sekarang ini dan terlihat sekali Felisha sangat senang sekali menerima nya dan dia juga tersenyum kepada Morgan
" Terima kasih banyak ya Morgan , kau baik sekali ". Kata Felisha
" Aku akan terlihat baik jika memberimu hadiah bukan ". Kata Morgan lalu pergi duduk manis di sofa sekarang ini dan Dave serta Felisha melanjutkan makan nya sekarang. Felisha kini menyuapi Dave dan Dave tidak menolak sama sekali apa yang di lakukan istri nya itu
" Rasa nya lumayan juga ya sayang ". Kata Felisha
" Menurut ku ini sangat lezat swety ". Kata Dave
" Tapi potongan yang kamu lakukan tadi terlalu besar jadi tidak enak sekali jika di makan ". Kata Felisha
" Perasaan aku sudah mencoba nya untuk bisa sekecil mungkin tapi ternyata masih kebesaran ya . Besok aku akan belajar lagi memotong ". Kata Dave
" Iya belajar saja tapi jangan setiap hari karena kamu harus pergi ke kantor sayang , kasihan Robin jika terus menerus mengganti kan kamu ". Kata Felisha
" Iya tenang saja , aku juga sudah mulai ke kantor kan tadi dan bersama kamu juga ". Kata Dave
" Iya tapi hanya sebentar saja lalu pulang hingga insiden itu terjadi kepada Robin tadi kan ". Kata Felisha
" Itu sudah takdir nya jadi tidak perlu membahas nya lagi dan habiskan saja makanan nya lalu naik lah ke atas atau jalan ke taman di temani Liam ". Kata Dave
" Kalau aku ikut dengan kamu apa tidak boleh ?". Tanya Felisha
" Mau mendengarkan pembicaraan ku dengan mereka semua ?". Tanya Dave
" Tidak juga sih karena aku juga tidak akan pernah mengerti dengan pembahasan kalian semua ". Kata Felisha
" Ya sudah habiskan lalu lalukan apapun yang kamu suka di rumah ini ". Kata Dave mencium kening Felisha lalu dia pun pergi meninggalkan nya dan berjalan menghampiri para sahabat nya yang sudah menunggu dia sejak tadi di ruang tamu
" Ada apa , bukan nya aku menyuruh kalian untuk bertemu nanti malam di markas kenapa malah datang kemari ?". Tanya Dave
" Kita hanya penasaran saja Dave dengan apa yang akan kau bahas nanti nya ". Kata Gerald
" Tidak bisa jika aku membahas nya di sini karena ada istri ku dan juga bisa saja Mel datang tiba-tiba kemari ". kata Dave
" Apa tidak bisa membahas di ruang kerja mu Dave , kami sangat penasaran sekali dengan pembahasan ini ". Kata Sean
" Sudah ku katakan jika tidak bisa di bahas di ini kenapa kalian masih saja cari tempat. Bahkan Felisha juga bisa masuk secara langsung ke ruang kerja ku dan aku tidak ingin jika dia mendengar pembicaraan kita nanti nya ". Kata Dave
" Jadi sia-sia saja kita datang kemari ". kata Revan
" Sudah tidak apa-apa, ngobrol santai saja Dave sekarang dari pada tidak ada obrolan dan kita pulang , kan sayang sekali tenaga kita tadi ". Kata Sean
" Apa kau sudah menemukan siapa pelaku orang yang ingin melukai Robin tadi Dave ?". Tanya Morgan
" Aku masih belum bisa menemukan nya dan yang jelas ini memang di sengaja dan ada orang yang memang menarget kan Robin ". Kata Dave
" Apa itu musuh mu yang tidak suka dengan mu Dave hingga ribuan pun akan di buat celaka oleh nya ?". Tanya Revan
__ADS_1
" Seperti nya tidak dan aku merasa jika ini adalah musuh dari Robin sendiri ". Kata Dave
Mereka terkejut sekali dengan apa yang di katakan Dave . Mereka tidak percaya jika Robin memiliki musuh karena dia selalu bekerja di bawah Dave jadi jika dia memiliki musuh maka itu adalah musuh nya Dave dan kini Dave mengatakan jika itu adalah musuh Robin sendiri jadi mereka sangat heran dan merasa aneh sekali
" Apa kau yakin jika Robin memiliki musuh Dave ?". Tanya Sean
" Yakin sekali bahkan sangat yakin sekali ". Kata Dave
" Apa kau tahu siapa musuh nya ?". Tanya Morgan
" Aku belum mengetahui nya sama sekali tentang hal tersebut ". Kata Dave
" Sungguh aneh sekali karena mendadak Robin memiliki musuh pribadi dan kita tidak tahu siapa dia ". Kata Carles
" Apa jangan-jangan anak buah dari Shawn karena Shawn sudah tahu hubungan Robin dan juga Mel ". Kata Revan menebak
" Apa dia yang melakukan nya , tapi aku rasa tidak mungkin karena tadi dia juga masih jalan dengan Mel bukan dan jika dia sudah tahu pasti Shawn akan mengajak Dave berperang nanti nya karena dia tidak terima sama sekali dengan hubungan Mel ". Kata Sean
" Jangan berpikir terlalu jauh Sean ". Kata Morgan
" Di mana Mel sekarang Dave ?". Tanya Revan
" Dia sedang pergi dengan Marvin dokter yang pernah menangani nya di rumah sakit Shawn dulu ". Kata Dave
" Dokter yang sangat sulit sekali di hubungan dan di cari keberadaan nya tapi dia sangat hebat sekali dalam menangani pasien nya ". Kata Gerald
" Jadi mereka sedang jalan berdua saja dan kau memberikan izin Dave ?". Tanya Carles
" Apa tidak masalah jika mereka hanya berdua saja ?". Tanya Revan
" Aku memang sengaja membiarkan Mel dengan nya karena hari ini suasana hati Mel sedang buruk sekali setelah melihat Robin bersama dengan Kristal tadi ". Kata Dave
" Jadi kalian ke sana Dave, ke rumah Kristal ". Kata Sean
" Tentu saja dia ke sana karena ada istri nya yang pasti mengajak nya untuk menemui sahabat nya itu ". Kata Morgan
" Percintaan memang selalu rumit sekali dan tidak bisa di tebak sama sekali bagaimana akhir nya nanti ". Kata Sean
" Kenapa kau jadi melow Sean ". Kata Morgan
" Kita pindah saja ke ruang kerja sekarang. Liam ". Panggil Dave
" Iya tuan saya , ada apa ?". Tanya Liam
" Kemana istri ku ?". Tanya Dave
" Nyonya sedang menonton film favorit nya tuan di ruang atas ". Kata Liam
" Jika dia keluar dari ruangan menonton segera beri tahu aku Liam dan aku akan pergi ke ruangan kerja sekarang bersama dengan mereka semua ". kata Dave
" Baik tuan nanti akan saya lakukan hal tersebut ". Kata Liam
Kini Dave pun segera pergi ke ruangan kerja bersama dengan para sahabat nya di sana dan dia terlihat sangat santai sekali saat ini . Mereka sudah ada di ruang kerja dan tengah duduk santai di sana
" Dave bagaimana, apa kau akan melakukan penyerangan nanti nya ?". Tanya Sean
" Ya aku akan melakukan nya dalam dua hari lagi jadi siapkan juga semua nya karena aku akan melakukan simulasi penyerangan di tempat Justin nanti nya ". Kata Dave
" Apa itu tidak akan menimbulkan masalah Dave nanti nya ". Kata Morgan
" Tidak justru itu adalah peringatan yang ku berikan kepada Justin karena dia sudah berani mengusik ku di sini ". Kata Dave
" Dan hari ini pun aku juga mendengar jika perusahaan dia sedang dalam masalah Dave , apa itu ulah mu juga ?". Tanya Gerald
" Memberikan dia sedikit pelajaran bukan nya tidak masalah karena dia terlalu jauh melangkah jadi harus kita berikan hambatan sedikit saja sekarang ini ". Kata Dave
" Kau memang selalu tidak bisa di tebak Dave Bagaimana mau nya ". Kata Carles
" Revan , apa Shawn sudah mau menerima untuk membantu mu mencari tahu dimana keberadaan ketua Geng Black World?". Tanya Dave
" Kenapa tanya itu lagi Dave , sudah ku katakan bukan kemarin jika dia tidak berminat sama sekali akan hal tersebut bahkan aku sudah membujuk nya waktu menginap di rumah dia tapi tetap saja dia tidak mau membantu ku ". Kata Revan
" Jadi kau tahu dia mana rumah Shawn, apa sangat megah dan banyak penjaga nya di sana ?". Tanya Sean
" Biasa saja dan kalian kenapa sangat kepo sekali dengan Shawn ". Kata Revan
" Karena dia sangat misterius sekali menurut ku ". Kata Morgan
" Dia memang sangat misterius maka satu itu dia bisa menjadi ketua dari Black World ". Kata Dave membuat mereka semua menatap Dave tidak percaya saat ini apalagi Revan , dia tidak percaya sama sekali dengan apa yang dia dengar kali ini
" Dave jangan bercanda karena itu tidak lucu sama sekali ". Kata Revan
" Mana pernah aku bercanda dengan hal seperti ini ". Kata Dave
" Kau yang menjadi sahabat nya kenapa bisa tidak tahu akan hal tersebut Revan , bodoh sekali kau ini ". Kata Sean
Revan memang sahabat Shawn tapi dia pun juga tidak tahu jika Shawn adalah ketua Geng besar yang juga merajai dunia saat ini bersama dengan Geng milik Dave
__ADS_1
Dan kini di taman Mel dan Marvin pun tampak asik duduk berdua di sana . Sejak tadi banyak sekali yang Mel minta dan Marvin pun mengabulkan nya karena nanti dia akan mendapat kan uang ganti Dari Shawn
" Banyak sekali ya makan Lo Mel tapi gak gemuk-gemuk Lo Mel ". Kata Marvin
" Jangan mengganggu gue Marvin karena gue sedang dalam mood yang buruk sekali hari ini ". Kata Mel
" Makan saja es krim Mel agar mood Lo kembali membaik ". Kata Marvin
" Nanti saja karena di sini masih banyak sekali makanan yang belum gue makan dan Lo harus membantu menghabiskan nya sekarang ". Kata Mel
" Sudah gue bilang kan tadi jangan banyak-banyak Mel kalau beli malah beli satu karung , ya habiskan saja sendiri nanti ". Kata Marvin
" Gak asik Lo Marvin ". Kata Mel yang kini sudah berdiri dan hendak membuang sampah bungkus dia makan tadi
Bug
Tak sengaja Mel bertabrakan dengan seseorang hingga membuat dia jatuh dan Marvin pun mendekati nya sekarang
" Hey kalau jalan lihat-lihat dong , main tabrak saja ". kata Mel yang kini sudah berdiri di bantu oleh Marvin
" Tuan Jack, kenapa dia ada di sini ". Batin Marvin
" Bukan nya kau yang menabrak ku nona dan kenapa kau malah menyalahkan ku ". Kata Jack
" Ah kau ini , kita berdua yang salah jadi harus saling meminta maaf sekarang ". Kata Mel
" Aku tidak salah jadi kenapa harus meminta Ma'af nona ". Kata Jack masih tetap tidak mau meminta Ma'af Kepada Mel padahal Marvin sudah memberikan dia kode tadi agar menurut apa yang Mel katakan namun dia tetap saja menolak nya
" Gue juga salah dan Lo juga salah jadi kita berdua sama salah nya dan harus sama meminta maaf nya ". Kata Mel
" Minta Ma'af saja sekarang ". Kata seseorang dari kejauhan yang kini berjalan menghampiri Mel
Ya siapa lagi kalau bukan Shawn, dia kini datang menghampiri Mel yang sedang berada di taman bermain Marvin dan juga Jack yang baru saja bertabrakan dengan Mel
" Ya sudah nona Ma'af kan aku tadi tidak sengaja menabrak mu ". Kata Jack ketika dia melihat tatapan mata tajam dari Shawn
" Iya tidak masalah dan gue juga minta Ma'af ya tadi karena sudah marah dengan Lo ". Kata Mel
Kini Jack pun sudah pergi sekarang dan tinggal lah mereka bertiga di sana sekarang ini dan Mel pun mengajak mereka untuk duduk di kursi lagi
" Lo kok bisa ada di sini Shawn?". Tanya Mel sambil kembali memakan makanan nya
" Cari angin saja ". Jawab Shawn asal
" Duduk sini saja dan ini Lo pasti kenal bukan dengan dia , dokter yang menangani gue dulu di rumah sakit milik Lo ". Kata Mel
" Ya gue masih ingat dengan nya . Pengangguran sekali ya dia hingga bisa ada di sini bersama dengan Lo ". Kata Shawn
" Karena bos saya memang baik hati tuan jadi saya bisa menemani sahabat saya ini . iya kan Mel ". Kata Marvin sambil tersenyum menatap Shawn membuat Shawn pun menatap tajam kearah dia sekarang ini
" Benar sekali dan Lo beruntung bisa memiliki dia sebagai bos karena Lo bisa ada di saat gue butuh kan ". kata Mel tersenyum senang
" Apa ada sesuatu yang menganggu Lo Mel hingga membutuhkan dia di samping Lo ?". Tanya Shawn
" Tidak ada hanya saja memang Marvin sahabat gue yang baik jadi dia bisa mengatasi masalah gue ". Kata Mel
Shawn hanya menatap Marvin saja sekarang dan dia pun kembali menatap Mel yang kini sedang asik sekali makan
" Apa pekerjaan Lo juga sudah selesai Shawn hingga Lo bisa bersantai di sini dan lelaki tadi kenapa dia seperti nya sangat takut ya melihat muka Lo ". Kata Mel menatap Shawn
" Mungkin karena tuan ini tidak bisa senyum jadi orang tadi takut dengan nya Mel " Kata Marvin
Menurut Marvin kapan lagi bisa menghina Shawn dan menjatuhkan dia jika tidak sekarang, jadi selama dia ada kesempatan dia akan mencoba untuk melakukan nya walaupun tatapan Shawn sudah menajam namun Marvin masih bisa Santai karena ada Mel di situ
" Iya , muka Lo harus ada senyuman nya sedikit Shawn biar kelihatan cakep nya dan sekarang buka mulut Lo ". Kata Mel
" Gue sudah kenyang Mel ". Kata shawn
" Sudah buka saja dan tidak usah banyak protes atau Lo memang gak suka ya bersahabat dengan gue ". Kata Mel
" Ya sudah gue akan membuka mulut gue sekarang". Kata Shawn
Dan Mel pun menyuapi nya beberapa kali dengan makanan yang dia beli bersama Marvin tadi dan hal tersebut sudah Marvin abadikan dalam ponsel nya agar nanti dia bisa mendapat kan uang dari Shawn
" Mel ,jika Lo sama dia saja tidak apa-apa kan , karena gue ada pekerjaan penting sekarang ". Kata Marvin
" Ya sudah gak masalah dan hati-hati Lo nanti di jalan . Terima kasih juga sudah menemani gue tadi dan membelikan banyak makanan ini ". Kata Mel
" Santai saja Mel tidak masalah sama sekali karena uang gue juga banyak . Gue pergi dulu ". Kata Marvin
Kini hanya ada Mel dan Shawn di sana berdua dan beberapa pengunjung lain nya juga yang menatap mereka sejak tadi
" Apa tidak ada tempat yang lain nya Mel yang ingin di kunjungi?". Tanya Shawn
" Tidak , gue suka dan betah di sini . Lo gak mau menemani gue di sini ?". Tanya Mel
" Tentu saja mau Mel dan apa pernah juga gue menolak apa yang Lo katakan. Tidak kan ". kata Shawn
__ADS_1
" Ya juga sih . Ya sudah lanjut makan saja dan lihatlah pemandangan di sini ". Kata Mel
" Apa yang harus di lihat Mel , gue tidak bisa melihat hal lain selain Lo yang ada di hadapan gue sekarang ini ". Kata Shawn membuat Mel memukul lengan nya karena gombalan nya itu