Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 94


__ADS_3

Dave masih berada di rumah Vincent dan kini dia pun masih mengobrol bersama dengan nya di sana.


"Kenapa harus menyewa anak buah ku , bukan nya kau masih memiliki anak buah di sini ". Kata Dave


"Tapi mereka tidak sehebat anak buah mu ". Kata Vincent


Dave hanya mengangguk kan Kepala nya bahkan dia kini menatap Vincent bahkan dia merasa dia memiliki rencana yang lain saat ini.


"Kau bisa membayar berapa untuk itu ?". Tanya Dave


"Berapa pun yang kau mau aku akan membayar nya ". Kata Vincent


"Aku akan memikirkan hal itu nanti nya . Tumben kau Datang kemari, apa ada hal penting di sini ?". Tanya Dave sambil kini meminum minuman yang sudah di sediakan


"Aku ingin membawa adik ku kembali ke Amerika jadi aku akan berada di sini dalam waktu yang belum bisa di tentukan ". Kata Vincent


Dave memikirkan siapa adik dari Vincent itu bahkan dia juga belum mengenal nya


"Adik taun Vincent adalah Shawn lelaki yang mendekati nona Mel di kampus ". Bisik Robin


Dave pun mengangguk mengerti bahkan dia juga kini menatap Vincent lagi kali ini


"Bukan nya adik mu ada di Australia ?". Tidak Dave memancing


Dave baru tahu juga jika Shawn adalah adik Vincent karena yang dia ketahui adalah Jeremy adik Vincent


"Ini adalah adik tiri ku dan aku ingin membawa nya kembali karena ada hal penting yang harus kita kerjakan bersama ". Kata Vincent


"Dia sangat bandel sekali hingga kabur kemari dan aku juga baru mengetahui nya ". Tambah Vincent


Dave tak langsung percaya akan hal itu dan dia akan bertanya dulu kepada Revan tentang Shawn karena dia pernah mengatakan jika kenal dengan nya


"Hanya untuk itu saja kenapa kau harus menyewa bodyguard di sini , anak buah mu saja kan sudah cukup ". Kata Dave


"Dia terlalu pintar Dave dan aku juga ingin meminta bantuan mu membawa nya ". Kata Vincent


"Untuk hal itu aku tidak akan ikut campur dan aku hanya bisa memberikan anak buah ku saja jika memang bayaran nya bagus ". Kata Dave


"Tidak masalah Dave , yang penting aku bisa memakai jasa anak buah mu untuk menjaga ku nanti jika aku bepergian dan menemui Shawn ". Kata Vincent


Dave mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun beranjak dari duduk nya karena dia juga harus segera kembali ke rumah nya untuk segera menemui istrinya

__ADS_1


"Aku akan mengabari nanti untuk berapa orang yang akan menjaga mu selama di sini ". Kata Dave lu pergi dari rumah Vincent bersama dengan Robin


"Dave , dia masih sama dan tidak berubah. Aku harus sabar menghadapi nya agar dia mau membantu ku membawa Shawn si br*****k itu ". kata Vincent sambil mengepalkan tangan ya


Dave dan Robin kini sudah pergi dari kediaman Vincent bahkan kini Dave terlihat terdiam saja setelah dari rumah Vincent


"Robin kita ke kampus Mel sebentar ". Kata Dave


"Baik tuan ". Kata Robin


Kini dia pun memutar mobil nya menuju kampus Mel dan terlihat sama seperti tadi bahwa Dave hanya diam saja tanpa berbicara apapun lagi


Jarak dari rumah Vincent ke kampus tidak lah lama namun Robin hanya santai saja mengemudikan mobil nya jadi perjalanan terasa agak lama sekali


"Apa kita masuk ke dalam tuan ?". Tanya Robin


"Tidak perlu, tunggu di sini saja ". Kata Dave


Dia hanya ingin melihat aktivitas kampus adik nya dari kejauhan saja karena dia juga tidak ingin kemunculan nya akan membuat Mel marah nanti kepada nya . Terlihat di sana kini Mel sedang asik mengobrol dengan Rose teman nya bahkan Shawn juga ikut ada di sana mengganggu Mel . Wajah kesal Mel pun terlihat jelas oleh Dave dan juga Robin bahkan beberapa kali juga dia memukul Shawn namun lelaki itu hanya tersenyum saja menanggapi apa yang Mel lakukan kepada nya


"Jadi dia Shawn adik tiri Vincent ?". Tanya Dave


"Kita kembali Robin sebelum Mel tahu kita ada di sini ". Kata Dave


Robin kembali melajukan mobil nya dan dia terlihat kini mengemudi dengan cepat nya agar segera sampai di kediaman Dave


Di rumah Felisha pun kini selesai memasak bahkan dia kini terlihat makan dengan sangat lahap nya kali ini


"Nona , apa ada yang anda butuhkan ?". Tanya Liam membuat Felisha terkaget di buat nya


"Tidak ada, hanya saja aku ingin pergi sebentar setelah ini karena aku ada janji dengan Kristal ". Kata Felisha


"Maaf nona , sesuai perintah tuan Dave jika anda di larang untuk keluar rumah ". Kata Liam


"Tapi aku benar-benar ada janji dengan Kristal bahkan ponsel ku pun juga tidak ada jadi aku tidak bisa membatalkan janji ku dengan nya ". Kata Felisha yang kini sudah menghentikan makan nya


"Untuk ponsel bisa anda tanyakan di tuan Dave karena beliau yang memegang ponsel anda saat ini ". Kata Liam


uhk uhk uhk


Felisha Langsung terbatuk mendengar hal tersebut dan dia berpikir juga kenapa Dave membawa ponsel nya bahkan dia juga tidak melakukan apapun

__ADS_1


"Kenapa Dave membawa ponsel ku ?". Tanya Felisha


"Untuk hal itu bisa anda tanyakan sendiri kepada tuan nanti nona ". Kata Liam


"Ah sudah lah , tapi apa benar aku tidak boleh keluar dari rumah ini ?". tanya Felisha


Liam pun hanya menjawab dengan anggukan saja bahkan kini Felisha terlihat sangat tidak senang sebab dia sudah tidak bisa ke manapun lagi dan merasa seperti menjadi tawanan Dave saja di rumah besar itu. Dia pun kini melanjutkan makan nya bahkan hampir saja Felisha tidak berselera makan namun dia juga terlihat sangat lelah sekali dan butuh tenaga jadi dia berusahalah untuk menghabiskan makanan nya


"Sudah bangun ternyata istri ku tersayang ". Kata Dave yang sudah ada di belakang Felisha lalu memeluk serta mencium pipi nya membuat Felisha kaget saja


"Baru makan ?". Tanya Dave


"Iya ". Jawab Felisha agak sedikit ketakutan


"Buat kan aku juga makanan seperti ini karena tadi pagi aku juga belum makan sebab istri ku belum bangun tadi ketika aku akan berangkat kerja". Kata Dave


Felisha pun berdiri dari duduk nya untuk segera membuat kan makan Dave bahkan dia juga menggerutu ketika memasak kembali


"Siapa yang membuat ku tidak bisa bangun , ya itu salah dia sendiri kan ". Kata Felisha


"Aku masih bisa mendengar nya sayang jadi jaga bicara mu jika tidak ingin hal semalam terulang lagi ". Kata Dave membuat Felisha kini menutup mulut nya lalu melanjutkan memasak nya saat ini


"Tuan saya kembali ke kantor dulu ". Kata Dave


"Baik lah . Urus semua pekerjaan di kantor dan jika ada hal yang penting bergerak lah Robin untuk mengurus nya ". Kata Dave


Robin memang sangat di percaya Dave dalam mengelola bisnis nya bahkan Dave tidak pernah mengecek rekening nya karena dia memang merasa Robin tidak akan pernah berhianat dengan nya dan Dave juga sudah kenal lama dengan Robin jadi apapun pekerjaan nya selagi Robin bisa mengatasi nya maka Dave akan melimpahkan nya kepada Robin tentu nya gaji dia pun juga sangat besar sekali karena selalu mengganti kan posisi Dave salam melakukan pekerjaan nya


"Pintar sekali istri ku ini memasak nya ". Kata Dave yang kini sudah berada di belakang Felisha


"Jangan seperti ini , aku bisa tidak konsentrasi nanti nya ". Kata Felisha yang merasa risih sekali ketika Dave ada di belakang nya saat ini


"Kenapa harus risih , kan kita suami istri ". Kata Dave


"Aku sedang memasak Dave jadi duduk lah di sana dan tunggu saja ". Kata Felisha


"Aku hanya ingin membantu mu memasak saja , apa tidak boleh ?". Tanya Dave


"Kamu bukan nya membantu malah mengganggu ku ". Lirih Felisha namun Dave masih bisa mendengar nya


"Ok cepat buat makanan nya karena aku sangat lapar sekali dan aku akan menunggu di meja makan ". Kata Dave lalu beranjak dari dapur menuju meja makan sambil tersenyum puas karena dia berhasil menjahili istri nya itu

__ADS_1


__ADS_2