
setalah 2 minggu mereka pun memutuskan kembali ke kediaman josh yg mewah dan meninggalkan villa,
josh yang sudah pulih pun kembali beraktifitas seperti biasa, dan pagi ini josh sudah berada di kantor karna banyak berkas berkas yang menumpuk untuk di tanda tangani josh
tok....tok...tok...
" permisi tuan " ucap dea serketaris josh
" iya masuk " ucap josh datar tanpa memandang ke arah serketarisnya
" maaf tuan sebelumnya saya mau menyampaikan bahwa 30 menit lagi tuan ada rapat dengan perusahaan Y&A group " ucap dea menjelaskan jadwal josh
" iya, kau boleh pergi " ucap josh dengan dingin tanpa sedikit pun menoleh ke arah serketaris nya
" saya permisi tuan " ucap dea dengan menundukan sedikit badan nya dan langsung melangkah kan kaki keluar
namun pada saat dea ingin menutup pintu josh memanggil kembali
" dea tunggu " ucap josh yang melihat ke arah layar laptopnya
" iya tuan ada yang ada butuhkan " ucap dea yang masuk kembali ke ruangan josh
" tolong buatkan kopi dan sekalian panggil doni suruh ke ruangan saya " ucap josh
" baik tuan saya permisi " ucap dea yang langsung keluar dan menutup pintu dengan pelan
di sisi lain nana yang baru keluar dari mobil dan melangkah masuk ke lobi tanpa sengaja di tabrak oleh seorang model cantik yang cukup terkenal yaitu putri veronica
" aaawww,, apa kamu buta " bentak wanita itu kepada nana
" maaf anda yang menabrak saya, dan kenapa ada yang marah dengan saya seharus nya saya yang marah dengan anda " ucap nana yang berusah berdiri karna terjatuh saat di tabrak oleh putri
" apa kamu tau syapa saya " bentak putri dan mendorong tubuh nana hingga mundur beberapa langkah
" apa kamu begitu penting sehingga saya harus tau syapa kamu " ucap nana dengan santai
" kamu.... " ucap putri yang mengangkat tangan sebelah kanan untuk menapar nana
doni yang saat itu baru sampai dari luar pun memasuki lobi kantor dengan heran saat melihat ada ke ributan di sana
__ADS_1
dia pun langsung menghampiri dan terkejut dengan pertengkaran yang melibatkan istri dari tuan nya yang hendak di tampar oleh seseorang wanita canti yang tidak ia kenal
dengan sigap doni langsung memegang tangan putri yang hendak ingin menampar nana
" maaf nona tolong jangan membuat keributan di sini " ucap doni denga wajah dingin nya
" syapa kamu berani ikut campur urusan saya " bentak putri yang langsung menarik dengan kasar tangan nya yang di pegang oleh doni
" syapa pun saya anda tidak perlu tau dan maaf sebelum nya ada keperluan apa anda ke sini " ucap doni datar
" apa urusan mu untuk tau saya mau apa datang kesini, memangnya kamu bos atau asisten bos di sini, karyawan rendahan kaya kamu gak perlu tau mau apa saya ke sini " ketus putri dengan nada angkuh
" maaf kalau memang nona tidak berkepentingan bisa shilakan pergi " ucap doni yang masih dengan wajah datar
" kamu... " bentak putri yang terpotong saat ke hadiran dea yang menghampiri doni
" maaf tuan doni, saya mau menyampaikan bahwa tuan josh memanggil anda untuk ke ruangan nya" ucap dea dengan lembut dan membungkukan sedikit badan nya
" oke terima kasih dea, kamu boleh pergi " ucap doni yang memberi senyum lembut ke arah dea
" maaf nona apa anda ingin bertemu tuan " sambung doni yang berbicara saat dea pergi dan menghadap ke arah nana
" iya " ucap nana dengan singkat dan melangkah kan kaki menuju lift khusus petinggi
" maaf nona bisa anda keluar dari lift ini, lift untuk tamu ada di sebelah dan anda bisa menggunakan nya " ucap doni dengan tegas ke arah putri
" aku sedang buru buru dan kenapa aku tidak boleh memakai lift ini sedangkan wanita itu boleh " ketus putri ke arah doni
" apa.... " belum sempat doni menjawab perkataan putri,, nana sudah menarik lengan doni dan mengangguk dengan tersenyum ke arah asistan pribadi suami nya
lift pun tertutup dan membawa mereka ke lantai paling atas yaitu lantai 73 tempat dimana ruangan josh berada
ting... lift pun terbuka dan purti langsung berjalan terlebih dahulu meninggalkan mereka berdua yang masih di belakang
" nona kenapa membiarkan dia ikut dengan kita apa nona tidak takut jika dia itu berniat tidak baik terhadap hubungan nona dan tuan" ucap doni yang terlihat bingung dengan sifat nana yg baik dan lembut
" aku percaya dengan suami ku " ucap nana dengan mengembangkan senyum manisnya
mereka pun melangkah kan kaki menuju ruangan josh yang terletak di paling pojok
__ADS_1
" josh " ucap putri yang menerobos pintu ruangan josh yang di tahan oleh dea serketaris josh
josh yang mendengar ke gaduhan pun langsung melihat ke pintu yang sudah terbuka dan terdapat dua wanita yaitu serketaris nya dan seseorang yang dia tidak kenal
" maaf tuan nona ini memaksa masuk " ucap dea yang ketakutan akan kemaran tuan nya
" tidak apa apa kamu bisa kembali ke ruangan mu " ucap josh dengan datar
berbeda halnya dengan putri yang tersenyum manis saat melihat josh membiarkan nya masuk
" syapa kamu dan ada keperluan apa kamu menerobos ruangan saya " ucap josh dengan dingin
" sorry josh aku membuat ke gaduhan di kantor mu tapi aku kesini ingin bertemu dengan calon tunangan ku " ucap putri yang masih tersenyum manis dan berjalan ke arah kursi kebesaran josh
" apa maksud mu, dan syapa yang kamu maksud dengan calon tunangan mu " ucap josh dengan tatapan tajam ke arah putri karna dia tidak suka dengan ucapan wanita itu
..." ya tentunya kamu lah sayang, syapa lagi yang sekarang berada di ruangan ini " ucap purti dengan memberanikan diri duduk di pangkuan josh dan mengelus pipi josh dengan lembut...
josh yang kesal dengan tingkah putri yang membuat nya seperti wanita murahan pun menjatuhkan putri hingga membuat wanita cantik itu terjatuh duduk di lantai dengan rasa sakit di bokong nya yg menghantam lantai dengan keras
" aaaawwww,, josh kenapa kamu menjatuh kan aku " ucap putri yang sedang memegangi bokongnya yang sakit
" jaga sikap mu nona, dan shilakan kamu keluar dari ruangan ku " bentak josh dengan keras
putri yang hendak ingin menjawab perkataan josh pun harus tertahan karna suara pintu yang di buka oleh nana tanpa di ketuk
josh yang melihat ke hadiran istri tercinta nya pun langsung tersenyum dan berdiri menghampiri nana
" hay sayang ada apa kamu ke sini " ucap josh dengan lembut dan mengecup kening nana dengan sayang
" tidak ada apa apa aku hanya bosan di mansion dan apa aku tidak boleh datang ke kantor mu " ucap nana dengan senyum manisnya
.
.
.
.
__ADS_1
Author minta maaf nya karna slow up soalnya ada kendala di novel yang sudah di ketik 😊😊😊
Jangan lupa like, vote dan tinggalkan komentar kalian ya, agar author semangat menulisnya 👍👍👍