
Dave sudah berada di rumah sakit bersama sang istri dan juga keluarga istri nya mereka kini masuk ke dalam untuk menjenguk Mel yang masih ada di rumah sakit setelah satu bulan dia koma dan baru sadar kemarin
" Apa tidak apa-apa jika kita tidak membawa apapun untuk menjenguk adik Dave ?". tanya Sheryl
" Tidak apa-apa ma bahkan Dave juga melarang kita untuk membawa sesuatu kan jadi turuti saja agar dia tidak marah ". Kata Rafael
" Ya tapi gak enak juga jika kita hanya tangan kosong saja ". Kata Sonny
" Sudah pa , mau bagaimana lagi bahkan Dave juga melarang dengan keras kan untuk kita membawa buah atau lain nya ketika menjenguk Mel ". Kata Jen
Mereka masih saja berdebat karena hanya tangan kosong saja saat ini bahkan Sonny juga merasa sangat tidak enak sekali tapi Rafael meyakinkan dia agar dia tidak mempermasalahkan hal itu lagi sebab mereka juga sudah ada di rumah sakit sekarang ini
" Kalian jangan banyak bicara saja , kenapa jalan nya lelet sekali sih ". Kata Dave tidak sabar karena mereka berempat tertinggal jauh dengan nya dan juga Felisha
" Sayang ini rumah sakit dan kenapa kamu teriak , mengganggu pasien yang lain nya saja nanti ". Kata Felisha
" Mereka lama sekali bahkan kita turun dan masuk bersama tapi lihat mereka masih ada di sana sekarang ". Kata Dave
" Sabar saja dan ayo kita masuk saja sekarang ". Kata Felisha
Kini Dave dan juga Felisha segera masuk ke dalam dan tak ketinggalan juga Kristal di sana yang membawa makanan untuk Robin bahkan kini dia pun terlihat sangat bersemangat sekali kali ini
" Mel ". Panggil Dave yang melihat dan mendengar adik nya dan juga Robin sedang bertengkar sekarang ini bahkan sejak tadi Mel membuat Robin kesal sekali
Sonny dan keluarga nya kini juga masuk ke dalam ruangan rawat Mel dan mereka kini berdiri di belakang Felisha membuat Mel dan juga Robin menatap mereka
" Bagaimana keadaan kamu sekarang Mel , apa sudah membaik ?". Tanya Felisha
" Sudah sangat baik sekali kak ". Kata Mel
" Syukur lah kalau begitu . Dan terima kasih banyak ya Mel sudah mengorbankan diri untuk kakak ". Kata Felisha mendekat dan memeluk Mel saat ini
" Kak sudah lah yang lalu biarlah berlalu dan aku harap kakak mau berlatih bela diri lagi agar bisa menjaga diri kakak ". Kata Mel
" Padahal aku kan juga sudah bisa menembak Mel tapi keahlian ku malam itu hilang seketika ". kata Felisha
" Mungkin karena situasi seperti itu baru terjadi dengan mu Felisha maka nya kamu sangat panik sekali jadi tidak bisa berpikir apapun ". Kata Rafael
" mereka datang untuk menjenguk kamu Mel dan Kristal datang untuk Robin bahkan dia juga membawa makanan untuk nya ". Kata Felisha
Kristal mendekati Robin lalu memberikan makanan nya kepada Robin saat ini sambil tersenyum menatap nya
" aku membuat kan ini khusus untuk mu ". Kata Kristal
Robin menerima nya dan kini dia lun segera pindah tempat juga sebab sudah ada Dave juga saat ini yang datang untuk adik nya
" Kalian berdua boleh istirahat dan makan karena aku akan menjaga Mel di sini sekarang ". Kata Dave
" Baik tuan kami permisi dulu makan di kantin dan jika anda butuh sesuatu katakan saja kepada kami ". Kata Robin berpamitan pergi bersama dengan Liam
" Aku akan ikut Robin ya Fel ". Kata Kristal lalu pergi juga menyusul Robin yang kini pergi membawa makanan nya ke kantin Untuk dia makan bahkan terlihat Kristal tampak senang sekali kali ini sebab Robin mau menerima makanan nya
" Enak kan masakan nya ?". Tanya Kristal ketika melihat Robin sudah makan kali ini bahkan dia sudah duduk di hadapan Robin sekarang
" Kenapa kau selalu saja mendekati aku bahkan aku sudah menolak mu di depan banyak orang dan selalu mengabaikan mu ". Kata Robin
" aku sama sekali tidak sakit hati dengan itu bahkan aku akan terus mengejar mu sebelum janur kuning melengkung ". Kata Kristal
" Apa itu janur kuning melengkung ?". tanya Robin
" Sebelum ada kata sah antara karena pernikahan mu dan pasangan mu maka aku tidak akan menyerah sama sekali Robin ". Kata Kristal
Robin hanya bisa menggeleng kan Kepala nya saja karena Kristal memang sejak dulu tetap gigih mengejar nya bahkan semua ucapan nya yang dia rasa menyakitkan pun tidak lah terlalu di perdulikan oleh kristal sungguh Robin di buat heran dengan wanita satu itu
" Melihat ku tidak akan membuat mu kenyang jadi pesan lah sesuatu di sini dan aku akan membayar nya nanti ". Kata Robin
" Ah so sweet sekali ya Robin , ya sudah kalau begitu aku akan pesan minuman saja karena tadi sebelum datang kemari aku juga sudah makan ". Kata Kristal
Dia kini memesan minuman untuk nya saja karena Robin dan juga Liam sudah memesan tadi
" Dia sangat cantik Robin , kenapa kau tidak mau dengan nya ?". Tanya Liam
" Aku tidak harus memberi tahu alasan ku kepada mu bukan Liam bahkan aku juga tidak pernah ikut campur urusan percintaan mu juga bukan ". Kata Robin
" Iya aku tahu dan aku hanya bertanya saja tadi ". Kata Liam
Mereka kembali makan sekarang ketika melihat Kristal sudah mendekat dan duduk lagi di kursi nya
__ADS_1
" Apa hari ini kau tidak akan ke kantor Robin ?". tanya Kristal
" tidak aku akan tetap di sini karena urusan di kantor juga sudah beres jadi aku akan di sini menunggu bos ". Kata Robin
Kristal hanya mengangguk kan kepala nya saja . Dia sangat senang sekali sebab Kini Robin mau mengobrol bersama dengan dia bahkan dia juga terlihat sangat senang sekali saat ini bisa dekat dengan Robin
Di ruang rawat Mel merasa terlihat ramai sekali sebab sejak tadi juga Dave mengajak Rafael berdebat
" Kau kenapa dari tadi menjawab setiap apa yang aku katakan Rafael ?". Tanya Dave
" aku hanya membantu mu saja Dave untuk mencari jawaban nya jadi aku Jawab saja perkataan mu ". Kata Rafael
Dave diam dan tidak mau lagi menanggapi ucapan Rafael yang menurut nya sudah gila itu bahkan dia kini suka mengajak nya berdebat
" Apa mereka sudah akur kak dengan kamu ?". Tanya Mel dengan pelan kepada Felisha
" Ya bahkan kemarin Mereka menginap di rumah Mel ". Kata Felisha
" Kak Dave mengizinkan mereka menginap di rumah ?". Tanya Mel dan Felisha mengangguk kan Kepala nya sambil tersenyum dan Mel juga salah jika menanyakan hal itu bahkan dia lupa jika Dave akan menuruti setiap apa yang di minta Felisha tanpa syarat dan bantahan sekali pun
" Kamu sudah minum obat Mel ?". Tanya Dave
" Sudah kak tadi di paksa oleh Robin bahkan aku juga di paksa makan makanan rumah sakit padahal aku sangat bosan sekali jika setiap hari Makanan nya tidak berubah tapi untung saja ada Shawn yang membawa makanan kesukaan ku jadi aku bisa memakan nya tadi lalu minum obat ". Kata Mel
Ketika Dave masuk tadi dia memang tidak melihat keberadaan Shawn jadi dia mengira jika hari ini Shawn tidak datang menemui adik nya tapi ternyata dia salah bahkan Shawn juga memperhatikan Mel dengan baik dengan membawakan makanan kesukaan nya juga
" Lalu di mana dia sekarang ?". Tanya Dave
" Dia pergi setelah menerima telfon tadi dan kata nya akan kembali lagi nanti ". Kata Mel
" Shawn memang baik sekali bahkan dia juga yang menolong kamu Mel bahkan aku masih ingat bagaimana marah nya dia waktu itu ". Kata Felisha
Mel pun juga merasa jika memang Shawn benar-benar baik tapi dia masih belum bisa membuka hati untuk nya karena dia juga masih ragu untuk melakukan nya bahkan dengan Robin saja hubungan nya juga masih tidak ada kejelasan sama sekali . Entah siapa yang akan di pilih Mel nanti nya tapi mereka berdua baik Shawn atau Robin juga memiliki kehebatan hanya saja ada perbedaan di sana karena Shawn juga bos dari Mafia berbeda dengan Robin yang sebagai orang kepercayaan Dave
" Dan dia juga cocok dengan mu Mel ". Kata Rafael
" Apa Lo sudah tidak mencintai gue lagi kak ?". Tanya Mel
" Apa Lo tidak melihat siapa yang ada di samping gue ini jadi mana mungkin gue ada rasa untuk Lo ". Kata Rafael sambil memeluk dan mengelus perut Jane
" Wah Jane sudah hamil , apa itu anak Lo ?". tanya Mel
" Maaf Mel kami tidak membawa apapun ketika menjenguk mu ". Kata Jane
" Itu bukan masalah saka sekali kak dan terima kasih juga sudah datang menjenguk ku ". kata Mel
Setelah melakukan obrolan cukup lama dan mereka juga sudah lama berada di rumah sakit kini Dave pun menyuruh istrinya agar pulang dan beristirahat di rumah dan Robin serta Liam akan mengantar dsn menjaga nya di rumah karena Dave akan ada di rumah sakit bersama dengan Mel
" Kamu pulang saja dan beristirahat , nanti malam aku akan pulang ". Kata Dave
" Kalau begitu aku akan pulang dengan mereka ". Kata Felisha
" Bagaimana kalau kau pulang ke kediaman Alexander hari ini Felisha ". kata Rafael
" Dia akan pulang ke rumah dan Robin akan mengantar kamu swety ". kata Dave
" Sayang bagaimana kalau mereka menginap di rumah lagi , aku bosan jika akan di sana sendiri saja dan hanya bersama dengan Robin ". Kata Felisha
Dave bisa menebak jika istri nya itu pasti akan meminta izin agar keluarga nya masih bisa tinggal dan menginap di rumah nya dan kali ini Dave pun kembali mengabulkan permintaan Felisha
" Ya sudah mereka bisa ada di rumah tapi ini terakhir kali nya dan kamu jangan meminta nya lagi ". Kata Dave
" Iya iya aku tahu kamu memang sangat pengertian sekali dan terima kasih ya ". Kata Felisha sambil memeluk dan mencium suami nya saat ini
" Apa aku juga boleh ada di rumah kalian nanti nya ?" Tanya Kristal yang masuk tanpa permisi
" Kamu pasti modus dan hanya ingin dekat dengan Robin saja ". Kata Felisha
" Nama nya juga masih usaha jadi bantulah Untuk mengizinkan aku main di rumah kalian ya . Boleh ya Dave ?". Tanya Kristal
" terserah saja yang penting kamu jangan lupa istirahat dan minum obat serta vitamin nya sweety ". Kata Dave
" iya kamu tenang saja aku akan meminum nya nanti jika sudah sampai di rumah ". Kata Felisha
Dia kini kembali memeluk suami nya untuk berpamitan dan segera pergi dan Robin serta Liam pun kini juga berpamitan dengan Dave untuk segera mengantar Felisha pulang juga
Tinggal lah Mel dan dave di dalam ruangan itu bahkan kini Mel pun terlihat memainkan ponsel nya saat ini .
__ADS_1
" Mel apa kakak boleh bertanya sesuatu ". Kata Dave
" Sejak kapan sih kak bertanya dengan Mel harus izin dulu ". Kata Mel yang kini sudah menaruh ponsel nya
Dave pun duduk dan kini menatap Mel di sana dengan tajam nya bahkan Mel pun terlihat menunggu apa yang akan di tanyakan kakak nya itu kepada nya . Dan Mel hanya bisa menebak jika Dave tahu bahwa Robin menyatakan cinta kepada nya
" Bagaimana jika orang terdekat kita ikut andil dalam pembunuhan orang tua kita dulu Mel ?". Tanya Dave sambil menatap Mel dengan tajam nya dan kini berganti dialah yang menunggu jawaban dari Mel bahkan Mel pun juga terkejut dengan pertanyaan Dave tadi
" Maksud kakak jika orang terdekat kita ikut serta dalam pembunuhan mama dan papa ?". tanya Mel
" Iya , bagaimana reaksi kamu jika mengetahui nya ?". Tanya Dave lagi
" Apa salah satu dari sahabat kakak ikut andil dalam hal itu tapi Mel rasa itu juga sangat mustahil sekali ". Kata Mel
" Tidak Mel mereka tidak ada yang ikut andil hanya saja kakak ingin tahu jawaban mu . Seperti kakak adalah bos Mafia dan kakak juga mempunyai banyak anak buah dan jika kakak di minta seseorang untuk memberikan anak buah kakak untuk membantu mereka tapi mereka tidak mengatakan bantuan apa yang harus anak buah kakak lakukan ...
" Tunggu maksud kakak jika misal anak buah kak Gerald ikut andil dalam pembantaian dulu , dan kakak tanya apa respon Mel ?". Tanya Mel memotong pembicaraan Dave yang terdengar sangat bertele-tele sekali menurut nya dan tidak langsung saja pada inti nya
" Tapi anak buah Gerald tidak melakukan nya Mel ". Kata Dave
" Kan Mel tadi hanya memberikan perumpamaan saja kak dan jawaban Mel ya tidak akan marah jika memang itu terjadi sebab kak Gerald tidak ada hubungan nya dan dia hanya menyewakan anak buah nya tanpa tahu di gunakan untuk apa anak buah nya itu ". Kata Mel
Jawaban dari Mel tadi sungguh di luar dugaan Dave bahkan terlihat Mel memang benar-benar tidak marah sama sekali akan hal tersebut dan dia terlihat Sangat Santai menjawab nya
" Kamu yakin tidak akan marah Mel ?" Tanya Dave
" Kak coba saja pikirkan, kan kak Gerald tidak ada sangkut pautnya jadi untuk apa Mel marah . Apa kakak sudah menemukan siapa pelakunya ?". Tanya Mel
" Matthew yang melakukan nya ". Kata Dave
Mel bisa melihat tatapan kemarahan dari Dave dan kini dia pun memegang tangan Dave untuk menenangkan nya bahkan kini Mel juga Memeluk kakak angkat nya itu yang sudah dia anggap seperti kakak sendiri sekarang ini
" Terima kasih sudah menyayangi Mel kak bahkan melindungi Mel juga ." Kata Mel
" itu memang sudah menjadi kewajiban kakak sebagai kakak kamu sayang jadi jangan bicara seperti itu lagi Ok ". Kata Dave sambil menghapus air mata Mel yang sudah jatuh tadi bahkan kini kedua nya pun tersenyum dan saling bertatapan
" Pasti kakak juga sudah memberikan balasan untuk nya kan ". Kata Mel menembak
" Ya dan bukan hanya Kakak saja tapi Robin dan Shawn pun juga membantu kakak waktu membalas Matthew ". Kata Dave
Mel menagngguk mengerti bahkan dia tahu dengan benar bagaimana Dave jadi dia pun pasti tahu bagaimana sadis nya Dave menghabisi Matthew dan yang menjadi pikiran Mel saat ini adalah siapa orang terdekat yang Dave maksud tadi . Dan tanpa mereka sadari juga sejak tadi Shawn mendengar apa yang mereka katakan dan ada sedikit kelegaan di hari nya juga ketika mendengar jawaban dari Mel tadi Dengan pertanyaan yang di berikan Dave
" Memang nona Mel sangat baik hati sekali tuan jadi dia pasti akan menerima anda apa adanya nanti " Kata Marvin
" Sudah diam lah dan sekarang bekerja lah untuk memeriksa Mel karena aku juga sudah membayar mahal kan tadi ". Kata Shawn
Marvin tersenyum dan kini dia pun segera melangkah kan kaki nya masuk ke dalam ruangan Mel bahkan kini dia juga menggunakan atribut dokter dengan lengkap nya . Marvin sebenar nya ada pertemuan dengan klien namun Shawn memerintah kan dia untuk mengecek keadaan Mel lagi jadi terpaksa dia menuruti bos itu dan menunda pertemuan nya bahkan dia juga tidak terlalu perduli tentang pertemuan tersebut sebab perusahaan juga milik Shawn jadi jika proyek batal sekalipun gaji dia juga tidak akan di potong Karena dia sedang bertugas di bidang lain bahkan jauh lebih penting juga
" Hai Mel bagaimana keadaan Lo sekarang ?". Tanya Marvin yang sudah masuk ke dalam bahkan Mel pun terkejut ketika melihat nya di sini
" Lo kok di sini , pakai pakaian dokter pula ?". Tanya Mel
" Gue adalah dokter Mel di sini Jadi wajar kan jika gue berpakaian seperti dokter . Bagaimana keadaan Lo ?". tanya Marvin sambil kini memeriksa Mel dengan teliti
" Sudah sangat baik . Oh ya kapan gue boleh pulang , bosan sekali di sini ". Kata Mel
" Lo akan pulang beberapa hari lagi jadi bersabarlah dalam beberapa hari lagi ok ". kata Marvin
Mel mengangguk kan Kepala nya dan terlihat juga kini Shawn masuk ke dalam ruangan tersebut dan Dave pun menatap nya sekarang tapi itu hanya sebentar saja karena dia tidak ingin jika Mel akan curiga nanti nya
" Bagaimana keadaan nya ?" Tanya Shawn
" Dia baik tuan dan sebentar lagi juga boleh pulang ". Kata Marvin
Shawn pun terdiam dan kini dia masih berdiri sejajar dengan Dave saat ini . Tampak kini Mel masih saja mengobrol dengan Marvin bahkan mereka juga sempat bercanda dan kini Dave pun mengajak Shawn keluar untuk membicarakan sesuatu dengan nya
" Kenapa Dave ?". Tanya Shawn yang tetap tenang
Mereka sudah berada di tempat yang aman jadi bisa membahas hal itu sekarang ini tanpa ada yang akan mendengar nya
" Aku tahu jika anak buah mu ikut andil dalam kematian orang tua ku Shawn ". kata Dave
Shawn hanya diam saja bahkan dia pun terlihat kini masih menatap Dave tanpa memberikan jawaban nya sama sekali
" Apa kau mendekati Mel untuk menebus dosa mu itu Shawn ?". Tanya Dave serius
" Aku tidak ada niatan begitu karena aku juga merasa tidak ada hubungan nya dengan apa yang Matthew lakukan kepada keluarga kalian dan aku memang mencintai Mel jadi tidak ada alasan untuk mendekati dan mengejar nya ". Kata Shawn
__ADS_1
Bahkan ketenangan dari Shawn ketika menjawab pertanyaan Dave tadi membuat Dave yakin jika memang Shawn tidak lah terlibat dan dia juga memang tulus mencintai Mel tanpa ada alasan apapun di balik ketulusan cintanya itu kepada Mel