
Ma'af Sebelumnya jika update beberapa hari ini tidak seperti biasa nya di karenakan author masih ada tugas akhir kuliah dan beberapa tugas lain nya jadi mohon Di maklumi ya sahabat online 😊
Felisha sudah mengatakan kepada Dave jika dia juga ingin sekali mengasah kemampuan nya di luar dan jika Dave memiliki rencana menyerang seseorang pun Felisha mengatakan ingin ikut bergabung membantu Dave agar dia bisa tahu bagaimana kekuatan nya saat ini
" Jangan buru-buru swety dan aku juga sudah sangat yakin sekali jika kamu memang lah sangat hebat sekali ". kata Dave
Iya tapi aku masih belum puas sekali jika belum membuktikan sendiri bagaimana kemampuan ku saat ini sayang " Kata Felisha
" Baik lah jika itu mau kamu dan malam ini juga aku akan melakukan penyerangan Kepa seseorang jadi apa kamu mau ikut juga membantu ku ?". Tanya Dave
terlihat sekali mata Felisha menunjuk kan kesenangan nya dan mereka juga bisa melihat bagaimana antusias Felisha Seperi sedang berambisi membuktikan kehebatan nya sekarang ini dan itu terlihat jelas sekali
" Seperti nya ngidam istri mu tidak main-main Dave bahkan dia mau ikut penyerangan nanti malam , sungguh anak yang hebat dia nanti nya ". kata Morgan
" Ya semoga saja itu benar dan aku juga berharap agar anak ku bisa hebat juga dan tak terkalahkan agar dia bisa menjaga diri nya dengan baik kedepan nya " Kata Dave
" Kita memang belum tahu apa dia lelaki atau perempuan tapi yang jelas dia seperti nya punya ambisi yang sangat tinggi sekali dan itu melebihi dari papa nya ". Kata Gerald
" Tidak masalah jika dia akan melebihi papa nya yang penting dia bisa keluar dengan sehat nanti nya ". Kata Dave sambil memeluk dan mengelus perut Felisha sekarang ini dengan penuh cinta dan sayang nya di sana
Felisha yang mendengar semua apa yang di katakan mereka hanya bisa tersenyum saja dan dia juga memiliki harapan yang sama dengan Dave , semoga bayi nya bisa lahir dengan selamat nanti nya dan dia tidak akan mengalami hal buruk lagi kedepan nya sebab itu sangat lah menyakitkan bagi dia
" Aku lapar sekali sayang , apa kamu bisa memasak lagi untuk ku ?". Tanya Felisha
" Tentu saja aku bisa melakukan nya swety jadi ayo kita pergi ke ruang makan saja sekarang dsn latihan hari ini kita sudahi saja ". kata Dave
Felisha pun kini mengikuti Dave yang menggandeng tangan nya dan kini dia akan menunggu Dave memasak untuk nya nanti
" Dave Sudah berlatih profesi sekarang dan kini dia sangat lihai sekali memasak nya melebihi Chef yang ada di rumah nya itu sekarang ini ". Kata Carles
" Wajar saja jika dia begitu karena dia juga tidak mau jika Felisha kenapa-kenapa jadi dia melakukan nya agar istri nya sehat dan aman bukan " Kata Sean
" Ya sudah kita masuk ke dalam saja dan melihat bagaimana aksi nya saat ini ". Kata Morgan
Kini mereka semua juga masuk ke dalam menuju dapur agar bisa melihat bagaimana aksi memasak Dave yang memang sangat bagus sekali itu skill nya .
Felisha terlihat hanya duduk saja dan menyemangati Dave saat ini yang terlihat sedang memotong dan menggoreng di sana
" Semangat ya sayang, buat yang enak Makanan nya agar aku dan calon anak kita kenyang nanti nya ". kata Felisha sambil tersenyum membuat Dave juga ikut tersenyum secara otomatis setelah melihat senyuman Felisha tadi kepada nya
" Lihat lah sahabat kita ini sangat bucin sekali dan dia juga terlihat sangat lah ahli memasak nya seperti sudah terbiasa saja ". Kata Carles
" Dia kan memang sudah terbiasa memutilasi orang jadi Melakukan hal seperti ini pun juga sangat mudah bagi nya ". Kata Revan
" Dan kini dia pun juga akan terbiasa menjadi chef sekarang setelah mendapat kan istri seperti Felisha, apalagi Dave sangat mencintai nya dan selalu melakukan apapun untuk nya , otomatis dia akan melakukan banyak hal yang tak terduga nanti nya " Kata Morgan
" Itulah cinta yang bisa mengubah segala nya menjadi berbeda. " Kata Gerald
" Kalian kenapa ikut juga kemari , apa mau di masakkan juga oleh Dave ?". Tanya Felisha menatap para sahabat Dave sekarang ini dan mereka pun menghampiri meja di mana Felisha berada sekarang ini
" Tidak , aku takut keracunan karena Dave salah memasukkan bumbu di makanan nya ". Kata Sean
" Sembarangan sekali ya kau Sean kalau bicara, keracunan, mana mungkin juga Dave meracuniku kan dia cinta sekali dengan ku . Jika kau mencoba makanan yang dia buat pasti akan sangat ketagihan nanti nya ". Kata Felisha
" Tapi sayang nya aku tidak mau memasak kan makanan untuk mu Sean " Kata Dave
" Dan aku juga tidak tertarik memakan makanan buatan mu juga Dave ". Kata Sean
" Kalian seperti tom and Jerry saja ya sekarang. Sudah jangan banyak berdebat sayang, cepat selesai kan saja memasak nya karena aku sudah sangat lapar sekali ". Kata Felisha
" Iya iya aku akan segera menyelesaikan nya dan kamu duduk manis lah di sana karena sebentar lagi makanan nya juga akan segera matang ". kata Dave
__ADS_1
Felisha mengangguk saja dan dia di temani para sahabat Dave kini duduk manis sambil melihat Dave sedang melakukan aksi nya memasak untuk dirinya dan dia pun terlihat sangat santai melakukan nya . Tidak ada Omelan yang keluar dari mulut nya selama dia Memasak jadi itu membuat para sahabat nya semakin takjub sekali dengan nya sekarang ini yang sudah berubah drastis
" Ayo makan swety , ini Makanan nya sudah jadi ". Kata Dave yang sudah menyiapkan makanan nya di meja makan Sekarang dan mereka semua kini mengikuti Dave yang sudah ada di meja makan
" Kalian jangan ikut makan sebab aku hanya memasak untuk istri ku saja ". Kata Dave
" Kita hanya ingin melihat saja Dave dan tidak ingin ikut makan sedikit pun juga jadi tenang saja ". kata Revan
" Awas nanti kalian ngiler lihat aku makan di sini ". Kata Felisha
" Itu tidak akan mungkin sebab kita juga sudah kenyang, apalagi makanan nya juga terlihat biasa saja jadi kita tidak terlalu suka juga ". Kata Morgan
" Alasan saja ". Kata Felisha sambil memakan makanan nya kini dan mereka pun hanya duduk memperhatikan bagaimana Felisha sekarang yang asik makan di sana
" Tuan ". Panggil Liam membuat mereka semua menoleh ke arah Liam sekarang ini dan Felisha tetap melanjutkan makan nya sekarang ini di sana
" Kenapa Liam ?". Tanya Dave
" Di depan ada Jordan yang ingin bertemu dengan anda ". Kata Liam melapor kan Kepada Dave sekarang ini
" Suruh dia menunggu di ruang kerja ku saja , nanti aku akan kesana setelah istri ku menyelesaikan makan nya ". Kata Dave
" Jika memang penting kamu temui saja dia dan aku di sini bersama dengan morgan saja tidak masalah ". Kata Felisha
" Kenapa harus sama aku kan ada yang lain nya Felisha jadi bisa dengan yang lain nya saja kan tidak harus dengan ku ". Kata Morgan
" Ya karena aku suka saja jika bersama dengan mu ". Kata Felisha
" Ya kau suka bersama dengan ku karena kau bisa menghina ku bukan ". Kata Morgan
" Nah itu benar sekali ". Kata Felisha sambil tersenyum menatap Dave sekarang ini
" Ya sudah jika begitu, aku akan menemui Jordan dulu bersama dengan yang lain nya dan Liam serta Morgan tetap lah di sini menemani istri ku ". Kata Dave
" Sudah jangan protes dan tetap lah di sini turuti apa yang aku katakan". Kata Dave
Kini dia pun bersama dengan yang lain nya kini pergi menuju ruang kerja untuk Dave untuk menemui Jordan di sana sementara itu Morgan masih saja tetap menemani Felisha sekarang ini di sana
Dave masuk ke dalam ruangan nya dan dia sudah melihat jika ada Jordan di sana sekarang ini
"Bos ". Sapa Jordan ketika dia melihat Dave masuk ke dalam sekarang ini
" Tumben sekali kau datang kemari Jordan, ada apa ?". Tanya Dave yang kini duduk di kursi kerja nya dan yang lain nya kini duduk di sofa sekarang ini
" Bos , ternyata tuan Justin sudah pergi dari negara ini dan kini dia pun sudah kembali ke Macau sekarang ini ". Kata Jordan melaporkan
Dave hanya diam saja mendengar nya dan dia pun juga sudah menduga hal tersebut karena kebangkrutan perusahaan Justin tentu nya membuat dia berpikir bagaimana cara nya agar bisa membangkitkan kembali perusahaan nya karena tidak hanya satu perusahaan dia yang mengalami kebangkrutan
" Jadi dia kabur duluan sebelum kita menyerang nya ." Kata Carles
" Apa Mungkin dia sudah tahu jika kita akan menyerang nya ". Kata Revan
" Dia tidak tahu dan untuk kepergian nya ke Macau aku sudah menduga sebab perusahaan dia banyak yang mengalami kebangkrutan". Kata Dave
" Jadi dia fokus dulu ke perusahaan, otomatis dia menunda menyerang mu Dave ?". Tanya Gerald
" Mungkin saja tapi di sini ada Lucas sahabat dari Matthew dulu ". Kata Dave
" Lucas ? Dia ada di sini setelah sekian lama menghilang ". kata Revan
" Dia tidak menghilang tapi Justin yang menyembunyikan nya dari ku . Kali ini dia tidak akan lolos lagi dari ku ". Kata Dave
__ADS_1
" Apa kita jadi menyerang Dave malam ini ?". Tanya Carles
" Ya kita akan tetap menyerang malam ini , hancur kan saja rumah Justin yang ada di sini agar dia nanti semakin kebingungan di sana ". Kata Dave
" Dan kau tetap akan melibatkan Felisha nanti nya Dave ?". Tanya Revan
" Ya tentu saja aku akan melibatkan nya untuk mengetes bagaimana kemampuan nya sekarang ini , apa dia memang sudah sangat bagus sesuai dengan apa yang aku nilai atau malah justru sebalik nya ". Kata Dave
Mereka pun setuju dengan apa yang di katakan Dave sekarang dan kini mereka segera pergi dari ruangan tersebut untuk melihat Felisha dan juga Morgan yang sedang berada di meja makan saat ini
" Kalau begitu saya pamit dulu bos pergi ". Kata Jordan dan Dave hanya mengangguk kan Kepala nya saja saat ini
" Sudah selesai makan nya swety ?". Tanya Dave Kepada Felisha
" Sudah dan aku sangat kenyang sekali sekarang, rasa nya perut ku tidak muat lagi". Kata Felisha
" Jika sudah kenyang istirahat saja di kamar dan nanti malam kita akan bersaksi jadi kamu istirahat lah dulu agar nanti fit kembali ". Kata Dave sambil memeluk istrinya yang masih duduk di kursi tempat makan
Felisha pun menatap suami nya sekarang ini dan dia terlihat senang sekali membuat Dave bingung
" Kenapa tertawa ?". Tanya Dave
" Kenapa ya aku merasa jika kamu sangat tampan sekali ?". Tanya Felisha
" Bukan nya sajak dulu aku sudah tampan bukan , apa kamu lupa akan hal tersebut swety ?". Tanya Dave
" Aku tidak lupa tapi Kali ini kamu memang semakin tampan dan itu membuat ku sangat senang sekali karena aku memiliki suami yang sangat tampan sekarang ini ". Kata Felisha
Dave tersenyum lalu dia mencium bibir istri nya di depan mereka semua yang ada di sana .
" Revan kenapa kau masih di sini , sana jemput Mel ". Kata Dave
" Iya baiklah aku akan berangkat sekarang". Kata Revan
Kini dia pun segera pergi menjemput Mel di kampus . Mobil nya pun melaju sangat cepat menuju kampus sekarang ini dan terlihat di sana jika Revan sangat lah senang sekali kali ini entah apa yang membuat nya senang tidak ada yang tahu juga
" Mel ". Teriak Revan sambil melambai kan tangan nya sekarang ketika dia melihat Mel berjalan bersama dengan Eza dan juga Rico di sana
" Lo sudah datang rupa nya Revan . Ayo kita segera pergi dari sini cari makan , gue lapar sekali ". Kata Mel
" Ya sudah ayo berangkat Mel sekarang ". Kata Revan
" Apa kalian mau ikut juga dengan gue dan Revan ?". Tanya Mel
" Tidak Mel , kita ada urusan lain jadi Lo sama dia saja , kita cabut duluan ya ". Kata Eza
Mel pun masuk ke dalam mobil Revan dan kini mereka segera pergi ke restoran yang tak jauh dari sana
" Mel , apa Shawn sering cerita tentang kehidupan nya kepada Lo ?". Tanya Revan
" Tidak dan untuk apa juga dia bercerita kepada gue , tidak ada gunanya juga kan ". Kata Mel
" Ya siapa tahu saja kan . Lo coba deh tanya kepada dia jika bertemu dengan nya dan jika dia menjawab nya itu berarti dia terbuka sama Lo Mel ". Kata Revan
" Memang nya gue se kepo Lo apa harus tanya Mulu sama dia ". Kata Mel
" Bukan begitu Mel tapi itu hanya untuk mengetes saja apa benar dia memang cinta dengan Lo dan jika dia selalu menjawab apa yang Lo tanya berarti Kan dia memang cinta pada Lo dan tidak di ragukan lagi . Bahkan gue yang sahabatan sama dia pun tidak tahu jika dia bersahabat juga dengan Dean dan Edric ". Kata Revan
" Lo serius tidak tahu Revan ?". Tanya Mel
" Ya gue memang benar-benar tidak tahu ". Kata Revan membuat Mel pun menertawakan nya sekarang dan Revan hanya menatap sinis ke arah Mel
__ADS_1
" Lo berarti tidak di anggap sahabat oleh dia Revan ". Kata Mel
" Puas sekali ya Lo ngetawain gue Mel , awas saja Lo ya nanti gue balas Mel ". Kata Revan kesal dan Mel pun tidak perduli akan hal tersebut