
Mereka sudah ada di kantin kantor bahkan terdengar Canda tawa menghiasai kantin tersebut dan memang hanya ada mereka berdua saja di sana karena kantor masih belum jam istirahat oleh sebab itu di kantin masih sepi sekali
"Gak nyangka sekali loh aku Fel jika kamu akan segera menikah dengan Dave , hebat kamu ". kata Kristal
"Sama Kris aku juga tidak menyangka jika akan secepat ini menikah bahkan dengan orang yang baru aku kenal juga ". Kata Felisha
"Apa Dave sudah mengenal kan kamu kepada para sahabat dan keluarga nya ?". Tanya Kristal
Jika Felisha sudah di kenal kan dengan semua orang terdekat Dave maka bisa Kristal pasti kan jika kali ini Dave memang lah sungguh-sungguh dalam menjalin hubungan dengan sahabat nya itu bahkan dia pasti nya memang sangat menyayangi dan mencintai Felisha saat ini
"Kemarin habis kumpul juga dengan teman-teman nya dan setiap hari juga aku jalan dengan adik nya Mel ". Kata Felisha
"Jadi Mel sudah kembali kemari ?". Tanya Kristal
"Iya , memang nya kamu kenal dengan dia ?". Tanya Felisha
"Aku tahu Mel dan setahu ku dia juga tidak suka jika tinggal di satu negara dengan kakak nya maka dari itu tidak banyak yang tahu jika dia adalah adik dari Dave ". Kata Kristal
"Itu memang benar Kris bahkan di kampus pun dia juga menutupi jati diri nya itu ". Kata Felisha
"Mel memang sangat sederhana sekali dan tidak pernah menunjukkan kekuasaan kakak nya bahkan dia juga mandiri dalam menyelesaikan urusan nya ". Kata Kristal
"Tahu banget ya tentang Mel , oh ya apa kamu juga kenal dengan Robin ?". Tanya Felisha
"Tentu saja kenal , asisten sekaligus orang kepercayaan Dave yang sangat dingin sama dengan bos nya jika berhadapan dengan orang lain dan musuh nya ". Kata Kristal
"Ya itu benar . Ternyata kamu memang banyak tahu tentang mereka Kristal ". Kata Felisha
Kristal Hanya tersenyum saja bahkan dia merasa itu bukan lah hal yang hebat jika mengetahui tentang Dave karena dia juga dulu satu sekolah dengan Dave dan dia juga dulu pernah mengejar Robin namun selalu saja di tolak oleh lelaki itu.
Kini mereka juga memakan makanan yang tadi di pesan nya bahkan Terlihat sangat menikmati sekali dan beberapa orang yang lewat kantin pun kini kembali menatap mereka membuat Felisha pun kembali risih dengan tatapan itu sebab dia masih belum terbiasa sama sekali.
"Santai saja Fel dan abaikan saja mereka yang melihat kita ". Kata Kristal yang memang terlihat lebih santai dari Felisha
"Tapi aku belum terbiasa bahkan menjadi pusat perhatian orang aku juga sama sekali tidak terbiasa ". Kata Felisha.
"Kamu harus membiasakan nya mulai sekarang karena kamu akan menjadi nyonya Dave jadi pasti banyak yang akan menatap mu dengan kekaguman atau iri juga pasti ada ". Kata Kristal
Felisha pun terdiam memikirkan hal tersebut. Ya itu memang benar ada nya namun dia juga masih beradaptasi terlebih dahulu untuk semua hal tentang Dave bahkan Felisha juga sangat canggung sekali sebenar nya jika berkumpul dengan para sahabat Dave . Memang mereka dapat menerima Felisha dengan sangat baik sekali karena mereka juga menilai jika Felisha sangat sopan dan lugu jadi mereka oun menghargai nya juga karena dia adalah calon istri Dave ketua Geng mereka
"Oh ya Fel, bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan hari ini ?". Tanya Kristal
"Boleh saja tapi aku izin dulu pada Dave , kan tadi aku ke sini dengan dia jadi gak enak juga kalau pergi tanpa izin juga ". Kata Felisha
"Ya sudah. kamu sudah selesai makan kan , ayo izin saja sekarang agar kita bisa agak lama jalan bersama nya ". Kata Kristal
__ADS_1
Kini mereka pun segera kembali ke ruangan Dave untuk Felisha meminta izin kepada nya agar bisa jalan bersama dengan Kristal
Tok tok tok
Ketukan pintu pun di lakukan oleh Felisha saat ini dan kini Dave segera menyuruh dia untuk masuk. Tampak ada Robin di sana yang terlihat membawa beberapa berkas milik nya yang di diskusikan dengan Dave dan Kristal pun tersenyum melihat ada Robin di sana
Wah memang jodoh gak akan ke mana ya ". Kata Kristal ketika melihat Robin dan Robin pun sama sekali tidak menatap nya bahkan menoleh pun juga tidak tapi Kristal pun biasa saja mendapat kan hal seperti itu bahkan dia juga kini duduk santai di sofa
"Apa kamu masih sibuk ?". Tanya Felisha
"Tidak sama sekali, ada apa ?". Tanya Dave
"Aku mau bilang kalau aku dan Kristal akan jalan bersama apa tidak apa-apa ?". Tanya Felisha
Sebentar lagi juga jam makan siang di kantor dan Dave juga sudah tidak ada kerjaan setelah nya jadi jika Felisha ingin jalan pun dia bisa mengantar nya namun Dave tidak mau egois karena mungkin saja Felisha dan Kristal memang lah butuh privasi jadi dia tidak akan ikut kali ini kecuali jika Felisha jalan dengan adik nya Mel
"Pergi saja tidak apa-apa dan biar nanti sopir yang mengantar kalian ". Kata Dave
"Apa Robin sopir nya ?". Tanya Kristal
"Tidak. Robin masih ada pekerjaan jadi kalian akan di antar Sopir Kenapa nanti atau dengar Gerald saja boleh ". Kata Dave
"Ya sudah di antar Sopir saja tidak apa-apa. Kamu tidak bawah mobil kristal ?". Tanya Felisha
"Bawah lah , kan bisa bawah mobil ku tapi yang mengemudi sopir nya Dave ". Kata Kristal
Brak
Pintu kini di buka dengan kasar nya dan terlihat sosok Mel yang kini sedang berjalan ke arah Dave bahkan muka dua terlihat sangat kesal sekali membuat Robin pun tersenyum senang karena dia bisa menebak jika Mel kesal karena Revan ikut campur di kampus tadi bahkan anak buah Robin yang di tugas kan untuk melindungi Mel dari jauh pun melapor kan juga bagaimana marah nya Mel tadi kepada Revan
"Kak aku gak mau ya di antar lagi sama Revan ". Kata Mel tiba-tiba lalu duduk dan kursi depan Dave tanpa dia tahu jika ada Felisha dan Kristal di sana bahkan Mel terlihat sangat kesal sekali kali ini
"Memang nya ada apa ?". Tanya Dave
"Dia tadi muncul di lapangan basket dengan songong nya dan membuat mereka semua para mahasiswa kini segan dengan ku ". Kata Mel
"terlalu percaya diri sekali jika mereka segan dengan mu Mel ". Kata Robin membuat Mel pun langsung menendang kaki nya
"Memang nya apa yang terjadi hingga Revan muncul di kampus, tidak mungkin jika itu hanya hal seperti saja ". Kata Dave
Tentu saja Mel tidak akan berani mengatakan nya jika dia sampai cerita pasti Dave akan mengamuk dan akan membakar kampus itu hingga tak tersisa sedikit pun nanti nya dan Mel tidak mau hal itu terjadi dan Robin hanya tersenyum saja karena dia tahu mana mungkin Mel akan mengatakan semua nya dengan jujur
"Karena ada lelaki yang menggoda ku di kampus ". Kata Mel dengan asal nya namun dia tidak perduli juga karena mana mungkin juga Dave akan mencari tahu kebenaran nya saat ini jadi dia pun berbohong saja saat ini
"Adik ku ini memang sangat cantik sekali jalan wajar saja jika banyak yang mendekati ". Kata Dave sambil mengacak rambut Mel
__ADS_1
"Selalu saja seperti itu . pokok nya aku gak mau ya kak besok di antar Revan ". Kata Mel
"Baik lah kalau begitu mulai besok biar Robin saja yang mengantar kamu sayang ". Kata Dave membuat Mel pun semakin kesal karena kakak nya itu benar-benar menjengkelkan sekali kali ini
"Ya sudah tuan biar saya saja besok yang mengantar nona Mel ". Kata Robin menggoda
"Awas saja jika Robin yang mengantar besok lebih baik aku kembali ke New York saja dan tidak akan kembali ke mari selama nya ". Kata Mel dengan kesal dan hendak beranjak namun Dave pun menarik nya lalu memeluk adik kesayangan nya itu penuh dengan kasih sayang bahkan Felisha pun kini Merasa iri karena Mel bisa mendapat kan kasih sayang yang tulus dari Dave Kakak nya sementara dia tidak pernah merasa kan nya sama sekali
"Jangan mengancam seperti itu, baik lah tuan putri mulai besok biar anak buah kakak yang akan mengantar kamu ". Kata Dave
"Anak buah kak Dave tapi bukan Robin atau Revan bahkan kak Sean kan ". Kata Mel memastikan
"bukan sayang, kamu tenang saja ". Kata Dave
Seketika Mel pun mempunyai ide Sekarang ini agar dia tidak di antar anak buah Dave atau sahabat Dave yang lain nya
"Bagaimana kalau kakak beli kan Mel mobil baru untuk pergi ke kampus ". Kata Mel menawar
Dave pun menatap adik nya ini bahkan di rumah nya banyak sekali mobil tapi kenapa adik nya ini minta di belikan mobil baru
"Kamu mau mobil yang bagaimana, Lamborgini atau Ferarri atau
"Stop ya, kalau semua mobil yang kakak sebut kan itu pasti nya sudah ada di garasi rumah dan Mel tidak mau menggunakan mobil mewah cukup mobil biasa saja yang akan Mel pakai ". Kata Mel
Dave tersenyum dan mengerti sekarang bahkan dia memang sangat suka sekali dengan kesederhanaan Mel maka dari itu dia selalu saja menuruti adik nya itu dan dia juga beberapa kali berusaha untuk memanjakan nya namun Mel menolak semua itu bahkan di a akan tambah marah jika Dave melakukan hal tersebut kepada nya.
"Revan mana kenapa tidak ikut masuk ?". Tanya Dave
"Dia sudah pergi karena ada urusan ". Kata Mel
"Bukan ada urusan pasti di usir oleh nya ". Kata Robin membuat Mel pun kini menatap nya lalu memukul kepala nya
Mel melirik ke arah sofa dan dia baru menyadari jika di sana ada Felisha dan juga Kristal. Mel tahu Kristal perempuan yang dengan lantang menyatakan cinta kepada Robin bahkan waktu itu Mel juga mengejek Robin akan hal tersebut
"Kak Felisha sudah lama di sini ?". Tanya Mel yang kini mendekati Felisha lalu memeluk nya
"Iya sejak pagi tadi kan kamu juga tahu Kalau aku tadi di rumah kamu makan pagi ". Kata Felisha
Mel pun menepuk jidat nya karena dia lupa akan hal tersebut dan kini dia beralih menatap Kristal
"Mau menemui calon suami ya kak ". Kata Mel kepada kristal membuat Robin pun menarik baju Mel saat ini
"Wah gak sopan sekali kepada adik bos nya main tarik saja, memang nya aku kucing apa ". Kata Mel
"Macan bukan kucing ". Kata Robin yang kini kesal karena dia tahu sekali bagaimana Mel bahkan dia bisa menebak dengan pasti jika Mel akan menggoda nya habis-habisan nanti nya
__ADS_1
"Sudah Mel kamu ikut saja dengan kak Felisha pergi jalan-jalan ". Kata Dave
"Mau jalan kak, ya sudah ayo kita berangkat sekarang ". kata Mel langsung menggandeng Felisha untuk segera pergi dari ruangan Dave bahkan Kristal pun kini mengikuti nya dari belakang. Kristal sangat senang bisa melihat sendiri bagaimana Mel tulus sayang kepada Felisha bahkan dia juga bisa melihat bagaimana Dave yang juga terlihat cinta kepada sahabat nya itu. Jadi Kali ini Kristal tidak meragukan lagi ketulusan Dave kepada Felisha