
Dave yang kini berada di kantor Marko pun sudah duduk dengan rapi bahkan dia kini tengah Santai menyimak penjelasan dari sekertaris Marko saat ini . Di dalam ruangan Rapa tersebut terlihat juga Anatasya berada di sana bahkan dia juga tampak memperhatikan Dave sejak tadi di sana namun Dave hanya mengacuh kan nya saja karena dia juga sudah tidak tertarik dengan nya sama sekali
" Kita sudah melakukan kesepakatan dan aku tidak mau jika proyek itu nanti tidak sesuai dengan Waktu yang di tentukan ". Kata Dave Dengan tegas
" Baik tuan Dave kami akan melakukan pekerjaan nya dengan baik dan sesuai dengan yang anda inginkan ". Kata kolega yang lain nya
" Kita akan bekerja sama dengan baik dan senang sekali bisa bekerja sama dengan tuan Dave ". Kata Antasya mengulurkan tangan nya namun Dave tidak memperdulikan nya dan kini dia pun segera bangkit dari duduk nya untuk segera pergi dari kantor Tersebut
" Oh ya satu lagi , Jangan pernah kalian berniat untuk menghancurkan perusahaan Alexander karena itu adalah perusahaan ku juga sekarang . Jika aku mendengar ada yang berani melakukan nya maka aku tidak akan segan menyerang kalian secara langsung ". Kata Dave lalu pergi meninggalkan kantor tersebut dan tidak perlu mendengar jawaban mereka juga
" Kita ke kantor Alexander dulu untuk mengecek di sana karena aku merasa banyak hal yang terjadi di sana ". Kata Dave
" Baik tuan ". Jawab Robin
Mereka segera pergi ke kantor Sonny Alexander untuk melihat bagaimana perkembangan kantor Tersebut . Meskipun Dave memantau nya dari jauh tapi dia juga ingin melihat secara langsung pekerjaan mereka semua walaupun dia juga sudah pernah datang untuk memeriksa nya .
Di kantor Sonny terlihat dia sangat sibuk sekali menghendel beberapa proyek yang terlihat sangat janggal sekali bahkan tidak biasa bagi nya karena dana pengerjaan nya tidak sesuai dengan jumlah yang sudah di susun bahkan melebihi batas nya
" Kenapa bisa seperti ini bahkan aku sudah mengecek nya berulang kali dan sekarang malah membengkak biaya nya ". Kata Sonny heran
Bahkan asisten nya juga terlihat bingung dengan semua laporan yang ada saat ini dan dia juga terlihat bekerja keras sekali untuk memecahkan masalah ini sebelum melapor kan nya kepada Robin nanti . Mereka berdua kini bekerja sama untuk mengetahui penyebab kejanggalan itu terjadi dan Sonny juga Beberapa kali mengecek di proyek apa ada sesuatu yang bisa dia temukan nanti di sana , dia menelfon bagian lapangan untuk memastikan semua nya saat ini bahkan Sonny juga sejak tadi tidak beranjak dari duduk nya sama sekali karena proyek ini
" Rupa nya papa mertua sedang sibuk sekali sampai tidak tahu jika aku datang kemari ". kata Dave membuat mereka berdua kaget bahkan Sonny pun juga menjatuhkan berkas yang tadi dia pegang Setelah melihat Dave masuk ke ruangan nya bersama dengan Robin
" Ada apa ini , kenapa papa mertua sangat tegang sekali ". Kata Dave berjalan dengan santai nya menghampiri meja Sonny dan Robin pun juga mengambil kertas yang terjatuh tadi lalu melihat nya
" Tuan ". Kata Robin sambil memberikan kertas yang dia ambil tadi kepada Dave . Dave yang membaca nya pun langsung tersenyum karena sesuai dengan dugaan nya jika mereka memainkan trik nya dan menargetkan perusahaan Alexander terlebih dahulu agar perhatian Dave teralihkan nanti nya namun Dave juga tidak sebodoh itu untuk terjebak dalam permainan yang di buat oleh Vincent dan Marko dengan bantuan Lucas tentu nya .
" Katakan kepada Morgan untuk menarik investasi nya dari perusahaan Marko yang ada di Italia ". Kata Dave
__ADS_1
Dia akan membalik kan keadaan dengan bantuan para sahabat nya bahkan Dave juga akan membuat perusahaan Marko Serta Vincent bangkrut secara langsung . Dave akan membiarkan Alexander grup mengalami goncangan sementara untuk mengelabuhi mereka dan dia akan melakukan loby Kepada perusahaan mereka semua secara sembunyi-sembunyi agar memberi kan kejutan kepada mereka nanti nya
" Jangan terlalu memusingkan masalah ini papa mertua , sudah santai saja dan anggap saja semua nya kali ini sedang bersenang-senang". Kata Dave
" Tapi Dave kali ini perusahaan mengalami kerugian yang cukup besar sekali ". Kata Sonny yang masih tidak mengerti dengan jalan pikiran menantu nya yang satu ini bahkan dia saja bingung sejak tadi dengan semua nya Tao Dave malah santai saja sekarang bahkan duduk di sofa sambil membaca berita di sana
" Aku akan memberikan libur untuk karyawan di sini Beberapa hari agar mereka bisa liburan dengan keluarga mereka ". Kata Dave
Liburan di saat perusahaan mengalami kebangkrutan tentu nya bukan hal yang baik bagi Sony tapi dia pun tidak bisa membantah Dave juga karena perusahaan kini sudah ada di tangan menantu hebat nya itu jadi mau tidak mau dia hanya bisa menuruti apa yang Dave katakan saja tanpa membantah nya sedikit pun
" Oh ya Dave , jika tidak sibuk nanti datang lah ke rumah untuk makan malam bersama ". Kata Sonny
" Aku masih ada acara lain Dengan istri ku jadi tidak akan sempat untuk memenuhi undangan mu papa ". Kata Dave
" Ya papa tahu tapi jika kalian tidak sibuk maka mampir lah kerumah walau pun hanya sebentar saja ". kata Sonny
" Baik lah nanti akan aku pikirkan tentang permintaan mu itu dan aku titip salam untuk istri mu itu , katakan pada nya jangan memancing emosi ku bahkan sebelum dia bertindak pun aku sudah mengetahui nya ". Kata Dave menatap Sonny dengan serius nya
" Tanya kan saja langsung kepada istri tercinta mu itu . Robin aku akan pulang duluan karena aku sudah bekerja separuh waktu jadi sisanya bagian mu ". Kata Dave sudah pergi dari ruangan itu dan kini hanya ada mereka bertiga saja di sana
Kali ini Robin tidak akan pergi ke kantor Dave dan dia akan tetap di perusahaan Alexander untuk melihat kinerja mereka semua dan menemui beberapa kolega yang akan datang hari ini di perusahaan Tersebut
Dave yang pulang terlebih dahulu pun juga sudah di jemput oleh supir nya bahkan kini dia harus mampir ke sebuah toko kue untuk membeli kan beberapa kue pesanan sang istri saat ini
Mobil Dave melaju dengan cepat menuju sebuah toko kue dan di sana Dave bisa melihat betapa banyak nya antrian yang terjadi di sana bahkan dia juga harus berkerumun di sana karena istri nya meminta hal tersebut dan Dave tidak bisa menyuruh anak buah nya sebab Felisha kini sedang melakukan panggilan video call dengan nya untuk sekedar memastikan jika Dave memang membeli kue tersebut sendiri tanpa menyuruh anak buah nya . Selesai mengantri dia pun segera kembali ke mobil nya
" Kalau saja aku tidak mencintaimu sweety pasti aku tidak akan mau antri seperti ini untuk membeli kue sialan ini ". Kata Dave
Kini dia pun sudah sampai di rumah nya karena jarak dari tokoh kue dan rumah nya juga tidak terlalu jauh . Tampak mobil Shawn ada di halaman rumah Dave dan dia segera masuk ke dalam untuk menemui istrinya saat ini
__ADS_1
" Tuan ". Sapa Liam
Dave hanya mengangguk kan Kepala nya saja dan kini dia segera menemui sang istri yang memang sedang bersama dengan Shawn di balkon rumah nya
" Sayang bagaimana kue nya dapat ?". Tanya Felisha ketika melihat Dave berjalan menghampiri nya yang sedang bersantai di sana
Cup
Kecupan di kening Dave berikan kepada istri nya lalu dia memberikan kue yang dia beli dengan susah payah tadi
" Ini aku sudah membeli nya sweety dan semua sesuai dengan pesan kamu ". Kata Dave
" Suami ku ini memang yang terbaik ". kata Felisha
Dia kini membuka bungkus nya lalu segera memakan kue nya dengan lahap bahkan dia juga menyuruh Dave untuk mencicipi kue besar nya tadi membuat Shawn hanya menatap kemesraan mereka saja saat ini
" Jangan iri ya Shawn , nanti kamu bisa melakukan nya dengan Mel jika kalian sudah menikah ". Kata Felisha
" Kau boleh pergi Karena aku sudah pulang ". kata Dave
" Baik lah kalau begitu aku pergi dulu sekarang ". kata Shawn
Dia segera pergi meninggalkan kediaman Dave bahkan kini Shawn mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali . Entah kenapa dia melakukan nya , terburu-buru kah atau sedang kesal dengan sesuatu tidak ada yang tahu akan hal itu .
Felisha masih makan kue nya karena Dave membeli kan banyak sekali kue saat ini dan dia tidak menghabiskan nya sendiri melainkan dengan Dave juga
" Aku tidak suka makanan yang manis swety ". Kata Dave menolak suapan Felisha
" Apa kamu mau jika anak kamu ileran karena kamu menolak makanan ini ?". Tanya Felisha menatap Dave
__ADS_1
" Baik lah aku akan memakan nya sweety jadi kamu Jangan cemberut ya ". Kata Dave tersenyum menatap Felisha yang sejak tadi menatap nya
Di tatap seperti itu tentu nya Dave selalu luluh dengan istri nya bahkan dia pun kini makan kue tersebut walaupun sebenarnya dia tidak menyukai nya bahkan Dave tidak pernah makan kue sebelum nya tapi kali ini dia mengalah demi istri dan juga calon anak nya yang ada di perut sang istri saat ini