Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 114


__ADS_3

Mel kini masih terdiam dengan ketidak percayaan nya bagaimana bisa Robin bersikap seperti ini kepada nya bahkan dia juga berkali-kali sudah mengatakan kepada yang lain nya jika tidak menyukai Mel tapi sekarang kenapa dia bersikap seolah-olah Mel adalah kekasih nya


"Sakit ya ?". Tanya Mel


Robin tersenyum mendengar pertanyaan dari wanita yang kini ada di hadapan nya itu dan tak lain dan tak bukan adalah adik bos nya


"Kalau aku sakit berarti kamu obat penyembuh luka ku dan aku tidak akan pernah membiarkan penyembuh luka ku merasakan sakit ". Kata Robin yang masih saja memeluk Mel saat ini


Entah bagaimana Mel harus bersikap bahkan kini dia masih saja diam dengan perlakuan Robin


Plak


Mel memukul lengan Robin saat ini dan dia pun melepaskan diri dari nya lalu menatap nya dengan tajam


"Apaan sih , kenapa juga meluk-meluk terus panggil sayang-sayang juga ". Kata Mel


Robin tersenyum dan dia pun kini lebih Dekat lagi ke Mel dan mencondongkan tubuh nya ke arah Mel


"Apa tidak boleh jika aku sayang dengan mu Mel ?". Tanya Robin


"Jangan bercanda gak lucu tau gak ". Kata Mel


"Aku serius bahkan aku sudah sangat muak ketika melihat kau bersama dengan pria lain nya ". Kata Robin yang kini semakin maju membuat Mel pun melangkah mundur


"Jangan aneh-aneh Robin sudah sana aku sedang tidak mau makan nanti saja ". Kata Mel


"Bagaimana kalau kita makan di luar dan kamu juga bisa belanja sepuas nya Mel seperti biasa nya ". Kata Robin


Mel berpikir sejenak dan kini dia pun menyetujui nya karena dia juga merasa suntuk di rumah di tambah lagi pikiran nya masih saja tertuju pada perkataan Shawn tadi


"Ya sudah aku ambil tas dulu dan tunggu lah di luar ". Kata Mel


bukan nya keluar malah Robin kini duduk di atas ranjang Mel membuat Mel memicingkan mata nya dan menarik baju Robin saat ini lalu menyeret nya keluar. Mencintai dalam diam itulah yang selama ini Robin lakukan bahkan dia juga terlihat acuh dan selalu menolak Mel untuk menutupi rasa cinta nya kepada adik bos nya itu dan kini dia mengungkapkan nya karena dia merasa sangat kesal dan tidak suka jika Mel memikirkan lelaki lain seperti Shawn.


Robin turun ke bawah dan melihat kini Sonny dan bos nya sedang berbicara bersama di ruang tengah


"Tuan ". Sapa Robin


Dave pun mengangguk kan kepala nya dan kini dia kembali mendengar kan apa yang Sonny katakan dan Dave juga menyuruh Robin untuk bergabung dengan nya


"Beberapa hari lagi Jane dan juga Rafael akan melangsungkan acara pernikahan nya Dave dan saya ingin meminta bantuan kamu untuk mengamankan tempat yang akan di gunakan nanti ". Kata Sonny


"Kenapa harus aku bukan nya Rafael maksud ku calon kakak ipar memiliki banyak anak buah seharus nya dia bisa mengatasi semua nya bukan ". Kata Dave


"Memang nya ada apa pa , kenapa harus di jaga ?". Tanya Felisha


"Papa hanya berjaga-jaga saja Fel agar acara nya nanti berjalan dengan lancar ". Kata Sonny

__ADS_1


Dave masih biasa saja dan dia tetap tenang sambil memegang tangan sang istri sejak tadi dan Felisha juga menyandarkan kepala nya di bahu Dave


"Dulu kenapa tidak memikirkan hal tersebut di acara ku dan Felisha tapi di acara Jane kau memikirkan nya , apa itu cukup adil papa mertua". Kata Dave sambil menyeringai


Sonny terdiam bahkan dia terasa tidak mampu berkata lagi ketika mendapat kan perkataan seperti itu dari Dave bahkan bibir nya terasa sangat susah sekali untuk mengucap kan sepatah kata pun saat ini


"Dave jangan mengatakan hal tersebut kepada papa ". Kata Felisha


Dave tersenyum dan mengecup kening istrinya itu di depan papa mertua nya "Aku hanya bertanya sweety dan itu juga tidak masalah Buna pertanyaan ku ". Kata Dave


"Iya Dave memang apa yang kamu katakan benar tapi papa merasa kamu lebih kuat dari Rafael apalagi para sahabat kamu juga banyak dan hebat jadi papa rasa tidak perlu juga memperketat penjagaan di acara mu dulu ". Kata Sonny


Dave hanya mengangguk-angguk kan kepala nya saja dan kini masih tetap tenang juga


"Aku tidak bisa membantu untuk menjaga acara itu karena Rafael pun juga memiliki banyak anak buah dan juga partner dia pun juga kuat jika kau tidak tahu papa mertua dan coba saja tanyakan kepada mama mertua nanti ". Kata Dave


Sonny tidak mengerti dengan maksud perkataan Dave yang mengatakan jika Sheryl mengetahui nya


"Robin ayo aku sudah siap ". Kata Mel yang tidak mengetahui jika ada tamu di rumah nya dan dia kini juga sudah siap untuk pergi jalan-jalan ke luar


"Mau kemana Mel ?". Tanya Felisha


Mel pun kini mendekati mereka di sana dan dia melihat ada Sonny lalu memberi hormat dan salam kepada mertua kakak nya itu.


"Mau kemana Mel , kamu belum makan malam tadi ". Kata Dave


"Masih ada papa Mel gak enak kalau aku ikut pergi ". Kata Felisha


"Papa sudah selesai urusan nya Felisha dan papa mau pamit pulang juga ". Kata Sonny yang merasa tidak enak jika membuat Felisha di rumah dan tidak ikut jalan bersama yang lain nya .


"Papa sudah selesai mengobrol nya dengan Dave ?". Tanya Felisha


"Sudah, papa pamit pulang dulu dan kamu jaga diri baik-baik Felisha ". Kata Sonny yang kini sudah berdiri dari duduk nya tak lupa juga dia bersalaman dengan Dave dan juga Robin


"Jadi ikut gak kak ?". Tanya Mel


"Kita pergi bersama ". Kata Dave


Mereka kini pergi ke sebuah mall untuk makan dan juga mungkin mereka mau belanja juga di sana


"Ke mall atau restoran ?". Tanya Dave memastikan kembali


"Restoran yang ada di mall kak ". Jawab Mel sambil tersenyum


"Kita pergi sesuai rencana awal Robin ". Kata Dave


Robin mengangguk kan kepala nya dan kini dia melajukan kembali kendaraan nya bahkan di sana Mel dan Felisha pun Beberapa melakukan candaan dan mereka juga tertawa lepas di sana

__ADS_1


"Kenapa tadi pulang kampus kayak kesal banget Mel ?". Tanya Felisha


"Aku gak suka saja kak sama Shawn yang suka se enak nya saja ". Kata Mel yang kini sudah bercerita dan terlihat juga suasana hati nya sudah membaik saat ini


"Shawn baik loh Mel bahkan kakak bisa melihat ketulusan di mata dia untuk kamu ". Kata Felisha


"Jangan mencampuri urusan percintaan Mel sweety bahkan aku juga tidak ikut campur juga ". Kata Dave


Felisha pun mengerti dan kini dia diam dan tidak melanjut kan membahas apa yang dia tanyakan tadi kepada Mel .


Sesampai nya mereka di mall dan juga sudah berada di dalam restoran kini mereka tengah menunggu pesanan sambil mengobrol dan sesekali berselfi juga di sana


"Dave ". Panggil Revan yang ternyata juga ada di sana


"Kalian ada di sini juga ?". Tanya Felisha


"Iya kita mau makan di sini ". Kata Morgan


"Apa kabar nyonya Dave ". Kata Gerald


"Aku baik Ge seperti yang kamu lihat saat ini ". Kata Felisha


"Ngomong-ngomong ya Dave kenapa Dave junior lama sekali datang nya , apa kau tidak setajam itu Dave hingga belum juga ada tanda akan kemunculan penerus mu ". Kata Morgan


"Kau terlalu banyak bicara Morgan bahkan mulut mu itu seperti nya ingin ku jahit sekarang ". Kata Dave


"Kenapa jadi serius Dave bahkan Morgan tadi hanya bercanda saja ". Kata Felisha


"Bercanda dia tidak lucu swety ". Kata Dave


"Menurut mu saja Dave tidak lucu tapi menurut kami seperti nya lucu ". Kata Sean


Mereka tertawa bersama melihat kekesalan yang Dave sembunyikan kali ini bahkan Revan pun sejak tadi juga menatap Mel yang terlihat melamun di sana


"Meilani Miller jelek banget Lo hari ini ". Kata Revan


"Jelek-jelek gini juga dulu Lo cinta sama gue ". Kata Mel


Revan hanya menyengir saja mendengar nya karena itu memang lah benar dan sesuai dengan kenyataan nya


"Kita belum pernah liburan bersama , bagaimana kalau kita liburan bareng ?". Tanya Felisha memberikan usulan saat ini


"Boleh juga Fel , enak nya ke mana ya kita ?". Tanya Sean


"Ke Prancis saja enak kali ". Kata Carles


"Jomblo mau ngapain ke sana , enak di Dave gak enak di kita ". Kata Morgan

__ADS_1


Kembali canda tawa mereka memenuhi restoran tersebut bahkan kata pengunjung di sana pun juga sesekali melirik ke arah mereka begitu juga dengan seseorang yang memakai jaket hitam di sudut ruangan tersebut, dia tampak menyunggingkan senyuman nya ketika melihat Dave dan yang lain nya yang kini sedang tertawa bersama di sana


__ADS_2