Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 200


__ADS_3

Wah sudah sampai part 200 saja nih dan author nya pun masih bingung mau bikin Mel dengan Shawn atau Dengan Robin karena pendukung mereka berdua sama banyak nya dan maaf jika jalan cerita nya lambat atau bertele-tele dan tidak sesuai dengan para pembaca di sini 😊


Di markas nya Shawn masih saja menanti kabar di mana keberadaan Jack sekarang dan dia sudah tidak sabar sama sekali untuk menghajar nya nanti karena sudah tidak memperdulikan apa yang dia ucapkan bahkan dia kini sudah berani sekali menentang nya . Shawn Tidak akan pernah melepaskan Jack dan kali ini dia pun terlihat sangat marah sekali kepada nya


" Kenapa Marvin lama sekali, apa dia sudah bodoh dan lambat sekarang". Kata Shawn yang memang tidak sabar sama sekali sejak tadi menunggu kabar dari orang kepercayaan nya itu


" Sabar lah Shawn kenapa Lo suka sekali mengomel sih ". Kata Revan


" Benar Shawn, Lo jangan terlalu emosi dan Nanti dengar kan dulu apa yang di katakan oleh Jack dan jangan terlalu emosi Kepada nya sebelum mendengar kan penjelasan nya ". Kata Dean


" Benar itu dan jangan sampai nanti Lo terpancing dengan hal yang belum tentu itu pasti dan awas terhasut Lo Shawn ". Kata Edric


" Hey Edric, apa Lo pikir gue menghasut nya dan mengarang cerita agar Shawn membela gue dan para sahabat gue . Itu pun tidak ada guna nya juga bagi kita ". Kata Revan kesal dengan ucapan Edric tadi


" Gue hanya mengatakan itu saja dan tidak ada niatan sama sekali untuk menjatuhkan atau menjelek kan Lo sama sekali ". Kata Edric


" Tapi ucapan Lo itu mengatakan jika gue dsn yang lain nya yang telah menghasut Shawn agar dia marah kepada Jack padahal itu tidak lah benar sama sekali ". Kata Revan


" Sudah lah Edric jangan memancing keributan di sini dan sebaik nya Lo duduk yang tenang dan diam saja sekarang ini ". Kata Dean


" Baik lah gue akan diam jika dia juga diam karena dia lah yang memancing keadaan menjadi tak biasa seperti sekarang ini ". Kata Edric


" Jika Lo masih banyak bicara Edric maka gue tidak akan segan untuk menembak Lo detik ini juga ". Kata Shawn membuat mereka semua pun langsung terdiam karena mereka tahu jika Shawn tidak pernah main-main dalam perkataan nya selama ini jadi mereka pun langsung terdiam sekarang


" Bos , tuan Jack ada di rumah nya sekarang ". Kata Marvin yang baru saja datang menghampiri Shawn


" Apa Lo sudah memberi kan penjagaan di sana agar dia tidak kabur nanti nya ?". tanya Shawn


" Iya Bos, saya sudah menaruh beberapa anak buah agar tuan Jack tidak kabur nanti nya ". Kata Marvin


" Kalau begitu kita pergi sekarang dan jangan membuang kesempatan lagi ". kata Shawn


Dia sudah sangat tidak sabar lagi ingin menghajar Jack dan kini dia pun segera melaju kan mobil nya dengan kecepatan di atas rata-rata sekarang ini .


Mobil mereka sudah sampai di halaman rumah mewah milik Jack dan Shawn pun tanpa menunggu lama langsung masuk ke dalam rumah itu untuk menemui Jack sekarang ini


" Jack ". Teriak Shawn yang kini sudah masuk ke dalam dengan ekspresi wajah yang sangat marah sekali sekarang ini


" Jack keluar lah jika tidak gue akan membakar rumah Lo ini sekarang juga dan meratakan nya ". Kata Shawn dengan teriakan nya


Kini dia sudah tidak bisa menahan diri lagi walaupun Jack belum juga membantu dan hanya menyepakati nya untuk membantu tapi tetap saja Shawn merasa jika Jack tidak tunduk kepada nya sekarang ini dan itu membuat nya merasa di sepelekan oleh nya dan Shawn tidak suka hal tersebut


Jack turun dari anak tangga sambil menatap ke arah Shawn yang kini sudah memasang wajah marah nya itu dan dia pun juga berusaha untuk tetap tenang di depan Shawn agar dia bisa menghadapi nya sekarang ini . Tidak menunggu lama Shawn pun langsung menarik kera baju Jack dan dia pun langsung menghajar nya sekarang ini


Bug Bug Bug Beberapa kali Shawn terlihat menghajar nya sekarang ini


" Shawn Lo kenapa menghajar gue ". Kata Jack yang mencoba untuk menghindari pukulan nya dan menangkis nya juga


" Shawn tahan diri dan dengar kan dulu penjelasan nya karena kita adalah satu kelompok jadi jangan sampai kita terpecah nanti nya ". Kata Dean


" Jelas kan Jack agar Shawn tidak marah dan menuduh Lo sembarangan lagi nanti nya ". Kata Edric


" Apa yang harus gue jelaskan kepada nya , gue tidak mengerti sama sekali". Kata Jack mencoba untuk pura-pura bodoh namun dia tentu saja tidak akan bisa menipu Shawn karena dia memang sangat cerdas sekali orang nya


" Lo pikir gue bodoh hingga bisa tertipu dengan ucapan Lo ini . Apa Lo sudah bosan hidup hingga mengabaikan apa yang gue katakan ?". Tanya Shawn

__ADS_1


" Apa yang gue lakukan Shawn hingga Lo sangat marah sekali ?". Tanya Jack lagi


" Lo telah menerima kerja sama dengan Justin dan itu arti nya Lo kini menentang gue ". Kata Shawn membentak Jack


" Gue tidak melakukan nya dan gue sudah katakan bukan jika gue Tidak terlibat sama sekali dengan Justin ". Kata Jack


Shawn menatap dengan tatapan tajam nya bahkan sorot mata nya menandakan jika dia kini sedang ingin sekali menerkam Jack


" Lo Tahu gue bukan Jack jadi katakan sejujur nya atau Lo memang ingin gue habisi sekarang ". Kata Shawn yang memang tidak bisa meredam emosi nya sekarang ini


" Shawn gue hanya "


" Hanya apa Jack hanya ingin membuat gue marah hah". Bentak Shawn kembali sebelum dia menyelesaikan ucapan nya karena shawn sudah tidak sabar sebab kali ini Jack seperti orang gagu saja jika bicara


" Shawn tenang lah dulu dan biarkan Jack menyelesaikan ucapan nya jadi sabar lah sedikit saja ". Kata Revan menenangkan Shawn


" Ya gue memang bekerja sama dengan Justin tapi gue hanya memberikan anak buah gue saja Shawn dan itu pun hanya sedikit saja . Mereka juga sudah gue beri tahu dan gue kasih lihat foto Mel agar nanti tidak melukai nya ". Kata Jack


Bug


Satu kali lagi pukulan keras di wajah Jack dan itu pun membuat Jack kembali jatuh tersungkur sekarang ini dan Edric pun membantu nya untuk berdiri sementara Revan menegang Shawn agar dia tidak memukul Jack kembali


" Lo memang ingin menentang ku Jack dan seperti nya Lo memang bosan hidup ". Kata Shawn yang kini menghajar nya dengan membabi buta dan tidak ada yang bisa menghentikan aksi nya itu sekarang ini


" Dean bagaimana ini , Si Devil tengah marah dan Lo tahu bukan jika kita pun tidak bisa menghentikan nya ". Kata Edric


" Bodoh sekali Jack, kenapa dia harus menentang Shawn yang sudah memberikan peringatan kepada nya ". Kata Dean


Jika mereka memisahkan nya pun tidak ada hasil sama sekali dan Shawn pun terlalu kuat jika sedang emosi sekarang ini , jadi siapapun yang akan memisahkan mereka berdua pasti juga akan mendapat kan pukulan dari Shawn nanti nya


" Shawn hentikan ". Teriak seseorang dengan suara lantang nya


" Akhir nya Lo datang tepat waktu Mel , sebelum dia membunuh sahabat nya sendiri". Kata Revan


Dia memang tadi mengirim pesan kepada Mel agar segera datang membujuk Shawn agar tidak berkelahi dengan sahabat nya karena Revan tidak mau saja jika nanti dia di salahkan apalagi Dave nanti juga pasti akan di kaitkan dengan masalah ini karena Shawn membela nya dan rela memukul rekan nya sendiri


" Mel , kenapa Lo di sini ?". Tanya Shawn yang kini sudah menghentikan aksi nya dan usaha Revan berhasil sekarang ini dan dia pun sangat yakin sekali jika memang Shawn sangat mencintai Mel dan cinta nya sangat besar sekali kepada Mel


" Lo kenapa memukul dia , apa Lo gila memukuli sahabat sendiri dan bagaimana jika dia nanti mati . Apa Lo tidak akan menyesal nanti nya ?". Tanya Mel


" Sama sekali tidak karena dia pantas mendapat kan nya ". Kata Shawn dengan enteng nya


" Lo ya memang benar-benar menjengkelkan, sudah kalau begitu jangan berteman lagi dengan gue karena gue takut jika nanti Lo juga akan membunuh gue jika gue melakukan kesalahan". Kata Mel


Shawn mendekati Mel dan menatap nya dengan tajam sambil memegang tangan nya juga sekarang ini


" Mana mungkin gue menyakiti wanita yang sangat gue Cintai dan itu adalah hal yang sangat mustahil sekali gue lakukan". Kata Shawn


" Ah gue gak percaya, bahkan sahabat Lo saja sampai babak belur karena Lo apalagi gue nanti nya ". Kata Mel


" Pernah gak gue bohong sama Lo walaupun hanya sekali saja ?". Tanya Shawn


" Ya tidak yang ada gue yang membohongi Lo ". Kata Mel sambil tersenyum mantap Shawn


" Apa itu bukan bukti akan keseriusan gue Mel . Gue tidak perduli jika harus membunuh yang penting Lo aman dan akan selalu di sisi gue dan menjadi milik gue nanti nya Mel ". Kata Shawn

__ADS_1


Kata tersebut seolah membuat Mel pun terhantam petir yang sangat dahsyat. Bagaimana mungkin dia akan membiarkan Robin mati di tangan Shawn jika nanti Shawn tahu dia akan bertunangan dengan Robin , Mel tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi dan dia pun akan memilih cinta tak harus memiliki saja agar Robin tetap hidup jika seperti ini yang penting dia bisa selalu melihat wajah Robin nanti nya , itu sudah cukup bagi Mel


" Dean , bawa saja dia pergi dari sini sekarang dan obati luka nya . Marvin , Lo ada di sini juga ?". Tanya Mel kaget ketika dia melihat sosok Marvin di rumah tersebut


" Dia bekerja dengan gue dan tugas nya adalah menjaga Lo". Kata Shawn menjelaskan kepada Mel


" Oh pantas saja dia selalu berkeliaran di sektor Mel ternyata dia bodyguard bayangan untuk Mel ya ". Kata Felisha


Shawn menatap Felisha yang ada di belakang Mel dan dia pun baru menyadari jika Felisha juga ikut ke sini dan ada Liam juga di sana . Shawn melihat jika perut Felisha pun kini membesar membuat nya menatap dengan tajam


" Kau sedang hamil Felisha ?". Tanya Shawn


" Ya seperti yang kamu lihat sekarang ini Shawn ". Jawab Felisha sambil tersenyum menatap Shawn


" Selamat atas kehamilan mu dan jaga dia baik-baik Fel ". Kata Shawn


" Itu pasti dan aku pun juga akan selalu berlatih agar kejadian dulu tidak terulang kembali ". Kata Felisha


" Jika kau mau aku juga bisa melatih mu ". Kata shawn menawar kan diri nya sekarang ini


" Itu tidak perlu karena Dave sudah melatih nya Shawn dan Lo jangan membuat masalah lagi sekarang ini ". Kata Revan


" Gue hanya menawarkan diri saja dan jika dia mau kenapa tidak ". kata Shawn


" Sudah diam lah kalian berdua dan sekarang gue mau pulang dulu ". Kata Mel


" Mau gue antar Mel ?". Tanya Shawn


Mel tampak diam dan berfikir sekarang, dia menatap ke arah Felisha dan Felisha pun mengisyaratkan untuk mengiyakan nya saja sekarang ini perkataan Shawn yang menawar kan bantuan


" Ya sudah antar gue kan Lo juga mau mengantar Revan kan ". Kata Mel


" Ya gue akan mengantar dia juga pulang dan Marvin , bereskan kekacauan yang ada di sini ". Kata shawn


" Lo ya Marvin awas saja nanti , harus memberi penjelasan kepada gue karena Lo adalah sahabat gue juga ". Kata Mel sambil memberikan bogeman Kepada Marvin dan Marvin hanya mengangguk saja mendengar nya tadi


" ayo segera pulang sekarang dan Liam ikuti saja kita dari belakang nanti ". Kata Felisha


" Baik nyonya ". Kata Liam


Mereka kini pergi bersama menuju Kediaman rumah Dave dan sejak tadi di dalam perjalanan beberapa kali Mel mencuri pandang kepada Shawn karena dia juga takut tadi dengan aksi nya yang sangat brutal itu


" Apa ada yang ingin Lo tanyakan kepada gue Mel , jika iya katakan saja ". Kata Shawn


" Tidak ada dan jangan kepedean juga jadi orang". Kata Mel


Dia pun kini mengalihkan pandangan nya dan menatap Keluar jendela sekarang ini bahkan Mel pun menjadi sangat malu sekali karena dia ketahuan oleh Shawn tadi


" Sudah berapa usia kehamilan mu itu Fel?". Tanya Shawn


" sudah jalan tiga bulan lebih dan mau empat bulan juga ". Kata Felisha


" Pantas saja kau jarang keluar, ternyata kau mengandung dan seperti nya Dave memang sengaja menyembunyikan nya sekarang ini agar tidak ada musuh yang menargetkan mu ". Kata Shawn


" Awal nya sih begitu tapi meskipun di sembunyikan bagaimana kan tetap saja akan ada yang tahu nanti nya dan aku pun juga sudah belajar banyak sekali ilmu beladiri ". Kata Felisha

__ADS_1


" Memang bagus sekali jika kau belajar agar bisa menjaga diri dan tidak mengandalkan Dave terus sebab aku tahu juga jika dia tentu nya pasti sangat sibuk sekali ". Kata Shawn


" Dan alasan lain nya juga agar aku tidak merepotkan banyak orang juga nanti nya jadi aku memutuskan untuk belajar beladiri saja ". Kata Felisha sambil tersenyum menceritakan nya


__ADS_2