Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 239


__ADS_3

Dave hanya ingin tahu saja bagaimana kondisi adik nya itu ya walaupun dia tahu jika Shawn memang mencintai Mel namun dia juga tidak tahu apa dia menyiksa Mel atau tidak di sana maka dari itu dia pun ingin tahu dan akan berbicara sendiri kepada Marvin


" Revan , atur pertemuan ku dengan Marvin besok . Aku ingin menemui nya ". Kata Dave


" Untuk apa Dave kau ingin menemui Marvin. Dia tidak akan mau memberi tahu walaupun kau menghajar nya sekalipun ". Kata Rafael


" Untuk apa juga aku menghajar nya , itu hanya akan membuang tenaga ku yang berharga saja ". Kata Dave


" Lalu kenapa kau ingin bertemu dengan nya save ?". Tanya Sean


" Aku akan melakukan negosiasi dengan nya agar aku bisa tahu kabar tentang Mel ". Kata Dave


" Apa kau yakin jika cara tersebut akan mampu di gunakan Dave ?". Tanya Morgan


" Tidak ada salah nya bukan jika mencoba nya jadi aku akan mencoba nya ". Kata Dave


" Memang harus mencoba nya dulu Dave agar tahu bagaimana hasil nya nanti ". kata Carles


" Dan aku juga akan membantu jika memang Marvin tidak mau mempertemukan kalian . aku akan mencoba untuk bertanya kepada Dean nanti nya ". Kata Kristal


" Terima kasih atas bantuan nya Kristal ". Kata Dave


" Sama-sama dan maaf jika aku tidak bisa membantu banyak untuk hal ini Dave " Kat Kristal


" Tidak kau sudah membantu ku banyak hal jadi aku sangat berterima kasih atas hal tersebut ". Kata Dave


Kristal hanya mengangguk saja karena dia juga merasa sangat bersalah sekali Sebab tidak bisa membantu banyak


" Kembali saja jika kau ingin bersama dengan Felisha di sana ". Kata Dave


" Ya sudah kalau begitu aku kembali ke sana dulu ya ". Kata Kristal dan Dave hanya mengangguk saja


" Aku pergi dulu Dave ke kantor Shawn sekarang untuk menemui Marvin ". Kata Revan


" Ya sudah berangkat saja dan pastika kau bisa membuat ku bertemu dengan Shawn nanti nya Revan dan jika kau bisa melakukan nya maka apapun yang kau inginkan akan aku berikan " Kata Dave


" aku membantu mu sebagai sahabat Dave jadi kau tidak perlu memberikan imbalan apapun kepada ku ". Kata Revan


Dave mengangguk dan kini Revan pun segera pergi ke kantor Shawn untuk menemui Marvin di sana dan Revan memang sahabat Shawn jadi dia bisa masuk ke kantor dengan mudah nanti nya


" Tentang Justin bagaimana Dave ?". Tanya Sean


" Jangan membahas itu dulu Sean agar Dave bisa fokus dengan Mel saja dan biar kita saja nanti yang mengurus nya ". kata Morgan


" Justin mundur dan tidak akan menyerang . Entah apa yang membuat nya mundur ". Kata Carles

__ADS_1


" Jadi dia tidak akan menyerang ". Kata Sean


" Ya dia tidak akan menyerang sama sekali dan seperti nya mundur untuk beberapa waktu saja ". Kata Carles


" Apa alasan dia mundur. Tidak mungkin jika tidak ada alasan tapi dia mundur begitu saja ". Kata Morgan


" Untuk alasan nya aku masih belum tahu dan aku juga tidak mencari tahu akan hal tersebut ". Kata Carles


" Pantau saja dia agar kita bisa tahu pergerakan nya ". Kata Dave


" Ya aku akan melakukan nya untuk mencegah hal buruk yang tidak di inginkan terjadi ". Kata Carles


Carles memang sudah memantau sejak dulu karena dia tahu jika Dave saat ini sedang sibuk mencari keberadaan adik nya jadi para sahabat nya pun menyadari nya akan kesibukan Dave itu


Sementara itu Felisha dan Kristal kini duduk bersama dan mengobrol juga di sana saat ini


" Ganteng nya jagoan mu Fel jadi pengen deh aku punya ". Kata Kristal


" Nikah dulu baru bisa punya kan ". Kata Felisha sambil tersenyum


" Iya juga itu memang benar tapi susah juga mencari yang tepat seperti suami kamu ". Kata Kristal


" Tapi kamu kan sudah punya Dean ". Kata Felisha


" Aku dan dia hanya partner kerja saja tidak lebih sama sekali ". Kata Kristal


" Ya tapi aku tidak cocok dengan nya karena dia terlalu tinggi untuk ku gapai . Dulu Robin saja susah apalagi Dean ". kata Kristal


" Tidak ada yang tidak mungkin sebab seperti nya memang Dean Suka dengan mu ". Kata Felisha


" Aku tidak mau kepedean Felisha dan lagi aku juga tidak suka dengan nya sama sekali ". Kata Kristal


" Tidak apa-apa percaya diri karena itu penting juga Kristal ". kata Jane


" Anak mu lucu sekali Jane ". Kata Kristal


" Mama dan papa nya saja lucu jadi wajar bukan jika anak ku juga lucu seperti aku ". Kata Jane


" Iya iya percaya sekali aku jika kau memang sangat lucu sekali ". Kata Kristal membuat mereka semua yang ada di sana pun terlihat tersenyum senang sekali . Bahkan kedua orang tua Felisha pun juga tersenyum mendengar candaan mereka tadi


" Kristal apa kau tahu kabar tentang Mel ?". Tanya Felisha pelan saja


" Maaf Fel tapi aku benar-benar tidak mengetahui nya hanya saja Dean mengatakan jika Shawn tidak akan mungkin menyakiti Mel sebab dia sangat mencintai nya ". Kata Kristal


" Aku juga yakin sekali memang seperti itu tapi Dave tentu saja tidak percaya jika dia tidak melihat sendiri jika Mel benar-benar baik-baik saja saat ini ". Kata Felisha

__ADS_1


" Tentu saja dia sangat khawatir memang dengan Mel apalagi dia adalah adik satu-satunya ". Kata Kristal memahami tentang Dave sekarang ini


" Iya itu memang Benar sekali dan aku juga berharap agar nanti ada kabar baik tentang Mel kedepan nya " Kata Felisha


" Ya semoga saja nanti Shawn bisa mengerti jika memang dia harus memberikan kabar kepada Dave akan keadaan Mel sebab Dave adalah kakak nya ya walau pun sekarang ini Shawn adalah suami nya Tapi tetap saja bukan jika dia harus memberi tahu Dave ". Kata Kristal


" Iya itu memang benar Kristal dan aku pun juga merasa sangat kasihan sekali dengan Dave yang selalu saja memikirkan Mel ". Kata Felisha


Dia tahu bagaimana suami nya yang hampir setiap malam tidak bisa tidur dengan nyenyak sebab memikirkan adik nya bahkan Dave selalu saja begadang untuk mencari tahu di mana keberadaan Mel yang kini sangat susah sekali dia dapat kan . Memang tidak biasa nya Dave tidak bisa mencari informasi bahkan biasa nya dengan mudah Jordan atau Robin bisa menemukan informasi yang dia inginkan tetapi saat ini mereka berdua tidak bisa dia andalkan sama sekali dan itu membuat nya sangat kepikiran tentang kondisi adik nya itu di luar sana


Dan di kantor Shawn kini Revan sudah di sana dan dia dengan santai nya masuk ke dalam kantor Tersebut


" Maaf tuan Revan anda mencari siapa ?". Tanya resepsionis di sana


" Aku mencari Marvin , apa dia sudah datang ?"


Tanya Revan


" Apa anda sudah membuat janji dengan tuan Marvin , tuan ?". Tanya sang resepsionis


" Untuk apa aku membuat janji dengan nya bahkan aku selalu saja bisa masuk ke kantor ini dengan mudah . Apa kau lupa siapa aku ini ?". Tanya Revan dengan keras nya sambil marah juga


" Maaf kan saya tuan tetapi sesuai prosedur di sini jika ada yang ingin menemui tuan Marvin maka harus membuat janji dulu dengan nya ". kata resepsionis nya


" Apa kau pekerja baru di sini hingga lupa dengan ku bahkan Shawn saja memberiku izin untuk menemui nya kapan pun jika aku mau ". kata Revan berteriak dengan keras nya membuat sang Scurity di depan kini mendekati mereka berdua


" Tuan Revan kenapa anda marah-marah di sini ?". Tanya Scurity di sana


" Tanya saja kepada dia yang melarang ku untuk datang dan masuk ke dalam menemui Marvin saat ini bahkan dia menyuruh ku membuat janji dulu ". kata Revan


" Silahkan saja anda masuk tuan karena tuan Marvin juga ada di dalam ruangan nya ". Kat Sang Scurity sambil memberikan kode kepada resepsionis tadi agar tidak menahan Revan supaya Revan tidak akan membuat kegaduhan lagi nanti nya


Revan pun masuk ke dalam dan kini menuju ruangan Marvin untuk berbicara dengan nya menyampaikan apa yang Dave ingin kan tadi


" Marvin ". Panggil Revan yang langsung nyelonong masuk saja tanpa permisi juga saat ini


" Tuan Revan anda datang kemari lagi ". Kata Marvin


Memang Revan waktu itu hampir setiap hari datang ke kantor dan menemui dia karena dia ingin tahu di mana Shawn berada namun Marvin tidak pernah memberi tahu nya sama sekali dan Revan tidak pernah putus asa juga untuk menemui nya


" Ya aku datang ke sini lagi dan sekarang aku sedang kesal sekali ". Kata Revan


" Kesal dengan saya tuan ?". Tanya Marvin


" Ya salah satu nya tapi aku lebih kesal lagi dengan resepsionis mu yang melarang ku masuk tadi ". Kata Revan

__ADS_1


" Maklumi saja tuan karena dia pegawai baru di sini ". kata Marvin menjelaskannya kepada Revan agar persoalan nya nanti tidak akan panjang sebab dia tahu bagaimana Revan jika sudah mengomel bahkan melebihi ibu-ibu yang suka bergosip jika dia sudah mengomel , tidak akan berhenti juga dengan mudah bahkan dia bisa melakukan nya beberapa jam jika sudah mengomel


__ADS_2