Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 194


__ADS_3

Wah Ternyata Banyak sekali yang mendukung Mel Shawn ya di sini . Pantengin terus Ceritanya agar bisa tahu apa nanti Mel akan tetap dengan Robin atau justru berpindah ke Shawn


Happy reading


Revan berdiri tepat di hadapan Shawn dengan tatapan tajam nya dan dia juga baru tahu jika Shawn sudah kembali dari Texas sekarang ini .


" Apa kabar Revan ". Kata Shawn sambil tersenyum namun Revan masih tetap terdiam saat ini


" Mel ayo kita segera pulang". Ajak Revan


" Lo kenapa sih , tuh Shawn menyapa Lo dan bukan nya kalian bersahabat jadi balas sapaan dia ". Kata Mel


" Mana ada sahabat yang menyembunyikan jati diri nya sendiri". Kata Revan


Shawn tahu bagaimana Revan dan tentu nya dia juga sudah paham betul dengan sifat Revan ini yang memang tidak suka jika dia di bohongi apalagi mereka bersahabat jadi Revan tentu nya tidak akan mudah memaafkan Shawn


" Kenapa Lo seperti anak kecil Revan , ayolah gue juga tidak ada maksud buruk kepada Lo ". Kata Shawn


Tentu nya Revan tidak perduli dengan hal tersebut dan kini dia masih saja berjalan Menuju mobil nya dan Shawn pun mengikuti nya


" Kenapa Lo merajuk seperti anak kecil Revan , jika gue salah gue minta maaf ". Kata Shawn membuat Revan menghentikan langkah kaki nya bahkan dia pun kini berbalik menatap shawn sebab selama dia menjadi sahabat Shawn, tidak pernah dia mendengar kata Ma'af dari nya sedikit pun juga dan kini dia mendengar nya , tentu saja Revan terkejut dengan hal tersebut


" Lo tadi bilang apa Shawn, Ma'af ". Kata Revan lalu dia bertepuk tangan sambil tertawa ketika mengatakan nya namun Shawn hanya diam saja karena dia tahu sifat Revan seperti apa


" Lo sudah bohong Kepada gue bahkan ketika Lo ke Texas pun hanya Mel yang Lo beri tahu sementara gue tidak ". Kata Revan


Shawn mendekati Revan dan dia merangkul pundak sahabat nya kini membuat Revan berusaha melepaskan nya namun Shawn masih saja tidak perduli dan dia masih tetap merangkul Revan


" Apa yang harus gue lakukan agar Lo memaafkan gue , jangan meminta untuk menjauhi Mel karena itu mustahil dan Lo tahu bukan bagaimana gue ". Kata Shawn


Revan hanya diam saja dan kini dia pun tampak berpikir apa benar jika Shawn akan mau menuruti apa yang dia katakan sekarang ini .


" Gue ingin bertemu dengan sahabat Lo yang melatih Mel dulu ". Kata Revan


Shawn tersenyum lalu mengangguk kan kepala nya. " Baik lah jika itu yang Lo mau maka sekarang ayo ikut gue . Kalian berdua pergi saja dulu dan antar Rose pulang ". Kata Shawn Kepada Eza dan juga Rico


Mereka pergi bersama Dengan Rose juga karena sesuai dengan apa yang di katakan Shawn tadi jika mereka harus mengantar kan Rose sekarang ini jadi mereka pergi dan Shawn masih di sana bersama dengan Revan


" kalau begitu Lo ikuti saja mobil gue Revan dan kita akan menuju markas Gue sekarang Revan ". Kata Shawn


Revan hanya menatap nya saja sekarang ini tanpa menggerakkan kaki nya selangkah pun juga membuat Shawn kembali menoleh dan menatap nya saat ini


" Kenapa lagi Revan ?". Tanya Shawn


" Apa Lo tidak menjebak gue sekarang dan mungkin saja Lo mau balas dendam karena Mel sudah menjadi kekasih Robin dan gue menutupi nya dari Lo ". Kata Revan dengan jujur nya membuat Shawn hanya tersenyum saja


" Jika gue marah Dengan Lo itu wajar bukan karena Lo adalah sahabat gue dan Lo tidak mengatakan nya kepada gue jika mereka sudah jadian ". Kata Shawn


" Nah benar kan kalau Lo akan balas dendam sekarang dan akan menghajar gue nanti di markas Lo ". Kata Revan


" Jangan berpikir buruk dulu Revan karena kita juga belum kesana bukan jadi stop berpikir negatif ". Kata Mel


" Benar apa yang di katakan Mel dan memang tidak salah sama sekali jika gue mencintai nya karena dia selalu positif thinking". Kata Shawn

__ADS_1


" Gue masih tidak percaya dan bisa saja kan ini hanya jebakan Lo saja dengan para sahabat Lo apalagi Jack ingin menyerang Dave jadi gue rasa Lo juga akan membantu nya ". Kata Revan masih saja menuduh Shawn dan Shawn masih saja tetap tenang sekarang ini karena dia sudah mengenal Revan lama dan jika bukan Revan yang mengatakan nya maka dia pun sudah pasti akan membunuh nya detik itu juga tapi sekarang yang Berkata adalah Revan jadi dia memaklumi nya saja sekarang ini


" Jika Lo tidak percaya maka bawah saja Dave dan juga anak buah Lo untuk ikut bersama dengan kita sekarang". Kata Shawn


" Sudah lah Revan ayo kita ikuti saja dia agar Lo bisa memastikan nya apa Shawn bohong atau tidak dan jika dia bohong ya berarti kita mengalami kesialan". Kata Mel enteng membuat Shawn tersenyum


" Yang sial tentu hanya gue Mel karena mana mungkin juga Shawn akan menyakiti Lo sebab cinta nya sangat besar kepada Lo ". Kata Revan


" Sudah ayo kita pergi dan jika Lo masih ragu ya tidak usah ikut ". Kata Shawn kini berjalan menuju mobil nya lalu dia juga kini Segera masuk ke dalam mobil kemudian pergi meninggalkan Revan . Tak lama kemudian Mel menarik Revan untuk segera masuk ke dalam dan segera mengikuti Shawn sekarang juga agar dia menemukan jawaban nya apa Shawn kali ini jujur atau tidak . Mobil mereka kini terlihat beriringan dan sejak tadi pun Mel dan Revan berdebat di dalam mobil karena Revan masih tidak yakin namun dia tetap mengikuti Shawn saat ini jadi pikiran dan perkataan serta tindakan nya tidak sinkron sama sekali


" Mel jika kita mati konyol di sana bagaimana dan kenapa Lo Sangat percaya sekali dengan Shawn". Kata Revan


" Sudah diam saja , apa tidak lelah dari tadi mengomel saja . Kita lihat saja apa dia berbohong karena selama ini dia selalu Jujur kepada gue ". Kata Mel


Revan pun juga berpikir seperti itu dan jika Shawn menyerang nya juga tidak mungkin sebab Mel bersama dengan dia jadi tidak akan Shawn membiarkan Mel terluka sedikitpun juga . Waktu itu saja ketika Matthew melakukan penyerangan nya dia sangat marah sekali jadi sudah bisa di pastikan jika dia tidak akan menyakiti Mel juga sekarang ini


Mereka sudah sampai di markas dan jalan yang di tempuh juga memang sangat rumit sekali dan kini Revan dan Mel pun segera keluar dari mobil nya mengikuti Shawn yang sudah berjalan lebih dulu . Para anak buah nya menunduk hormat ketika Shawn melewati mereka dan mereka juga tentu nya tidak asing sama sakali dengan wajah Revan dan juga Mel yang pernah datang ke sana juga


" Apa Dean dan yang lain nya sudah datang ?". Tanya Shawn


" Mereka sudah menunggu sejak tadi bos". Jawab anak buah Shawn dan tidak menunggu lama juga kini mereka bertiga masuk ke dalam untuk menemui yang lainya .


" Kenapa Lo lama sekali Shawn". Kata Edric yang tidak menyadari jika Revan juga ikut bersama dengan Shawn ke markas dan tentu nya ada Mel juga di samping Shawn saat ini


" Dia , kenapa ada di sini ?". Tanya Dean sambil menatap tajam ke arah Revan karena Dean baru menyadari nya


" Dia sahabat gue dan kalian tentu nya juga sudah mengetahui bukan jadi sopan lah dengan Revan ". Kata Shawn


" Itu tidak akan mungkin sebab gue percaya dengan Revan ". Kata Shawn yang kini duduk di kursi nya lalu dia juga menyuruh Revan untuk duduk juga bersama dengan dia dan yang lain nya . Suasana di sana terlihat tegang sekali saat ini , apalagi Jack yang terlihat sangat tidak suka sakali dengan Revan dan Mel yang menatap Jack karena dia tidak asing dengan muka dia membuat di sana hanya ada keheningan saja sekarang ini


Sementara itu di Markas milik Dave mereka masih memperhatikan bagaimana Felisha yang kini sedang asik latihan sendiri sementara yang lain nya sudah duduk manis di sofa


" Kenapa Mel menghubungi mu tadi Carles ?". Tanya Dave


" Dia hanya bertanya kenapa Revan belum juga menjemput nya dan kalian juga pasti sudah tahu bukan jika dia tadi lupa jadi mungkin saja Revan telat menjemput Mel dan membuat nya menunggu maka dari itu tadi dia menelfon". Kata Carles


" Dan kenapa mereka masih belum datang juga ya , padahal sudah sejak tadi Revan pergi nya ". Kata Sean


" Mungkin saja mereka langsung pulang dan tidak kemari jadi tidak kelihatan hingga sekarang ini ". Kata Gerald


" Itu benar mungkin saja Mel langsung minta pulang sebab dia lelah sekali ". Kata Morgan


Dave masih diam saja sebab dia kini masih memperhatikan istri nya yang sedang berlatih di sana dengan antusias dan giat nya sekarang ini


" Ibu hamil satu itu Memang aktif sekali ya , berbeda sekali dengan kita ". Kata Carles


" Dia terlalu bersemangat dan itu mungkin Memnag bawaan dari bayi nya jadi Felisha suka sekali berkelahi dan adu kekuatan sekarang ini ". Kata Morgan


" Swety apa masih belum puas kamu berlatih nya ?". tanya Dave


" Tunggu sebentar lagi sayang karena tanggung sekali jika tidak di selesaikan sekarang juga ". Kata Felisha


" Baik lah tapi jangan lama-lama sebab kamu juga butuh beristirahat ok ". Kata Dave

__ADS_1


" Iya iya sayang ku , kenapa jadi bawel begini sih ". Kata Dave


" Jika aku tidak bawel nanti kamu akan se enak nya saja jadi aku harus sedikit bawel juga agar kamu menurut ". kata Dave


" Dan baru kali ini juga dia bawel seperti ini karena sebelum nya dia tidak pernah seperti ini ". Kata Morgan


" Kau hebat sekali bisa membuat Dave bertekuk lutut kepada mu Felisha ". Kata Sean


Felisha menaruh peralatan yang dia gunakan tadi dan kini dia pun segera duduk bersama dengan Dave di samping nya lalu memeluk lengan Dave kemudian bersandar di bahu kejar nya itu .


" Hari ini sudah menyenangkan sekali karena aku bisa bersama dengan kalian sekarang ini Melakukan latihan dengan baik. ". kata Felisha


" Kehebatan mu juga sudah sangat baik Felisha jadi tenang saja kau bisa melawan banyak musuh nanti nya ". Kata Carles


" Apalagi skill menembak mu Dari jarak jauh pun juga sangat bagus sekali membuat ku juga kagum sekali dengan mu ". kata Morgan


Felisha tersenyum dan tetap menyandarkan kepala nya di bahu Dave sekarang ini . " Ya tidak rugi bukan jika aku memiliki suami hebat sebab aku bisa belajar banyak sekali dari nya ". Kata Felisha dengan mengelus pipi Dave sekarang ini membuat mereka hanya bisa melihat dengan senyuman saja sekarang


" Selalu saja tidak tahu tempat ya jika bermesraan , hargai lah juga Dave yang masih jomblo ini ". Kata Sean


" Mau di kasih uang berapa Sean kau ?". Tanya Felisha bercanda


" Kasih murah saja Fel ". Kata Carles


" Sembarangan sekali ya kalian jika berbicara dan memang sesekali aku harus merobek mulut kalian agar tidak ember lagi nanti nya ". Kata Sean dengan kesal nya karena dia di goda seperti itu oleh mereka semua


" Apa kau berani merobek mulut Dave ?". Tanya Gerald


" Dan pertanyaan mu itu menjebak ku Gerald jadi aku tidak akan menjawab nya sekarang ini dan kau pun juga tidak akan bisa menjawab bukan jika di tanya seperti itu ". Kata Sean


" Aku tidak ingin merobek mulut siapapun jadi untuk apa kau bertanya seperti itu kepada ku ". Kata Gerald


Tidak ada Revan kini Sean pun bisa menjadi bahan untuk mereka dan terkadang juga mereka bergiliran mengejek satu dengan yang lain nya . Itu hanyalah sebagai candaan saja sebab mereka juga tidak pernah serius dengan perkataan mereka itu .


" Apa kamu mau pulang swety ?". Tanya Dave


" Makan dulu ya , aku sangat lapar sekali ". Kata Felisha sambil mendongakkan kepala nya menyapa Dave dengan senyuman di bibir nya


" Baiklah jika memang kamu mau makan maka Bams akan menyiapkan nya di sini dan kita bisa makan bersama di sini ". Kata Dave


Felisha mengangguk kan Kepala nya senang dan Dave pun segera mengatakan kepada anak buah nya untuk membeli beberapa makanan untuk mereka sekarang


" Padahal dari tadi kau sudah makan dan sekarang ingin makan lagi , apa perut mu itu kuat Fel ?". Tanya Sean


" Dia sedang hamil Sean jadi wajar jika banyak makan supaya kandungan nya juga sehat ". Kata Carles


" Dia ini sudah mulai pikun , sejak tadi marah Mulu dan sekarang mengomentari ku . Dasar jomblo ". Kata Felisha


" Aku tidak jomblo ya hanya saja aku masih malas untuk menjalin hubungan serius Fel jadi itu bukan berarti jomblo ". Kata Sean


" Kau tidak memiliki pasangan bukan jadi itu namanya jomblo dan jomblo ya jomblo tidak ada alasan untuk membantah nya Sean ". Kata Felisha


Mereka hanya bisa menertawakan Sean saja karena dia berusaha Ingin mendebat Felisha padahal dia sangat pandai sekali jika di ajak berdebat dan mana bisa juga di kalahkan

__ADS_1


__ADS_2