Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 118


__ADS_3

Mereka masih mengobrol di ruang tamu bahkan terlihat serius sekali obrolan mereka kini karena itu menyangkut keselamatan dari orang yang Dave cintai


"Bagaimana kalau Felisha di jaga Shawn saja Dave ?". Tanya Revan memberikan usulan


"Aku setuju Dave , jika mereka sudah tahu Mel orang yang di cintai Shawn pasti dia memang akan menargetkan Felisha dan kita harus diam-diam agar mereka tidak tahu jika Felisha di jaga oleh Shawn. Untuk menjebak mereka kita harus melakukan sandiwara yang bagus Dave ". kata Carles


Dave masih memikirkan usulan dari Revan tapi dia merasa memang bagus juga jika Shawn menjaga istri nya karena Dave juga tahu jika Matthew memang lah tidak pernah ingin sama sekali berurusan dengan Shawn


"Jika kau ingin aku menjaga istri mu maka aku akan bersedia melakukan dan ini terlepas dari aku mencintai adik mu jadi kau pun juga harus membayar ku karena ini adalah bisnis ". Kata Shawn


"Tentu aku akan membayar mu untuk melindungi istri ku karena seorang Dave tidak pernah mau yang gratisan ". Kata Dave


"Jika kau setuju aku akan menaruh seseorang untuk mengawasi istri mu nanti tapi jika bayaran yang kau berikan cocok dengan ku ". Kata Shawn


"Berapa yang kau minta , sebutkan saja kepada Robin dan dia akan membayar kan nya ". kata Dave


Kini mereka pun bernegosiasi untuk pembayaran jasa yang akan Shawn berikan kepada Dave walaupun sebenarnya Shawn juga tidak terlalu membutuh kan bayaran namun dia tidak mau terkesan seperti memanfaatkan keadaan untuk lebih bisa dekat lagi dengan Mel jadi dia meminta Bayaran kepada Dave


"Oh ya , untuk beberapa anak buah mu yang aku bawa ke markas mungkin mereka akan segera mati karena aku tidak suka jika ada orang yang ingin membawa ku pergi bersama si b*****t itu ". kata Shawn


Dave menagngguk kan kepala nya dan biar bagaimanapun juga dia sudah memberikan anak buah nya kepada Vincent dengan bayaran yang cukup mahal juga jadi Dave pun harus menerima resiko nya juga saat ini


"Lo jangan begitu Shawn nanti Dave akan menolak Lo menjadi ipar nya jika Lo menghabisi anak buah nya ". Kata Revan sambil melirik ke arah Robin yang terlihat masih tetap tenang di tempat duduk nya


"Bisnis tetap lah bisnis dan soal Restu kembali gue katakan jika gue pun tidak membutuhkan nya ". Kata Shawn


"Kita lanjut besok saja dan mulai besok jagalah istri ku dan Robin akan mengurus Mel dan beberapa pekerjaan di perusahaan nanti ". Kata Dave


"Soal Mel , gue juga sudah menyiapkan orang kepercayaan gue untuk menjaga nya jika dia tidak ada di dalam rumah ini ". kata Shawn


"Jangan berlebihan untuk melakukan nya . " Kata Dave yang kini sudah beranjak dari duduk nya dan kini menuju kamar nya untuk segera tidur. Dave kini berbaring di atas ranjang nya dan memeluk istrinya yang kini sedang tertidur sangat pulas sekali bahkan Dave juga kini mencium Felisha yang tengah tertidur


"Semoga kamu segera hamil Sweety dan aku akan selalu menjaga mu dan anak kita nanti ". kata Dave lalu terlelap dari tidur nya

__ADS_1


*****


Matahari sudah meninggi dan kini tidak seperti biasa nya , Felisha kini masih tertidur lelap di ranjang nya bahkan dia tidak terusik sama sekali dengan apa yang Dave lakukan sejak tadi , terlihat sangat nyenyak sekali


"Sweety bangun kita makan dulu ". Kata Dave dengan lembut nya namun Felisha masih tetap terlelap di atas ranjang. Beberapa kali juga Dave mencium nya namun dia hanya menggeliat saja dan tetap terpejam mata nya


Dave pun tidak ingin mengganggu tidur istri nya dan kini dia segera turun ke bawah untuk makan lalu pergi ke kantor untuk meeting nanti.


Dave menuruni anak tangga sendirian di sana dan dia melihat jika Robin sudah siap di sana menunggu nya


"Kita berangkat sekarang Robin tapi ke perusahaan Alexander dulu ". Kata Dave


"Baik tuan ". Jawab Robin


Kini mereka berdua segera pergi bersama untuk Menuju perusahaan Sonny Alexander dan dalam perjalanan pun Dave tampak tenang sekali sambil memainkan ponsel nya


"Robin bagaimana menurut mu tentang tawaran Shawn kemarin ?". Tanya Dave


"Iya kau benar bahkan aku juga hanya melatih nya beberapa kali saja waktu itu ". Kata Dave


"Seperti nya Shawn memang baik tuan dan dia juga sangat lah peka terhadap apapun sama seperti anda ". Kata Robin


"Ya aku juga bisa merasakan nya dan apa menurut mu dia memang orang yang bisa di percaya atau dia bisa menjadi musuh dalam selimut ?". Tanya Dave


"Sejauh yang saya selidiki dia tidak memiliki dendam apapun dengan anda bahkan dia juga suka dengan Mel jadi tidak ada kemungkinan untuk dia berhianat tuan kecuali ada yang mengadu domba kalian berdua ". Kata Robin


Dave memang selalu meminta pendapat Robin juga jika dia ingin melakukan sesuatu karena Robin juga sudah lama ikut dengan nya bahkan dia juga merintis semua nya bersama Robin dari nol jadi tidak kaget jika Robin sangat dekat dengan Dave dan juga Mel


"Bagaimana dengan tuan Marko tuan ?". Tanya Robin


"Dia memang sengaja ingin merusak hubungan ku dengan Felisha bahkan Vincent dengan Berani nya mempertemukan aku dengan Anatasya dan Felisha pun juga melihat hal tersebut waktu itu ". kata Dave


"Mereka sudah mulai memainkan permainan nya tuan dan target nya adalah nona Felisha bukan lagi Mel ". kata Robin dengan sangat yakin nya

__ADS_1


Bahkan dia bisa tahu jika Matthew kini beralih ke Felisha yang memang masih belum bisa bela diri sama sekali bahkan Felisha juga terlihat sangat lugu menurut nya jadi bisa saja dengan mudah di kelabui oleh mereka semua nanti nya .


"Dan aku akan mengikuti nya tanpa mereka tahu rencana apa yang sudah aku siapkan untuk para orang bodoh itu '. Kata Dave


Dave dan Robin sudah sampai di perusahaan dan kini mereka langsung masuk ke sana . seperti biasa nya , kedatangan Dave dan juga Robin akan selalu membuat mereka semua tegang walaupun itu sering terjadi namun tetap saja mereka semua masih lah tegang karena pemimpin mereka sebelum nya tidak semenegangkan seperti ketika Dave datang


"Selamat datang tuan ". kata asisten Sonny


Dave hanya mengangguk kan kepala nya dan dia pun kini masuk ke dalam ruangan nya


"Berikan laporan perusahaan sekarang juga dan jangan lama ". Kata Robin dengan tatapan tajam nya


"Baik tuan ". Kata asisten tersebut


Kini dia pun bergegas pergi untuk menyiapkan segala berkas yang di minta Robin saat ini . Suasana di terlihat sangat tegang sekali dan mereka juga terlihat sangat sibuk sekali untuk menyiapkan semua yang akan di laporkan kepada Dave nanti


Mereka terlihat mondar mandir untuk menyiapkan semua nya bahkan berlarian juga untuk mengambil dan menyiapkan berkas nya


Dulu memang mereka tidak pernah menyiapkan berkas karena Sonny juga tidak pernah meminta nya sebab dia sudah mendapat kan file nya dari email


Di ruangan nya Robin dan Dave terlihat santai menunggu berkas yang akan mereka periksa saat ini


tok tok tok


"Masuk ". Kata Dave


asisten Sonny pun kini membawa berkas yang di inginkan oleh Dave dan dia segera menaruh nya di atas meja


"Ini tuan semua berkas nya ". Kata asisten tersebut


"Ya taruh saja di sana dan kau boleh pergi ". Ka Dave


Dia pun segera pergi dan kini Robin pun segera memeriksa semua berkas nya . Dia menyeringai melihat berkas yang dia periksa sesuai dengan dugaan nya selama ini dan Dave pun mengerti juga akan senyuman yang di berikan Robin tadi

__ADS_1


__ADS_2