Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 207


__ADS_3

Kasih sayang dan cinta Dave memang lah sangat besar sekali untuk istri nya itu dan tak tanggung juga dia membuat kan mall di dekat rumah nya agar istri nya itu tidak akan pergi terlalu jauh jika ingin ke mall . Itu semua adalah bentuk cinta dan sayang nya kepada Felisha hingga dia rela menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk membangun nya dan Dave juga sudah menyiapkan taman kecil juga untuk calon anak nya nanti dan itu juga bernilai sangat fantastis sekali


" Sayang terima kasih banyak loh ya , makanan nya sangat lezat sekali ". Kata Felisha yang sudah memakan makanan yang di pesan kan Dave untuk nya tadi bahkan dia memesan beberapa makanan yang di inginkan istri nya itu


" Sama-sama swety. Makan yang banyak agar anak kita nanti tumbuh sehat di dalam perut kamu itu ". kata Dave sambil tersenyum


Felisha berjalan menghampiri suami nya yang kini tengah sibuk dengan pekerjaan nya itu dan dia pun juga membawa makanan nya tadi


" Sayang coba lah ini , enak sekali loh ". Kata Felisha


Dave pun membuka mulut nya dan Felisha langsung menyuapi suami nya itu dengan makanan nya


" Iya enak sekali ". Kata Dave tersenyum


" Memang hebat sekali ya yang membuat nya , bisa se enak ini . Aku jadi Ingin belajar membuat makanan dan kue juga agar nanti bisa membuat kan nya untuk kamu ". Kata Felisha


" Jika bisa beli kenapa harus membuat nya sendiri swety , nanti kamu lelah ". Kata Dave


" Jika bisa membuat nya dengan tangan sendiri kenapa harus membeli nya , kan lebih enak buatan sendiri dari pada beli kan ". Kata Felisha tersenyum kepada suami nya


" Ya sudah terserah kamu saja dan nanti aku akan menyuruh orang yang berpengalaman dan hebat yang akan mengajari kamu nanti nya ". Kata Dave


" Suami ku ini memang sangat mengerti aku sekali . Makin cinta deh dengan suami ku ini ". Kata Felisha sambil merangkul Dave


Dave mencium istri nya beberapa kali dan dia pun membelai rambut istri nya


" Kamu sangat sibuk sekali ya, apa bisa aku membantu kamu sayang ?". Tanya Felisha


" Cukup kamu di samping ku saja tidak usah membantu yang lain nya itu saja sudah membuat ku sangat senang sekali dan bersemangat swety ". Kata Dave


" Pintar sekali ya gombal nya sejak tadi ". Kata Felisha mencium suami nya


" Karena kamu aku jadi pintar menggombal swety . Kamu jangan bekerja karena tugas kamu hanya mengurus ku dan anak kita nanti nya . Urusan kerja biar aku yang melakukan nya karena itu memang tugas ku sebagai kepala rumah tangga swety ". Kata Dave


" Ya sudah, jika kamu memang ingin nya seperti itu maka tidak masalah juga bagi ku sayang yang penting aku nanti akan tetap mensuport kamu ketika kamu sedang bekerja ". Kata Felisha


" Itu saja sudah lebih dari cukup swety . Aku hanya ingin kamu selalu menemani ku apapun yang terjadi dan kita bisa menghadapi semua nya bersama ". Kata Dave


" Aku akan selalu bersama dengan kamu dalam keadaan apapun itu sayang . Cinta ku juga besar untuk mu dan itu juga sangat tulus sekali ". Kata Felisha


" Aku tahu itu dan terima kasih sudah mau mencintai ku dengan begitu besar nya ". Kata Dave


Cinta yang membuat orang akan berubah , entah itu menjadi baik atau menjadi lebih buruk dari sebelumnya tidak ada yang tahu karena cinta itu dapat mengubah segala nya


Kini Mel dan Robin pun sudah sampai rumah kediaman Dave setelah mereka selesai mempersiapkan semua nya


" Lelah sayang ?". Tanya Robin


" Hanya sedikit saja dan aku sangat senang sekali sayang , jadi lelah itu terbayar sudah dengan kebahagiaan hari ini ". Kata Mel


" Mau aku pijat sekarang ?". Tanya Robin


" Tidak dan seharus nya kan aku yang memijat kamu bukan malah sebalik nya sayang ". Kata Mel tersenyum


Dia kini bersandar di pundak Robin dan terlihat mereka asik sekali mengobrol dengan romantis nya sekarang ini


" Tidak apa-apa sayang. Itu adalah bentuk cinta ku kepada kamu jadi aku mau memijat kamu jika memang kamu menginginkan nya ". Kata Robin


" Aku tidak mau jadi kamu tidak usah melakukan nya ". Kata Mel


" Baik lah , jika memang kamu tidak mau ". Kata Robin

__ADS_1


" Aku akan membuat kan makanan untuk cemilan kita dan juga minuman nya ". Kata Mel


" Tidak perlu repot sayang . Kamu duduk saja di sini dan jika aku ingin makan maka aku bisa mengambil sendiri, Kan sudah biasa juga di sini jadi tidak terlalu bingung juga kan ". Kata Robin


" Ya kan tidak apa-apa juga , belajar menjadi istri yang baik jadi aku belajar melayani kamu sekarang ini ". Kata Mel


" Ya sudah sana buat kan makanan yang enak dan juga minuman nya tapi ingat jangan terlalu memaksa kan diri jika memang kamu sudah sangat lelah sekali ya sudah berhenti saja ". Kata Robin


" Iya sayang baik lah aku akan mengingat nya jadi kamu tenang saja ". Kata Mel


Dia kini pergi ke dapur untuk membuat beberapa cemilan untuk Robin dan juga diri nya dan terlihat juga jika dia sangat senang sekali melakukan nya kali ini . Berkutat di dapur, itu akan menjadi kebiasaan dia nanti setelah menikah , jadi sekarang ini dia akan belajar terlebih dahulu agar nanti nya bisa terbiasa jika sudah menikah nanti . Mel kini sangat fokus sekali membuat makanan dan di bantu juga oleh chef yang ada di rumah Dave agar makanan yang dia buat nanti akan menjadi enak . Ini baru pertama kali nya dia memasak sesuatu untuk Robin jadi Mel butuh bantuan Chef yang ada di rumah nya itu agar makanan nya tidak terlalu buruk nanti


" Nona senang sekali seperti nya ". kata chef tersebut kepada Mel


" Ah kamu bisa saja , biasa nya kan aku juga senang sekali setiap hari nya dan mana pernah juga aku bersedih ". Kata Mel sambil tersenyum dan terlihat menggoreng sesuatu


" Tapi kali ini terlihat sangat beda sekali nona, tidak seperti biasa nya ". Kata Chef itu


" Jangan seperti itu nanti aku kegeeran bagaimana ". Kata Mel


Dia memang sangat ramah dengan siapapun juga dan tidak pernah memandang rendah orang lain jadi mereka semua yang bekerja di rumah itu pun merasa sangat senang sekali dengan Mel , apalagi Mel juga sering berbagi kepentingan mereka semua di sana , Itu memberikan nilai lebih lagi untuk Mel dari mereka semua nya . Majikan yang baik hati , itulah kata mereka tentang Mel dan juga Dave atas kebaikan mereka berdua . Beberapa menit berlalu kini Mel Sudah selesai dengan aktivitas nya dan dia pun segera menyiapkan semua nya .


" Sayang aku sudah membawa makanan nya ". Kata Mel yang kini sudah membawa beberapa makanan yang dia buat tadi


" Seperti nya ini enak sekali sayang , bau nya saja sudah sangat menggiurkan sekali apalagi jika di makan , pasti akan sangat lezat sekali ". Kata Robin memuji Mel


" Ayo cicipi dulu sebelum menilai nya ". Kata Mel


Robin memakan nya dan dia pun tersenyum kepada Mel sekarang sambil mengelus pipi nya


" Ternyata kamu jago juga ya memasak nya dan gak sia-sia juga nanti jika aku menjadi suami kamu , karena nanti pasti kamu akan sering membuat kan ku makanan atau cemilan seperti ini saat aku sedang sibuk bekerja". Kata Robin


Mereka makan bersama di ruangan tamu dan terlihat juga Mel menempel kepada Robin saat ini dan Robin juga terlihat memeluk nya sekarang


" Ehm , romantis sekali kalian berdua ya ". Kata Felisha yang ada di samping mereka bersama dengan Dave . Mereka berdua pun segera duduk juga bersama dengan Robin dan Mel


"Kakak sudah pulang ? cepat sekali kak bahkan ini juga baru jam berapa ". Kata Mel


"Kakak kan bos nya di sana sayang , jadi pulang jam berapa pun juga itu kan terserah kakak . Yang penting pekerjaan nya sudah selesai itu sudah aman kan ". Kata Dave


" Kakak ku ini memang tidak ada dua nya , jika mengerjakan apapun pasti sangat cepat dan rapi ". Kata Mel


" Bisa sekali ya adik ku sayang ini memuji ku . Oh ya , bagaimana dengan persiapan kalian berdua ?". Tanya Dave


" Semua nya sudah aman dan juga sudah sesuai kak ". Kata Mel


" Bagus lah . Ingat ya kalian berdua, jika butuh sesuatu maka katakanlah kepada ku jangan sungkan sama sekali apalagi kamu Mel , kamu adalah adik yang paling kakak sayang jadi katakan saja jika membutuhkan bantuan nanti nya ". Kata Dave


" Iya kak , nanti jika Mel ada kendala biaya maka Mel akan meminta uang kepada kakak ". Kata Mel


" Boleh saja tidak masalah , kan uang kakak juga banyak sekali jadi kamu minta sedikit pun juga tidak akan habis nanti nya Mel ". Kata Dave


" Ih sombong nya minta ampun kakak ku ini . Mentang-mentang kaya bisa seperti itu ya bicara nya ". Kata Mel


" Kalian tahu gak pembangunan yang terjadi di depan sana ?". Tanya Felisha


" Iya Mel baru tahu jika di sana akan di bangun gedung, tapi itu gedung apa ya kok seperti nya besar sekali ?". Tanya Mel


" Itu nanti akan di buat mall . Apa kalian tahu siapa yang membuat nya ?". Tanya Felisha Kembali


" Siapa kak , apa kita kenal dengan yang membuat nya ?". Tanya Mel penasaran juga

__ADS_1


" Ya itu kakak kamu yang sangat kaya itu . Tidak ada angin tidak ada hujan malah membangun mall di sana ". Kata Felisha


Mel pun tertawa dengan keras nya ketika dia tahu jika Dave yang membangun mall itu . Mel tahu pasti itu untuk kakak ipar nya maka dari itu dia tertawa dengan keras nya tadi menertawakan Felisha yang seperti nya masih tidak terlalu bisa memahami suami nya sendiri


" Mel kenapa malah tertawa sih dan Robin juga kenapa senyum-senyum seperti itu ?". Tanya Felisha


" Ya kakak lucu sih , jadi Mel tertawa melihat nya ". Kata Mel


" Apa nya sih Mel yang lucu , kan kakak bukan badut jadi kenapa kamu bilang jika kakak lucu coba ". Kata Felisha


" Tentu saja kak Dave membangun nya untuk kakak bukan , jadi kenapa kakak malah terlihat kesal sekali sekarang ini ". Kata Mel


" Gimana tidak kesal Mel , uang yang akan di gunakan pasti lah sangat banyak sekali jadi untuk apa juga membuang uang nya sia-sia hanya untuk membangun mall saja ". Kata Felisha tampak memang kesal


" Itu bisa juga di jadikan investasi juga kak jadi tidak akan sia-sia dan rugi sama sekali, malahan itu akan menjadi keuntungan buat kak Dave ". kata Mel


" Ah benar kah ? Atau jangan-jangan kamu hanya berbohong saja kepada kakak agar kakak tidak kesal kepada kakak mu ini ". Kata Felisha


" Itu memang benar kak , jika tidak percaya tanya saja kepada Robin atau sahabat kak Dave yang lain nya jika kakak masih ragu ". Kata Mel


" Ya sudah aku percaya Mel dengan hal itu karena aku juga tidak terlalu mengerti akan dunia bisnis ". Kata Felisha


Mel hanya senyum saja menanggapi apa yang Felisha katakan tadi karena dia juga tahu jika kakak ipar nya itu memang kudet sekali soal bisnis jadi Mel memaklumi nya saja begitu juga dengan Dave yang selalu sabar mengerti istri nya itu dan dia tidak pernah emisi sedikit pun juga ketika menghadapi Felisha dengan banyak pertanyaan yang dia berikan kepada nya selama ini


Sedangkan kini Di restoran yang tadi di pilih Revan , mereka sedang asik makan bersama namun bukan hanya mereka saja di sana tapi juga ada Dean dan Edric sahabat dari Shawn juga ada di sana dan itu juga tanpa di sengaja mereka bertemu di sana tadi


" Lo rakus sekali Revan hingga pesan banyak porsi seperti itu ". Kata Edric


" Gue sedang lapar sekali dan itu semua karena tenaga gue terkuras habis karena perkelahian bodoh tadi ". Kata Revan


" Perkelahian bodoh , maksud Lo apa ?". Tanya Dean


" Tadi sahabat kalian yang ternyata juga sahabat gue ini telah menipu gue . Dia mengatakan jika akan mengajak gue bersenang-senang tapi nyata nya dia malah mengajak gue ke dalam lubang maut karena menghadapi anak buah Sendy dengan tangan kosong tadi di sebuah bar ". Kata Revan menjelaskan panjang lebar kepada mereka semua yang ada di sana sedang kan Shawn hanya diam saja sambil tersenyum menatap Revan yang kini tengah bercerita dengan asik nya


" Apa Lo ada masalah Shawn ?". Tanya Dean


" Hey Dean , kenapa Lo tanya dia ada masalah atau tidak ". Kata Revan


" Jika dia marah atau kesal dengan seseorang tapi tidak bisa melampiaskan kepada orang tersebut maka dia akan mencari orang agar kemarahan nya bisa terlampiaskan dan dia menyebutkan nya sebagai bersenang-senang ". Kata Edric


Revan pun menatap Shawn yang masih terlihat hanya santai saja dan tampak tidak ingin memberikan penjelasan apapun juga kepada Revan yang masih menatap nya di sana . Shawn memang sangat marah dan kesal sekali ketika Melihat Robin dan Mel jalan berdua tadi, maka dari itu dua pun langsung mencari orang lain untuk menjadi sasaran kemarahan nya


" Lo sahabat nya tapi hal seperti itu saja Lo tidak tahu ". Kata Dean


" Karena dia tidak cerita pada gue jadi mana gue tahu akan hal tersebut ". Kata Revan


" Berarti Lo tidak terlalu dekat dengan Shawn karena Lo tidak tahu banyak tentang dia ". Kata Edric


" Terserah apa kata kalian saja , gue gak perduli juga akan hal tersebut ". Kata Revan yang kini makan dengan lahap nya karena dia sangat lapar setelah melakukan pertempuran tadi karena kebohongan Shawn yang katanya mengajak dia bersenang-senang tapi malah mengajak nya berkelahi


" Tidak usah buru-buru Revan , santai saja makan nya karena gue akan mentraktir Lo sampai puas di sini ". Kata Shawn


" Masa bodoh gue dengan ucapan Lo itu Shawn ". Kata Revan membuat Shawn tertawa mendengar nya karena Revan masih saja kesal dengan nya


" Kalian tumben sekali ada di sini ?". Tanya Shawn


" Kita sedang ada hal yang harus di bicarakan jadi makan di sini ". Kata Dean


" Ini tempat umum jadi jika kalian membahas hal penting di sini apa tidak akan ada masalah nanti nya ?". tanya Revan


" Kita tidak terlalu memperdulikan nya dan jika memang ada masalah pun kita akan menyelesaikan nya juga ". Kata Edric

__ADS_1


__ADS_2