Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 39


__ADS_3

Setelah acara makan kini mereka hanya duduk santai saja bahkan obrolan yang terjadi hanya di lakukan oleh Mel dan Felisha saja. Tampak sekali mereka terlihat akrab Walaupun baru pertama kali bertemu


"Kak apa kau tidak bekerja hari ini ?". Tanya Mel


"Apa kau tidak melihat Mel jika aku sedang bekerja". Kata Dave


"Aku tidak melihat nya karena kau masih ada di rumah". Kata Mel


"Kau ini memang benar-benar ya". Kata Dave


Dia kembali menatap layar laptop nya dan kini dia juga terlihat sangat fokus sekali sekarang ini dan tidak menghiraukan Mel dan juga Felisha yang masih asik mengobrol di sana


"Tuan ada hal penting yang harus anda selesai kan sekarang". Kata Robin


Dan kini Robin membisik sesuatu tentang hal penting itu kepada Dave seketika Dave pun langsung menutup laptop nya dan segera pergi menyelesaikan urusan nya dan tak lupa juga dia berpamitan dengan Felisha dan juga Mel


"Jangan kemana-mana dan tunggu aku pulang. Setelah selesai semua nya aku akan mengantar mu nanti " Kata Dave


Kini dia pergi bersama dengan Robin menuju suatu tempat bahkan mereka terlihat sangat buru-buru sekali.


Mobil yang dikemudikan oleh Robin berjalan sangat cepat sekali hingga dia tidak perduli jika banyak orang yang mengklakson nya di jalan dan terlihat juga Dave mengepal kan tangan nya sekarang ini. Tidak lama mereka kini sudah sampai di markas dan Dave segera masuk ke dalam untuk menemui orang yang ada di sana. Terlihat sekali tatapan tajam dengan penuh kilatan amarah dia tunjukkan membuat mereka yang ada di sana merasa merinding di buat nya bahkan tidak ada yang berani menatap Dave Sekarang ini


"Dave kau sudah datang". Kata Revan


"Di mana si penghianat itu ?". Tanya Dave

__ADS_1


"Di tempat biasa nya kau mengeksekusi lawan mu ". Kata Carles


Kini Dave pun bergegas menuju ruangan yang biasa dia gunakan untuk memutilasi para musuh nya dan Robin serta beberapa anggota kelompok Dave pun juga mengikuti nya dari belakang


Tap


Tap


Tap


Terdengar suara Langkah kaki Dave membuat orang yang ada di sana pun langsung mendongak kan kepala nya sekarang bahkan dia terlihat sangat takut dan terkejut sekali karena Dave datang ke sana


"Kau sudah bosan hidup rupa nya hingga berani sekali berhianat kepada ku ". Kata Dave sambil menatap Sergio salah satu anggota kelompok Dave lain nya


"Tuan anda salah paham dan saya bisa menjelaskan semua nya ". Kata Sergio


"Katakan kepada ku apa saja informasi yang kau berikan kepada Rafael?". Tanya Dave


"Tidak ada tuan sungguh saya tidak berbohong". Kata Sergio dengan tenang nya namun bukan Dave jika dia langsung percaya dengan perkataan orang yang sudah dia anggap sebagai penghianat itu


"Jadi kau tidak mau mengakui nya. Baik lah jika itu pilihan mu maka ini juga pilihan ku " Kata Dave sambil mengambil sebuah gergaji dan dia sudah siap mengarah kan nya ke depan Sergio


"Tuan saya benar-benar tidak melakukan apapun dan saya mohon lepaskan saya tuan ". Kata Sergio


Bahkan Dave Terlihat hanya menyeringai saja dengan apa yang di katakan oleh Sergio tanpa dia ingin menghentikan aktivitas nya sedikit pun di sana. Kini dia terlihat semakin mendekat dan membuat Sergio menjadi panik sekali sekarang ini

__ADS_1


"Tuan hentikan saya mohon". Kata Sergio


"Aku tidak akan menghentikan nya karena ini adalah yang kau minta". Kata Dave


Dia kini menyuruh Robin untuk memberi kan jari Sergio satu persatu dan dia akan memotong nya satu persatu juga agar rasa sakit yang di Terima nya sangat banyak sekali dan itu pasti akan membuat Dave sangat senang sekali bahkan dia juga terlihat sangat menikmati nya. Setiap jeritan yang keluar dari mulut Sergio akan membuat tawa dan pun terdengar menggema di sana bahkan dia terlihat sangat bahagia sekali melihat musuh nya tersiksa apalagi yang menyiksa adalah diri nya sendiri


"Tuan maafkan aku karena berhianat kepada mu tapi aku mohon ampuni aku tuan dan aku akan mengatakan apapun yang kau tanya kan kepada ku ". Kata Sergio


"Jadi kau sudah mengakui nya jika kau berhianat kepada ku dan membocorkan informasi kepada Rafael". Kata Dave


"Bukan begitu tuan hanya saja aku di suruh untuk mencelakai wanita yang bernama Felisha saja ". Kata Sergio membuat Dave kini semakin menatap nya dengan tajam karena dia dengan berani mengatakan ingin mencelakai Felisha


"Jadi dia ingin mencelakai Felisha, wanita ku?". Tanya Dave


"Benar tuan dan itu semua di lakukan atas keinginan nona Jane kekasih tuan Rafael". Kata Sergio


Dua menceritakan segala yang di ketahui nya tentang Rafael kepada Dave berharap dengan cerita itu dia akan bisa terbebas dari Dave namun sayang nya hal tersebut tidak lah bisa dia dapat kan dengan mudah karena penghianatan tidak akan pernah mendapat kan ampun sedikit pun dari Dave. Dan kini dia pun memulai aksi nya menggergaji satu persatu jari tangan Sergio membuat di merintih kesakitan dan beberapa kali juga dia memohon ampun tapi Dave hanya memberikan senyuman nya saja kepada nya


"Bahkan mereka semua sudah tahu konsekuensi nya jika berhianat tapi kenapa masih saja ada yang mencoba menghianati nya ". Kata Revan


"mereka adalah orang yang gila kekuasaan jadi wajar saja jika mereka berhianat untuk mendapat kan lebih banyak kekuasaan." Kata Carles


Tidak di pungkiri sekali jika Dave kini sangat menikmati aksi nya bahkan dia tertawa terbahak-bahak melihat orang yang dia siksa menahan rasa sakit dan memohon ampun kepada nya.


"Ah rasa nya menyenangkan sekali melakukan hal ini. Bagian mana lagi ya yang akan aku potong". Kata Dave sambil berjalan mengelilingi Sergio membuat dia bergidik ngerti. Dia sudah merasa sakit yang teramat karena hari tangan nya di potong semua oleh Dave dan kini Dave masih mencari bagian yang akan dia eksekusi lagi.

__ADS_1


"Nah sekarang aku akan memotong lidah mu itu karena berani sekali mengatakan informasi kepada Rafael dan juga aku akan merobek mulut mu". Kata Dave


Kini dia beralih dengan menggunakan pisau kecil namun sangat tajam sekali dan kini dia juga sudah bersiap untuk memotong lidah serta merobek bagian mulut Sergio Sekarang. Dave sangat menikmati aksi nya itu dan dia tersenyum di depan Sergio yang merintih kesakitan, jiwa psikopat Dave keluar dengan sendirinya membuat mereka yang melihat nya merasa ketakutan dan sangat ngeri sekali


__ADS_2