
Felisha tidak menyangka sama sekali jika dia akan memiliki buah hati kembali dan dia juga tidak menduga akan sangat cepat juga pengganti bayi nya yang dulu apalagi dia juga tidak ada tanda-tanda mual atau yang lain nya hanya saja dia suka makan banyak sekali , itu saja yang menjadi kan nya heran waktu itu tapi semua nya kini sudah terjawab dengan pernyataan dari Ericka tadi
" Kamu serius Ericka jika sekarang aku sedang hamil ?". Tanya Felisha
" Iya Fel kamu memang sedang hamil dan apa sekarang kamu meragukan apa yang aku katakan ?". Tanya Ericka sambil tersenyum menatap Felisha yang memang masih saja terlihat terkejut
" Selamat Dave sebentar lagi kau akan menjadi papa dan jaga baik-baik calon anak mu ini agar kejadian dulu tidak akan terulang kembali " Kata Gerald mengingat kan Dave saat ini
" Ya tentu saja aku akan menjaga nya sendiri sangat baik dan tidak akan meninggalkan istri ku sendiri saja di rumah . Dia akan ikut kemana pun aku pergi dan bila perlu juga rumah ini akan aku sulap menjadi kantor nanti nya " kata Dave
" Seperti nya itu memang lebih baik Dave ". Kata Gerald
" Ericka terima kasih atas kabar baik ini dan untuk sementara rahasiakan saja hal ini agar Felisha tetap aman juga . Nanti Liam akan membayar mu tujuh kali lipat dari biasa nya karena itu adalah bonus dari ku untuk mu sebab memberikan kabar baik ini ". Kata Dave
" Terima kasih banyak Dave " Kata Ericka
" Jadi hanya kekasih ku saja yang mendapat kan bonus dan aku tidak Dave ?". Tanya Gerald
" Kau sudah Untung banyak di perusahaan mu , apa kau masih butuh uang dari ku juga ?". Tanya Dave
" Jika kau memberikan nya untuk ku mana mungkin aku menolak nya Dave ". Kata Gerald
" Dasar serakah ya kau ini rupa nya Gerald ". Kata Dave
" Semua nya juga butuh uang Dave dan jika kau memberikan ku dengan cuma-cuma bukan. ya tidak baik jika aku menolak nya ". Kata Dave
" Bisa sekali kau mencari alasan. Aku juga akan menyuruh Liam mentransfer kepada mu nanti ". Kata Dave
" Nah jika begitu kan enak . Ya sudah kita pergi dulu dan ingat jaga istri mu baik-baik Dave ". Kata Gerald
Kini dia pun mengajak Ericka segera pergi dan kembali ke rumah sakit sekarang dan terlihat juga Gerald sangat senang sekali hari ini karena dia mendapat kan uang cuma-cuma dari Dave Sahabat sekaligus ketua Geng nya .
" Sudah selesai tuan ?". Tanya Liam ketika berpapasan dengan Gerald
" Iya dan seperti nya kau akan kerja lebih ekstra lagi nanti nya Liam dan selamat bekerja serta lakukan lah dengan sungguh-sungguh Liam ". kata Gerald lalu pergi dari rumah Dave dengan perasaan senang seperti anak kecil yang baru saja mendapat kan uang saku dari orang tua nya saat ini
Liam pun kini menuju kamar Dave setelah mendengar apa yang di katakan Gerald tadi.
" Tuan ". Panggil Liam sambil membungkuk hormat kepada Dave
" Transfer sejumlah uang untuk Ericka dan Gerald dengan nominal yang aku kirim kan ke ponsel mu tadi Liam ". Kata Dave
" Baik tuan saya akan segera mentransfer kan nya untuk mereka berdua. Apa ada lagi tuan ?". Tanya Liam
" Ini untuk mu Liam dan gunakan uang nya dengan baik ". Kata Dave sambil memberikan beberapa uang ke Liam membuat Liam heran sekali kenapa Dave memberi nya uang sekarang ini
" Sudah Liam terima saja , lumayan kan buat beli kebutuhan sehari-hari". Kata Felisha
" Terima kasih tuan dan nyonya, saya permisi dulu ". Kata Liam kini pergi meninggalkan Felisha dan Dave di sana . Kini Dave pun berjongkok dan mencium perut Felisha dengan penuh kasih sayang dan tak lupa juga dia mengelus nya dengan sangat lembut sekali
" Baik-baik ya sayang di dalam perut mama kamu dan kamu juga harus kuat di dalam " Kata Dave
" Sayang ". Panggil Felisha membuat Dave berdiri dan kini duduk di samping ranjang tak lupa juga membelai Felisha di sana
" Apa kamu merasa pusing lagi ?". Tanya Dave panik
" Tidak tapi aku masih memikirkan bagaimana kalau Kamu melatih aku lagi agar lebih hebat dan kejadian dulu tidak akan terulang kembali nanti nya ". Kata Felisha
Dave memeluk istrinya dan dia tahu jika kejadian itu masih lah berada di ingatan Felisha namun sebisa mungkin dia menenangkan istri nya itu dengan pelukan kasih sayang yang dia berikan kepada Felisha
__ADS_1
" Kamu sudah hebat swety jadi tidak perlu menghawatirkan hal itu lagi dan aku juga tidak akan pergi kemana-mana jadi aku akan tetap menjaga kamu nanti nya setiap hari ". Kata Dave memeluk dan membelai lembut istri nya di sana
" Terima kasih banyak atas pengertian nya tapi aku tidak mau jika menjadi beban untuk kamu nanti ". Kata Felisha menatap Dave membuat Dave Tersenyum lalu mencium nya
" Jika kamu tidak percaya bahwa kamu sudah hebat maka coba saja besok untuk melawan Carles atau yang lain nya , nanti akan terlihat bagaimana hebat nya kamu Sweety". Kata Dave
" Ya sudah kalau begitu atur kan waktu agar nanti aku bisa melawan mereka semua nya ". Kata Felisha dengan sangat semangat sekali sekarang ini
" Tenang saja , itu mudah di atur asal kan kamu tetap sehat". Kata Dave
" Aku akan selalu sehat jika kamu selalu di samping ku ". Kata Felisha
Dave semakin mempererat pelukan nya kepada Felisha dan tak henti juga dia mencium istri nya itu Karena sangat bahagia sekali sekarang dengan kabar yang di berikan tadi kepada nya
" Sayang jalan yuk ke taman , aku ingin olah raga sebentar". Kata Felisha mengajak Dave
" Ayo ". Kata Dave
Mereka bergandengan tangan keluar dari kamar dan terlihat juga jika mereka sangat bahagia dan senyuman pun tidak pernah lepas dari wajah Dave sejak tadi
" Pelan saja sweety jalan nya ". Kata Dave
" Iya ini juga sudah sangat pelan sekali , apa kamu tidak bisa merasakan nya ". Kata Felisha
" Tapi aku merasa jika kamu terlalu cepat jadi lebih pelan lagi ". Kata Dave dengan banyak mau nya padahal Felisha sudah berjalan sangat pelan sekali sekarang tapi Dave masih ingin dia lebih pelan lagi , itu membuat nya sangat pusing sekali
" Sudah jalan seperti biasa saja lagi pula tidak apa-apa , kan sekalian olahraga juga ". Kata Felisha
" Memang bandel Sekali ya jika di kasih tahu Kamu itu ". Kata Dave sambil mencubit gemas istri nya di sana dan dia juga tetap memegang tangan Felisha juga agar dia tetap aman nanti nya
" Di sini Sangat sejuk sekali ya dan itu semua karena ada banyak Tamanan di rumah ini ". Kata Felisha
" Kamu suka suasana seperti ini ?". Tanya Dave sambil menatap istrinya
" Istri ku sudah pandai menggombal juga rupa nya sekarang ini , bagus lah kalau begitu ". Kata Dave
" Hanya sedikit saja dan itu juga belajar dari kamu ". Kata Felisha
" Benar kah ". Kata Dave pura-pura terkejut membuat Felisha memukul nya sekarang ini karena dia sangat menyebal kan sekali menurut Felisha
Dave mengajak Felisha duduk manis di kursi panjang yang ada di taman nya dan di depan mereka ada danau kecil buatan sendiri.Kino Felisha bersandar di dada sang suami sambil memegang tangan Dave juga dan berbicara banyak hal di sana sementara itu Dave pun mengelus istri nya itu dengan manja saat ini
Di kampus setelah Mel menyelesaikan kuliah nya terlihat Robin sudah menunggu nya sekarang dan dia juga tidak melihat Shawn sama sekali hari ini
" Sudah selesai tuan putri?". Tanya Robin sambil tersenyum dan dia juga membuka kan pintu mobil untuk Mel di sana .
" Sudah pangeran dan tuan putri sudah siap untuk pergi jalan-jalan sekarang ini ". Kata Mel membuat Robin tersenyum lalu dia pun juga masuk ke dalam mobil Sekarang
"Ke mall , nonton ". Kata Robin
Mel hanya mengangguk kan Kepala nya saja dan kini Robin membantu nya memasang kan seatbel sekarang membuat Mel tersenyum senang atas perhatian kecil dari kekasih nya itu sekarang ini . Robin sudah melajukan mobil nya dan di sana dia juga terlihat memegang tangan Mel beberapa kali
" Fokus saja menyetir agar kita selamat sayang". Kata Mel
" Bagaimana bisa aku fokus ke depan sementara itu di samping ku ada bidadari tak bersayap yang sangat cantik sekali " Kata Robin lalu mencium tangan Mel membuat Mel tersenyum saja sekarang ini
" Dasar kamu pintar sekali ya menggombal nya pantas saja kak Kristal jatuh cinta dengan kamu sejak dulu ". Kata Mel
" Tapi aku cinta nya dengan Kamu Mel bukan yang lain nya ". Kata Robin
__ADS_1
" Oh ya , masak sih ". Kata Mel menggoda
" Mau bukti ". Kata Robin
" Tidak perlu karena aku sudah percaya dengan cinta kamu sayang ". Kata Mel yang kini sudah bersandar di lengan kekar Robin
Obrolan di dalam mobil serta keromantisan pun juga tercipta di sana dan tak jarang juga Mel menyuapi Robin ketika dia sedang mengemudi
Setelah sampai mall pun Robin mengajak Mel masuk ke dalam dengan menggandeng tangan nya sekarang ini
" Langsung nonton atau makan dulu ?". Tanya Robin
" Nonton saja dan makan nya nanti setelah selesai menonton. Jangan lupa beli cemilan nya sayang untuk di dalam nanti ". Kata Mel
Robin mengangguk kan kepala nya dan kini dia menyuruh Mel untuk duduk manis di kursi sementara dia rela mengantri untuk membeli makanan dan juga tiket nya di sana . Beberapa kali juga Mel terlihat mengabadikan momen ketika Robin mengantri dan itu membuat dia senang sekali sebab Robin mau melakukan hal tersebut untuk dia dan ini juga pertama kali untuk mereka berkencan di sana dan tak sungkan juga mengumbar kemesraan mereka juga saat ini
Di tempat lain nya Justin kini kembali ke kantor nya dan dia pun juga terlihat menyelesaikan Semua nya yang kemarin belum selesai dsn kini perusahaan dia pun juga sudah tidak bisa di selamat kan lagi , hal itu memaksa nya untuk kembali memulai dari nol lagi bisnis nya . Tentu Justin sangat lah marah sekali dengan semua nya yang terjadi
" Bagaimana Demian ?". Tanya Justin
" Kita akan bertemu dengan beberapa klien hari ini tuan dsn mereka juga sudah menentukan tempat nya ". Kata Demian
" Kita akan berangkat dan menemui mereka nanti nya Demian jadi siapkan semua nya agar nanti mereka mau membantu perusahaan kita ". Kata Justin sambil memijat pelipis mata nya saat ini
Sungguh dia tidak menyangka jika perusahaan nya akan menjadi kacau seperti sekarang ini dan patah nya dia masih belum mengetahui siapa yang melakukan hal itu kepada perusahaan dia
" Apa anda tidak mau meminta bantuan dari tuan Lucas juga tuan ". Kata Demian
" Tidak sekarang karena itu terlihat sangat mencolok sekali nanti nya ". Kata Justin
" Jadi kita akan benar-benar memulai nya dari awal tuan ". Kata Demian memastikan nya
" Itu akan jauh lebih baik Demian jadi persiapkan saja semua nya dengan baik sekarang ini dan ingat jangan ada kesalahan sedikit pun juga ". kata Justin
Perusahaan yang dia bangun dengan susah payah harus hancur dengan hitungan menit saja , sungguh dia merasa sangat miris sekali tapi Justin akan tetap bangkit dan memulai nya dari awal lagi
Kini di markas nya Shawn pun terlihat hanya duduk diam saja di sana tanpa obrolan apapun juga
" Lo tidak pergi ke kampus Shawn atau menemui pujaan hati Lo ". Kata Edric
" Tidak untuk hari ini karena aku ingin bersantai sekali sekarang ini ". Kata Shawn sambil memejam kan mata nya sekarang membuat mereka heran dengan kelakuan Shawn kali ini
" Tumben sekali Lo tidak menjemput Mel , biasa nya Lo sangat bersemangat sekali Shawn ". Kata Dean
" Gue hanya ingin bersantai dengan kalian semua di sini , apa itu salah ". Kata Shawn masih dalam keadaan santai nya sekarang ini
" Jika seperti ini maka itu bukan Lo sekali shawn". kata Dean
" Apa harus kita ke Texas semua nya ". Kata Shawn tiba-tiba Membuat mereka paham kenapa Shawn sejak tadi hanya diam saja
" Tentu saja Shawn dan Lo juga harus menyelesaikan semua nya bukan karena Lo adalah ketua kami ". Kata Jack
" Apa kalian begitu bodoh nya hingga gue juga harus turun tangan sendiri saja ". Kata Shawn membuat mereka semua di sana hanya saling tatap saja dan kini kembali menatap Shawn yang terlihat memang tidak rela jika harus meninggalkan Mel di sini
" Ayolah Shawn jangan mencari alasan yang tidak pasti Sekali ". Kata Jack
" Aku serius sekali dan tidak mencari alasan ". Kata Shawn
" Lo hanya tidak ingin jika ada yang mendekati Mel tapi di Texas pun juga sangat membutuh kan Lo Agar kita tetap kuat dan solid ". Kata Edric
__ADS_1
" Hanya sementara Shawn jadi Ayolah ku ta pergi bersama ke sana ". Kata Jack
Shawn masih diam saja karena dia juga sangat berat sekali jika harus meninggalkan Mel di sini dan hati dia pun juga tidak ingin jika Mel di dekati pria lain selain dirinya maka dari itu dia ingin tetap di sini