
Mereka di sana sejak tadi hanya diam dan memperhatikan Revan dan Shawn serta para sahabat nya saja mengobrol tanpa mereka ingin menanggapi nya begitu juga Dave yang masih saja terdiam di tempat sambil menatap adik ipar nya itu tidak kini sudah ada di hadapan nya dan Dave pun juga mengurung kan niat untuk menghajar nya . Dia tidak melakukan hal itu sebab dia sudah berjanji dengan istri nya untuk tidak melakukan hal bodoh sama sekali dan Dave harus menepati janji tersebut agar Felisha tidak marah dengan nya nanti jika dia tahu Dave memukul Shawn
" Dean Lo punya saingan untuk mendapat kan Kristal dan saingan Lo ini juga berat sekali ". Kata Revan
" Saingan yang berat maksud Lo apa gue tidak mengerti sama sekali ". Kata Dean
" Morgan menyukai Kristal jadi saingan Lo adalah Morgan bukan Robin ". Kata Revan
" Tidak ada hubungan nya sama sekali bahkan Morgan tidak akan menjadi saingan berat Dean jika Lo tidak tahu Revan ". kata Edrick
Revan menatap Edrick penuh selidik dan dia pun heran kenapa mereka semua bisa seyakin itu jika Kristal akan mau menerima cinta Dean bahkan Revan tahu bagaimana Kristal ya namun tidak begitu banyak tapi dia tahu bagaimana Kristal sahabat dari Felisha itu
" Jangan banyak bicara Revan di sini masih ada Dave yang mungkin saja ingin bertanya kepada adik ipar nya ini jadi diam lah dulu ". Kata Dean
" Mengalihkan pembicaraan ya Lo sekarang ini ". kata Revan
" Gue bukan mengalihkan pembicaraan namun itu adalah ke kenyataan nya Revan dan lihat saja dia tidak mau bicara karena Lo yang banyak bicara sekali ". kata Dean
" Ok baik lah gue akan diam dan Dave di persilahkan bicara dengan adik ipar mu tidak durhaka dan tidak tahu diri ini " Kata Revan
" Apa kau menjaga Mel Dengan baik di rumah mu Shawn?". Tanya Dave
" Tentu saja aku menjaga nya dengan baik dan jika aku tidak menjaga dia dengan baik maka dia tidak akan berdiri di sini ". Kata Shawn
" Kenapa harus memaksa nya Shawn padahal Kau juga tahu bukan jika Mel sangat mencintai Robin lalu kenapa kau memaksakan kehendak mu itu kepada nya ". Kata Sean
" Itu masalah waktu saja dan aku yakin jika cinta nya akan tumbuh seiring berjalan nya waktu dan aku hanya perlu menunggu saja nanti nya ". Kata Shawn
" Mel sangat mencintai Robin jadi pasti akan susah sekali bagi nya bisa melupakan robin dengan mudah apalagi mereka sudah lama bersama dan juga saling suka ". kata Gerald
" Aku merasa itu hujan rasa cinta karena aku melihat itu hanya seperti rasa sayang adik dan juga kakak saja tidak lebih dari itu ". kata Shawn
" Jangan menyimpulkan sendiri bahkan kau juga baru mengenal Mel bukan jadi tahu apa kau tentang dia ". Kata Sean
" Aku tentu nya tahu banyak sekali tentang dia kalau tidak percaya tanya lah apapun tentang istri ku itu dan aku akan menjawab nya nanti ". Kata Shawn
" Tidak perlu seperti itu dan seperti nya Shawn memang tahu banyak tentang Mel bukan nya dia mafia hebat jadi tentu dia juga akan mengetahui hal apapun yang berkaitan dengan orang yang dia cintai bukan ". Kata Morgan
" Itu benar sekali dan seperti nya hanya kau saja yang memiliki otak Morgan ". Kata Edrick
" Apa-apaan Lo mengatakan kita tidak ada otak gaya banget cara bicara Lo Edrick ." Kata Revan kembali berkomentar
" Sudah di suruh diam masih saja ikut bicara si Revan ini ". Kata Sean
" Mana bisa aku diam sementara itu si Edrick menghina kita ". kata Revan
" Mungkin hanya menghina mu saja sebab dia tidak menyebut nama ku jadi aku merasa jika dia tidak menghina ku juga ". Kata Gerald
" Kalian sangat kompak sekali bung dan aku bangga sekali dengan kalian ". Sindir Revan kepada para sahabat nya yang selalu saja menyetujui apa yang di katakan sahabat Shawn
" Jika musuh tahu kita bersama maka tentu nya mereka tidak akan berani bukan menyerang kita ". Kata Morgan
" Ya itu tentu saja sangat benar sekali dan untuk apa juga musuh menyerang jika mereka hanya akan menerima kekalahan saja ". Kata Jack
" Sombong Lo sama seperti Shawn saja Jack ". Kata Revan
" Dan sama juga dengan Lo juga ". Kata Jack membalik ucapan Revan
Mereka tertawa puas ketika Revan berkali-kali sudah kalah dan di jatuhkan bahkan ekspresi kesal dari Revan pun terlihat sangat jelas sekali kali ini membuat mereka semua pun menatap senang atas kekesalan Revan kali ini
" Lihat lah si banyak omong kini sudah tumbang dan merasa kesal ". kata Gerald
" Kalian bukan sahabat yang baik jika seperti ini dan tidak pernah membela ku sama sekali juga kan ". Kata Revan
" Kau bukan anak kecil Revan jadi untuk apa juga di bela dan pembelaan macam apa yang ingin kau dapatkan sekarang ini ". Kata Carles
" Sekali bicara pun kau juga sangat menyebalkan sekali Carles dan kalian memang cocok jika bergabung dan membentuk satu geng nanti nya ". Kata Revan
" Dan Geng tersebut tanpa kau sebagai anggota nya Revan nanti ". Kata Edrick membuat tawa mereka pun kembali terdengar lagi di sana dan Mel pun yang melihat keakraban suami nya bersama dengan kakak nya pun terlihat lega sekali
__ADS_1
" Mel , kenapa senyum dan menghela nafas panjang sekarang ?". Tanya Kristal
Kini hanya ada Mel dan juga Kristal saja di sana karena Jane dan juga Felisha sedang mengobrol bersama dengan Rafael juga membahas rencana liburan keluarga dan kini mereka juga sedang melakukan panggilan telepon dengan orang tua mereka
" Kak, apa kamu yakin tidak ingin mengejar cinta Robin lagi kan dia sudah single sekarang ?". Tanya Mel
" Tidak Mel aku sudah tidak mengharap kan dia lagi dan aku juga tidak berharap dengan cinta nya karena jika aku mengejar nya tentu saja jika di terima maka aku hanya akan menjadi pelampiasan nya saja karena dia di tinggal kan oleh mu ". Kata Kristal
" Dia lelaki yang baik dan tanggung jawab kak jadi jika kakak Dengan nya tentu akan bahagia". Kata Mel
" Apa kamu masih mencintai Robin ?". Tanya Kristal
" Tentu cinta itu masih ada kak bahkan aku sudah lama menyukai nya jadi untuk menghapus nya lalu mengisi dengan orang baru itu masih susah kak untuk ku lakukan ya walaupun kali ini aku terlihat bahagia sekali namun tidak ada yang tahu bukan bagaimana hancur nya hati ku ". Kata Mel
Kristal menatap Mel dan dia merasa jika salah menilai bahwa Mel sudah bahagia dan nyatanya dia mengatakan jika tidak bahagia bersama dengan Shawn dan kali ini dia menutupi nya bahkan terlihat berpura-pura bahagia dengan baik sekali
" Kenapa kamu tidak mencoba untuk mencintai nya saja Mel kan Shawn juga tidak terlalu buruk bukan ". Kata Kristal mencoba untuk memberi saran kepada Mel
" Aku akan mencoba nya kak dan jika bisa maka aku akan mencintai nya tapi sepertinya itu akan sangat sulit sekali untuk di lakukan". Kata Mel
" Coba saja dulu Mel dan jangan sampai nanti kamu menyesal ketika Shawn sudah pergi kamu baru sadar jika mencintai nya Mel ". Kata Kristal
Hal bodoh yang mungkin akan di sesali adalah melepaskan orang yang benar-benar mencintai kita dengan tulus dan sepuh hati bahkan mungkin saja mereka tidak akan bisa mendapat kan hal seperti itu di pasangan yang lain nya
Sementara itu di apartemen nya kini Robin bersama dengan Jordan dan juga Liam , mereka berdua kini memang sedang menemani Robin yang mungkin saja terpuruk Ketika tadi melihat Mel bersama dengan Shawn datang ke rumah Dave bahkan terlihat juga Mel tertawa bersama dengan yang lain nya tadi itu membuat Robin merasa jika Mel sudah bahagia kali ini dengan pernikahan paksa yang terjadi
" Ikhlaskan saja dia Robin dan cari saja yang baru ". Kata Jordan
" Aku sudah merelakan nya bahkan jika dia bahagia aku juga siap melepas kan nya tapi semua itu tidak semudah yang itu jadi aku pun juga harus menata hati kini ". Kata Robin
" Bahkan nona Kristal pun juga sudah tidak lagi mengejar mu Robin lalu kau akan bersanding dengan siapa nantinya ". Kata Liam
" Mungkin saja skenario masih sedang di buat dan masih mencari kan jodoh yang cocok dengan ku ". Kata Robin
" Bisa ngelawak juga ya kau ini tapi tidak apa-apa asal kau bahagia maka lakukan lah Robin ". Kata Jordan
" Kalian kenapa di sini apalagi kau Liam bukan nya di sana rame jadi kenapa kau meninggalkan rumah tuan Dave ?". Tanya Robin
" Tuan Dave memang sangat baik hati sekali dan aku pun juga di berikan libur oleh nya tapi aku menolak nya agar aku bisa cepat melupakan adik nya ". Kata Robin
" Tenang saja nanti juga kau akan menemukan wanita yang pas untuk mu kan kini masih di cari siapa yang cocok dan skenario nya juga masih di buat bukan jadi sabar saja Robin ". Kata Liam
" Ya tentu saja mana mungkin aku menjadi sad boy selama nya bukan jadi pasti aku sedang di cari kan pasangan kali hanya saja proses nya lama sebab harus memikirkan nya terlebih dahulu ". Kata Robin
" Ya kita juga yakin dan bagaimana jika kita pergi keluar sekarang Robin untuk bersenang-senang kali ini ". Kata Jordan mengajak
" Kemana dulu jika ke tempat yang tidak baik maka aku tidak akan mau ". Kata Robin
" Kita ke kafe atau bar saja gimana ?". Tanya Liam
" Boleh juga , ayo berangkat siapa tahu jodoh mu di sana Robin ". Kata Jordan
Robin pun mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun segera pergi berangkat bersama dengan mereka kali ini ke bar untuk sekedar nongkrong saja di sana
Dan di jalan pun Marvin dan juga Nia tetap saja bertengkar bahkan Marvin sejak tadi mengomeli Nia
" Jangan kau terlalu dekat dengan nona Mel bahkan dia selalu saja membela mu Nia ". Kata Marvin
" Aku tidak pernah minta di bela dan juga aku pun tidak terlalu dekat dengan nona hanya saja nona sering sekali mengajak ku mengobrol Karena di rumah tidak ada teman selain aku bukan ". Kata Nia
" Jangan besar Kepala Nia dan kau itu tidak boleh terlalu percaya diri sebab itu tidak baik sekali ". Kata marvin
" Dasar sepupu kurang ajar tidak tahu diri dan suka sekali merendah kan saudara nya sendiri ". Kata Nia
" Itu karena kau sangat kurang ajar sekali bahkan kau juga sering membuat taun Shawn kesal sekarang ini ". Kata Marvin
" Tapi aku sama sekali tidak ada niatan untuk melakukan nya dan kau pun juga sering membuat tuan kesal juga jika kau lupa Marvin ". Kata Nia
" Oh jadi kau sekarang juga mengungkit kesalahan ku Nia , mau di turunkan di sini Kai rupanya Nia ". Kata Marvin
__ADS_1
" oh berani sekali ya mengancam kau ini mentang-mentang sekarang kau yang mengemudi dasar Marvin bodoh ". Kata Nia
Mereka jika berdua saja ya memang seperti ini dan tak heran juga jika mereka seperti itu karena mereka memang suka bertengkar dan tidak enak jika tidak bertengkar sehari saja apalagi kini Nia sudah sibuk menemani Mel jadi Marvin jarang juga mengobrol dengan nya sekarang ini
" Kita ini kemana sih Marvin dari tadi muter Mulu jalan nya ". Kata Nia
" Apa kau tidak melihat jika macet jadi aku mencari jalan yang baik untuk kita lalui dan juga agar anak buah tuan Revan tidak tahu kemana kita ". Kata Marvin
" Jadi kita di ikuti sejak tadi pantas saja kenapa kau muter tidak jelas ". Kat Nia
" Jika tidak ada yang mengikuti untuk apa aku berlama-lama dengan mu Nia dan itu akan membuat ku merasa bosan sekali ". Kata Marvin
Bug
Nia memukul tangan dan kepala Robin Karena dia sudah mengolok nya sejak tadi dan tak berhenti juga dia melakukan nya
" Sakit Nia kenapa bar-bar sekali melakukan nya ". kata Marvin
" Jika kau tidak bisa diam maka aku akan menggigit pundak mu Marvin ". Kata Nia
" Dasar vampir bodoh ". Kata Marvin
" Dan orang yang kau juluki vampir bodoh itu adalah sepupu mu jika kau lupa ". Kata Nia
" Tapi aku tidak sebodoh sepupu ku yang jelek ini ". Kata Marvin
" Terserah apa kata mu saja dan sekarang ayo mampir cari makan Marvin karena aku lapar sekali ". Kata Nia
" Ya sudah kalau begitu ayo kita cari makan dan aku akan mentraktir mu sekarang ini karena kau sudah bekerja dengan baik bersama nona Mel ". Kata Marvin
" Jadi hanya di traktir saja tidak belanja juga Marvin ?". Tanya Nia
" Ngelunjak sekali ya kau ini dan kenapa aku memiliki sepupu seperti mu yang suka menghabiskan uang ku saja ". Kata Marvin
" Tapi aku cantik bukan dan kau tidak rugi memiliki sepupu seperti ku yang sangat pintar dan cantik ini ". Kata Nia
Marvin hanya mengangguk dan tersenyum saja kali ini bahkan dia pun mengacak rambut Nia karena gemas sekali dengan ucapan sepupu nya itu
" Mau makan di mall saja sekalian belanja ?". Tanya Marvin
" Ya boleh juga mumpung kau baik hati jadi agar tidak berubah pikiran maka aku akan menerima nya ". Kata Nia
Dia tidak akan melewatkan kesempatan untuk menghabiskan uang Marvin karena sudah jarang juga dia di belikan barang oleh Marvin karena dia sibuk sekali kini bahkan dia pun juga terlihat banyak pekerjaan sekali kali ini karena urusan Shawn dan juga Mel
Sementara di rumah nya kini Robert pun juga baru mendapat kan kabar jika Dave dan juga Shawn kini sedang bersama mengadakan party
" Kenapa kau baru mengatakan nya Lean bahkan kau terlambat memberikan informasi kepada ku akhir-akhir ini ". Kata Robert
" Maaf tuan itu karena Marvin dan juga Liam menghalangi saya dan saya pun tidak bisa berkutik dengan mereka kali ini ". Kata Lean
" Jadi mereka berdua bergabung kali ini untuk menutup semua informasi. Baru mereka saja sudah hebat apalagi jika Dave dan juga Shawn bergabung akan jadi seperti apa nanti kelompok Mafia ". Kata Lucas yang ada di sana juga untuk mengobrol bersama
" Mereka memang sangat kuat dan untuk itu juga aku memilih mundur sebentar dan kita harus mencari strategi ulang ". Kata Robert
" Strategi apalagi yang harus kita lakukan bahkan aku pun sudah menunggu terlalu lama Robert ". kata Justin
" Jika menunggu lama namun mendapat kan hasil memuaskan kenapa tidak ". Kata Robert
" Kita juga harus berhati-hati karena lawan kita kali ini dua orang hebat dalam Kelompok mafia ". Kata Lucas
" Maka dari itu aku menaruh mata-mata di tempat mereka untuk mengetahui bagaimana rencana mereka nanti nya apa benar mereka bergabung atau tidak ". kata Robert
" Jika mereka bergabung apa tidak bisa kita tetap menyerang nya Robert dan apa kau takut dengan Dave dan juga Shawn ". Kata Justin
" Aku tidak takut dengan siapapun tapi Dave sangat kuat sekali di tambah lagi Shawn yang juga cerdas juga jadi kita harus lebih dari mereka berdua juga tentu nya ". Kata Robert
Tidak mungkin juga Robert akan dengan mudah nya tertipu oleh mereka bahkan dia juga tidak akan dengan mudah menyerang jika memang merasa persiapan nya kurang sekali jadi Robert akan memantau dulu bagaimana semua nya dan apa mereka lengah atau masih tetap berjaga dan juga sudah siap di serang juga nanti nya itu harus di ketahui oleh Robert agar penyerangan terhadap mereka lakukan tekan sia-sia nanti nya
" Baik lah aku akan sabar menunggu tapi aku juga tidak akan mau menunggu terlalu lama Robert karena itu akan membuang waktu ku secara sia-sia saja jadi aku ingin kau cepat memutus kan kapan kita akan melakukan penyerangan Kepada Dave nanti nya karena aku Sangat dendam sekali dengan nya yang sudah membunuh Matthew dulu tanpa kata ampun sedikit pun juga ". Kata Justin
__ADS_1
" Aku tahu itu maka dari itu aku mau bergabung untuk membantu mu jadi jangan meragukan ku sama sekali Justin dan tenang lah jika kau ingin menang nanti nya melawan Dave ". Kata Robert menatap tajam Justin kali ini yang selalu saja tidak bisa bersabar sama sekali