Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 68


__ADS_3

Kini pagi pun menjelang dan di rumah nya Felisha Kini tengah sibuk sekali bahkan terlihat banyak yang menyiapkan makanan di sana bahkan Mel pun juga membantu di dapur setelah dia selesai mengajak Felisha berolah raga bersama


"Wah jago ya kakak masak nya ". Kata Mel


"Biasa saja Mel , kamu berlebihan sekali bahkan memasak seperti ini gampang sekali". Kata Felisha


kini mereka berdua pun dengan senang nya memasak bersama bahkan terlihat juga Mel dan Felisha sangat senang sekali melakukan nya saat ini. Setelah mereka selesai memasak dan kini mereka juga sudah menyajikan nya di atas meja makan bahkan Mel terlihat sangat antusias sekali ingin mencoba masakan nya saat ini


"Nah kan enak sekali kak ". Kata Mel


"terima kasih atas pujian nya Mel ". Kata Felisha Sambil Tersenyum.


Kini yang lain nya pun juga sudah ada di meja makan Bahkan Rafael juga ada di sana karena dia semalam menginap juga di rumah itu. Mereka makan bersama dengan sunyi dan diam nya bahkan tidak ada obrolan sama sekali kali ini. Dan setelah selesai makan pun kini Mel juga sudah bersiap untuk pulang karena hari ini dia juga harus kuliah


"Kamu mau berangkat kuliah Mel ?". Tanya Felisha


"Iya kak tapi kembali ke rumah dulu untuk mengambil semua nya". Kata Mel


"Apa mau aku antar Mel , kita naik taxi ". Kata Felisha


"Apa kakak gak punya mobil jadi kita harus naik taxi?". Tanya Mel


"Aku memang tidak punya mobil Mel dan yang ada di garasi ya milik mama dan papa serta kak Jane ". Kata Felisha


"Wah kalau begitu nanti minta saja kepada kak Dave pasti akan di berikan kak". Kata Mel


"Ah tidak perlu Mel karena aku sudah terbiasa naik taxi ". Kata Felisha


"Mulai sekarang jangan di biasa kan kak karena kak Dave pasti nanti akan marah jika tahu kakak tidak memakai mobil bahkan mobil kak Dave dan banyak sekali jadi bisa lah di bawah ke sini ". Kata Mel


Felisha tidak ingin merepot kan Dave bahkan dia juga sudah terbiasa jalan kaki atau naik taxi saja karena mobil dia juga sudah di jual dulu bahkan Felisha juga sangat menyayangkan jika mobil nya yang dulu harus di jual tapi tidak masalah juga karena itu juga sudah terlanjur juga jadi Felisha pun bisa merelakan nya saja


Kini mereka pun semua akan berangkat menjalankan aktivitas nya dan terlihat juga Sonny sudah bersiap untuk pergi bekerja begitu juga dengan Jane dan juga Rafael


"Mel ". Panggil Dave


"Kak Dave ". Kata Mel sambil tersenyum senang

__ADS_1


"Mau kemana?". Tanya Dave


"Mau pulang kak ambil barang keperluan kuliah". Kata Mel


"Tidak usah pulang juga karena barang nya sudah di bawah oleh Robin ". Kata Dave


"Ah kak Robin memang paling baik sekali ya ". Kata Mel


"Biasa saja kali Mel bahkan setiap hari dia juga baik kan sama kamu". Kata Felisha


"Mel nanti kamu akan di antar oleh Revan jadi tunggu dia datang baru berangkat kuliah ". Kata Dave


"Kenapa gak supir yang kemarin saja sih kak dan kalau Revan yang ngantar pasti nanti ketahuan kak jika aku adik mu". Kata Mel membuat Dave pun langsung menjitak kepala adik nya itu karena dia memang selalu saja bertingkah konyol sekali


"Jangan membantah Mel bahkan itu sudah bagus atau kau memang mau di antar Robin saja ". Kata Dave


"Ah tidak tidak kak , kalau kak Robin makin rumit saja nanti nya ". Kata Mel


"Tuan silahkan masuk ke dalam dan tunggu di dalam saja ". Kata Sonny yang sedari tadi hanya mendengar kan obrolan mereka saja


"Oh ya kak , kak Felisha butuh mobil katanya ". Kata Mel membuat Felisha pun segera menyenggol lengan nya karena dia kurang ajar sekali


"Ah itu tidak perlu. Jangan dengarkan apa yang Mel katakan". Kata Felisha


"Sudah kak terima saja kan lumayan dapat mobil gratis". Kata Mel sambil tersenyum


Kini terlihat sebuah mobil masuk ke dalam halaman rumah keluarga Alexander dan terlihat Revan turun dari mobil tersebut


"Maaf menunggu lama ". Kata Revan


"Kalau Lo memang selalu lelet Van". Kata Mel


"Ya sorry, gue ada kerjaan sedikit Mel tadi ". Kata Revan


"Tapi sekarang sudah selesai kan kerjaan nya ". Kata Mel


"Kalau belum selesai mana mungkin gue ada di sini Mel ". Kata Revan

__ADS_1


"Ya sudah kalau begitu kita berangkat sekarang saja. ngomong-ngomong kenapa Robin dari tadi diam saja apa dia sakit gigi atau sakit hati". Kata Mel lalu berjalan cepat menuju mobil Revan agar dia tidak mendapat kan amukan dari Robin


"Dasar nona muda menyebal kan". Kata Robin


"Kalau begitu aku berangkat kerja dulu ya ". Kata Dave berpamitan dengan Felisha


Mereka semua kini pergi dengan mobil nya masing-masing sementara itu Felisha masih berada di rumah karena dia memang sedang tidak ada kegiatan sama sekali


Dalam perjalanan menuju kampus Mel pun terlihat sangat senang sekali bahkan dia juga terlihat antusias untuk memasuki kampus nya


"Senang banget Lo masuk kampus apa sudah ada gebetan di sana ?". Tanya Revan


"Gak usah kepo deh ". Kata Mel


"Tanya doang pelit banget Lo Mel ". Kata Revan


"Enak Dong biar cepat kaya ". Kata Mel sambil tersenyum membuat Revan hanya menggeleng kan kepala nya karena Mel selalu saja seperti itu dan tidak pernah berubah sedikit pun


"Mel apa menurut Lo dave dan Felisha cocok ?". Tanya Revan


"Sangat cocok sekali bahkan gue juga sangat suka dengan kepribadian kak Felisha. gue saja betah sekali menginap di rumah nya kemarin". Kata Mel


"Jadi Lo menginap di sana kemarin ?". Tanya Revan


"Iya dan sial nya si Rafael juga ikut menginap di sana bahkan dia sangat mengganggu sekali dan membuat ku jengkel di buat nya ". Kata Mel


"mungkin dia ingin melakukan pendekatan dengan Lo Mel ". Kata Revan


"Males banget gue sama dia mending sama Lo saja dari pada dia". Kata Mel


"Atau mending sama Robin saja ya Mel ". Kata Revan membuat Mel pun hanya tersenyum saja saat ini.


Tidak butuh waktu lama kini mereka sudah sampai di kampus Bahkan terlihat Revan juga ikut turun bersama di sana


"ngapain Lo ikut turun juga ?". Tanya Mel


"Gue hanya ingin melihat saja bagaimana kampus yang Lo pilih ". Kata Revan

__ADS_1


"Sudah gak usah kepo dan cepat pergi sana , nanti banyak yang tahu lagi siapa gue ". Kata Mel


"Ya sudah gue pergi dulu dan belajar yang benar ya kesayangan". Kata Revan sambil mengacak rambut Mel


__ADS_2