
Mel yang kini berada di kantor pun terlihat mengutak Atik berkas yang ada di meja Dave bahkan Dave pun membiarkan hal tersebut karena nanti nya Mel juga harus mengelola perusahaan juga nanti nya.
"Tuan ada hal penting yang harus kita bicarakan". Kata Robin
"Ya sudah aku pergi dulu". Kata Revan berpamitan dan Dave pun mengangguk kan kepala nya
"Kita bicara agak menjauh dari nona Mel tuan ". Kata Robin dengan pelan nya
"A ada hubungan nya dengan dia ?". tanya Dave
Robin pun mengangguk kan kepala nya karena itu memang ada kaitan nya dengan Mel
"Bicara saja di sini tidak masalah". kata Dave
"Di kampus nona Mel yang baru ada sedikit masalah tuan dan besok kelihatan nya ada yang mencoba untuk mempermalukan nona Mel ". Kata Robin
mendengar hal tersebut pun Dave Langsung terlihat sangat marah sekali bahkan kini dia pun terlihat sangat emosi karena ada yang berani mengusik adik kesayangan nya itu
"Siapa orang bodoh yang ingin melakukan hal itu kepada adik tersayang ku?". tanya Dave
"Tuan Jorge Lorenz Dominic karena tadi nona Mel melawan anak nya Stevie Putri Dominic". kata Robin
"Berani sekali si tua itu mau melakukan nya kepada Mel , apa dia sudah bosan hidup". kata Dave dengan lantang nya membuat Mel pun langsung menatap nya karena tadi nama dia di sebut
"Ada apa kak ?". Tanya Mel kini menghampiri Dave dan juga Robin di sofa
"Apa ada yang mengganggu mu sayang di kampus tadi?". Tanya Dave kembali
"Jawab saja dengan jujur ". kata Robin
"Tidak ada kak hanya saja tadi Mel membantu teman Mel yang di tindas". Kata Mel
"Apa kamu di sakiti tadi ?". Tanya Dave kembali sambil memeriksa tubuh Mel
"Kak jangan lebay bahkan Mel juga jago bela diri jadi untuk melawan anak papa seperti Stevie sangat mudah sekali". kata Mel
"Ya itu memang mudah sekali tapi jika dia menggunakan kekuasaan papa nya lalu kamu mau mengandal kan apa, apa bela diri mu itu?". Tanya Robin
__ADS_1
Mel Tampak bingung dan jika memang itu terjadi pasti dia akan di bantu oleh Dave pasti nya dan jika Dave turun tangan pasti mereka semua tahu jika Mel adalah adik nya dan Mel tidak ingin hal itu terjadi
"Kak jangan turun tangan ya dan biarkan saja Revan besok yang mengurus dia". kata Mel
"Jika tidak ingin aku atau tuan Dave turun tangan maka jaga sikap mu". kata Robin
Bug
Mel pun memukul Robin karena ucapan dia sungguh tidak masuk akal sekali bagi Mel dan mana mungkin juga dia membiarkan ada orang tertindas di depan nya dan dia hanya diam saja melihat itu semua
"Kau ini selalu saja membuat ku jengkel Robin hood". Kata Mel
"Apa tidak terbalik". Kata Robin
"Tidak sama sekali". Kata Mel
"Sudah jangan bertengkar dan kau Robin urus semua dan jangan biarkan siapapun mengganggu dan menyentuh Mel sedikit pun " Kata Dave
"Baik tuan saya akan mengurus semua nya ". Kata Robin
"Ah boleh kak. Asik dong bisa jalan ke mall dengan kakak ipar jadi gak sabar Mel menunggu nanti malam ". kata Mel dengan senang nya
"Kita pulang sekarang". Ajak Dave
mereka bertiga pun kini keluar ruangan dan berjalan meninggalkan kantor saat ini bahkan Terlihat seperti Mel sedang di kawal oleh dua bodyguard nya saat ini
"Apa nanti kita belanja banyak barang kak di mall?". Tanya Mel
"Terserah kamu saja . Beli apapun sepuas nya nanti". kata Dave
"Kakak ku ini memang sangat baik sekali dan tidak ada duanya". Kata Mel
Dave hanya tersenyum saja sementara Robin pun hanya terdiam melihat dan mendengar nya karena dia juga tidak ada hak untuk berkomentar saat ini
"Kak apa masih lama pernikahan nya ?". Tanya Mel
"Tidak, hanya beberapa hari lagi". Kata Dave
__ADS_1
"Akhir nya Mel akan memiliki kakak perempuan juga senang nya ". Kata Mel
"Kamu se Senang itu Mel ". Kata Dave
"Tentu saja sangat senang kak bahkan kak Felisha sangat baik sekali dan Mel sangat cocok sekali dengan nya ". Kata Mel
Dave tersenyum bahkan dia terlihat juga senang sekali ketika adik nya itu juga terlihat senang bahkan Dave akan memberikan apapun untuk adik nya .
"Ah ternyata sudah sampai di rumah, Mel masuk ke kamar duluan ya kak untuk istirahat sebentar". Kata Mel
Kini dia segera masuk ke dalam untuk beristirahat bahkan Dave pun juga menuju kamar nya untuk beristirahat karena dia juga butuh istirahat saat ini dan dia juga membebaskan Robin juga sekarang.
Malam pun tiba dan kini di kediaman nya Felisha pun sudah siap untuk pergi bersama dengan Dave bahkan dia tampil sangat cantik sekali malam ini
"Lihat lah dia terlihat sekali seperti wanita penggoda". Kata Jane
Felisha pun mendekati nya lalu menampar nya karena ucapan Jane sangat keterlaluan sekali saat ini dan dia juga sudah sangat muak sekali dengan semua nya
"Apa kau tidak salah , bukan nya mama mu yang perempuan penggoda bahkan dia merusak rumah tangga mama dan papa ku ". Kata Felisha dengan emosi nya
Jane kini memegang pipi nya yang terasa sakit bahkan dia terkejut ketika mendengar Felisha mengatakan hal itu dan dia Berani sekali menampar nya
"Kamu sudah mulai berani ya Felisha". kata Sheryl
"Kenapa aku harus takut dengan kalian bahkan kalian selalu saja menghina mendiang mama ku dan kali ini aku tidak akan tinggal diam Sam sekali jika kalian menghina mendiang mama". Kata Felisha
Sheryl dan Jane pun terlihat saling tatap bahkan Sonny juga kaget dengan tindakan Felisha kali ini yang memang sangat berani sekali melawan mereka
"Jangan sombong Felisha bahkan kami tidak takut sama sekali meski pun kamu nanti akan menjadi nyonya Dave". Kata Sheryl
"Benar sekali bahkan mungkin saja pernikahan kalian tidak akan lama karena Dave tidak mungkin mencintai perempuan seperti mu ". Kata Jane
"Apalagi kak Rafael pasti juga tidak akan mau dengan mu bahkan mungkin saja selama ini dia hanya memanfaatkan mu saja ". Kata Felisha sambil tersenyum sinis ke arah Jane
"Tutup mulut mu itu bahkan Rafael sangat mencintai ku ". Kata Jane dengan kesal nya
"Semua bisa melihat jika tatapan kak Rafael akan berbeda jika dia melihat mel ". Kata Felisha membuat Jane semakin marah saja di buat nya walaupun dia juga berpikiran seperti itu tapi Jane tidak mau jika Felisha menang jadi dia pun tidak mau mengakui nya
__ADS_1