
Jack dan yang lain nya masih menunggu keputusan dari Shawn apa dia masih pergi atau tidak karena saat ini memang mereka harus pergi dulu dari negara itu untuk kembali mengurus bisnis nya yang telah lama di tinggal kan juga
" Shawn kita hanya sebentar saja dan nanti bisa kembali lagi kemari jadi ayo kita berangkat ". Kata Edric
" Gue sudah mengatakan tidak berarti tidak dan jika kalian tidak bisa mengurus nya , biarkan saja Marvin yang berangkat ke sana untuk menyelesaikan semua nya ". Kata Shawn
" Inilah alasan kenapa gue tidak suka bermain cinta dan menetap kan hati kepada satu wanita karena itu akan bisa membuat kita lemah dalam segala hal ". Kata Jack
" Gue sama sekali tidak lemah Jack bahkan membunuh Lo sekarang juga gue bisa ". Kata Shawn
" Tidak usah membahas bunuh membunuh Shawn, kita adalah satu kelompok jadi jangan berkata seperti itu ". Kata Dean
" Jack tidak bisa di beri tahu dan gue tidak mau jika di paksa , Lo tahu kan ". Kata Shawn
" Bagaimana jika kita pergi tiga hari saja dan biarkan Marvin tetap di sini untuk mengawasi Mel , jadi pekerjaan Lo yang lain nya beres dan Mel pun juga aman di sini ". Kata Dean menengahi agar Shawn tidak lagi membuat ulah dan mengancam membunuh Jack karena dia memang bisa melakukan nya jika dia mau
" Tidak apa-apa tuan pergi sana dan aku akan menjaga nona Mel dengan baik di sini ". Kata Marvin
" Baik lah kita akan berangkat malam ini ke Texas dan ingat hanya tiga hari saja kita di sana setelah itu kita kembali lagi ke Italia " Kata Shawn
" Ok Shawn, Marvin siapkan semua nya untuk keberangkatan kita malam ini dan pastikan jangan ada yang tahu jika kita akan pergi ke Texas malam hari ini ". Kata Dean
Marvin mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun bersiap untuk pergi menyiapkan segala nya yang di butuh kan
" Tunggu Marvin ". Kata Shawn menghentikan langkah Marvin dan dia pun kembali menoleh menatap Shawn dan yang lain nya sekarang ini
" Ada apa tuan ?". Tanya Marvin
" Apa Justin akan melakukan penyerangan ?". Tanya Shawn
" Seperti nya tidak tuan sebab Perusahaan tuan Justin kini dalam masalah jadi dia harus mengurus nya terlebih dahulu sebelum melakukan penyerangan nanti nya ". kata Marvin
" Jadi dia bangkrut ya , pasti ulah Dave ". Kata Edric
" Untuk hal tersebut masih belum di ketahui apa penyebab pasti nya tuan tapi yang jelas kini tuan Justin sedang sangat sibuk sekali dengan perusahaan nya ". Kata Marvin menjelaskan kepada Shawn sekarang ini
" Lalu si bodoh itu bagaimana ?". Tanya Shawn
Tentu saja semua paham siapa si bodoh yang di maksud oleh Shawn tadi
" Tuan Vincent juga masih fokus dengan pekerjaan nya jadi dia tidak akan melakukan hal bodoh lagi tuan ". Kata Marvin
" Ya sudah kalau begitu pergi siapkan semua nya agar nanti malam kita bisa berangkat ke Texas". Kata Shawn
Marvin pun segera pergi untuk menyiapkan apa saja keperluan mereka untuk pergi ke Texas nanti dan tak lupa juga dia menyiapkan pengawalan yang ketat juga agar tidak ada yang tahu tentang identitas dari Shawn nanti nya karena dia masih saja merahasiakan nya
Di bioskop tampak kini Mel dan juga Robin Tengah duduk bersampingan di sana dan tak jarang juga Mel menyuapi makanan ke mulut Robin sajak tadi
" Kanapa lelaki nya itu sangat lemah sekali sih , kurang greget sekali jadi nya gak cocok dengan si cewek yang hebat ". Kata Mel
" Lelaki nya juga hebat sayang hanya saja dia masih menutupi nya saat ini ". Kata Robin
" Lihat lah dia seperti nya sangat lemah sekali dan aku sangat tidak suka dengan nya ". Kata Mel
Robin hanya tersenyum saja Karena dia paham sekali bagaimana Mel sejak dulu jika sedang menonton film, dia pasti akan banyak berkomentar nanti dan hal itu benar ssjalin kini dia pun juga berkomentar banyak sekali sejak tadi dan Robin hanya mendengar kan saja dengan sabar nya
" Kamu makan saja agar tidak banyak bicara lagi ". Kata Robin sambil menyiapkan popcorn ke mulut Mel
" Pasti berisik sekali ya aku sejak tadi ?". Tanya Mel sambil menatap Robin
" Tidak sama sekali sayang dan kamu jangan salah sangka Karena aku sangat suka sekali jika kami cerewet, terlihat sangat menggemaskan sekali ". Kata Robin sambil mencium pipi Mel sekarang ini
" Main nyosor saja ya , kalau kak Dave tahu bisa marah nanti dia ". Kata Mel
" Dia juga pernah mudah jadi gak akan marah dengan hal sepele seperti itu " Kata Robin sambil menatap Mel dan kini mereka pun kembali fokus kepada film yang di tonton sekarang ini . Robin senang sekali ketika Dave peka dengan diri nya dan memberikan dia libur hari ini jadi dia bisa menikmati momen berdua bersama dengan kekasih nya sekarang ini tanpa perduli akan hal lain nya
Setelah selesai menonton kini mereka pun memutuskan untuk pergi ke sebuah restoran dan di sana sejak tadi Robin tak henti memegang tangan Mel dari keluar bioskop hingga keluar mall juga . Kini mereka sudah berada di dalam mobil dan Robin segera mencari Restoran terdekat di sana
__ADS_1
" Mau makan di mana ?". Tanya Robin
" Di mana saja terserah kamu yang penting bisa makan dan makanan nya juga enak ". kata Mel
Robin membawa Mel ke sebuah restoran yang tak jauh dari sana dan kini mereka berdua pun segera masuk ke dalam
" Pesan saja makanan nya , apapun terserah ". Kata Robin menyerahkan semua nya kepada Mel dan Mel pun kini tampak memilih beberapa menu makanan di sana , setelah selesai dia pun segera menatap Robin kembali dengan senyuman nya yang menggoda
" Kenapa ?". Tanya Robin
" Kenapa pacar ku ini sangat tampan sekali ya , membuat ku sangat cinta sekali " Kata Mel
" Oh ya , apa benar jika aku sangat tampan sekali , aku tidak percaya dengan apa yang kamu katakan sayang ". kata Robin
" Aku sungguh jujur dan tidak bohong sama sekali jadi percaya saja ya apa yang aku katakan ". Kata Mel sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah mata nya
" Aku akan selalu mempercayai kamu apapun yang terjadi dan kita berdua juga harus saling percaya agar hubungan bisa berjalan dengan baik " Kata Robin
" Iya tapi jika aku cemburu kan itu hal wajar Karena aku adalah kekasih Kamu ". kata Mel dengan manja nya membuat Robin kembali tersenyum Sekang ini
" Cemburu juga tidak masalah tapi sewajarnya saja ya sayang karena aku juga tidak akan mungkin melakukan hal yang membuat KA.u marah dan cemburu ". kata Robin
Mel mengangguk kan Kepala nya karena dia juga Sangat yakin sekali jika cinta Robin begitu besar kepada nya jadi dia tidak akan berpaling dan pindah ke lain hati dengan begitu mudah nya
Dan di taman rumah Dave kini dia dan istri tercinta nya itu tengah duduk manis menikmati suasana sejuk di sana bahkan Dave tadi menggelar sebuah tikar agar mereka bisa duduk seperti orang yang sedang piknik sekarang di sana . Ada banyak makanan juga yang Liam bawah tadi untuk mereka berdua duduk bersantai di taman
" Jadi ingin piknik jika seperti ini ". Kata Felisha
" Mau bulan madu atau piknik dulu swety ?". Tanya Dave
" Apa harus bulan madu sayang , kan aku sudah hamil sekarang ini ". Kata Felisha
" Memang nya jika kamu hamil tidak boleh bulan madu apa ". Kata Dave
" Tentu saja boleh tapi sekarang bulan madu nya tidak ada gunanya sama sekali karena aku sudah hamil juga ". Kata Felisha
" Tanpa pergi bulan madu juga kita sering berdua kan sayang jadi jangan alasan ". Kata Felisha
Kini Dave pun tiduran di pangkuan istri nya dan dia juga terlihat mendongak kan kepala nya saat ini . Felisha menyiapkan buah anggur ke dalam mulut dan sekarang
" Enak kan sayang makan Anggur nya ". Kata Felisha
" Lebih enak lagi jika memakan kamu di kamar " Kata Dave membuat Felisha memukul nya pelan saja .
Kini mereka berdua menikmati suasana sore di taman dengan Dave yang masih tiduran di pangkuan Felisha dan Felisha pun juga membelai rambut Dave sejak tadi
" Pacaran setelah menikah itu nikmat sekali ya ". Kata Felisha
" Apalagi menikah nya dengan orang yang kita cintai , itu membuat kita semakin senang sekali kan . Oh ya sweety, ceritakan bagaimana kehidupan Kamu dulu setelah kita berpisah ". Kata Dave
" Kamu ingin aku bersedih lagi ya maka nya ingin mendengar cerita itu dari ku ". kata Felisha
" Bukan , aku hanya penasaran saja apa yang kamu lakukan tanpa aku di sisi kamu dulu ". kata Dave
" Tentu saja aku bersenang-senang, memang nya kamu mau aku melakukan apa , menangis setiap hari Karena merindukan kamu . Tidak mungkin lah hal itu terjadi ". kata Felisha
" Ya bisa saja kan jika hal tersebut terjadi dan aku akan sangat senang sekali mendengar nya ". Kata Dave
Felisha hanya memukul pelan saja Dave dan kini dia pun memijat kepala suami nya itu dengan pelan sekali membuat Dave sangat nyaman sekali sekarang ini karena perlakuan dari istri nya itu
" Wah bagus ya , di cari dari tadi ternyata adik bermesraan di sini tuan dsn nyonya Dave ". kata Rafael yang sudah berdiri di depan mereka berdua tapi Dave seolah acuh dengan kedatangan nya dan dia tidak menggubris sama sekali perkataan Rafael barusan
" Kak Rafael tumben sekali datang kemari , sendiri apa saja kak Jane juga ?". Tanya Felisha
" Aku datang bersama dengan Jane karena dia ingin datang menemui mu kemari ". Kata Rafael
" Lalu di mana kak Jane sekarang, kok gak kelihatan ?". Tanya Felisha
__ADS_1
" Dia sedang sibuk sekarang mencari bunga di taman ini dan seperti nya dia sangat suka di sini ". Kata Rafael yang kini sudah duduk manis di sana bersama dengan Felisha dan juga Dave yang lebih dulu ada di sana sejak tadi
" Tidak sopan sekali ya kau Rafael , belum juga di persilahkan duduk sudah duduk saja ". kata Dave
" Kita kan ipar Dave jadi tidak perlu kan aku meminta izin dulu karena aku adalah kakak ipar mu ". Kata Rafael
" Aku tidak pernah menganggap mu sebagai kakak ipar jika kau lupa ". Kata Dave
" Cih kau masih saja seperti itu kepada ku Dave padahal aku sudah berbaik hati kepada mu dan melupakan semua nya tapi kau masih saja pendendam Dave ". Kata Rafael
" Sayang tidak baik jika kamu menjadi pendendam apalagi kak Rafael kini sudah menjadi bagian dari keluarga kita ". Kata Felisha
" Aku tidak dendam dengan nya sama sekali swety jadi jangan percaya dengan ucapan nya itu yang selalu tidak benar ". Kata Dave
" Bisa sekali ya kau ini mengelak nya dan tidak mau kelihatan salah sama sekali di depan istri mu ". Kata Rafael
" Jangan banyak bicara lagi , katakan kenapa kau datang kemari ". Kata Dave
" Sudah ku bilang kan tadi jika istri ku ingin datang ke rumah mu ini jadi aku mengantar nya kesini tadi , apa tidak boleh kita datang ke sini ". Kata Rafael
" Jangan hiraukan dia kak sudah ayo masuk saja sekarang ". Kata Felisha mengajak
Dave pun berdiri dan kini dia menggandeng istri nya untuk masuk ke dalam di ikuti juga dengan Rafael yang berjalan di belakang mereka
" Fel , taman nya indah sekali ". Kata Jane
" Minta lah di buatkan seperti ini oleh suami mu yang katanya kaya ini ". Kata Dave
Felisha pun memukul Dave Karena dia mulai m mencari gara-gara lagi pada Rafael
" Aku punya konsep sendiri jadi tidak perlu meniru punya mu juga kan ". Kata Dave
" Sudah kak ayo masuk saja ke dalam jangan ngobrol di sini , gak enak ". Kata Felisha
Mereka segera masuk ke dalam rumah sekarang dan kini terlihat juga Felisha masih bergandengan tangan dengan Dave sama hal nya dengan Jane dan juga Rafael
" Mau minum apa kak ?". Tanya Felisha
" Tidak perlu repot-repot Felisha kita santai saja kok ". Kata Jane
Felisha memanggil Liam agar menyiapkan makanan dan juga minuman untuk Jane dan juga Rafael saat ini. Mereka kini terlihat duduk santai dan mengobrol saja sekarang di ruang tamu .
" Bagaimana kabar papa dan mama , apa mereka baik-baik saja ?". Tanya Felisha
" Mereka baik dan dalam waktu beberapa hari mereka akan pergi ke Swiss". Kata Jane
" Pekerjaan ?". Tanya Felisha
" Iya dan ada acara juga di sana ". Kata Jane
" Apa perusahaan Alexander mengalami masalah hingga harus melakukan perjalanan bisnis ke sana ?". Tanya Dave
" Ada sedikit kendala Dave maka dari itu papa dan mama harus pergi ke Swiss nanti ". Kata Rafael
" Kenapa tidak kau saja yang mengatasi nya dan apa masalah nya itu serius sekali hingga harus ke sana ?". Tanya Dave
Dave Memang sudah jarang memantau perusahaan itu karena dia sudah memberikan nya kepada Sonny sesuai dengan permintaan istri nya dan kini dia pun tidak tahu bagaimana nasib perusahaan Tersebut
" Aku sudah mencoba membantu tapi tidak berhasil Dave ". Kata Rafael
" Sayang apa kamu tidak bisa membantu papa menyelesaikan nya ?". Tanya Felisha
" Robin akan melihat apa Maslaah yang di hadapi perusahaan dan dia akan menyelesaikan nya nanti ". kata Dave
" Seperti nya itu akan sulit Dave karena perusahaan Swiss meminta agar papa langsung datang menemui mereka di sana ". Kata Rafael
" Biarkan nanti Robin mengecek nya dulu dan jangan pergi ke sana . Tidak ada hal yang tidak mungkin bisa di lakukan jika kita mencoba nya ". kata Dave
__ADS_1
Felisha mengangguk setuju dengan ucapan suami nya itu dan dia kini juga terlihat memeluk Dave sejak tadi membuat Jane dan Rafael bingung saja dengan sikap Felisha yang terlihat manja saat ini kepada suami nya , ya walaupun itu sangat wajar tadi tidak bisa nya dia seperti itu membuat mereka menatap nya sajak tadi