
Beberapa hari sebelum pernikahan mereka Dave terlihat sering kali mengajak Felisha untuk pergi bersama bahkan dia juga mengajak nya melihat bagaimana tempat yang akan mereka gunakan untuk melangsungkan acara pernikahan. Di sebuah tempat yang indah dengan konsep outdoor sesuai dengan impian Felisha ketika dia kecil dulu bahkan terlihat seperti tempat prinses
"Wah sangat bagus sekali Dave bahkan konsep nya sama persis dengan yang aku impikan sejak dulu ". Kata Felisha
"Tentu saja ini sama persis dengan impian mu Lisha karena kamu menceritakan hal itu semua kepada ku dulu ". Batin Dave
Dave menatap wanita di depan nya ini yang tampak sangat bahagia sekali dengan senyuman yang menawan bahkan Felisha semakin hari semakin cantik menurut nya
"Bagus lah jika kamu menyukai nya ". Kata Dave
"Wanita mana yang tidak suka jika pernikahan nya di lakukan dengan sangat megah sekali bahkan konsep nya juga sesuai dengan keinginan ". Kata Felisha yang masih Berkeliling dan memperlihatkan kekaguman dia di tempat tersebut.
Dave sejak tadi hanya mengikuti setiap langkah Felisha bahkan dia juga ikut tersenyum ketika calon istri nya itu tersenyum juga
"Bagaimana, apa sudah puas melihat semua nya ?". Tanya Dave
"Iya sudah ". Jawab Felisha
"Kita pergi cari makan dulu di restoran sambil mengobrol tentang kekurangan yang ada di sini nanti nya ". Kata Dave
Dia kini menggandeng tangan Felisha bahkan terlihat sekali genggaman nya sangat erat sekali, terlihat seperti dia enggan untuk melepaskan Felisha sedikit pun . Kini Dave melajukan mobil nya membelah jalan untuk menuju sebuah restoran yang akan dia gunakan makan siang bersama dengan Felisha bahkan sepanjang perjalanan tak henti dia menatap Felisha membuat yang di tatap menjadi gugup dan canggung sekali saat ini
Mereka berdua sudah sampai di restoran dan Dave kini terlihat membuka kan pintu mobil untuk Felisha "Terima Kasih ". Kata Felisha
Kini dia juga kembali menggandeng tangan Felisha lalu mengajak nya masuk ke dalam restoran yang memang sudah menjadi langganan nya itu bahkan dia juga kenal dengan pemilik nya
"Selamat datang tuan Dave , silahkan masuk dan duduk di tempat biasa nya ". Kata pelayan di sana
Dave pun segera mengajak Felisha untuk duduk di tempat yang biasa dia gunakan bersama dengan Robin bahkan kini Dave terlihat sangat ramah sekali membuat pelayanan di sana pun juga ikut senang karena dia baru pertama kali mendapat kan senyuman Dave yang memang sangat mahal untuk di lihat
"Silahkan di pilih tuan menu makanan dan minuman nya ". Kata sang pelayan dengan sopan dan kini dia berdiri untuk menunggu apa yang akan Dave pesan . Felisha terlihat membolak balik menu nya dan dia juga kini terlihat bingung akan makan apa
"Pesan saja apa yang kamu suka Felisha dan aku akan mengikuti pesanan kamu nanti ". Kata Dave
"Kamu pesan makanan yang kamu sukai saja dan jangan menyamakan nya dengan ku Dave karena mungkin saja kesukaan kita berbeda ". Kata Felisha
Dave pun mengangguk kan kepala nya dan pelayan di sana juga tahu apa yang akan di pesan Dave karena dia juga selalu saja makan siang di tempat itu bersama dengan Robin. Setelah selesai memesan kini mereka berdua pun menunggu pesan nya dan sedari tadi juga pandangan mata Dave tak bisa lepas dari Felisha
"Kenapa sedari tadi menatap ku Dave ?". Tanya Felisha
"Kamu terlihat sangat cantik sekali bahkan hati ini bertambah cantik ". Kata Dave
"Jangan menggombali ku Dave karena itu semua tidak mempan ". Kata Felisha
"Aku serius mengatakan nya ". Kata Dave sambil memegang tangan Felisha membuat dia pun kini bingung karena jantung nya berdetak semakin kencang dan tak bisa terkontrol lagi . Siapa yang tidak suka dengan Dave bahkan dia terlihat sangat tampan walaupun hanya memakai kaos pendek saja dan dia juga terlihat sangat mempesona di manapun berada membuat setiap orang selalu menatap nya penuh dengan kekaguman
"Dave apa aku boleh bertanya ?". Tanya Felisha
"Tanya saja jangan sungkan ". Kata Dave
"Apa kamu mempunyai alasan lain untuk menikahi ku ?". Tanya Felisha
"Tidak ada alasan kecuali karena aku memang cinta kepada kamu ". Jawab Dave dengan tenang nya bahkan dia mengatakan nya tanpa berpikir panjang juga
"Apa kamu masih ragu dengan ketulusan cinta ku Felisha ?". Tanya Dave
Felisha diam dan tidak bisa menjawab nya dsn dia juga Bingung sendiri dengan perasaan nya sekarang ini
"Tidak apa-apa jika kamu masih belum mencintai ku dan aku akan sabar dan terus berusaha agar kamu mencintai ku ". Kata Dave sambil tersenyum
__ADS_1
Sikap dingin dan juga tatapan yang tajam menyeramkan itu akan hilang jika dia bersama dengan Felisha wanita yang dia cintai sejak kecil itu bahkan dia masih ingat bagaimana mereka berdua membuat janji dulu bahkan Dave juga berjanji akan menikahi nya kelak jika dia dewasa dan menjadi pria yang sangat hebat sekali dan sekarang itu pun akan segera terwujud kan
"Misal nya nanti dalam pernikahan ada orang di masa lalu kamu muncul bagaimana, apa Kamu akan meninggalkan aku ?". Tanya Felisha
"Itu tidak mungkin terjadi bahkan tidak ad satu wanita pun yang dapat menggoda ku kecuali kamu ". Kata Dave
"Gombal sekali sih , belajar dari mana coba hal seperti itu ". Kata Felisha sambil memukul lengan Dave membuat Dave kembali tersenyum saat ini
"Aku sudah pernah bilang hanya melakukan itu kepada kamu saja ratu hatiku ". Kata Dave
Dia memang pandai sekali menggombali wanita tapi Dave tidak pernah melakukan hal tersebut dan dia hanya akan melakukan nya kepada Felisha nya saja
"Oh ya Dave , nanti jika kita menikah apa boleh aku mengundang Bik Mery ?". Tanya Felisha
Tentu nya Dave tahu siapa Bik Mery bahkan dia juga sangat baik kepada nya dulu jadi Dave pun tidak mempermasalahkan nya jika memang Felisha ingin mengundang nya juga
"Tidak masalah undang saja siapa pun yang ingin kamu undang dan jika nanti kita tinggal di rumah kamu bisa membawa nya juga ". Kata Dave
"Jadi Bik Mery boleh ikut serta dengan ku ?". Tanya Felisha
"Tentu saja boleh sayang ". Kata Dave sambil mencubit gemas Felisha
"Terima Kasih ya kamu sangat baik sekali Dave ". Kata Felisha
"Aku baik hanya di depan kamu saja dan jika di luar aku akan berubah menjadi menakutkan ". Kata Dave
"Semenakutkan apapun kamu aku tetap saja tidak takut ". Kata Felisha
"Yakin kamu tidak takut ?". Tanya Dave
"Sangat yakin sekali bahkan aku sudah melihat jika kamu adalah orang yang lembut dan penyayang ". Kata Felisha
Makanan mereka kini sudah datang dan Felisha pun melihat menu makanan apa yang di sukai Dave
"Kenapa ?". Tanya Dave
"Makanan yang kamu sukai seperti makanan yang disukai seseorang ". Kata Felisha
Dave tersenyum dan dia juga tahu siapa seseorang yang di maksud oleh Felisha. Dave pun bersikap biasa saja untuk menutupi semua nya saat ini.
"Apa seseorang itu orang yang kamu cinta , kalau iya berarti memang kita berjodoh ". Kata Dave
"Jangan mengatakan hal itu. ah sudah ayo kita makan ". Kata Felisha
Mereka berdua pun kini segera makan dan terlihat juga Dave Beberapa kali juga mengambil makanan milik Felisha membuat mereka berdua kini pun terlihat sedikit bertengkar namun terlihat imut Sekali pertengkaran mereka itu.
Sementara itu di kampus kini Mel juga sedang asik berbincang bersama teman nya Rose bahkan mereka juga terlihat tertawa bersama kali ini
"Oh ya Mel siapa yang menjemput kamu kemarin ?". Tanya Rose
"Oh dia itu teman gue , kenapa Lo naksir dengan nya ?". Tanya Mel menggoda
"Mana mungkin aku naksir dia Mel bahkan aku juga baru melihat nya tapi dia memang tampan sekali dan aku kira dia kekasih kamu ". Kata Rose
"Bukan , dia hanya teman gue saja kok gak lebih ". Kata Mel
Bahkan Rose merasa jika lelaki kemarin sangat hebat sekali karena dia bisa membuat Stevie dan para sahabat nya kini terlihat berkutik sama sekali bahkan mereka kini terlihat sangat takut sekali kepada Mel jika bertemu
"Dia hebat sekali kemarin Mel ". Kata Rose
__ADS_1
"Superman kali hebat ". Kata Mel yang masih bercanda
"Tapi aku rasa dia memang hebat bahkan aura nya pun juga terlihat sangat menakutkan sekali ". Kata Rose
Mel hanya biasa saja menanggapi apa yang Rose katakan bahkan terlihat juga Mel sangat santai sekali Kali ini.
"Apa kita boleh gabung di sini Mel ?". Tanya Rico
"Kalau gue bilang tidak pun kalian pasti masih saja akan tetap duduk ". Kata Mel
"Ini tempat umum jadi siapapun bebas duduk di sini ". Kata Shawn yang kini sudah duduk manis di depan Mel bahkan kini dia menatap Mel
"Kenapa Menatap gue seperti itu, apa mau gue copot tuh bola mata ". Kata Mel
"Sadis sekali nona ". Kata Eza
"Biasa saja . Kenapa harus duduk di sini padahal banyak tempat yang kosong di sini ". Kata Mel
"Di sini juga tidak ada tulisan jika di larang duduk jadi aku duduk di sini saja ". Kata Shawn sambil tersenyum
Dia yang jarang tersenyum kepada wanita kini terlihat gampang sekali memberikan senyuman nya bahkan dengan Mel pun dia suka sekali Tersenyum
"Lo memang resek sekali ya ". Kata Mel
"Apa boleh gue minta nomer Lo ?". Tanya Shawn
"Nomer gue cuma satu jadi jika Lo minta gue tidak akan punya lagi nomer ". Kata Shawn
"Bukan kartu nya sayang tapi Nomer handphone nya saja ". Kata Shawn sambil mencubit pipi Mel dengan gemas nya membiarkan mereka yang ada di kantin pun iri dengan kedekatan antara Mel dan Shawn bahkan di ujung tempat itu terlihat Stevie yang begitu kesal sekali dengan Mel saat ini bahkan ingin sekali dia menampar wajah Mel namun dia tidak Berani karena dia tidak mau juga jika nanti papa nya mendapat kan masalah
Setelah selesai makan kini Dave juga mengajak Felisha ke beberapa tempat juga untuk bersenang-senang bahkan dia kini terlihat sangat senang sekali
"Bagaimana kalau kita foto bersama ". Ajak Dave membuat Felisha menatap nya
"Apa kamu yakin jika ingin foto bersama ?". Tanya Felisha
"Tentu saja yakin sekali kan kita juga sebentar lagi akan menjadi suami istri jadi wajar kan kalau foto bersama ". Kata Dave
Dia segera mengeluarkan ponsel nya dan mengajak Felisha berfoto bersama dan dia terlihat juga kini merangkul Felisha saat ini membuat nya pun menatap Dave
"Jangan tegang santai saja sayang ". Kata Dave
mereka berdua pun kini tersenyum bersama bahkan terlihat juga sangat bahagia sekali kali ini
"Oh ya , apa mereka masih mengganggu kamu di sana ?". Tanya Dave
"Tidak bahkan jika mengganggu aku juga sudah bisa melawan nya ". Kata Felisha
"Bagus lah . memang istri seorang Dave harus lah pemberani ". Kata Dave
Felisha hanya terdiam saja bahkan kini mereka terlihat duduk bersama di taman tempat mereka berada bahkan di sana juga terlihat sangat segar sekali udara serta pemandangan nya
"Pemandangan di sini sangat bagus sekali ya ". Kata Felisha
"Pemandangan bagus karena ada kamu di sini ". Kata Dave
"Mulai deh ngegombal nya ". Kata Felisha
kini Dave memeluk Felisha dari belakang bahkan dia juga menyandarkan kepala nya di pundak Felisha. Dan kini dia terlihat memejamkan mata nya mengingat momen nya bersama Lisha dulu bahkan dia juga masih ingat dengan senyuman Lisha nya dulu pada saat menghibur nya di saat duka nya di kala itu.
__ADS_1
"Terima Kasih sudah hadir dan mau menerima ku sebagai pendamping hidup kamu dan kedepan nya apapun yang terjadi jangan mencoba pergi dari ku karena aku akan selalu mencari mu dan akan mendapatkan mu dengan mudah nya ". Kata Dave semakin mengeratkan pelukan nya membuat Felisha pun kini takut dengan nya karena dia terlalu menakutkan dengan kata-kata nya barusan