Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 284


__ADS_3

Suasana malam di villa milik Dean terlihat lebih indah dan menyenangkan di bandingkan ketika pagi hari dan kini mereka pun menikmati suasana nya


" Tumben Lo gak pergi jalan Revan ?". Tanya Mel


" Gue masih menunggu pemilik villa sebab kita di sini tidak membawa kendaraan bukan Jadi akan sangat sulit sekali jika harus keluar tanpa mobil ". Kata Revan


" Mobil berjajar di sana dan kau kan tinggal memakai nya Revan lalu menunggu apalagi sekarang ". Kata Ericka


" Ya menunggu pemilik nya dan jika aku memakai nya tanpa bilang bisa saja bukan mereka mengatakan jika aku lancang ". Kata Revan


" Itu hanya pikiran mu saja dan aku rasa Dean tidak akan keberatan sama sekali jika meminjami mu mobil ". Kata Kristal


" Oh ya kau kan kekasih Dean jadi izin kepada mu kan sama saja ". Kata Revan


" Aku bukan kekasih nya Revan jadi kamu salah sangka dengan ku dan mana mungkin juga aku memiliki wewenang untuk memperbolehkan atau tidak kalian memakai mobil di sini ". Kata Kristal


" Kau kekasih nya jadi pasti dia pun tidak masalah jika kita izin dengan mu saja ". Kata Sean


" Kalian ini tuli ya ternyata bahkan aku sudah mengatakan jika aku bukan lah kekasih nya tapi kenapa kalian masih saja tetap tidak mengerti sama sekali ". Kata Kristal


" Kak sudah biarkan saja lagi pula apa yang mereka katakan bukan nya benar sekali jadi jika meminta izin kepada kak Kristal pun akan sama saja bahkan kakak bisa juga menelfon Dean sekarang bukan ". Kata Mel


" Nah itu ide bagus telfon saja dia dan katakan jika kita meminjam mobil nya untuk jalan-jalan dan lagi mereka memiliki urusan apa hingga sampai malam belum juga datang kembali ". Kata Revan


" Yang jelas mereka sedang bekerja jadi jangan memancing hal buruk Revan ". Kata Mel


" Siapa tahu saja Shawn sedang dengan wanita lain nya di luar dan dia melupakan Lo kali ini". Kata Revan


Bug Bug Bug


Mel memukuli Revan beberapa kali sebab dia sangat kesal sekali dengan Revan yang selalu saja menuduh Shawn sembarangan bahkan dia juga terlihat sangat menyebalkan sekali membuat rumah tangga Mel retak saja dengan kecurigaan nya


" Mel jangan bar-bar gue hanya menerka saja ". Kata Revan


" Gue gak suka jika Lo menjelekkan suami gue dan gue tahu serta yakin sekali jika dia sangat setia bahkan dari semua yang terjadi dia pasti tidak akan pernah meninggalkan gue untuk wanita manapun juga ". Kata Mel marah kepada Revan


" Duh jika sudah cinta maka semua nya pun tidak ada gunanya bukan dan Lo akan selalu membela dia ". Kata Revan


" Wajar lah Revan jika Mel membela suami nya dan kenapa juga kamu heran dan bingung ". Kata Felisha


" Tahu nih si Revan sejak tadi dia hanya marah dan banyak bicara saja dan itu pun tidak ada gunanya sama sekali ". Kata Kristal


" Kalian Berdua sangat kompak sekali ya jika memojokkan orang ". Kata Revan kesal sendiri kepada kedua wanita yang selalu saja ingin membuat nya marah bahkan mereka berdua terlihat sangat pandai sekali dalam merangkai kata untuk memojokkan seseorang


" Sudah cukup berdebat nya dan sekarang bagaimana Kristal apa boleh kita menggunakan mobil di sini ?". Tanya Morgan


" Aku tidak tahu sebab aku bukan lah pemilik nya jadi kalian jangan bertanya kepada ku ". Kata Kristal

__ADS_1


" Kau kan bisa menelfon nya untuk bertanya kan ". Kata Sean


" Kenapa ingin menelfon ku ". kata Dean yang baru saja masuk lalu berjalan menuju mereka semua kali ini


Shawn yang juga baru datang langsung menghampiri istri nya dan dia merangkul Mel sambil tersenyum menatap nya


" Sudah makan malam ?". Tanya Shawn


" Aku tidak lapar jadi belum makan ". Kata Mel menjawab sambil tersenyum juga tentu nya


" Kalau begitu kita makan di luar saja sekarang sekalian jalan-jalan ". Kata Shawn


Tidak ada yang menolak sama sekali ajakan dari Shawn bahkan mereka terlihat sangat senang sekali kali ini


" Wow romantis nya pasangan satu ini bahkan kalian sudah berani menunjukkan kemesraan di depan kami semua ". Kata Revan


" Dia dari tadi membuat ku kesal sekali ". Kata Mel mengadu kepada suami nya


Shawn tentu nya kini menatap tajam ke arah Revan setelah mendengar pengaduan dari istri


" Shawn gue tidak ada niatan membuat istri Lo marah jadi jangan menatap seperti itu nanti mata Lo copot ". kata Revan


" Jika Lo tidak mau gue lempar dari sini maka jangan banyak tingkah Revan ". Kata Shawn


" Jadi bagaimana apa kita akan keluar hari ingin ?". Tanya Felisha


" Jika kalian ingin kita bisa pergi ke tempat yang di sukai masing-masing dari kita jadi bisa menggunakan mobil masing-masing ". Kata Dean


" Tentu saja cukup bahkan lebih dari cukup dan jika kurang akan di ambil Jan di showroom Shawn nanti nya ". Kata Edrick


" Ya sudah jika begitu sebaik nya kita segera pergi dan gue juga akan pergi sendiri dan tidak akan ikut kalian sebab gue juga ingin mencari sesuatu di sini ". Kata Revan


" Dasar buaya selalu saja mencari mangsa di semua tempat ". Kata Mel


" Hai nyonya jangan seperti itu gue mencari sesuatu yang bisa meluluhkan hati Shawn agar gue di izinkan mendekati Nia ". Kata Revan


" Tidak akan gue biarkan Lo mendekati nya dan jangan harap Lo bisa mendekati dia selama gue masih hidup ". Kata Shawn dengan serius nya


Sementara mereka sedang bersenang-senang di Indonesia kini Nia sedang sibuk dengan urusan di luar sebab dia ada beberapa pertemuan dengan kolega yang sudah di atur oleh Marvin namun dia juga mendapat kan pengawasan dari anak buah Marvin juga


" Kalian jangan terlalu dekat dong dengan ku kan aku tidak bisa bergerak bebas ini ". Kata Nia


" Jangan membuat kita Sulit Nia dan jika kau lepas dari pandangan kita dan terjadi sesuatu dengan kita tentu saja bos besar akan marah kepada kita ". Kata Doni anak buah kepercayaan yang di tugaskan Marvin untuk menjaga Nia


" Kau kenapa sama saja seperti Marvin sih menyebalkan sekali dan setidak nya berilah sedikit kelonggaran kepada ku untuk pergi sebentar saja ". Kata Nia


" Tidak akan dan aku tidak mau mengambil resiko sedikit pun juga ". Kata Doni

__ADS_1


" Dasar donat ya tidak bisa di ajak negosiasi sama sekali bikin kesal saja ". Kata Nia


Dia sebenarnya ingin sekali jalan-jalan tapi mau bagaimana lagi Doni selalu membuntuti dia jadi dia tidak bisa bergerak dengan bebas sekali kali ini


" Kalau mau ingin jalan-jalan boleh dan aku akan menemani mu ". Kata Doni


" Baiklah kita pergi sekarang jalan ke mall sebentar saja ". Kata Nia


Walau pun dia di kawal oleh Doni tapi dia pun bersyukur sebab dia masih bisa Pergi jalan walau pun hanya sebentar saja kali ini


" Jangan bandel Nia turuti saja apa yang di katakan Marvin sebab itu semua demi keamanan mu ". Kata Doni


" Iya aku tahu dan gara-gara si bandit itu aku kini harus berada di penjara tuan Shawn dan tidak bisa pergi kemanapun juga bahkan aku juga sangat tidak enak sekali dengan nona Mel ". Kata Nia


" Jangan berpikir buruk bahkan istri bos sangat baik dan jika ada masalah tentu dengan mudah bisa diselesaikan sebab nona Mel sangat terbuka sekali jadi tidak mungkin juga rumah tangga mereka akan hancur nanti nya ". Kata Doni


" Iya nona memang selalu saja ceplas ceplos dan dia tidak akan memendam sesuatu". Kata Nia


Tidak perlu waktu lama kini mereka pun sudah sampai di mall bahkan terlihat Nia berjalan duluan dan meninggalkan Doni di sana


" Nia tunggu dulu ". kata Doni namun dia tidak memperdulikan nya bahkan dia kini berlari menjauh dari Doni kali ini


Bug


Tanpa dia duga dia menabrak seseorang kali ini hingga dia pun hampir terjatuh tapi untung nya seseorang yang dia tabrak menahan nya


" Ya kau lagi memang jika bertemu dengan mu aku selalu saja sial ". Kata Nia


" Hey nona kenapa berucap seperti itu padahal yang menabrak adalah anda jadi kenapa malah menyalahkan ku ". Kata Robin


" Aku tidak menyalah kan tapi aku hanya heran saja sebab jika bertemu dengan mu aku selalu saja sial ". Kata Nia mencoba untuk berdiri tegak dan merapikan pakaian nya


" Nia ". Teriak Doni dari jauh


" Duh Doni masih mengejar juga ". Kata Nia


" Apa kau melarikan diri nona maka nya dia mengejar mu ?". Tanya Robin memegang tangan Nia


" Jangan mulai ya dan lepaskan aku tidak ada urusan dengan mu ". Kata Nia namun Robin tidak berniat melepaskan tangan Nia sedikit pun juga


Nia memeluk nya beberapa kali tapi Robin masih saja memegang tangan nya


" Kau ya Nia selalu suka membuat ku marah ". Kata Doni


Robin melepaskan tangan Nia dan Nia hanya menatap nya sinis saja


" Lama tidak bertemu dengan mu Doni Marx Engels ". Kata Robin

__ADS_1


" Robin sudah lama juga aku tidak melihat mu dan kebetulan sekali kita bertemu di sini ". Kata Doni


Mereka memang saling mengenal sebab ada beberapa hal yang membuat mereka berdua saling mengenal namun Robin belum tahu jika Doni bekerja dengan Shawn orang yang merebut Wanita nya dulu


__ADS_2