
Revan selalu saja membuat suasana di sana menjadi kacau bahkan dia selalu saja bisa membuat sahabat nya malu Karena ulah diri nya sendiri dan kini itu terjadi dengan Morgan kali ini yang di bongkar rahasia nya oleh Revan
" Kau jangan bicara Sambarangan Revan atau kau mau ku sumpal mulut mu itu ". kata Kristal
" Tentu saja aku tidak berbicara sembarangan karena itu adalah fakta nya dan aku bisa menjamin nya ". Kata Revan
" Kau ini suka sekali mencari masalah dan aku sejak dulu pun merasa jengkel dengan mu ". kata Kristal
" Benci bisa menjadi cinta Kristal jadi hati-hati dengan ucapan mu itu jika tidak nanti kau bisa saja bukan cinta dengan ku ". Kata Revan membuat bantal pun melayang kali ini ke muka dia dengan manis
" Kau kasar sekali ya Kristal dan jika seperti ini mana mungkin aku bisa menerima cinta mu ". Kata Revan
" Dan mana mau juga aku bersanding dengan mu ". kata Kristal
" Yakin tidak mau , bahkan aku lebih tampan dari Robin dan tidak kalah tampan juga dari Dean ". Revan menggoda kristal kali ini bahkan di sana Kristal sudah sangat kesal sekali dengan Revan di sana
" Sudah lah Revan kenapa jadi menggoda kristal kamu ". Kata Felisha
" Mungkin saja dia menyukai Kristal jadi dia kini menggoda nya agar dia tertarik dengan Revan ". Kata Jane
" Mulut mu itu Jane kenapa tidak bisa di kontrol sih sejak tadi bahkan aku pun ingin sejak menyumpal mulut mu itu ". Kata Revan
" Lakukan saja jika kau berani ". Kata Jane menantang Revan
" Tentu saja aku berani dan mana mungkin aku takut dengan suami mu si Rafael itu ". kata Revan
" Aku tidak mengatakan bukan jika kau harus takut dengan suami ku hanya saja apa berani kau menyakiti kakak ipar dari sahabat mu sendiri ". Kata Jane Tersenyum puas melihat raut wajah dari Revan yang kini sudah menjadi kusut sekali itu bahkan dia terlihat kini tidak mau menjawab lagi apa yang di katakan oleh Jane tadi kepada nya
" Rasakan itu Revan memang dia ini harus di beri pelajaran agar tidak sembarangan jika berbicara ". Kata Sean
" Aku hanya berbicara jujur malah kalian tidak mau mendengar dan kini malah menatap ku dengan tajam saja ". kata Revan
" Sebaik nya kau pergi saja dari sini agar kita bisa tenang bicara nya Revan ". kata Gerald
" kau mengusir ku , tega sekali kau melakukan nya ". Kata Revan
" Jika kehadiran mu hanya untuk membuat keributan saja maka sebaik nya kau pergi saja bukan ". Kata Morgan
" Kau juga tidak suka Morgan jika aku di sini dan kau merasa terganggu juga ". kata Revan
" Siapa yang tidak terganggu dengan mulut bocor mu itu Revan . Sudah sana cari saja di mana keberadaan Shawn sahabat mu itu dan pastikan jika Mel benar-benar baik-baik saja bersama dengan nya ". Kata Carles
" Aku tidak akan pergi dari sini dan aku pun juga akan tetap bersama dengan kalian di sini membahas semua nya ". Kata Revan
" Apalagi yang akan di bahas bahkan aku tidak akan membahas apapun lagi kali ini ". Kata Dave membuat Revan kembali kesal sebab seperti nya kali ini memang kehadiran dia tidak di perlukan karena ucapan nya yang selalu saja membuat orang kesal sekali dengan nya
Di lain tempat kini Robert pun bersama dengan Justin mengobrol bersama sekarang ini setelah pertemuan tidak sengaja nya tadi dengan Shawn dan juga Dave di sebuah kafe
" Seperti nya kita harus menyusun ulang strategi kita dengan baik dan benar agar tidak meleset sebab lawan kita kali ini bukan lah orang sembarangan". Kata Robert
" Apa kau takut dengan mereka berdua ?" . Tanya Justin
" Apa kau tidak tahu black world yang Sangat terkenal itu dan aku tentu nya tidak akan mau mati konyol jika menghadapi mereka dengan buru-buru ". Kata Robert
" Aku tahu itu tapi jika kita bergabung apa masih kurang untuk melawan mereka semua nya ". Kata Justin
" Shawn ketua Balck world bukan lah orang sembarangan dan di tambah lagi Dave yang juga bukan orang sembarangan itu membuat mereka semakin kuat jika bergabung apalagi anggota mereka juga terkenal di bidang masing-masing juga ". Kata Robert
__ADS_1
" Ya aku tahu hal tersebut dan aku berharap jika kita bekerja sama maka kita akan bisa menghabisi kedua nya dengan mudah sekali nanti nya ". Kata Justin
" Kita pasti akan menang tapi perencanaan nya harus bagus dan matang sekali nanti nya jadi jangan terlalu gegabah dalam menjalankan rencana kita ". Kata Robert
" Lalu sampai kapan kita harus bersabar menunggu untuk menyerang mereka bahkan aku sudah lama sekali menunggu saat itu Robert ". Kata Justin
" Aku tahu dan kini aku pun juga memiliki rencana lain nya jadi kau harus menurut saja dengan ku Justin jika ingin menang dari Dave nanti nya . Tujuan kita sama yaitu menghancurkan Dave jadi kau harus tenang Justin dan ikuti saja permainan ku nanti nya ". Kata Robert
" Bukan nya aku sudah mengikuti nya setiap hari bahkan rencana mu tidak ada kemajuan sama sekali dan hanya jalan di tempat saja Robert, apa kau tidak merasakannya jika rencana mu tidak ada perkembangan nya sama sekali ". kata Justin
" Aku memang sengaja melakukan nya agar Dave mengira jika aku mundur sekarang ini padahal tanpa dia tahu aku juga sudah mulai menjalankan rencana ku juga dalam kemunduran ku ini ". Kata Robert
" Apa maksud dari perkataan mu itu Robert ?". Tanya Justin
" Tenang dan lihat saja hasil nya nanti dari rencana tersembunyi ku ini bahkan aku tahu jika Shawn dan juga Dave masih tidak bergabung karena Shawn yang menikahi adik Dave secara diam-diam dan dengan paksaan juga ". Kata Robert
" Jadi kau tahu semua nya dan tidak memberi tahu ku sama Sekali". Kata Justin
" Itu karena aku tidak ingin jika kau ceroboh Justin dan itu akan merusak semua yang sudah aku bangun dan kerjakan juga ". Kata Robert
" Kau sungguh keterlaluan dan seperti nya kau memang tidak menganggap ku sebagai patner mu Robert ". Kata Justin
" Jangan marah dan aku juga melakukan nya agar kita bisa menang nanti nya jadi kau jangan marah Seperti itu bahkan kemarahan mu juga tidak akan ada guna nya juga bagi ku ". Kata Robert dengan santai nya Karena dia juga tidak terlalu memperdulikan amarah dari Justin sebab dia bisa mengatasi semua nya juga sendiri jika Justin tidak mau dan dia pun sanggup melakukan nya
Di kantor Dean kini dia masih saja berkutat dengan pekerjaan nya sekarang ini bahkan dia juga terlihat sangat serius sekali dalam melakukan pekerjaan nya sekarang
" Tuan Dean ini laporan yang anda inginkan tentang perusahaan tuan Hendri". Kata Leo asisten Dean sekaligus orang kepercayaan nya
" Baik lah taruh di situ nanti aku akan memeriksa nya . Bagaimana dengan cowok bodoh itu , apa sudah kau singkirkan dia Leo ?". Tanya Dean
" Saya sudah melakukan nya sesuai dengan instruksi anda tuan ". Kata Leo
" Nona masih di sana dan Seperti nya dia betah di sana tuan ". kata Leo
" Biarkan saja dan yang penting anak buah mu bisa menjaga nya dengan baik dan tidak lengah sedikit pun juga dan jika sampai Kristal dalam masalah atau lecet nanti kau yang akan bertanggung jawab Leo ". Kata Dean yang kini juga sudah mulai bucin dengan Kristal sama seperti Shawn yang juga bucin dengan Mel kali ini bahkan dia lebih parah di banding Dean
" Saya sudah memastikan nya tuan jadi anda tenang saja karena nona Kristal akan baik-baik saja jika di keluar tanpa anda tuan ". Kata Leo
" Bagus lah dan sekarang kembali lah bekerja dan selesai kan semua nya dengan baik Leo agar tidak ada kesalahan lagi yang terjadi sebab aku tidak suka jika kau berbuat salah ". Kata Dean
" Baik tuan kalau begitu saya kembali ke ruangan dulu ". Kata Leo
Kini dia pun segera pergi meninggalkan ruangan Dean dan kembali melakukan pekerjaan nya dan Dean pun juga sama dia kini akan melanjutkan kembali urusan nya dan memeriksa berkas yang ada di meja nya itu kali ini
" Sibuk sekali kau ini Dean sekarang". Kata Edric yang baru saja muncul membuat nya kaget saja
" Tumben sekali kau ada di sini Edric, apa ada hal yang akan kau bicarakan dengan ku ". Kata Dean
" Aku hanya ingin melihat perusahaan sahabat ku saja jadi aku berkunjung ke sini melihat mu". Kata Edric
" Basa basi sekali kau ini bung dan kenapa juga kau datang ke sini bukan seperti biasanya jika kau seperti ini ". Kata Dean
" Kau selalu saja bisa membuat ku senang sekali Dean dengan ucapan mu itu ". Kata Edric
" Karena kau memang gila jadi akan sangat senang bukan jika di hina ". Kata Dean
Edric duduk tepat di hadapan Dean kali ini dan dia pun hanya tersenyum saja sambil menatap Dean di sana yang kini fokus dengan pekerjaan nya
__ADS_1
" Apa kau sangat sibuk sekali Dean ?". Yahya Edric
" Menurut mu bagaimana, apa aku sibuk atau tidak ". Kata Dean
" Ya sibuk tapi aku di sini jadi setidaknya kau mengobrol lah dulu dengan ku sekarang ini agar tidak ada hal apapun yang terjadi di antara kita ". Kata Edric
" Ngomong apa kau ini Edric bahkan ucapan mu sama sekali tidak bisa ku mengerti sama sekali Edric ". Kata Dean
" Aku ingin bertanya Dean , apa benar kau tidak tahu di mana Shawn berada dan kenapa kita tidak bisa menemukan nya ". Kata Edric
" Kenapa kau repot mencarinya jika butuh telfon saja Shawn pasti dia akan mengangkat panggilan telfon mu nanti jika dia tidak sibuk ". Kata Dean membuat Edric kesal sekali kepada sahabat nya itu
Kini Shawn pun sudah kembali ke rumah nya membawa banyak makanan yang di pesan oleh istri tercinta nya itu bahkan dia membeli nya sendiri dan rela mengantri juga untuk mendapatkan makanan yang dia bawah kini
" Sayang aku sudah pulang dan membawa makanan yang kamu inginkan tadi ". Kata Shawn yang terlihat bahagia sekali masuk ke dalam rumah nya
Bug
Bantal sofa pun mendarat mulus di wajah Shawn bahkan dia terkejut ketika mendapat kan lemparan tadi
" Kenapa lama sekali bahkan kau tidak pernah meninggalkan aku selama tadi Shawn ". kata Mel
" Aku mengantri untuk membeli semua ini sayang jadi maaf jika membuat mu menunggu terlalu lama ". Kata Shawn
" Sudah mendapat kan semua nya ?". Tanya Mel
" Ini . Semua yang kamu pesan sudah ada di sini tanpa terkecuali satu pun ". Kata Shawn
" Antri dong tadi kamu membeli nya ?". Tanya Mel
" Tentu saja antri tapi tidak masalah jika itu untuk kamu maka aku rela melakukan nya sayang jadi kamu tenang saja ". Kata Shawn
" Baiklah kau memang selalu saja mengutamakan aku jadi sekarang ayo kita makan sambil menonton film kesukaan ku ". Kata Mel
" Ya sudah ayo . apapun untuk mu ". Kata Shawn
Kini mereka berdua pun menuju ruangan untuk menonton bersama dan tak lupa juga Mel mengajak Nia juga untuk menonton bersama dengan dia dan juga Shawn
" Dari mana saja kok lama sih ?". Tanya Mel
" Bertemu dengan kakak ipar ". Jawab Shawn membuat Mel pun menatap nya sekarang ini
" Kamu bertemu dengan kak Dave , kenapa bisa dan apa kamu tadi memukul kak Dave ?". Tanya Mel bertubi-tubi Kali ini kepada Shawn
" Mana mungkin aku memukul kakak ipar ku sendiri. Aku hanya mengobrol saja dengan nya tanpa baku hantam sedikit pun juga ". kata Shawn membuat Mel menatap nya sambil memicing kan mata nya
" Aku tidak percaya jika kamu tidak memukul kak Dave dan tidak melakukan baku hantam dengan nya ". Kata Mel
" Kenapa gak percaya sayang bahkan aku jujur mengatakan nya dan mana mungkin juga aku melakukan hal itu kepada kakak ipar ku sendiri sih ". Kata Shawn
" Ya sudah aku percaya dan sekarang aku ingin bertanya kenapa kau bertemu dengan kak Dave ?". Tanya Mel
" Hanya untuk mengobrol saja karena dia juga ingin tahu bagaimana kabar adik nya yang cantik ini ketika bersama dengan ku ". Kata Shawn
"Jadi kak Dave menghawatirkan ku ya ". Kata Mel dengan bodoh nya membuat Shawn pun tersenyum menatap nya
" Apa kamu pikir dia tidak akan mencari mu , tentu saja dia mencari kamu sayang sebab kamu adalah adik dia yang paling dia sayang selamanya jadi Dave masih saja mencari kamu bahkan dia juga terlihat sangat menghawatirkan kamu dan dia ingin memastikan juga jika kamu baik-baik saja bersama dengan ku di sini ". Kata Shawn
__ADS_1
" Aku mengira jika kak Dave sudah lupa dengan ku karena dia sudah memiliki anak sekarang ini dan dia lebih fokus pada anak nya saja ". Kata Mel
" Salah jika kamu berpikir seperti itu karena Dave selalu saja memikirkan kamu dari pertama kamu hilang hingga kini sayang ". Kata Shawn menjelaskan kepada Mel jika memang Dave menghawatirkan dia juga Sampai sekarang ini