
Revan yang sudah lama kenal dengan Shawn pun tidak tahu jika Jack adalah bagian dari Geng hebat milik Shawn dan dia pun juga tidak tahu jika sahabat nya itu adalah bos besar yang di takuti juga sama seperti Dave namun beda nya Shawn tidak pernah menampakkan diri ketika menghadapi lawan nya karena anak buah dia sudah bisa mengatasi semua nya dengan sangat baik dan dia hanya butuh membunuh dari jarak jauh saja jadi tidak perlu juga menghampiri mereka
" Shawn apa kau sibuk hari ini?". Tanya Morgan
" Setelah kuliah tentu aku akan sibuk karena banyak pekerjaan yang harus ku lakukan juga ". Jawab Shawn
" Apa Vincent masih saja ingin mengajak mu kembali ke Amerika?". Tanya Carles
" Si bodoh itu jika berani melakukan hal buruk lagi maka aku pun tidak akan segan untuk memenggal kepala nya nanti ". Kata Shawn
" Kenapa kau sangat tidak suka dengan dia padahal dia adalah saudara mu shawn?". Tanya Sean
" Jika dia memang saudara ku bukan nya kita harus saling melindungi bukan memanfaatkan dan dia pun dengan bodoh nya menumbalkan mama ku dulu jadi itulah akibat nya jika ada yang berani sekali menyakiti orang terdekat ku ". Kata shawn
" Apa kau mau bekerja sama dengan kita untuk melawan Jack ?". Tanya Revan
" Jack , kenapa kita harus melawan dia . Apa dia menjadi musuh kalian ?". Tanya Shawn
" Dia sudah bergabung dengan Justin untuk menyerang Dave apa Lo tidak mendengar?". Tanya Revan
" Apa peduli nya tentang kerja sama dia . Apa mereka akan menyerang tempat ini sama seperti Matthew dulu ?". Tanya Shawn
" Seperti nya begitu dan jika mereka menyerang tidak akan ku biarkan mereka melukai Mel dan juga istri ku ". Kata Dave
Shawn masih saja terdiam dan dia pun tetap mendengar kan apa yang mereka katakan saat ini . Dan jika memang Jack akan ikut menyerang maka dia pun akan membuat perhitungan Kepada nya nanti karena dia sudah berusaha membahayakan nyawa Mel wanita yang sangat dia cintai itu . Shawn si psikopat gila itu tidak akan mau melepas kan siapapun yang mengganggu Mel walau pun dia sahabat nya sendiri
" Apa mereka sudah bergerak sekarang?". Tanya Shawn
" Masih belum hanya saja kemarin aku sempat melihat dia bersama dengan Justin". Kata Carles
" Meski pun mereka belum bergerak kita harus tetap waspada agar hal buruk seperti dulu tidak terulang kembali dan kau Robin pastikan jangan menerima meeting di luar kota karena aku tidak mau jika nanti mereka mengecoh kita melakukan pekerjaan". Kata Dave
" Baik tuan saya akan membatalkan semua meeting di luar kota nanti nya ". kata Robin
" Dan Lo juga harus tetap waspada di kampus siapa tahu saja Jack mempunyai aliansi di sana hingga bisa saja nanti menculik Mel jika Lo lengah ". Kata Revan
" Jika dia berani maka dia memang ingin mati di tangan gue ". Kata Shawn
Dave pun hanya diam saja dan inilah yang dia takut kan jika Shawn tahu Robin dan Mel memiliki hubungan bahkan dia pun juga masih saja memikirkan bagaimana nasib adik nya nanti apa dia memang akan bisa bersama dengan Robin hingga sampai ke pelaminan atau justru dia akan berada di genggaman Shawn bantu nya . Pertanyaan seperti itu selalu saja muncul di benak Dave tanpa dia ingin kan .
" Shawn sudah di sini rupanya, ayo berangkat". Kata Mel yang baru saja turun . Dia ada tugas sedikit jadi harus ke perpustakaan dulu dan kini dia pun harus segera berangkat bersama dengan Shawn dan untung nya juga Shawn sudah ada di rumah nya jadi dia tidak perlu menunggu terlalu lama juga
" Bukan nya Lo kelas siang ?". Tanya Shawn
" Ya tapi ada yang harus gue kerjakan dulu sebelum jam kuliah di mulai ". Kata Mel
Shawn mengerti dan kini dia pun segera bangkit dari duduk nya dan pergi bersama dengan Mel ke kampus
" Kak Mel berangkat dulu ya . love you". Kata Mel Kepada Dave sambil memeluk Kakak nya itu dan kini dia pun segera pergi bersama dengan Shawn. Sempat juga dia melirik ke arah Robin dan Robin hanya diam saja seperti biasa nya agar tidak ada yang mengetahui hubungan mereka juga
" Mereka berdua memang sangat serasi apalagi Shawn juga hebat jadi bisa melindungi Mel juga ". Kata Morgan
" Yang hebat belum tentu bisa membuat Mel bahagia". Kata Dave
" Itu benar juga Dave karena Mel kan bukan butuh orang yang hebat saja tetapi juga butuh orang yang bisa membuat nya bahagia iya kan Robin ". Kata Revan sambil tersenyum menatap Robin dan dia pun tidak mengeluarkan jawaban apapun sebab Robin tahu jika Revan memang memancing diri nya dan dia juga bisa menahan diri dengan hal itu
Sementara dalam perjalanan pun Shawn masih saja diam dan fokus menyetir sementara Mel kini sibuk membalas chat dari Rose dan dia juga tak lupa membalas pesan Robin juga saat ini
" Shawn gue banyak sekali tugas bantuin ya ". Kata Mel
" Memang belum selesai juga tugas nya ?". Tanya shawn
__ADS_1
" Kalau sudah selesai mana mungkin sekarang kita berangkat ke kampus kan dan nya masih belum juga ". Kata Mel
" Ada syarat nya jika ingin bantuan gue ". Kata shawn
" Gak ikhlas banget ya Lo kalau bantu orang. Dasar perhitungan ". Kata Mel yang kini sudah tidak mau lagi bicara dengan Shawn dan kembali fokus kepada ponsel nya
" Gue akan bantu nanti tapi setelah pulang kampus ikut gue dulu ". kata Shawn
Mel pun mengangguk kan kepala menyetujui nya dan kini mereka pun sudah sampai di kampus juga sekarang. Mel segera turun dan berjalan Menuju perpustakaan bersama dengan Shawn juga tentu nya
" Shawn ". Panggil Julie mengehentikan langkah mereka berdua saat ini
" Tumben sekali Lo masuk kampus, rajin ya sekarang". Kata Julie
Seolah dia tidak memperdulikan keberadaan Mel di sana dan Mel pun ingin segera pergi namun tangan nya langsung di pegang oleh shawn
" Rajin itu penting agar gue pintar dan gak bodoh kayak Lo . kenalin cewek gue ". Kata Shawn membuat Mel pun menatap nya dengan tajam seolah dia tidak suka dengan apa yang Shawn Katakan namun Shawn tidak memperdulikan nya sebab dia sangat yakin jika nanti Mel bisa menjadi milik nya
" Lo kekasih nya shawn, sudah berapa lam Lo sama dia ?". Tanya Julie
" Kalau terlalu mencampuri urusan orang bisa pendek umur Lo ". Kata shawn lalu menggandeng tangan Mel menuju perpustakaan bahkan dia bisa melihat Mel sangat kesal sekali entah apa juga yang membuat dia kesal sekarang
" Lo mau gue belikan makan dulu atau bagaimana?". Tanya Shawn
" Memang nya Lo mau pergi ke kantin dan membelikan gue makan ?". Tanya Mel ketika mereka sudah duduk di bangku kampus saat ini
" Jika Lo mau maka gue bisa pergi sekarang untuk membelikan makanan buat Lo ". Kata Shawn
" Tidak perlu dan yang gue perlukan sekarang adalah bantuan Lo agar gue bisa menyelesaikan tugas dengan cepat nanti nya ". kata Mel
" Jika butuh bantuan saja baik Lo sama gue dan kalau tidak pasti selalu berkata kasar pada gue ". Kata Shawn
" Ya itu karena gue sangat cinta sama Lo dan tidak akan gue biarkan siapapun memiliki Lo Meilani Miller karena Lo hanya untuk gue ". Kata Shawn membuat Mel diam sejenak setelah mendengar perkataan Tersebut. Dan dia pun kini berpikir jika dia tahu hubungan nya dengan Robin bagaimana nanti. Mel bisa melihat jika shawn sangat nekat sekali orang nya jadi Mel pun juga tidak mau jika suatu hari nanti Robin akan jadi korban keganasan Shawn
" Woy malah bengong sudah kerjakan sebelum masuk kelas ". Kata Shawn
Mel pun segera mengerjakan nya namun pikiran nya masih saja tetap seperti tadi . Dia masih memikirkan segala kemungkinan jika nanti Shawn mengetahui semua nya dan bagaimana nasib percintaan dia dan Robin nanti nya
Di rumah Dave kini mereka masih saja mengobrol bersama dan tadi pun Dave sudah mengecek jika sekarang Felisha ada di kamar nya Sedang Menonton film kesukaan nya . Kini Dave dan para sahabat nya pun berbicara di lantai atas Dekat dengan kamar Dave agar memudahkan Dave mengawasi istri nya juga di sana saat ini sementara Robin sudah berangkat ke kantor sejak tadi karena dia ada pekerjaan bersama dengan Rafael di kantor Dave
" Aku sangat merasa aneh sekali dengan Shawn dan respon dia pun tadi hanya biasa saja ketika mendengar nama Jack di sebutkan ". kata Carles
" Apa nya yang aneh , dia kan selalu saja datar jika bersama dengan kita berbeda jika bersama dengan Mel ". kata Gerald yang memang salaku menatap shawn jika mereka bersama
" Kau ini ada-ada saja Carles .Memang Shawn tidak pernah tertarik dengan pembahasan yang kita lakukan dan dia hanya tertarik dengan adik Dave saja ". Kata Morgan
" Seandainya Mel sudah memiliki kekasih dan itu bukan Shawn, menurut kalian apa yang akan terjadi?". Tanya Dave membuat Revan menatap nya karena dia merasa jika Dave sudah mengetahui Robin adalah kekasih Mel saat ini maka dari itu dia mengatakan hal tersebut
" Bagaimana menurut mu Revan , kau kan dekat dengan nya ?". Tanya Sean
" Untuk hal itu aku pun juga tidak akan bisa memprediksi nya tapi yang jelas dia tidak akan melepaskan Mel dan membiarkan diri nya menjadi milik Orang lain karena Shawn adalah psikopat jadi dia bisa melakukan segala nya yang dia inginkan". Kata Revan yang sejujurnya juga takut dengan segala kemungkinan yang terjadi juga kedepan nya
" Apa Mel sudah memiliki kekasih Dave ?". Tanya Morgan
" Robin ". Jawab Dave singkat
Padahal tadi Mel sudah mengatakan untuk tidak memberi tahu siapapun tapi Dave malah memberi tahu para sahabat nya dan tentu saja mereka sangat terkejut kecuali Revan yang memang sudah mengetahui nya
" Kau seperti nya tidak terkejut sama sekali Revan , apa kau sudah mengetahui nya ?". tanya Dave menatap Revan
" Aku sudah lama mengetahui jika Mel mencintai Robin hanya saja dia tidak mau mengungkapkan nya dan aku baru tahu mereka jadian tadi malam ". Kata Revan
__ADS_1
" Sungguh di luar dugaan ternyata Robin menjalin hubungan dengan Mel . Lalu bagaimana dengan Shawn?". Tanya Gerald
" Sebaik nya jangan ada yang memberi tahu nya dan bersikaplah biasa saja agar dia tidak tahu ". kata Dave
" Dan aku salut dengan Mel dan Robin yang bersikap biasa saja di depan kita selama ini dan tadi pun juga masih sama bukan seperti biasa nya ". Kata Carles
" Kedekatan mereka sejak awal membuat mereka dapat menyimpan hubungan yang terjadi dengan sangat baik sekali dan kita pun juga harus membantu untuk merahasiakan nya juga ". Kata Dave
" Tenang saja Dave kita tidak akan memberi tahu siapapun juga nanti jadi kau bisa tenang dan untuk masalah ini kita pikirkan saja nanti . Lebih baik fokus pada Justin saja sekarang ini ". Kata Morgan
Dave Setuju dengan Morgan dan dia juga harus mencari tahu kerja sama Antara Jack dan Justin serta nanti apa semua anggota Geng Jack akan turun tangan membantu juga nanti nya , Dave harus tahu tentang hal tersebut agar bisa memprediksi semua nya dengan baik nanti dan tidak kecolongan lagi
" Kita pergi dulu Dave ke kantor dan kita bahas lain kali saja semua ini ". Kata Revan
Mereka segera pergi dari rumah Dave sekarang dan Dave pun segera masuk ke dalam kamar nya untuk melihat apa yang di lakukan Felisha saat ini . Saat Dave sudah sampai di kamar dia melihat jika Felisha sudah tertidur dengan pulas nya dan Dave pun menghampiri nya lalu mencium nya saat ini
" Tidur yang nyenyak sweety dan mimpi indah ". Kata Dave lalu dia duduk di sofa sambil membuka laptop nya untuk memulai pekerjaan nya dari rumah saat ini
Di lain tempat kini Justin mengajak Demian untuk pergi keliling sekarang. Dia ingin mengetahui banyak hal tentang Dave di sini jadi dia memutuskan untuk pergi ke kampus di mana Mel berada
" Kita ke kampus Adik Dave sekarang Demian , Kau tahu tempat nya kan?". Tanya Justin
" Iya tuan saya tahu ". kata Demian
" Kita berangkat sekarang ". Kata Justin mengajak
Justin masih belum mendapatkan kabar dari Jack dan dia pun masih ragu juga apa Jack mau menerima tawaran nya atau tidak sebab tidak bisa nya juga dia ingin berpikir dulu untuk menerima tawaran itu atau tidak karena bayaran yang di berikan oleh Justin tidak lah murah jika dia mau menerima tawaran yang di berikan kepada nya
Demian segera membuka kan pintu untuk Justin dan kini dia segera mengemudi kan kendaraan nya menuju kampus di mana Mel berada
" Apa tuan Jack masih belum memberikan jawaban nya tuan ?". Tanya Demian
" Belum dan seperti nya dia tidak akan membantu ku kali ini ". kata Justin
" Padahal anda sering bekerja sama dengan nya tapi kenapa sekarang tuan Jack tidak mau atau jangan-jangan dia takut dengan tuan Dave ". Kata Demian
" Tidak mungkin juga dia takut dengan Dave karena dari segi kekuatan kelompok Jack lebih kuat dan hebat dari kelompok Dave walaupun mereka hanya berjumlah empat orang anggota saja ". Kata Justin
Justin hanya tahu itu saja dan dia pun juga sangat penasaran sekali dengan ketua dari kelompok itu saat ini karena banyak yang tidak mengetahui siapa ketua nya
" Lalu apa yang membuat tuan Jack tidak mau menerima nya tuan bahkan bayaran yang anda berikan juga sangat fantastis sekali jadi mustahil juga jika dia menolak nya ". kata Demian heran sekali
" Itu tugas mu untuk mencari tahu nanti Demian". Kata Justin
" Baik lah tuan ". Kata Demian Dengan nada yang agak frustasi karena mencari tahu tentang Jack sangat lah sulit sekali dan beresiko juga sebab dia memang bukan lah orang sembarangan juga
Sampai nya mereka di dekat kampus dimana Mel kuliah kini Justin pun tampak menunggu dan ingin tahu juga tentang Mel
" Apa kau tahu wajah nya Demian ?". Tanya Justin
" Ya tuan saya mengetahui nya ". Kata Demian
" Bagus lah kalau begitu kita pantau dari sini dan tunjukkan pada ku nanti mana adik Dave karena mungkin juga kita bisa memanfaatkan nya untuk menghancurkan Dave nanti nya ". kata Justin
Tiga puluh menit mereka menunggu di dalam mobil dan kini terlihat jika Mel sedang menunggu Shawn mengambil mobil nya dan di sana dia juga tidak sendirian melainkan dengan Rose dan juga dua sahabat Shawn
" Tuan itu dia Meilani Miller ". Kata Demian membuat Justin meminta Demian untuk menurunkan kaca mobil nya agar dia bisa melihat Mel dengan jelas nya
Mel kini masuk ke dalam mobil Shawn dan mereka segera pergi dari kampus sementara itu Demian langsung saja mengikuti mobil Shawn kali ini . Jarak mereka juga agak lumayan jauh namun Shawn sudah tahu jika ada yang mengikuti mobil nya saat ini tapi dia masih saja mengemudi dengan santai nya sekarang
" Kalian ingin main-main dengan ku rupa nya , awas saja kau Justin ". Batin Shawn sambil menyeringai devil saat ini dan dia kembali melaju kan mobil nya dengan menambah kecepatan nya saat ini
__ADS_1