
Mungkin saja banyak yang mengira jika Mel bahagia sekali menikah dengan Shawn karena dia sama sekali tidak menunjukkan raut wajah sedih nya itu namun satu hal yang pasti jika Mel memang sengaja menyembunyikan nya agar dia juga bisa menjalani hidup nya selama menjadi istri Shawn hingga dia bisa menemukan cara untuk kabur dari tempat ini nanti nya . Setelah dia dan Mirna membereskan barang kini Mel pun mengajak Mirna untuk turun ke bawah karena di juga ingin berkeliling di sekitar rumah ini dan tentu nya mengamati setiap sudut rumah barang kali dia bisa kabur nanti dari rumah Shawn ini . Rumah yang di tempati Mel memang terlihat sangat bagus sekali dan dia juga merasa sangat senang sekali berada di sana bahkan Mel pun juga merasa jika rumah itu memang sangat cocok sekali untuk dia dan keluarga kecil nya yang dia impikan tapi tidak dengan Shawn tentu nya dan faktanya kini dia sedang bersama dengan Shawn jadi Mel pun tidak terlalu suka dengan rumah itu walaupun memang terlihat sangat bagus sekali karena di dalam rumah tersebut ada Shawn orang yang kini sangat dia benci sebab memaksakan kehendak untuk menikah dengan dirinya
" Rumah nya cukup bagus juga Mirna , ada berapa penjaga di sini ?". Tanya Mel
" Di sini tidak terlalu banyak penjaga nona setahu saya karena tuan Shawn juga ada di sini tapi semua tempat di sini di lengkapi dengan cctv". Kata Mirna menjelaskan semua nya yang ada di rumah ini
" Oh jadi tidak terlalu banyak penjaga ya di rumah ini . Pantas saja rumah nya terlihat sangat sepi sekali ". Kata Mel sambil tersenyum menatap Mirna dengan senyuman yang memang sangat sulit sekali untuk di artikan kali ini
" Apa ada jalan lain selain pintu utama untuk masuk ke rumah ini Mirna, jika hanya sedikit penjaga nya tentu orang jahat pasti akan mudah masuk bukan melalui pintu belakang rumah ini ". Kata Mel
Mirna masih belum sadar saja jika dia di pancing terus oleh Jesi agar menunjukkan semua tempat yang bisa dia gunakan untuk kabur nanti nya dan kini dia juga masih berkeliling bersama dengan Mirna
" Tentu ada nona dan pintu nya sangat rahasia sekali . Hanya tuan Shawn dan juga Marvin yang bisa mengakses nya ". Kata Mirna
Mel mengangguk kan kepala nya dan dia masih saja melihat-lihat rumah baru milik Shawn uni yang memang sangat luas sekali dan terlihat indah juga taman nya yang ada di rumah itu
" Dia sangat kaya sekali ya rupa nya tapi sayang saja hanya sedikit penjaga di sini dan tentu nya musuh akan bisa dengan mudah nya masuk ke dalam untuk menyusup ke rumah ini ". Kata Mel
Mirna menatap Mel dan kini dia pun mulai paham setiap pertanyaan yang Mel berikan tadi kepada dirinya karena Marvin juga pernah mengatakan jika Shawn mencintai dan ingin menikah dengan gadis yang tidak mencintai nya dan dia juga akan melakukan apapun untuk mendapatkan cinta nya jadi Mirna dapat mengerti jika saat ini Mel mencari cara untuk kabur dari Shawn. Mirna bukan asisten rumah tangga sembarangan karena dia masih saudara dari Marvin juga dan dia juga jago bela diri jadi tidak bisa di remehkan sama sekali orang lawan nya jika mereka mengira bahwa Mirna hanya pembantu saja di rumah itu maka itu semua salah besar
" Nona di sana ada kebun bunga jadi jika anda bosan anda bisa menanam bunga saja di sana agar pemandangan nya semakin indah nanti nya ". Kata Mirna memberikan ide yang sebenarnya adalah mengalihkan agar Mel tidak kembali bertanya tentang rumah baru Shawn itu yang di mana rencana dia untuk kabur pun tentu nya akan sia-sia juga sebab Shawn tidak akan membiarkan Mel kabur dari rumah nya itu bagaimana cara dia berusaha untuk kabur nanti nya
Dan di rumah sakit Dave sedang mengobrol bersama Ericka untuk memastikan kapan istri nya ini bisa pulang dari rumah sakit
" Tunggu lah beberapa hari lagi setelah itu Felisha boleh pulang dari sini Dave ". Kata Ericka
" Baik lah kalau begitu Ericka dan jika sudah pulang pun kau harus mengontrol nya Di rumah Ericka karena kau adalah dokter pribadi istri ku ". Kata Dave
" Ya aku akan melakukan nya asal bayaran nya cocok saja Dave ". Kata Ericka
" Aku akan membayar mu mahal Ericka jadi jangan khawatir sama sekali ". Kata Dave
" Jika tentang bayaran dia pasti Berani membayar mu dengan mahal Ericka jadi jangan khawatir sebab Dave memiliki banyak uang dan tidak akan habis untuk menggaji mu selamanya ". kata Revan
" Revan benar sekali , uang Dave tidak akan habis dengan cepat jika hanya untuk menggaji Ericka saja jadi minta lah gaji yang sangat besar Ericka agar kau tidak sia-sia menjadi dokter Felisha di rumah orang kaya ini ". kata Sean
Felisha hanya tersenyum saja mendengar hal tersebut dan dia tahu jika mereka semua hanyalah bercanda saja saat ini bahkan Felisha pun senang sekali mendengar candaan mereka semua nya di sini sekarang dan dia bisa lupa jika saat ini dia sedang berada di rumah sakit karena di kamar nya itu rame sekali
" Kalian jangan berisik, lihat jagoan ku menangis mendengar suara cempreng kalian semua nya ". kata Dave
" Dia menangis karena tidak di belikan mobil mewah sama Daddy nya ". kata Revan
" Masih kecil Revan anak ku jadi dia tidak membutuhkan hadiah seperti itu justru bukan nya kau yang harus memberikan nya hadiah bukan malah papa nya ". Kata Felisha
" Ya nanti aku akan memberikan dia hadiah namun jika dia sudah besar nanti ". Kata Revan
__ADS_1
" Terlalu lama jika menunggu dan besar Revan atau jangan-jangan memang kau tidak buat untuk memberikan hadiah untuk anak ku nanti nya " Kata Felisha
" Aku ikhlas tapi tidak sekarang juga karena dia masih kecil seperti apa kata mama nya tadi bukan ". Kata Revan
" Ya sudah apa katamu saja yang penting kau tetap mengingat membawakan hadiah untuk jagoan ku nanti ". Kata Felisha
" Aku akan mengingat nya dan jika aku lupa kau bisa mengingat kan aku nanti nya Felisha ". Kata Revan
" Tentu saja aku akan mengingat kan mu karena aku tidak akan pernah lupa sama sekali dengan janji mu dan juga kalian semua tentu nya harus memberikan anak ku ini hadiah ". Kata Felisha
" Tenang saja , kita akan memberikan nya jadi jangan khawatir sama sekali Felisha ". Kata Gerald
Felisha hanya mengangguk kan kepala nya saja karena dia juga sebenar nya hanya menggoda para sahabat suami nya saja yang notabene nya adalah pengusaha kaya raya
Di lain tempat kini Robert masih memikirkan tentang Shawn Adrian yang dia kenal dan dia pun tidak asing sama sekali dengan nama tersebut
" Bagaimana Lean apa kau tahu siapa Shawn Adrian itu ?". tanya Robert
" Dia adalah ketua dari Black World tuan yang terkenal sangat sadis sekali itu ". Kata Lean
" Iya aku mengingat nya . Shawn ketua yang identitas nya masih saja di sembunyikan keberadaan nya oleh para anggota Geng itu dan dia memang terkenal sekali akan kelicikan nya ". Kata Robert
Dia tahu Shawn bahkan dia pernah di bodohi oleh nya waktu itu dan itu pun membuat nya mengalami kerugian yang sangat besar sekali akibat Shawn yang dengan licik nya mengambil para investor milik Robert
" Ya aku tahu itu jadi kita harus memastikan apa Shawn memang benar-benar di pihak Dave atau tidak ". Kata Robert
" Saya akan mencari tahu hal tersebut tuan dan bagaimana jika kita juga bekerja sama dengan kakak tiri nya itu tuan ?". Tanya Lean
" Vincent tidak ada gunanya sama sekali jadi akan sangat merugikan sekali jika kita bekerja sama dengan nya ". Kata Robert
" Jadi kita hanya memastikan apa tuan Dave dan tuan Shawn bergabung". Kata Lean
" Ya dan pastikan itu dengan benar Lean karena aku juga tidak mau jika nanti gagal dalam melakukan rencana ini ". Kata Robert
" Baik tuan saya akan memastikan nya jadi anda bisa menunggu beberapa waktu sebelum saya benar-benar memastikan akan hal tersebut nanti nya ". kata Lean
Lean anak buah kepercayaan Robert yang termasuk juga tangan kanannya yang sangat bisa di andalkan sekali bahkan Robert jarang sekali turun tangan dalam menghadapi musuh nya sabab ada Lean yang selalu saja bisa dia andalkan jika memang dia memiliki musuh
Dan di kediaman nya Justin pun masih memikirkan apa yang akan dia lakukan untuk Dave nanti nya dan dia pun tidak akan mau mengampuni Dave juga karena apa yang dia lakukan kepada Matthew itu sangat lah tidak bisa di toleransi sama sekali oleh Justin
" Jika langsung membunuh nya itu akan sangat tidak menyenangkan sekali Lucas jadi aku ingin dia merasa kan siksaan dari ku terlebih dahulu sebelum aku benar-benar membunuh nya nanti ". kata Justin dengan percaya dirinya jika dia nanti akan bisa menghabisi dan melawan Dave dengan bantuan Robert
" Kita lihat saja nanti Justin bagaimana kita bisa membawa nya dan jika tuan Robert membunuh nya kita harus bagaimana lagi ". Kata Lucas
" Ya nanti aku akan bicara dengan nya agar dia tidak membunuh Dave dan kita bisa menyiksa nya terlebih dahulu sebelum nanti menghabisi nyawa nya ". Kata Justin
__ADS_1
Sungguh Justin sangat terobsesi sekali untuk menghabisi Dave dan dia juga tidak sabar untuk menyiksa nya nanti karena dendam yang dia miliki sangat lah Besar sekali kepada Dave karena Dave sudah membunuh adik nya itu dengan Sadis nya dan tanpa ampun juga
Di rumah nya Shawn masih mengobrol dengan Marvin sekarang ini di ruang kerja nya membahas pekerjaan dan yang lain nya juga
" Apa Felisha sudah melahirkan dengan selamat Marvin ?". Tanya Shawn
" Sudah tuan , nona Felisha sudah melahirkan dan bayi nya laki-laki . Mereka berdua sehat tuan ". Kata Marvin
" Bagus lah kalau begitu Marvin . Lalu bagaimana dengan Justin dan juga Robert, apa mereka sudah mulai melakukan rencana nya ?". Tanya Shawn
" Masih belum tuan , dan kali ini seperti nya Lean akan mencari tahu tentang anda tuan ". Kata Marvin
" Dia ingin tahu apa aku dan Dave bersatu bukan dan berikan informasi jika aku dan Dave memang bergabung bersama ". Kata Shawn
" Baik tuan jika anda menginginkan begitu maka saya akan membuat berita seperti itu agar tuan Robert mengira jika anda dan tuan Dave bergabung bersama ". Kata Marvin
" Jangan sampai nanti ada yang tahu keberadaan Mel di sini dan juga jangan biarkan Robert mendekat ke keluarga Dave karena aku juga tidak mau jika Mel sedih jika Dave terluka nanti nya akibat dari ulah Robert ". Kata Shawn
Dia selalu memperhatikan Mel bahkan melindungi keluarga Mel juga agar tidak mengalami masalah nanti nya . Shawn tidak perduli jika banyak yang mengatakan jika dirinya egois bahkan dia hanya diam saja jika dia di hina dan di caci maki oleh Mel
" Saya permisi dulu tuan untuk mengecek semua nya apa masih aman tau memang butuh tangan saya untuk bergerak mengamankan keadaan ". Kata Marvin
" Kau sangat Sombong sekali Marvin jadi orang ". Kata Shawn
" Dan sifat itu pun menurun dari anda tuan selaku bos saya ". Kata Marvin
" Terserah apa katamu saja dan sekarang pergilah dari sini agar aku aman dan nyaman bersantai di rumah ini ". Kata Shawn
" Tentu nya anda tidak akan aman tuan karena nona Mel tidak akan membiarkan Anda hidup tenang mulai sekarang ini ". kata Marvin
" Jika Mel yang melakukan nya maka aku tidak akan keberatan sama sekali Marvin ". Kata Shawn
" Cinta itu buta ya tuan maka nya anda buta saat ini jika itu mengenai nona Mel ". Kata Marvin dengan berani nya
Shawn hanya menatap nya saja dan kini mereka berdua pun keluar dari ruang kerja secara bersamaan . Dan ketika mereka keluar ruangan mereka pun masih saja berbicara bersama saat ini dan itu hanya candaan saja yang mereka berdua lakukan
" Kok sepi sekali tuan , apa istri anda sudah tertidur karena menunggu anda sejak tadi hingga nona tertidur". Kata Marvin
" Jika dia tertidur lalu kenapa , dia lelah jadi wajar saja jika dia tertidur sekarang ini dan aku juga tidak masalah sama sekali ". kata Shawn
" Apa anda akan tidur bersama dengan istri anda tuan dan melakukan nya nanti ?". Tanya Marvin membuat Shawn pun kini memukul kepala Marvin dengan keras nya karena pemikiran nya yang mesum itu tentang dia dan juga istri nya
" Kenapa memukul tuan , saya hanya bercanda saja jadi kenapa anda malah memukul saya ". kata Marvin sambil memegang kepala nya yang terasa sakit karena pukulan bos nya tadi
" Jaga bicaramu dan tetap lakukan pekerjaan mu sekarang jika kau masih ingin mendapatkan bonus dari ku Marvin ". Kata Shawn sambil menatap Marvin Dengan tajam nya
__ADS_1