Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 93


__ADS_3

Terlihat kini Dave sudah membuka kedua mata nya dan dia pun tersenyum melihat istri nya yang kini masih dalam keadaan polos tanpa mengenakan apapun di tubuh nya bahkan kini dia pun berada dalam dekapan Dave saat ini


"Maaf sudah memaksamu melakukan nya semalam tapi jika aku tidak melakukan nya pasti kau akan kabur dari ku suatu saat nanti ". Kata Dave yang kini mencium kening istrinya itu lalu dia pun dengan santai nya kini berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu akan pergi dengan Robin karena ada hal yang harus di kerjakan dengan nya nanti nya.


Setelah selesai mandi kini Dave juga sudah mengganti pakaian nya bahkan dengan rambut nya yang basah itu membuat dia terlihat semakin tampan saja . Kini dia juga sudah menggunakan kemeja hitam dengan satu kancing yang terbuka dan tak lupa juga dia menggulung lengan nya . Dia melihat ke atas ranjang dan istri nya itu masih saja tertidur dengan lelap nya


Cup


"Aku akan pergi dulu sayang dan kamu tidur lah yang nyenyak ". Kata Dave


Kini dia pun segera turun dari kamar nya dan melihat Robin sudah ada di sofa menunggu nya saat ini


"Sudah makan Robin ?". Tanya Dave


"Sudah tuan tadi dengan Mel dan tuan Revan ". Kata Robin


"Kita berangkat sekarang Robin ". Kata Dave


"Apa anda tidak makan dulu tuan ?". Tanya Robin


"Nanti saja aku makan nya , kita berangkat saja sekarang ". Kata Dave


Kini Dave pun hendak berjalan pergi namun sebelum nya dia pun menghentikan langkahnya ketika melihat asisten yang ada di rumah nya


"Liam ". Panggil Dave


"Iya tuan " . Kata Liam


"Jaga Felisha dengan baik dan jangan biarkan dia keluar dari rumah ini sedikit pun dan jika dia bertanya di mana ponselnya maka suruh dia bertanya kepada ku nanti ". Kata Dave


"Baik tuan , nanti akan saya sampaikan seperti itu kepada nona Felisha ". Kata Liam


"Ingat Liam , Felisha adalah tanggung jawab mu mulai hari ini , dan jika dia sampai kabur dari sini atau pun kenapa-kenapa maka kau yang akan menanggung hukuman nya dari ku ". Kata Dave


Dave pun kini langsung melangkah kan kaki nya pergi meninggalkan rumah. Handphone Felisha memang dia bawah karena dia juga ingin tahu siapa yang memberitahu tentang hubungan nya dengan Anatasya

__ADS_1


"Robin selidiki ini dan aku mau nanti kau kirim semua informasi nya ke email ku ". Kata Dave


"Baik tuan ". Kata Robin


Kini Robin pun menjalankan mobil nya menuju suatu tempat di mana Dave akan berkunjung bahkan tempat itu agak jauh juga dan memerlukan beberapa jam untuk sampai di sana .


"Tuan untuk orang yang meminta jasa anda membunuh kemarin, dia ingin Beberapa anak buah anda yang melakukan nya dan bayaran nya juga cukup besar sekali ". Kata Robin


"Suruh saja tiga anak buah ku untuk melakukan nya Robin dan ingat kan mereka jika melakukan pekerjaan nya jangan meninggalkan jejak sedikit pun ". Kata Dave


Dave kini menyandarkan kepalanya di kursi mobil bahkan kini terlihat juga dia memejamkan mata nya saat ini


"Sebenarnya siapa dalang di balik semua nya Robin ?". Tanya Dave


"Kita masih belum menemukan celah nya tuan bahkan Wira juga belum mengakui nya ". Kata Robin


"Apa mereka adalah orang terdekat hingga bisa menutup semua dengan rapi ". Kata Dave


"Apa anda mencurigai adik tuan Lawrence?". Tanya Robin


"Tapi penyelidikan kita terhadap tuan Benit masih nihil tuan ". Kata Robin


"Ya kau benar bahkan dia juga tidak tahu jika aku sudah menikah ". Kata Dave


"Seperti nya tuan Benit sudah mengetahui nya tuan karena saya pernah melihat anak buah nya Waktu itu di hotel tuan Gerald ". Kata Robin


"Jadi dia sudah mengetahui nya. Kita harus lebih dalam lagi menyelidiki nya Robin ". Kata Dave


"Tapi saya belum memastikan tuan apa tuan Benit sudah mengetahui kabar pernikahan anda atau belum ". Kata Robin


"Dia tahu atau pun tidak yang terpenting adalah kita harus waspada dan tetap menyelidiki nya Robin, karena aku yakin sekali jika dia terlihat dalam kematian papa Lawrence waktu itu ". kata Dave


Robin setuju dengan hal itu karena dia juga memiliki firasat jika saudara papa Mel itu ada kaitannya dengan kematian itu. Kini mobil Dave sudah sampai di sebuah tempat yang terlihat sangat ketat dengan penjagaan nya di sana bahkan mereka terlihat sangat waspada sekali kali ini


"Tuan Dave ". Sapa scurity di sana

__ADS_1


"Aku ingin bertemu dengan bos mu , apa dia adalah di rumah ?". Tanya Dave


"Bos ada di rumah tuan , silahkan masuk saja ". Kata sang Scurity kini mempersilahkan Dave masuk ke dalam. Robin pun segera melaju kan kembali mobil nya dan dia pun kini memarkirkan mobilnya lalu ikut masuk ke dalam bersama dengan Dave juga


"Apa kabar Dave ". Sapa Vincent yang kini ternyata sudah menunggu kedatangan Dave sejak tadi di sofa rumah nya


Vincent Carnea Raymond adalah salah satu dari bos di sebuah Geng yang terkenal juga di negara Amerika dan kini dia pindah ke Eropa untuk sesuatu hal


"Lama tidak bertemu Vincent ". Kata Dave lalu duduk bersama dengan nya dan di ikuti juga dengan Robin


"Tidak mungkin jika tidak ada hal yang penting hingga kau mengundang ku kemari Vincent ". Sambung nya lagi


"Ya memang ada hal yang ingin aku bicarakan dengan mu dan ini sangat penting bagiku ". Kata Vincent


"Jangan berbelit langsung saja pada intinya karena aku tidak terlalu punya banyak waktu untuk meladeni mu ". Kata Dave dengan santai nya namun tatapan nya penuh dengan penekanan


"Aku ingin bekerja sama dengan mu dan menyewa Beberapa anak buah mu selama aku berada di sini ". Kata Vincent


Dave tidak lantas menjawab nya namun dia kini menatap Vincent dengan tajam nya bahkan dia juga terlihat kini menerka apa yang sebenarnya akan dia lakukan di sini


Sementara itu di rumah nya kini Felisha sudah membuka mata nya bahkan dia merasa badan nya sangat sakti sekali karena kejadian kemarin malam dan dia juga terlihat sangat susah menggerakkan tubuh nya kali ini


"Ah sakit sekali semua tubuh ku ". Kata Felisha lalu dia pun melihat ke setiap sudut ruangan dan tidak menemukan keberadaan Dave di sana . Kini Felisha pun bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya lalu dia akan memasak karena dia juga sangat lapar sekali.


"Untung nya Dave sudah pergi ". Kata Felisha setelah selesai mandi dan juga berpakaian. Terlihat juga kini dia mencari ponsel nya yang dia ingat waktu itu dia taruh di atas meja namun kini tidak ada


"Apa aku lupa menaruh nya , tapi aku ingat sekali jika kemarin aku taruh di sini ". Kata Felisha kembali sambil mencari terus ponsel nya itu.


Di kediaman Alexander terlihat juga kini mereka sibuk sekali karena beberapa hari lagi hari pertunangan Rafael dengan Jane akan segera di laksanakan bahkan Jane terlihat sangat bahagia sekali kali ini


"Ma , kita sudah lama tidak melihat Felisha, apa dia bahagia dengan Dave ? Kalau iya aku sungguh sangat tidak rela sekali". Kata Jane


"Soal Felisha kita akan bahas lagi nanti setelah pertunangan mu dengan Rafael sayang ". Kata Sheryl


"Ya mama benar , kita harus fokus di acara keluarga dulu baru setelah nya mengurus Felisha ". Kata Jane

__ADS_1


Sheryl memang masih bekerja sama dengan seseorang dan tentu nya dia ingin sekali kerja sama nya berjalan dengan baik agar Felisha kembali menderita nanti nya bahkan dia juga sudah beberapa kali juga menjalankan rencana nya dan dia merasa itu juga sudah berhasil bagi nya. Sheryl memang hanya menjalankan saja karena yang menyusun semua nya adalah orang yang dia ajak untuk bekerja sama


__ADS_2