
Mel terlihat senang sekali menceritakan bagaimana perhatian nya Shawn kepada dia dan bagaimana Shawn yang tidak pernah menolak sedikit pun permainan nya bahkan dia pun juga terlihat sangat antusias sekali mengatakan jika Shawn memang sangat mencintai nya bahkan mungkin Mel tidak menyadari jika sudah mengatakan banyak hal baik tentang Shawn sekarang ini kepada mereka semua nya
" Apa kamu merasa beruntung Mel bersama dengan Shawn?". Tanya Ericka
" Ya tentu saja beruntung sekali kak sebab aku di ratukan oleh Shawn kak di istana nya ". Kata Mel
" Wah kakak bersyukur dan senang sekali melihat kamu bahagia Mel bahkan kakak juga sangat senang jika kamu senang". Kata Dave
" Terima kasih kak dan kakak pun juga jangan menghawatirkan Mel sebab Shawn menjaga Mel dengan baik dan dia pun juga tidak pernah melukai Mel sama sekali ". Kata Mel
" Bagus jika begitu dan kamu duduk manis saja di rumah atau jalan-jalan bersama mereka berdua juga tidak masalah ". Kata Dave
" tidak kak Mel hanya ingin di rumah ini saja kan Mel juga sudah lama tidak di sini bukan jadi sebaik nya Mel menghabiskan waktu di sini saja " Kata Mel
" Ya sudah terserah kamu saja yang penting kamu bahagia kakak tidak keberatan dan jika membutuhkan sesuatu maka katakan saja kepada Liam jadi dia pun nanti yang akan membantu kamu mengurus semua nya ". Kata Dave
Mel hanya mengacungkan jempol nya saja sambil dia pun tersenyum menatap Dave kali ini bahkan senyum itu terlihat bahagia sekali
" Tuan saya permisi dulu sebab masih ada hal yang harus saya kerjakan sekarang ini ". Kata Robin
" Ya sudah berangkat saja dulu Robin dan aku akan menyusul mu nanti". Kata Dave
" Baik tuan saya akan pergi dulu sekarang . saya permisi tuan ". Kata Robin dan dia pun juga tidak menatap Mel kali ini sabab dia juga tidak mau merusak kebahagiaan Mel yang sudah terlihat dengan jelas sekali di mata Robin Kali ini. Tawa dan juga senyuman Mel pun tak lepas dari pendengaran Robin jadi dia pun tidak akan membuat kebahagiaan Mel rusak kali ini
Sementara itu kali ini di kantor milik Shawn mereka semua terkejut sekali ketika melihat kedatangan bos nya itu bahkan kini aura di kantor sangat lah menghawatirkan sekali
__ADS_1
" Kenapa kalian hanya diam saja , cepat bekerja saja saat ini dan jangan membuat kesalahan". Kata Shawn
Marvin pun hanya diam saja sekarang melihat perubahan bos nya ini bahkan Shawn terlihat sangat menakutkan sekali sekarang ini
" Jangan bengong jika tidak ingin kehilangan pekerjaan kalian dan selesai kan semua nya karena aku ingin laporan ada di meja ku dua jam lagi ". Kata Shawn
Marvin pun kini merasa jika perubahan terjadi ketika Shawn melihat di rumah Dave tadi ada Robin dan Mel juga dia tinggal kan di sana jadi sekarang seperti nya Shawn tengah cemburu kepada Robin yang masih berpotensi bisa mendapatkan Mel kembali sebab Mel juga belum mengatakan jika dia mencintai Shawn
" Marvin berikan laporan yang aku minta Sekarang". Kata Shawn
" Laporan apa tuan bahkan anda sudah melihat nya bukan kemarin dan sudah menanda tangani nya juga jadi untuk apa juga laporan itu lagi tuan ". kata Marvin
" Kau juga ingin membantah ku Marvin bahkan aku adalah bos mu dan berani nya kau membantah ku ". Kata Shawn senada tinggi nya dan Marvin pun hanya menggeleng kan kepala nya saja melihat bagaimana kelakuan bos nya ini kepada nya jika dia cemburu
" Tuan kenapa menjadi linglung, apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran anda ?". Tanya Nia
" Baik lah tuan saya akan berangkat sekarang dan ingat tuan jangan marah-marah nanti ganteng nya hilang dan nona Mel tidak akan mau lagi dengan tuan ". Kata Nia
" Kau selalu saja mengejek ku Nia bahkan mau suka sekali melakukan nya hingga membuat ku kesal sekali setiap hari nya ". Kata Shawn
" Ya maaf tuan saya tidak bermaksud seperti itu dan saya mohon jangan pecat saya tuan sebab saya tidak ingin jika jadi pengangguran nanti nya ". kata Nia memohon kepada Shawn
" Jangan melawak ya bahkan aku tidak akan mungkin bukan memecat mu dan kau pun tahu juga alasan nya kan kenapa aku tidak akan bisa memecat kamu ". kata Shawn
" Iya kakak Shawn iya aku tahu dan aku sekarang pergi dulu ya untuk bekerja agar nanti mendapatkan bonus besar nanti nya ". Kata Nia
__ADS_1
Dia kini pergi dari ruangan Shawn dan segera pergi ke tempat di mana dia akan bertemu dengan klien nya kali ini
" Nia , Lo di sini juga ?". Tanya Edrick yang baru saja mengetahui jika Nia ada di ruangan Shawn dan dia juga terlihat sangat rapi sekali
" Ya aku di sini karena tuan menyuruh ku untuk bekerja jadi aku ada di sini ". Kata Nia
" Tumben sekali Shawn menyuruh mu keluar kandang biasanya kan dia akan mengurung mu di tempat yang tidak di ketahui oleh siapapun juga ". Kata James
" Jika ingin tahu maka tanya saja kepada tuan Shawn agar tidak salah paham nanti nya ". Kata Nia yang kini sudah pergi meninggalkan mereka semua dan mereka bertiga pun masuk ke dalam ruangan Shawn
Terlihat muka Shawn tidak bersahabat sama sekali kali ini dan dia pun juga terlihat sangat marah sekali
" Kenapa muka mu itu bung lagi-lagi sudah di tekuk seperti itu ?". Tanya Dean
" Diam lah kau Dean dan kalian kenapa datang ke kantor ku sekarang , jika ada yang melihat kalian bagaimana?". Tanya Shawn
" Mana mungkin ada yang melihat bahkan kita tidak melewati jalan utama Melain kan jalan rahasia yang hanya kita saja yang mengetahui nya ". kata Edrick
" Erick tadi menggoda Nia di luar Shawn ". Kata Jane membuat Shawn pun menatap Edrick dengan tajam nya
" Aku tidak melakukan nya Shawn dan semua itu pun hanya omong kosong saja dari James yang ingin kau marah kepada ku ". Kata Edrick
" Ingat jangan mencoba menggoda nya bahkan aku tidak akan membiarkan siapapun mendekati nya jika mereka lelaki seperti mu ". Kata Shawn
" Mulut mu itu ya Sanga tidak baik sekali Shawn ". Kata Edrick
__ADS_1
" Jadi Revan juga di tolak ya dan di larang mendekati Nia ". Kata Dean tersenyum membuat Shawn hanya diam saja saat ini di tempat setelah mendengar apa yang Dean katakan bahkan dia juga masih terlihat sangat marah sekali kali ini