
Shawn masih menemani Mel di taman dan menghabiskan makanan nya juga saat ini . Mereka berdua terlihat mengobrol dan bercanda bersama seperti layak nya Sepasang kekasih bagi yang melihat nya saat ini
" Shawn, kenapa Lo sangat cinta sekali dengan gue ?". Tanya Mel sambil memakan es krim yang di belikan Shawn tadi untuk nya
" Karena Lo unik dan tidak biasa jadi gue suka sama Lo dan ingin sekali Lo menjadi milik gue Mel ". Kata Shawn
" Jika bersama Lo gue tidak merasa bahagia bagaimana, apa Lo masih akan tetap memaksa kan perasaan Lo itu dengan gue ?". Tanya Mel
" Gue punya keyakinan jadi gue sangat yakin jika Lo nanti akan bahagia Mel hidup bersama dengan gue ". Kata shawn
" Percaya diri yang sangat tinggi sekali bung dan gue salut juga dengan perjuangan Lo tapi cinta Tidak bisa di paksa dan tak harus memiliki Shawn jadi jika gue bahagia dengan yang lain nya setidak nya Lo juga harus bisa menerima nya bukan ". Kata Mel
" Gue tidak akan terima dan akan merebut Lo dari siapapun juga termasuk Robin sekali pun ". Kata Shawn membuat Mel menatap nya sekarang ini dan Mel pun hanya bisa bertanya di dalam hati apa Shawn sudah mengetahui hubungan nya dengan Robin saat ini hingga dia bisa berkata seperti itu sekarang
" Kenapa jadi Robin di bawa-bawa kan gak ada kaitan nya juga Shawn ". Kata Mel
" Lo terlalu Dekat dengan nya dan gue agak sedikit cemburu dengan dia yang bisa dengan mudah dekat dan mengobrol dengan Lo senyaman itu Mel ". Kata Shawn
" Wajar lah jika dia dekat dengan gue karena kita juga sudah lama kenal dan juga sering bersama juga sejak dulu ". Kata Mel memukul kepala Shawn sekarang
" Dan gue iri karena Robin mendapat kan kesempatan itu bukan gue Mel ". Kata Shawn
" Ada-ada aja ya Lo , mana mungkin kita kenal dulu . Kalau Robin bisa karena dia orang kepercayaan kak Dave lah sedang kan Lo , kita kenal saja ketika di kampus bukan ". Kata Mel
" Dan itu juga yang membuat gue iri dan cemburu kepada Robin karena dia lebih dulu Dekat dengan Lo dari pada gue Mel ". Kata shawn
" Shawn ingat lagi jika kita berjodoh , dengan siapapun gue sekarang menjalin hubungan itu tidak akan bisa bertahan lama jika memang jodoh gue adalah elo ". Kata Mel
" Dan gue selalu berdoa agar Lo menjadi jodoh gue Mel ". Kata shawn
" Berdoa boleh tapi memaksa jangan dong . Bukan cinta namanya jika Lo memaksa nya tapi itu hanya akan menjadi obsesi Lo saja ". Kata Mel
" Iya iya bawel . Sudah habiskan saja makanan Lo itu . Beli kok banyak sekali ". Kata shawn
" Gue lapar jadi beli sebanyak ini ". Kata Mel sambil tersenyum
Kini tidak ada lagi obrolan mereka karena hanya ada canda tawa saja sekarang di sana . Bahkan senyuman Mel sejak tadi membuat Shawn senang dan juga ikut tersenyum juga . Mungkin memang benar ,Jika seseorang sudah menemukan cinta nya maka dia akan melakukan apapun untuk wanita yang dia cintai sama hal nya dengan Shawn yang selalu ingin melindungi Mel di mana pun dia berada agar tidak ada yang menyakiti nya karena cinta dia yang begitu besar nya kepada Mel saat ini
" Sudah lelah gue , pulang yuk ". Ajak Mel
" Lo mau pulang ?". Tanya Shawn
" Iya gue mau pulang. Lo ada urusan , kalau iya gue pulang sendiri saja tidak masalah kok ". Kata Mel
" Gue antar dan setelah itu gue akan pergi latihan nanti ". Kata shawn
" Pergi latihan ?". Tanya Mel
" Ya latihan bela diri dengan para sahabat gue ". Kata Shawn
" Eza dan Rico?". Tanya Mel
" Bukan mereka tapi sahabat dalam kelompok gue . Ayo gue antar dulu Mel ". Kata shawn
" Ehm Shawn ". Panggil Mel membuat Shawn pun menghentikan langkah nya sekarang ini dan kini dia menatap Mel
" Kenapa , apa ada sesuatu yang Lo butuh kan lagi ?". Tanya Shawn
" Tidak hanya saja apa boleh jika gue ikut latihan bersama kalian ? Gue juga ingin lebih kuat lagi ". Kata Mel
" Lo yakin ?". Tanya Shawn
" Sangat yakin sekali ". Jawab Mel sambil tersenyum
" Bilang dulu sama Dave agar dia tidak mencari dan khawatir nanti nya ". Kata Shawn
" Tidak usah , kak Dave tidak akan mencari jadi tenang saja ". Kata Mel
" Tidak bisa seperti itu Mel , Dave nanti pasti akan mencari jika Lo pergi terlalu lama . Biar gue saja yang bilang sama dia sekarang ". Kata Shawn mengambil ponsel nya namun Mel menahan nya
" Gak percaya banget sih . Gak apa-apa gue gak bilang Karena tadi kak Dave sudah tahu jika gue pergi keluar tadi ". Kata Mel
" Itu kan tadi dengan lelaki itu dan sekarang kan Lo sama gue jadi beda Mel ". Kata Shawn
" Tidak beda , sudah ayo kita berangkat saja pasti sahabat Lo sudah menunggu ". Kata Mel yang tampak sangat antusias sekali
Shawn pun kini berjalan mendekati mobil nya sekarang dan kini dia pun segera masuk ke dalam lalu melajukan mobil nya ke tempat Dean di mana dia sudah janjian dengan Dean dan juga Edric di sana dan untuk Jack tentu dia tidak akan datang setelah bertemu Shawn tadi
" Apa Jauh Shawn tempat latihan nya ?". Tanya Mel
" Tidak , dekat kok Mel dan sebentar lagi juga akan sampai kita ". Kata Shawn
Dan benar saja apa yang di katakan Shawn jika tempat latihan mereka dekat sekali dan kini mereka juga sudah sampai di sebuah gedung yang terlihat biasa saja namun di depan nya ada beberapa orang yang menjaga di sana . Penjaga tersebut membuka kan gerbang untuk Shawn dan kini tampak lah gedung yang sesungguhnya ketika mobil dia masuk ke dalam. Terima sekali banyak penjaga di sana dan beberapa mobil mewah juga terparkir di sana dengan rapih nya
__ADS_1
" Wah sangat bagus sekali Shawn tempat nya ini . Apa ini gym ?". Tanya Mel
" Bisa juga di bilang begitu tapi banyak yang menyebut jika ini markas ". Kata Shawn yang kini sudah turun dan dia juga membuka kan pintu mobil untuk Mel di sana
" Gue juga punya tangan kali jadi gak usah di buka kan juga sudah bisa sendiri ". Kata Mel
" Untuk Lo yang istimewa maka gue akan memperlakukan Lo dengan sangat istimewa juga Mel ". Kata Shawn
Kini mereka berdua pun masuk ke dalam dan para anak buah yang berjaga di sana pun menunduk hormat atas kedatangan Shawn di sana saat ini . Mel pun mengikuti arah langkah kaki Shawn saat ini dan dia pun terlihat juga mengamati semua yang ada di dalam ruangan tersebut sekarang
" Shawn kenapa Lo lama sekali datang nya ". Kata Edric
Kini Dean dan Edric menatap Shawn yang terlihat menggandeng seorang wanita dan mereka sudah bisa menebak siapa yang di ajak Shawn untuk datang ke markas Dean yang tersembunyi itu
" Meilani Miller ". Kata Dean membuat Mel pun menatap Dean sekarang karena menyebut kan namanya tadi
" Lo kenal gue , berasa jadi artis saja ya gue di kenal banyak orang ". Kata Mel Tersenyum menatap mereka berdua bergantian
" Jack belum datang Shawn". Kata Dean
" Dia tidak akan berani datang kemari jika masih ingin hidup". Kata Shawn
" Ayolah bung , Lo kenapa lagi dengan nya dan bukan nya kemarin kalian sudah berdamai". kata Edric
" Sudah jangan membahas nya , Ayo latihan saja ". Ajak Shawn
" Gue boleh kan gabung latihan juga , tenang saja gue gak akan ganggu kok hanya akan menggunakan alat yang ada di sini saja sendiri nanti ". Kata Mel
" Lakukan apapun yang Lo suka di sini ". kata Dean membuat Mel tersenyum dan mengacungkan jempol nya kepada Dean karena dia mengizinkan Mel untuk ikut latihan di tempat nya sekarang ini bersama dengan mereka
Dan di rumah Dave mereka masih ada di ruangan dan merasa tidak percaya sama sekali dengan berita yang di dapatkan tadi sungguh itu di anggap Revan sebagai lelucon saja
" Jadi Shawn adalah ketua Black World". Kata Revan
" Seharus nya kau lebih tahu dari kami Revan karena kau yang paling dekat dengan nya ". Kata Sean
" Aku pun juga heran kenapa sampai bisa tidak tahu akan hal tersebut ". Kata Revan
" Tidak usah membahas akan hal tersebut lagi dan sekarang fokus saja dengan rencana ku nanti nya ". Kata Dave
"Jadi kau akan benar-benar menyerang Dave nanti ?". Tanya Carles lagi
" Tentu saja dan aku juga sudah menyiapkan semua nya sekarang ini dengan sangat baik dan aku hanya perlu beberapa anak buah kalian saja ". Kata Dave
" Kita hanya akan melakukan penyerangan biasa saja tapi dengan jumlah anak buah yang banyak agar nanti Justin berpikir kembali jika dia ingin menyerang ku ". Kata Dave
" Lakukan saja Dave apapun yang kau mau dan kita akan tetap mendukung mu nanti nya ". Kata Morgan
" Revan cari tahu kenapa Shawn menyembunyikan identitas nya di depan kita semua ". Kata Dave
" Ck, jika seperti itu pasti akan sangat sulit sekali Dave dan aku pun sudah mencari tahu juga tentang siapa dia yang sebenar nya dulu namun tetap saja tidak bisa dan sekarang ini pun mungkin juga sama ". Kata Revan
" Belum juga bekerja kenapa kau mengeluh duluan . Dasar payah sekali Lo ". Kata Sean
" Tuan Ma'af, nona Mel masih belum pulang dan ini sudah lebih dari tiga jam dia keluar dengan lelaki tadi ". Kata Liam
" Biar aku telfon dia ". Kata Dave
Kini dia mencoba untuk menelfon Mel namun ternyata tidak ada tanggapan sama sekali dari Mel karena Mel di sana sedang latihan dengan Shawn jadi mungkin saja dia tidak mendengar jika ada telfon
" Apa Marvin membuat Mel celaka , tapi itu tidak mungkin karena seperti yang kau katakan jika Marvin selalu saja menjaga Mel dari jauh ". Kata Dave
" Marvin si dokter itu menjaga Mel dari jauh ? Kenapa ?". Tanya Gerald
" Aku tidak tahu tapi aku merasa jika dia adalah orang kepercayaan Shawn yang di tugas kan menjaga Mel ". Kata Dave
" Apa ini semua adalah jebakan Dave , dari Shawn mendekati Mel hingga dia menyuruh orang untuk selalu ada di dekat Mel . Mustahil bukan jika ini semua karena cinta ". Kata Morgan
" Aku juga masih memikirkan nya sekarang ini ". Kata Dave
" Tapi Dave tidak mungkin juga jika dia akan menyakiti Mel karena dia cinta dengan Mel ". Kata Revan
" Coba telfon Shawn siapa tahu dia tahu di mana keberadaan Mel sekarang ini ". Kata Sean
Revan pun menghubungi Shawn saat ini dan mereka pun semua menantikan jawaban dari Revan sekarang
" Shawn, apa Mel bersama dengan Lo ?". Tanya Revan ketika telfon Shawn sudah tersambung kan
" Ini gue Revan Mel , kenapa Lo mencari gue ?". Tanya Mel Melalui handphone Shawn
" Gue hanya ingin mengajak Lo jalan saja dan gue cari Lo di rumah Dave ternyata Lo gak ada ". Kata Revan hanya basa basi saja
" Sekarang gue sedang bersama dengan Shawn jadi kita jalan nanti malam atau besok saja gimana ?". Tanya Mel
__ADS_1
" Ya sudah besok saja ". Kata Revan lalu menutup panggilan nya secara langsung tanpa menunggu ucapan Mel lagi
" Bagaimana Revan ?". Tanya Carles
" Mel masih bersama dengan Shawn sekarang ini dan seperti nya mereka ada di sebuah tempat yang agak rame karena gue juga mendengar kegaduhan di sana ". Kata Revan
" Kenapa bisa dia ada bersama dengan Shawn padahal tadi dia pergi bersama Marvin katamu Dave . Apa jangan-jangan memang Marvin dan Shawn memiliki hubungan ". Kata Gerald
" Seperti nya memang begitu dan kini aku sudah sangat yakin sekali akan hal tersebut ". Kata Dave
" Sayang apa kalian sudah selesai berdiskusi nya ?". Tanya Felisha tiba-tiba membuat Dave menatap nya dan menyunggingkan senyum nya sekarang ini
" Sudah selesai menonton drama favorit kamu tadi ?". Tanya Dave
" Sudah dan makanan nya sudah habis jadi aku bosan dan mencari kamu eh ternyata Kamu di sini rupa nya ". Kata Felisha
" Apa kamu mau sesuatu ?". Tanya Dave
" Jalan yuk ke halaman depan karena aku ingin jalan-jalan di halaman depan dan kalian semua juga ikut saja ". Kata Felisha
" Tidak usah Fel kita di sini saja rebahan karena terlalu lelah dari kantor tadi ". Kata Revan
" Alasan saja kau ini Revan dasar . Sayang ayo ". Kata Felisha yang kini sudah mengulurkan tangan nya agar Dave segera bangkit dari duduk nya dan kini dia pun juga sudah bangkit dan merangkul istri nya
" Morgan kau ikut juga dan aku akan menunjuk kan kepada mu tempat yang bagus di rumah ini ". Kata Felisha
Morgan pun hanya menurut saja dan dia kini bersama dengan Sean ikut Dave jalan menemani isteri nya itu yang ingin mengelilingi halaman rumah nya
" Lihat Morgan di sana seperti ada danau kecil , bagus bukan ". Kata Felisha
" Lumayan ". Kata Morgan
" Lumayan , bagus kali dan di rumah mu tidak ada hal seperti itu karena aku sudah melihat rumah mu kemarin ". Kata Felisha
Dia masih berjalan bersama dengan Dave sambil memegang tangan Dave saat ini dan terlihat sekali senyuman Felisha sejak tadi mengembang di sana
" Pemandangan di sini juga sangat bagus sekali dan jika kita piknik di sini pun juga sangat enak dan nyaman ". Kata Felisha
" Apa Dave tidak punya banyak uang hingga kau harus piknik di halaman rumah sendiri ". kata Morgan
" Suami ku banyak uang ya dan jika piknik di rumah pun tidak akan ada masalah juga , benar kan sayang ". Kata Felisha sambil menatap Dave saat ini
" Benar , dan jika kamu mau maka aku akan meminta Liam untuk menyiapkan acara piknik di halaman rumah ini ". Kata Dave
" Tidak , aku tidak ingin piknik sekarang jadi tidak perlu menyiapkan nya sekarang ini ". Kata Felisha
" Fel , suami mu memang banyak uang tapi lihat lah dia hanya memiliki dua mobil saja sedangkan kita memiliki lebih dari lima mobil ". kata Sean
" Oh ya , masak sih kenapa aku tidak tahu kemarin ketika di rumah Morgan ". Kata Felisha
" Itu karena aku tidak menuju garasi mobil Morgan jadi kau tidak mengetahui nya , coba ke rumah nya lagi dan lihat pasti banyak koleksi mobil antik Morgan di sana dan kita semua pun juga punya kecuali Dave ". Kata Sean mencoba mengompori Felisha
" Meskipun kalian memiliki banyak mobil tapi aku tidak tertarik karena investasi yang baik itu rumah atau apartemen bukan mobil yang harga nya bisa turun ". kata Felisha
" Kau Ternyata pintar juga ya ". Kata Sean
" Istri seorang Dave Jadi memang harus pintar jadi aku kini juga belajar agar bisa pintar seperti kalian semua ". Kata Felisha
" Tidak perlu terlalu memaksa sweety sebab aku mencintaimu apa adanya tanpa syarat sedikit pun juga ". Kata Felisha
Dave pun kini memeluk istrinya itu dengan penuh cinta dan dia juga tak sungkan untuk mencium Felisha di depan mereka semua sekarang ini
Di rumah Kristal kini Robin pun tengah duduk manis menemani Kristal makan dan dia pun juga ikut makan di sana
" Robin ". Panggil Kristal
" Hem ". Jawab Robin
" Kenapa hanya Hem saja sih , apa kau tidak bisa bicara Robin ". Kata Kristal
" Jika aku tidak bisa bicara mana mungkin sejak tadi aku menanggapi setiap pertanyaan mu Kris". kata Robin
" Hehehe kau sih hanya menanggapi dengan Hem saja jadi aku kan bingung mau bicara apa lagi ". Kata Kristal
" Kenapa harus bingung, katakan saja apa yang ingin kau katakan jangan bingung". Kata Robin yang masih fokus dengan Menatap layar tv di depan nya itu
" Kenapa ya kamu itu tampan sekali Robin dan selalu membuat ku cinta kepada mu ". Kata Kristal sambil menatap Robin membuat Robin pun langsung memegang wajah Kristal dan mengalihkan pandangan nya saat ini
" Ah Robin muka ku , kenapa kau malah membuang muka ku sih ". Kata Kristal
" Jika aku membuang nya maka kau tidak akan bisa bicara lagi ". Kata Robin
" Hehehe iya juga sih tapi kau seperti itu seperti tidak suka melihat ku saja Robin , apa aku menyebalkan sekali untuk mu ?". Tanya Kristal
__ADS_1
" Tidak sama sekali dan sekarang fokus lah pada film nya ". Kata Robin membuat kristal Tersenyum dan dia pun masih menatap Robin sambil senyum sekarang ini