Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 144


__ADS_3

Setelah Dave selesai rapat dia pun segera menemui istrinya bahkan di sana Felisha sedang asik menonton drama favorit nya bahkan dia juga kini terlihat serius sekali hingga tidak mengetahui Dave datang menghampiri nya


" Serius sekali swety , apa kamu betah di sini ?". Tanya Dave


Felisha pun langsung menoleh dan menatap suami nya , dia tersenyum ketika melihat Dave menghampiri nya saat ini dan duduk bersama dengan nya di sebuah kamar yang ada di ruangan Dave juga


" Sudah selesai meeting nya ?". Tanya Felisha


" Sudah , apa kamu Bosan di sini ?". Tanya Dave


" Tentu saja tidak bahkan di sini sangat menyenangkan sekali dan aku suka di sini sayang ". Kata Felisha


Cup Satu kecupan dia daratkan Kepada istri nya dan tak lupa juga Dave mengelus perut sang istri yang kini sudah ada sebuah nyawa di dalam nya


" Sehat terus anak papa dan jadi anak yang kuat nanti nya untuk mama ". Kata Dave


" Papa juga harus selalu sehat agar bisa menjaga mama dan dedek bayi nya ". Kata Felisha


Dave tersenyum senang bahkan mereka kini berpelukan sambil menonton film yang sejak tadi di tonton oleh Felisha . Dave sangat senang sekali melihat istri nya ini sudah mulai berisi badan nya bahkan dia pun terlihat semakin cantik dan sexy menurut nya


" Kamu tunggu di sini ya dan aku akan melanjutkan pekerjaan ku sebentar ". Kata Dave


Felisha hanya mengangguk kan Kepala nya saja dan kini Dave pun segera keluar dan duduk di kursi nya untuk memeriksa beberapa berkas laporan yang ada tak lupa juga dia memeriksa email dari Robin juga untuk nya dan semua adalah tentang pekerjaan yang dia laporkan

__ADS_1


Kini Dave sangat serius sekali bahkan dia pun menatap layar laptop nya dan di sana sudah ada beberapa hal yang Robin laporkan termasuk kebangkrutan dari perusahaan Vincent yang ada di sini . Dave hanya tersenyum saja melihat nya bahkan dia tidak perlu bergerak melakukan nya karena dia tahu pasti Shawn yang sudah melakukan nya jika bukan dia siapa lagi , itulah pengamatan Dave


" Tinggal giliran mu nanti Matthew . Musuh ku memang hanya satu yang terlihat yaitu kau tapi selama aku belum tahu dengan pasti siapa dalang di balik kematian kedua orang tua angkat ku maka aku tidak akan pernah berhenti dan akan tetap tenang dalam mencari nya ". Kata Dave dengan tatapan tajam nya saat ini


Dia bahkan masih saja mencari siapa dalang di balik kejadian waktu itu . Dave tidak percaya jika hanya Matthew saja bahkan jejak nya saja tidak terdeteksi jadi mana bisa dia mempercayai nya Karena masih belum ada bukti sama sekali tentang hal tersebut. Kini dia juga terus mencari bukti nya dengan bantuan par Sahabat nya juga yang pasti


Sementara di kampus kini Mel pun selalu saja menjadi bahan omongan para mahasiswi di sana sebab Shawn selalu saja mendekati dan menempel dengan nya


" Lo kenapa gak pergi saja sih dan cari tempat lain saja ". Kata Mel


Dia ada di kantin kampus Sekarang bersama dengan Rose sahabat nya bahkan beberapa pasang mata kini pun juga menatap nya sejak tadi


" Gue mau nya di sini jadi tidak bisa juga Lo melarang gue nona cantik sebab kantin ini bukan milik kakak Lo ". Kata Shawn sambil menatap Mel dengan senyuman nya membuat mereka para mahasiswi yang melihat pun di buat iri dengan nya . Mereka ada yang jengkel dengan Mel karena dia baru di kampus tapi bisa mendapat kan perhatian dari Shawn ada juga yang merasa kagum dengan Mel karena berhasil memikat seorang Shawn Adrian


Mel tidak memperdulikan Shawn saat ini dan dia pun kembali fokus dengan Makanan nya sementara Shawn dan sahabat nya pun terlihat memesan makanan juga saat ini


" Lo ganggu di sini jadi gue mau buru-buru pergi dari sini ". Kata Mel


Shawn hanya tersenyum saja dan dia malah lebih suka seperti ini ketika Mel marah dan kesal dengan nya sebab wajah Mel akan sangat lucu sekali jika dia terlihat kesal kepada nya saat ini


" Rosaline kan Lo ?". Tanya Shawn


" Iya kak aku Rose ". Jawab Rose sahabat Mel dengan gugup nya karena baru pertama kali juga dia mendapat kan tatapan seperti ini oleh Shawn

__ADS_1


" Apa gue mengganggu jika ada di sini ?". Tanya Shawn


" Tentu saja tidak kak ". Jawab Rose dengan lantang nya membuat Shawn tersenyum dan Mel semakin kesal hingga dia pun menendang kaki Shawn yang ada di bawah


" Kalau marah Lo tambah cantik sekali ya rupa nya calon istri ". Kata Shawn


" Punya suami kayak Lo gak banget ". Kata Mel


Shawn pun tertawa dengan keras nya membuat mereka semua yang ada di sana pun langsung menatap nya dengan heran bahkan tidak pernah sama sekali mereka melihat Shawn seperti saat ini dan ini baru pertama kali nya dan yang bisa membuat nya tertawa adalah Mel , cewek cantik yang saat ini duduk di hadapan nya dan menatap nya dengan kesal sekali


" Makin cantik sekali calon istri , gue Main basket dulu ya nanti kita ketemu lagi calon istri ". Kata Shawn sambil mencubit pipi Mel Karena dia gemas sekali


Mel langsung mengusap pipi nya dengan kesal karena dia merasa jika Shawn memang benar-benar keterlaluan sekali bahkan dia juga tidak habis pikir dengan cowok satu itu bahkan dia sudah menolak nya berulang kali tapi dia masih saja tetap mengejar nya tanpa henti dan tanpa perduli dengan caci makian Mel


Jam makan siang pun tiba dan kini Dave serta Felisha pun tampak an pergi untuk makan di sebuah restoran yang tak jauh dari kantor Dave . Felisha terlihat senang walau pun perut nya terasa lapar , dia bahagia Karena bisa menemani Dave bekerja ya walaupun dia hanya duduk manis menonton drama saja fi ruangan yang sudah di sediakan tapi dia merasa sangat senang sekali


" Liam kita pergi makan di tempat biasa nya saja ". Kata Dave


" Baik tuan ". Jawab Liam


Dia segera pergi Menuju restoran yang Dave maksud dengan mengemudikan secara hati-hati bahkan Liam juga ikut merasakan kebahagiaan yang kini bos nya rasakan


" Kamu sering makan di sini ?". Tanya Felisha ketika sudah tiba di restoran

__ADS_1


" Iya ter kandang tempat ini memang menjadi andalan ku ketika aku lapar swety ". Jawab Dave


Mereka bertiga segera masuk dan duduk di sana . Bahkan Felisha juga mengajak Liam untuk bergabung bersama agar dia tidak sendirian saja nanti jika makan . Mereka yang ada di restoran pun sudah paham siapa Dave jadi mereka pun langsung melayani nya dengan baik saat ini . Banyak makanan di pesan dan itu juga atas permintaan Felisha . Dave senang jika sang istri sangat lahap sekali bahkan dia tersenyum ketika melihat Felisha makan dengan lahap nya


__ADS_2