
Rumah yang di bangun Shawn memang sama persis dengan rumah yang di impikan oleh Mel dan Mel pun juga bingung sekali bagaimana bisa Shawn tahu akan konsep rumah yang dia inginkan bahkan Robin saja belum tahu akan hal tersebut tapi Shawn, bisa-bisanya dia tahu semua hal tentang diri nya sungguh Mel sangat bingung sekali dengan lelaki yang menjadikan nya sebagai istri paksa ini
" Nia". Teriak Shawn dengan kencang nya membuat Mel kaget seketika mendengar nya dan dia pun langsung memukul Shawn tanpa sengaja
Mereka semua para pembantu dan pekerjaan di rumah Shawn berkumpul kini di hadapan nya untuk memberikan hormat kepada tuan nya itu
" Nia mana kenapa dia belum datang juga , apa dia tuli sekarang ini ". Kata Shawn
" Tentu saja dia tuli karena Lo memanggil nya seperti itu ". Kata Mel
Melihat muka mereka semua yang kini menjadi ketakutan pun membuat Mel harus mencair kan suasana dan dia juga ingin tahu bagaimana Shawn bersikap di rumah ini ya walau pun dia masih saja memikirkan cara bagaimana lepas dari Shawn tapi setidaknya dia akan tetap tinggal di sini sampai menemukan cara tersebut nanti nya
" Tuan maafkan saya ". Kata Nia
" Apa yang kau lakukan hingga kau sampai terlambat datang ketika aku memanggil mu Nia, apa kau bosan hidup hingga mengabaikan ku ?". tanya Shawn yang kini menatap tajam ke arah Nia yang sudah ketakutan saat ini
" Tidak tuan , saya tidak bermaksud untuk melakukan nya dan saya pun juga tidak ingin membuat anda menunggu". Kata Nia sambil tertunduk saja saat ini
" Kalian semua lihat wanita cantik di samping ku ini bukan . Dia adalah nyonya di rumah ini yang berarti dia adalah istri ku jadi perlakukan dia dengan baik dan jangan sampai ada yang membantah perintah nya kecuali perintah dia untuk pergi dari rumah ini ". Kata Shawn
Mereka sedikit mengangkat wajah nya untuk melihat istri tuan nya ini dan memang terlihat sangat cantik sekali persis di foto yang di pajang di rumah besar nan megah ini
" Apa kalian mengerti apa yang ku katakan ?". Tanya Shawn lagi karena dia tidak mendapat kan jawaban dari mereka semua tadi
" Kami mengerti tuan ". Jawab mereka semua dengan kompak nya
" Dan Kau Nia, tugas mu adalah mendampingi istri ku dan jika dia terluka sedikit saja maka kau akan menanggung akibat nya ". Kata Shawn
" Baik tuan , saya tidak akan membuat kesalahan hingga nanti membuat anda marah ". Kata Nia
" Sekarang antar kan istri ku ke kamar karena aku ada urusan dengan Marvin di ruang kerja ku dan kalian semua boleh bubar dari sini ". Kata Shawn
Mereka membubarkan diri dan kini Mel pun terpaksa menuruti apa yang Shawn katakan tadi karena dia juga tidak mau orang lain menanggung kesalahan nya bahkan orang yang tidak bersalah pun bisa menjadi salah di mata Shawn karena dirinya jadi Mel tidak mau jika ada yang terluka karena nya dan cukup dia saja yang menanggung semua nya saat ini
" Mari nona muda saya antar ke kamar nada ". Kata Nia
Mel pun mengikuti apa yang Nia katakan dan kini dia pun segera pergi menuju kamar nya yang dia juga tidak tahu di mana letak kamar tersebut
Sebelum nya Shawn memang sudah mengatakan jika nona muda di rumah itu akan datang jadi mereka semua sudah bersiap untuk menyambut nya tadi dan tidak berani melakukan kesalahan sedikit pun juga
" Ini kamar ku ?". Tanya Mel
" Iya nona ini kamar anda dan tuan Shawn yang menyiapkan nya untuk anda ". Kata Nia
Kamar yang di dominasi dengan berbagai pernak pernik kesukaan Mel dan terlihat juga beberapa foto Mel dan juga keluarga nya terpajang di sana bahkan di sana juga ada foto Mel bersama dengan kakak nya juga
" Apa memang Shawn sendiri yang menyiapkan semua nya yang ada di sini ?". Tanya Mel
" Iya benar nona bahkan tuan mengecek semua nya setiap hari dan jika ada kesalahan sedikit saja maka tuan pun langsung menghukum pekerja nya ". Kata Nia
" Sungguh dia melakukan nya Nia . Kenapa di sejahat itu kepada orang ". Kata Mel
" Tuan Sebenar nya sangat baik nona hanya saja dia itu tegas sekali kepada semua pekerja nya agar mereka tidak melakukan kesalahan juga ". Kata Nia
" Kamu berapa lama kerja di sini ?". Tanya Mel yang kini sudah duduk di ranjang nya dan Nia pun hendak duduk di bawah namun Mel melarang nya dan dia menyuruh agar dia duduk bersama dengan nya saya di ranjang
__ADS_1
" Saya duduk di bawah saja nona ". Kata Nia
" Aku kan nyonya di sini dan Shawn juga sudah memerintahkan kepada semua nya bukan jika di larang membantah ku ". Kata Mel
" Baik lah nona tapi saya duduk di kursi itu saja ". Kata Nia sambil mengangkat kursi yang ada di kamar Mel dan kursi itu memang tidak lah berat jadi bisa di angkat dengan mudah nya
" bagaimana Nia , sudah berapa lama kamu bekerja di sini ?". Tanya Mel
" Saya sudah lama ikut tuan muda Shawn tapi baru pindah ke rumah ini beberapa yang lalu sebab rumah ini juga baru selesai di bangun nona untuk tempat tinggal tuan dan anda ". Kata Nia
" Jadi dia baru membangun rumah ini ?". Tanya Mel terkejut
" Benar nona . Rumah tuan muda bukan di sini tapi ketika dia akan menikah dengan anda tuan pun langsung membangun rumah untuk di tempati dan rumah itu sesuai dengan keinginan istri nya . Itulah yang tuan katakan kepada semua pekerja yang membangun rumah ini ". Kata Nia
Mel sungguh bingung sekali dengan Shawn, jika dia memang sudah berniat membangun rumah ini otomatis memang Shawn sudah berniat menikahinya sejak dulu dan melakukan segala cara untuk mendapatkan dirinya . Sungguh Mel sangat bingung sekali dengan jalan pikiran Shawn ini . Kenapa dia selalu saja suka memaksakan kehendak nya sendiri kepada orang lain dan mementingkan kebahagiaan nya saja
" Nia mau apa ?". Tanya Mel
" Membereskan barang-barang nona dan menata nya agar rapi ". Kata Nia
" Biar aku sendiri yang melakukan nya dan kamu bisa beristirahat saja sekarang Nia". Kata Mel
" Tidak nona, saya tidak bisa beristirahat jika saya belum membantu anda merapikan semua nya ". kata Nia
" Baik lah jika kamu memang ingin membantu ku maka ayo kita kerjakan bersama agar segera selesai dan kita bisa beristirahat juga setelah ini ". Kata Mel
Dengan adanya teman di rumah itu membuat Mel pun sedikit melupakan kesedihannya nya yang harus menikah paksa Dengan Shawn
Sementara itu di rumah sakit Dave masih saja sangat terpukul karena dia kecolongan lagi sekarang ini , dia merasa semua nya percuma bahkan kekuasaan nya tidak bisa melindungi orang-orang yang dia cintai dari bahaya saat ini . Dia juga bingung kenapa dia tidak bisa memprediksi akan hal tersebut
" Ikut dengan ku untuk masuk ke dalam ruangan yang kita bisa leluasa mengobrol di dalam nya nanti ". Kata Gerald
Mereka mengikuti langkah kaki Gerald sekarang ini untuk mencari tempat nyaman yang bisa digunakan untuk mengobrol nanti nya agar tidak ada yang mengetahui obrolan mereka juga
" Di sini aman karena hanya aku yang bisa masuk ke dalam ruangan ini ". kata Gerald
" Bagaimana Dave , apa yang akan kita lakukan saat ini . Mel sudah menikah dengan Shawn ". Kata Morgan
" Kenapa dia sampai segitu nya ingin mendapatkan Mel dengan cara memaksa diri ya menikah dengan nya . Apa dia tidak punya otak jika nanti Mel akan sakit hati dan tidak bahagia jika hidup dengan nya ". Kata Sean
" Dia sudah di butakan dengan cinta jadi mana bisa dia memikirkan kebahagiaan Mel ". Kata Morgan
" Kita harus mencari di mana Shawn membawa Mel sekarang ini . Jordan ke bandara dan sebar anak buah ku di semua bandara agar jika nanti Shawn ke bandara untuk pergi dari sini kita bisa mengetahui nya dan bisa bertindak juga untuk mencegah diri nya kabur dari kita ". Kata Dave
" Saya sudah melakukan nya tuan tapi sepertinya memang tuan Shawn tidak pergi keluar negeri dan dia masih ada di negara ini tuan ". kata Jordan
" Jika dia memang ada di negara ini maka temukan lah dia dengan cepat karena aku tidak ingin Mel menderita terlalu lama ". Kata Dave
" Baik tuan saya akan mengusahakan agar segera menemukan di mana keberadaan nona Mel ". Kata Jordan
Dia kini pamit pergi dari sana untuk kembali melakukan tugas nya dan tadi Jordan juga melirik ke arah Robin yang hanya diam saja dan dia terlihat sangat kacau sekali
" Robin istirahat lah dulu dan nanti kita akan bicara lagi ". Kata Dave namun Robin hanya bisa diam saja sekarang ini merutuki kebodohan nya itu
" Andaikan saya menuruti saran anda tuan tentu saya yang sudah menjadi suami Mel bukan lelaki itu ". Kata Robin
__ADS_1
" Sudah lah Robin kita bahas nanti dan kau memang harus beristirahat sekarang ". Kata Sean
" Aku bos mu Robin dan sekarang aku memerintah kan mu untuk segera beristirahat ". Kata Dave
" Baiklah tuan saya pergi beristirahat dulu sekarang dan nanti saya akan kembali ke sini ". Kata Robin
Dave hanya mengangguk saja dan kini Robin pun keluar dari ruangan tersebut. Selang beberapa saat setelah Robin keluar kini Revan masuk ke dalam ruangan tersebut dan menatap mereka semua nya saat ini
" Lihat apa yang di lakukan sahabat baik mu itu Revan kepada Mel ". Kata Sean sambil menunjuk kan video yang di kirim Jordan tadi
" Shawn menikahi Mel, kenapa bisa ". kata Revan terkejut sekali ketika mengetahui nya
" Mana kita tahu tapi yang jelas dia sudah memaksakan kehendak nya Revan bahkan Dave sebagai keluarga Mel pun tidak tahu sama sekali akan hal tersebut ". Kata Sean
" Kenapa dia menjadi bodoh sekali . awas kau Shawn jika kota bertemu nanti maka aku tidak akan segan untuk menghajar mu ". Kata Revan sambil mengepalkan tangan nya saat ini setelah dia melihat sendiri jika Mel dan Shawn sudah menikah dan Revan tentu nya tahu juga jika Mel terpaksa melakukan nya
" Dave sebaik nya pembahasan ini kita hentikan dulu . Bukan nya Felisha baru saja melahirkan jadi urus bayi mu dulu dan Mel biarkan kami yang mengurus nya ". Kata Morgan
" Iya benar Dave dan lagi kau belum memberikan nama bukan pada jagoan mu itu ". kata Carles
" Ya aku memang belum memberikan nama untuk nya dan nanti aku akan melakukan nya ". kata Dave
" jangan menunggu nanti Dave dan sebaik nya kita kembali saja ke ruangan Felisha agar dia tidak curiga nanti nya jika kita terlalu lama meninggal nya ". Kata Morgan
Dave pun mengangguk dan kini mereka semua pun pergi menuju kamar inap Felisha lagi untuk melihat apa yang sedang dia lakukan sekarang ini bersama dengan jagoan Dave tentu nya
Dave dan yang lain nya sudah masuk ke dalam kamar Felisha dan terlihat juga Felisha sedang menggendong bayi nya
" Sudah selesai sayang urusan nya ?". Tanya Felisha
" Sudah swety . Apa kamu memerlukan sesuatu ?". Tanya Dave
" Tidak tapi aku belum memberi tahu papa Hendri jadi tolong beri tahu papa ya jika aku sudah melahirkan" Kata Felisha
" Baik lah swety aku akan memberi tahu mereka jika kamu sudah melahirkan anak kita ". Kata Dave
" Di beri nama siapa anak kita sayang ?". Tanya Felisha
" Kenzo Julian Lawrence ". Kata Dave sambil tersenyum menatap anak nya itu
" Bagus juga nama nya dan panggilannya Kenzo ya ". Kata Felisha
" Ken , dia bisa di panggil Ken swety ". Kata Dave
" Oh ya baiklah . Ken anak mama yang sangat Tampan sekali melebihi papa nya ". Kata Felisha membuat Dave tersenyum sambil menatap istrinya itu . Walaupun dia masih memikirkan Mel namun dia juga bahagia Karena bayi kecil nya ini yang sudah melengkapi kehidupan nya sekarang bersama sang istri tercinta
para sahabat Dave pun juga senang sekali melihat kebahagiaan Dave saat ini dan mereka pun sangat bersyukur karena Felisha mampu membuat Dave menjadi lelaki yang bahagia sekali sekarang karena status nya kini sudah menjadi papa
" Kapan aku boleh pulang sayang ?". Tanya Felisha
" Nanti akan aku tanyakan kepada Ericka kapan kamu di perbolehkan pulang swety jadi sabar dulu ya ". Kata Dave
" Iya sayang baiklah aku akan menunggu nya dan kalau bisa jangan terlalu di sini sebab aku tidak menyukai nya sama sekali ketika berada di sini ". Kata Felisha
" Iya aku tahu jadi kamu tenang saja swety . Jika kondisi kamu memang sudah benar-benar pulih maka aku pun akan membawa kamu pulang jadi kamu tidak perlu khawatir jika akan menginap di sini lama ". Kata Dave yang selalu saja pengertian terhadap istri nya itu dan dia selalu menuruti apa yang Felisha ingin kan juga karena menurut nya masih dalam batas wajar juga
__ADS_1