Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
eps 2


__ADS_3

" maksudnya sombong? ",


" iya sangat sombong, masa dia gak mau memakai mobilnya lagi karna sudah disentuh sama aku " sembari jalan ke luar dari ruang ganti


" sombong sekali orang itu, memang nya temanku ini memiliki penyakit yang menular " saut sisil yang sudah tersulut emosi atas cerita nana


******


josh dan doni yang baru sampai di perusahaan melihat ada keributan di depan ruangannya


" ada apa ini? " ucap josh yg langsung membungkam semua orang


" maaf tuan, ibu ini memaksa masuk pada hal saya sudah bilang tuannya tidak ada, " ucap serketaris josh


" usir dia dan saya peringatkan jgn pernah biarkan wanita ini menginjakan kaki nya di perusahaan ini " ucap josh dgn tatapan tajam ke arah wanita itu


" josh dengerin......" langsung terpotong ucapannya saat josh sudah mengangkat tangannya


" bawa wanita ini keluar dri sni skrng jga, atau nyawa kalian menjadi taruhannya" ancam josh yg berlalu dan memasuki ruangannya


Brak....


Prang....


Josh yg di buat kesal setelah melihat wanita itu pun membanting semua yg ada di hadapan nya tanpa menghiraukan semua ketakutan karyawan di luar ruangan yg melihat bos mereka sangat marah dgn tatapan yg bisa membuat semua orang seperti di tusuk pisau yg sangat tajam


" doni siapkan mobil, aku ingin pergi " berbicara melalui sambungan telfon


" siap tuan " langsung di tutup sepihak oleh bosnya yg sedang kehilangan moodnya hari ini


Josh pun pergi ke suatu tempat pemakaman di mana ayahnya di kebumikan


" hay pap, apa kabar? " sambil berjongkok dan menaruh bunga yg sudah di bawanya


" maaf kan aku pap yg tdk bisa menghilangkan dendam ini kepada wanita sialan itu, karna dia kita harus menderita " dgn raut kesedihan

__ADS_1


Josh yg selalu terlihat dingin dan wajah yg datar kini hanya ada kesedihan dan kebencian di matanya


Namun di sisi lain nana yg juga sedang ada di pemakaman karna menemani sisil tanpa sadar dia selalu menatap josh yg sedang berbicara dgn makam ayahnya


Josh menyadari ada yg sedang menatapnya pun bertemu langsung dgn mata nana yg terus menatapnya dgn mata kesedihan dan banyak pertanyaan


Nana yg tersadar di lamunannya pun langsung membuang muka dan menjadi salah tingkah karna josh yg menatapnya dgn intens


Josh langsung bangkit dan meninggalkan pemakaman itu pun di perhatikan nana walau pun hanya melihat punggung yg terus menjauh dari sana


Bukankah itu pria sombong waktu itu, knp nya ko aku melihat matanya seperti banyak sekali kesedihan dan kebencian sekaligus, tpi sebenernya makam syapa it,. Dalam hati nana


" nana " panggil sisil yg sudah bangkit dri jongkoknya namun tdk ada sautan sma sekali dari nana


" nana " panggil lgi sisil


" nana " teriakan sisil di telinga nana yg tdk menyaut saat sisil memanggil berkali-kali


" iya...iya.. Knp sil " saut nana yg kaget dan tersadar dri lamunannya


" maaf ya sayang aku gpp koe " saut nana


" bener kamu gak apa-apa " tanya lgi sisil karna merasa ada yg aneh dari sahabatnya ini


" iya aku gak apa-apa sayang, kamu udah selesa, kalau sudah kita pulang yuk aku mau langsung siap-siap kerja soalnya aku kemarinkan sudah gak masuk kalau aku gak masuk lgi nanti aku di pecat " sambil jalan menggandeng tangan sisil


Josh yg diam-diam masih memandang nana di dalam mobil pun senyum tanpa di sadari


"Apa mataku yg sudah tidak normal atau memang tuan yg tdi senyum " dalam hati sang sopir


" jalan " titah josh


Nana yg sudah di tempat kerja pun sibuk mengantar minuman ke meja para tamu, selain bekerja ditoko keu di malam hari nana harus bekerja di sebuah club mewah start night, di sana nana hanya menjadi pelayan penvantar minuman walau pun banyak temanya yg sekalian menjajahkan tubuhnya kepada para tamu yg mereka tawarkan, namun lain bagi nana kesuciannya hanya akan di berikan untk orang yg di cinta nya nanti setelah mereka menikah


" nana tolong antarkan minuman ini keruangan VIP no 202 " ucap manager club tempat nana bekerja

__ADS_1


" iya bos " yg langsung berjalan ke atas menuju ruangan yg tdi bosnya bilang


Nana yg memasuki ruangan itu pun harus di suguhkan dengan tatapan tidak suka oleh para wanita penghibur di sana, karna banyak yg iri dengan kecantikan nana yg alami hingga banyak pria yg berusaha menggoda nana


" hay cantik bisakah kamu menemani saya minum " menyentuh dagu nana


" maaf tuan saya tdk bisa minum dan saya permisi " ucap nana


Saat nana hendak berbalik dan ingin melangkah keluar, tiba-tiba ad tangan yg menarik dgn kencang hingga membuat nana jatuh tepat di pangkuan pria tua itu


" kamu mau kemana, apa saya sudah mengizinkan kamu pergi " ucap pria tua itu dgn trs memaksa nana minum


" maaf tuan tolong jgn paksa saya, tdi saya sudah bilang tdk bisa minum " nana yg trs memvberontak dgn sekuat tenaga


" tenang saja sayang, saya akan membanyar kamu dgn mahal kalau kamu mau melayani saya malam ini "


Nana yg sudah kesal pun mendorong dan berdiri, langsung menampar pria tua itu dgn keras


PLAK....


" berani sekali kamu menampar saya, apa kamu tdk tau syapa saya hah " bentak pria itu sambil mendorong nana hingga tersungkur di lantai


Namun saat pria tua itu ingin membalas tamparan nana ada tangan yg mencegah


" syapa kamu?, jgn ikut campur dgn urusan saya jika kamu tdk ingin menyesal " bentak pria tua itu ke arah orang menahan tangan nya


Dgn senyum di sudut bibir, pria itu mendorong pria itu hingga jatuh terduduk di atas sofa


" kamu bilang saya akan menyesal jika ikut campur urusan kamu " mensejajarkan wajah nya dengan pria tua itu


" kalau saya ingin ikut campur bagaimana "


" kamu.... " belum sempat melanjutkan ucapanya, teman di sebelahnya membisikan ke pria tua itu


" a...apa.. Kamu nyakin itu dia " menatap ke pria itu dgn gugup

__ADS_1


" kenapa anda harus gugup, memang apa yg teman kamu bicarakan " dgn senyum di sudut bibir yg membuat orang melihat merinding ketakutan


__ADS_2