
Dave masih belum mengetahui jika Marvin memang lah orang kepercayaan Shawn tapi dia kini sudah mengetahui tentang siapa Shawn yang sebenar nya jadi dia pun bisa melakukan pencegahan di mulai dari sekarang agar semua nya aman termasuk Mel juga
" Cari tahu dengan pasti siapa Marvin dan segera lapor kan hal itu kepada ku nanti dan malam ini aku akan pergi ke markas jadi kau harus ada di rumah untuk menjaga istri dan adik ku Liam ". Kata Dave
" Baik tuan , saya akan menjaga kedua nya dengan baik jika anda tidak ada di rumah ". Kata Liam
Ceklek
Pintu ruangan itu terbuka dan kini terlihat Felisha masuk ke dalam ruangan seorang diri sekarang ini
" Kemana Mel , kenapa kamu hanya sendiri saja ke sini nya swety ?". Tanya Dave
" Mel pergi dengan sahabat nya tadi si dokter tampan . Oh ya sayang seperti nya aku sangat familiar sekali dengan muka dokter itu ". Kata Felisha
" Familiar bagaimana maksud kamu swety , kalian pernah bertemu bukan di rumah sakit milik Shawn waktu Mel terluka dulu ". Kata Dave
" Bukan itu , tapi seperti nya dia ada ketika penyerangan itu terjadi dan dia pun juga terlihat melindungi Mel juga bahkan dia tidak memperdulikan aku dan hanya fokus melindungi Mel saja ". Kata Felisha
Kecurigaan Dave terhadap Marvin sebagai anak buah kepercayaan Shawn pun semakin kuat dengan perkataan Felisha tadi dan dia sudah sangat yakin sekali jika memang Marvin selalu melindungi Mel karena suruhan Shawn
" Jadi dia juga ada di tempat kejadian waktu itu ". Kata Dave
" Iya dan aku sangat yakin sekali jika dokter tampan itu orang nya bahkan dia pun terlihat sangat ahli sekali sebelum Shawn datang menyelamatkan kita dan dia juga yang mengejar sniper yang menembak Mel waktu itu ". Kata Felisha menceritakan apa yang dia ingat tentang kejadian waktu itu dan sekarang dia memang sudah jelas sekali mengingat Marvin .
" Sudah lah tidak usah di pikir kan tentang Marvin karena itu tidak terlalu penting sweety ". Kata Dave
" Apa kamu tidak takut kalau dia bagian dari musuh dan bisa saja kan mencelakai Mel nanti nya ". kata Felisha menatap suami nya membuat Dave gemas lalu mencubit pipi nya
" Sayang aku kan bertanya kenapa kamu mah begini sih ". Kata Felisha yang sudah di peluk Dave dan Liam pun sudah pergi meninggalkan ruangan tersebut sekarang ini karena tidak ingin mengganggu bos nya yang sedang bermesraan
" Kamu sangat menggemaskan sekali swety bagi ku jadi aku merasa tidak bisa jika jauh dari kamu walaupun hanya sedetik saja ". Kata Dave
" Dasar raja gombal Mafia bucin ". Kata Felisha
" Julukan itu aku terima dengan senang hati karena aku memang sudah sangat tergila-gila dengan kamu swety ". Kata Dave
" Terus saja menggombal setiap hari , kenyang aku makan gombalan kamu sayang ". Kata Felisha yang kini sudah bermanja-manja dengan Dave bahkan dia pun duduk di pangkuan Dave saat ini karena Dave juga sudah mengizinkan dia juga
" Kamu kita pergi jalan hari ini ?". Tanya Dave
" Mau jalan kemana?". Tanya Felisha
" Terserah kamu mau nya kemana , aku akan menuruti nya saja nanti dengan senang hati ". kata Dave sambil mencium beberapa kali pipi istri nya itu secara bergantian
" Aku masih tidak ingin pergi ke mana-mana sekarang, bagaimana kalau kita memasak saja berdua di dapur ?". Tanya Felisha
" Kau masak berdua di dapur?". Tanya Dave
" Iya jika kamu tidak keberatan". Kata Felisha
" Tidak akan keberatan sama sekali aku swety jika semua nya ku lakukan dan kamu bahagia maka aku pun tidak akan keberatan sama sekali". Kata Dave
" Ya sudah kalau begitu ayo ke dapur memasak untuk makanan kita berdua saja nanti ". Kata Felisha
" Dengan senang hati nyonya saya akan membantu dan menemani nyonya memasak di dapur hari ini ". Kata Dave membuat Felisha tersenyum senang sekali melihat suaminya ini
Dan kini di dalam mobil Marvin , Mel pun bercerita banyak hal sejak tadi dan Marvin hanya mendengar kan nya saja
" Kita mau kemana sih Mel , dari tadi kok muter Mulu ". Kata Marvin
" Jalan saja dan jangan banyak tanya Marvin , apa Lo lupa jika gue sedang kesal sekali sekarang ini ". Kata Mel
" Jika dia memang lebih perhatian dengan wanita lain maka tinggal kan saja Mel dan terima saja orang yang selalu ada untuk Lo ". Kata Marvin
Bug Bug Bug
Mel pun memukul lengan Marvin membuat dia meringis kesakitan karena ulah Mel saat ini yang mengganggu dia mengemudi juga sekarang
" Mel , gila ya . Gue kan lagi nyetir begok , nabrak gimana ". Kata Marvin
" Salah sendiri ngasih Saran kok gak bener sama sekali sejak tadi ". Kata Mel
" Ya itu memang saran yang paling benar menurut gue Mel ". kata Marvin
" Gue baru jadian loh Marvin , baru jadian masak mau putus sih kan gak banget ". Kata Mel
" Ya sudah kalau begitu biarkan saja dia dekat dengan wanita lain dan hati Lo pun akan terus tersakiti nanti nya ". Kata Marvin
__ADS_1
Tentu saja Mel tidak mau putus dengan Robin apalagi karena hal sepele seperti ini saja dan lagi mereka juga baru jadian tapi dia juga tidak suka jika Robin selalu Dekat dengan Kristal apalagi sekarang dia menjaga kristal juga , bertambah cemburu dia sekarang ini . Dan Marvin memang sengaja memberikan saran seperti itu agar hubungan Mel dan Robin segera berakhir dan dia pun tidak perlu melapor kan apapun kepada Shawn nanti nya
" Marvin , gue sedang galau dan Lo memberikan solusi yang gak banget ya . Dan gue sangat heran sekali kenapa juga ada yang ingin mencelakai Robin , apa itu Justin musuh dari kak Dave yang melakukan nya ". Kata Mel
" Ya mana gue tahu Mel , sekarang kita ke mana Mel , habis nanti bensin gue jika muter saja sejak tadi . Gak di bayar lagi sama Lo ". kata Marvin
" Jangan perhitungan sama sahabat sendiri gak baik tahu. Kita ke taman saya bagaimana ". Kata Mel
" Ngapain ke taman , kita bukan pacaran Mel dan ngapain ke situ , nanti jika ada orang yang melihat menganggap yang bukan-bukan lagu ". Kata Marvin
" Ya pikiran mereka saja yang Sempit , kan kita hanya sahabat saja jadi cuekin saja apa kata mereka. Sudah ayo ke taman saja sekarang dan jangan banyak protes ya ". Kata Mel
Marvin pun kini mau tidak mau harus menuruti apa yang Mel katakan jadi dia pun kini melajukan mobil nya menuju taman sesuai keinginan dari Mel .
Di rumah kediaman Kristal , di sana masih ada Robin yang dengan sigap selalu membantu Kristal juga jika dia memerlukan bantaun
" Robin jika memang sibuk sebaik nya kembali saja ke kantor dan aku tidak apa-apa melakukan nya sendiri". Kata Kristal yang merasa tidak enak juga kepada Robin
" Tidak masalah , aku bisa mengerjakan semua nya dari sini jadi tenang saja dan istirahat lah dengan santai ". Kata Robin
" Tapi aku sangat tidak enak jika merepotkan mu Robin dan aku tidak mau mengambil kesempatan ini agar bisa dekat dengan mu ". kata Kristal
" Jangan memikirkan hal yang tidak ada gunanya sama sekali Kristal dan istirahat saja sekarang agar kau lekas sembuh ". Kata Robin
" Ya sudah kalau begitu aku istirahat dan kau selamat bekerja Robin ". kata Kristal sambil tersenyum
Dan Robin pun kembali melanjutkan pekerjaan nya di sana sambil dia tetap menemani Kristal yang tengah tertidur di atas ranjang nya saat ini . Robin terlihat sangat serius sekali dan Kristal pun tidak bisa tidur alhasil dia pun mengawasi Robin dari balik selimut nya sejak tadi
" Tidur yang benar Kristal dan jangan mengintip seperti itu ". Kata Robin
" Aku tidak bisa tidur Robin karena memang tidak mengantuk sama sekali ". Kata Kristal
Robin pun meletakkan laptop nya dan kini dia pun menatap ke arah Kristal sekarang ini
" Lalu kau mau apa "?. Tanya Robin
" Ah jangan menatap ku seperti itu , aku jadi salah tingkah nanti Robin ". Kata Kristal
" Kau yang selalu percaya diri bisa salah tingkah juga ya ". Kata Robin sambil tersenyum membuat Kristal pun terkejut sekali karena dia tidak pernah melihat senyuman Robin yang seperti ini sejak dulu dia mengejar nya
" Wah senyuman mahal itu akhir nya bisa ku lihat juga . Ternyata harus sakit dulu ya baru bisa melihat nya Robin ". Kata Kristal
" Robin ". Panggil Kristal
" Hem ". Jawab Robin
" Hanya Hem saja , gak asik sekali . Apa kau sudah memiliki kekasih ?". Tanya Kristal
" Jika aku sudah memiliki kekasih apa kau akan berhenti mengejar ku ?". Tanya Robin
" Menurut ku bagaimana ?". Tanya Kristal balik
" Kau jika di tanya kenapa menjawab nya dengan pertanyaan juga . Menurut ku kau tidak akan menyerah sama sekali ". Kata Robin
" Bagus juga pikiran mu , dan tidak salah juga jika aku sangat menyukai mu sejak dulu ". Kata Kristal
" Sudah aku akan membelikan mu makan dulu jadi tetap lah di sini dan jangan kemana-mana ". Kata Robin
" Robin tunggu ". Teriak Kristal membuat Robin menghentikan langkah kaki nya sekarang ini
" Ada apa lagi ?". Tanya Robin
" Aku bosan di kamar jadi aku juga ingin ke bawah dan menunggu di bawah saja ". kata Kristal
Kini Robin pun menghampiri Kristal dan dia pun memapah nya agar bisa berjalan dengan baik . Robin tidak mau menggendong dia karena dia tidak ingin nanti Kristal beranggapan yang tidak-tidak tentang mereka nanti nya
" Non kok turun , apa butuh sesuatu?". Tanya Pembantu di rumah Kristal
" Bikin kan dia bubur sekarang". Kata Robin
" Baik tuan saya akan membuat kan nya sekarang". Kata sang maid di sana
Kini Kristal dan Robin pun duduk bersama di sana dan terlihat Robin memainkan ponsel nya sejak tadi , entah apa yang dia lakukan tapi Kristal hanya menatap Robin saja sambil tersenyum sekarang ini
" Tidak salah memang jika aku jatuh cinta dengan mu Robin karena kau sangat baik dan juga selalu bertanggung jawab dan bonus nya lagi kau begitu tampan ". Batin Kristal
Robin tahu jika sejak tadi pun Kristal memandang nya dan senyum juga kepada nya namun dia masih sibuk karena chat nya tidak di hiraukan Mel sama sekali bahkan dia menelfon pun tidak di angkat beberapa kali membuat Robin pun menghembuskan nafas nya kasar
__ADS_1
" Ada apa Robin, apa ada hal penting di perusahaan hingga kau terlihat sangat kesal sekali ?". Tanya Kristal setelah mendengar Robin menghembuskan nafas nya kasar
" Tidak ada apa-apa hanya masalah kecil saja ". Kata Robin
" Baik lah jika memang tidak ada hal penting ". Kata Kristal di sana
Sementara itu kini Justin dan juga Demian di sibukkan dengan pekerjaan nya di kantor karena perusahaan Justin mengalami kendala sekarang ini
" Demian periksa laporan hari ini dan bawah semua ke mari ". Kata Justin
" Baik tuan ". Kata Demian dengan cepat nya
" Sial , siapa yang berani mengusik perusahaan ku ini , apa ini semua ulah Dave ". Kata Justin yang kini sudah sangat emosi karena beberapa tender nya pun kini memutuskan sepihak perjanjian mereka dan ada kerusakan sistem juga dalam kantor itu membuat Justin kini sangat lah sibuk dan juga kesal
" Apa kau sudah memastikan Demian jika di kantor tidak ada penyusup sama sekali ?" Tanya Justin
" Saya sudah memastikan nya tuan dan semua aman ". Kata Demian
" Sial. Lalu siapa yang membocorkan semua nya ini Hingga beberapa klien mengundurkan diri ". kata Justin
" Mungkin memang ada sedikit kesalahan tuan di bagian personalia nya , saya akan mencari tahu ". kata Demian
" Lakukan dengan segera Demian karena jika kita terus menerus kehilangan klien maka kita bisa bangkrut nanti dan aku tidak ingin jika perusahaan ku yang ada di sini mengalami kebangkrutan". Kata Justin
" Iya tuan saya akan menyelesaikan nya dengan segera mungkin". Kata Demian
Justin memang mengalami masalah di perusahaan dan itu semua karena ulah Robin yang mengancam para klien Justin jika mereka masih ingin bekerja sama dengan Dave maka mereka harus meninggalkan Justin dan mereka pun mau melakukan nya sekarang dan data perusahaan Justin pun Robin juga sudah memiliki nya karena dia mempekerjakan orang kepercayaan nya di dalam perusahaan tersebut
" Apa ini kenapa Sampai seperti ini . Kenapa mereka bermain-main dengan perusahaan ku sekarang ini padahal aku tidak mengusik perusahaan mereka sama sekali ". Kata Justin sangat geram sekali
" Demian siap kan mobil dan kita berangkat ke kantor Dave sekarang". Perintah Justin
" Tapi tuan jika ini bukan ulah tuan Dave maka anda akan di permalukan di sana ". Kata Demian
" Tapi aku sangat yakin sekali jika ini adalah ulah dari Dave ". Kata Justin dengan keyakinan nya yang penuh sekarang ini
" Tetap saja tuan jika anda tidak memiliki bukti maka kita bisa saya nanti di tuntut dan akan mendapatkan masalah baru untuk perusahaan ini ". Kata Demian
" Kau benar juga . Sial sekali Dave ini kenapa dia main di perusahaan sedang kan aku tidak mengusik perusahaan nya sama sekali ". Kata Justin dengan tatapan tajam dan penuh amarah di sana
Sementara itu di rumah nya tepat nya di dapur Dave dan Felisha kini sedang memasak bersama bahkan mereka begitu kompak sekali melakukan nya
" Dave Jangan terlalu besar memotong wortel nya , apa kamu bisa atau tidak sih ". Kata Felisha kesal
" Aku sudah ahli dalam memotong swety jadi tenang saja ". Kata Dave
" Jika kamu memang sangat ahli melakukan nya tapi kenapa itu potongan nya tidak ada yang bagus sama sekali dan lihat lah sangat jelek sekali sayang ". Kata Felisha kesal dengan Dave yang di beri tahu malah hanya senyum saja sekarang ini
" Memang nya kenapa jika potongan nya besar , kan enak kalau di makan swety ". Kata Dave
" Kamu ya sejak tadi hanya bisa mengacaukan saja , sana iris yang lain saja jangan yang ini atau aduk saja yang ada di kompor itu Dave ". Kata Felisha
Dave pun menuju kompor dan dia kini menggoreng sesuatu di sana dan dia terdengar bersiul saat ini
" Sayang awas jangan sampai gosong ya nanti gak enak jika di makan ". Kata Felisha
" Tenang saja swety aku sangat ahli kok memasak nya jadi tidak akan gosong sama sekali ". Kata Dave penuh percaya diri
" Dari tadi juga bilang nya ahli Mulu tapi ternyata tidak bisa melakukan nya sama sekali ". Kata Felisha mengomel
" Aku hanya tidak ingin jika nanti kamu minder jika tahu aku lebih jago dari pada kamu dalam hal memasak ". kata Dave
" Sombong nya itu apa bisa di kurangi tuan ". Kata Felisha
" Bukan sombong nyonya tapi itu fakta nya ". kata Dave
Mereka pun kini memasak sambil bercanda tawa di sana dan kedatangan Revan serta kata sahabat Dave lain nya pun seperti nya tidak di ketahui oleh Dave sebab dia sangat asik sekali di dapur saat ini
" Lihat lah bos mafia kita yang satu itu , karena bucin sekali akhir nya kini dia pun menjadi chef untuk istri nya ". Kata Gerald
" Ya dan terlihat juga jika Dave sangat menikmati peran nya itu sebagai chef hingga pinggul nya pun bergoyang ketika dia sedang apa itu ". Kata Sean
" Dia sedang membuat bumbu Sean jadi wajah saja jika pinggul nya pun ikut bergoyang saat ini ". Kata Revan
" Bukan nya itu sangat aneh sekali ya ". Kata Carles
" Tidak perlu aneh Karena cinta memang selalu begitu ". Kata Gerald
__ADS_1
" Kau sama seperti Dave yang sudah merasa di mabuk cinta maka nya bisa bicara seperti itu bukan ". Kata Revan
Mereka hanya tersenyum kecil saja dan masih mengamati apa yang Dave lakukan