Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 47


__ADS_3

Kini mereka pun segera berangkat dan Dave tetap meminta kepada Sean agar dia tidak terlalu jauh dari Mel sebab dia tidak ingin jika Rafael mempunyai kesempatan untuk mendekati adik nya walaupun dia tahu jika itu tidak lah Mudah karena Mel juga tidak menyukai nya dan dia juga tidak mudah untuk di dekati juga.


"Kalian berangkat lah dan aku juga akan berangkat". Kata Dave sambil memberikan kartu nya kepada Mel


"Wah kakak ku baik sekali sih". Kata Mel sambil memeluk Dave sekarang ini


"Tidak perlu memberi nya kartu Dave kan ada aku yang akan membayar semua belanjaan nya nanti". Kata Sean


"Dia adik ku bukan adik mu jadi jangan memancing emosi ku Sean " Kata Dave


"Sudah jangan bertengkar saja sedari tadi. ayo berangkat". Kata Mel


Mereka pun bergegas menuju mobil nya dan kini Dave pun juga mengikuti nya dari belakang


"Sean tunggu". Kata Dave


"Apalagi sih kak " Kata Mel


"Ada apa Dave?". Tanya Sean membuat mereka semua melihat Dave karena keberangkatan di tunda sejak tadi karena Dave sedari tadi membuat mereka semua lama jalan nya


"Kau ada urusan dengan ku dan juga Morgan jadi Robin yang akan mengantar mereka". Kata Dave berubah pikiran


Dia akan merasa tenang jika Robin yang mengantar adik nya dan juga Felisha sebab Robin sangat tahu sekali bagaimana Rafael jadi dia bisa mengantisipasi semua nya nanti. Bukan berarti Sean tidak bisa hanya saja Dave memang ingin berbicara kepada Sean dan yang lain nya juga


"Tuan kita ada meeting penting nanti". Kata Robin


"Aku bisa mengurus semua nya Robin jadi ikut saja dengan Mel sekarang". Kata Dave


"Ayo Robin berangkat sekarang". Kata Mel menarik tangan Robin membuat dia mau tidak mau harus menuruti nya sekarang dan mereka pun segera masuk ke dalam mobil


"Kita satu mobil saja ". Kata Rafael


"Tidak bisa". Kata Mel lalu menyuruh Robin segera menjalankan mobil nya pergi meninggalkan mereka dan di ikuti dengan Rafael sekarang sementara Dave kini pergi dengan Sean menuju kantor nya


Dalam perjalanan pun Mel tidak henti nya berbicara bahkan dia sangat suka sekali bercanda dengan Felisha begitu juga sebalik nya bahkan mereka terlihat sangat akrab sekali seperti kakak beradik saja.


"Kita akan pergi kemana Mel ?". Tanya Felisha


"Jalan-jalan saja di kota ini, kan banyak Tempat yang menarik kak di sini". Kata Mel


"Jika ingin pergi jalan-jalan sebaik nya tentukan dulu tujuan nya agar bisa segera sampai". Kata Robin


"Ya sudah kita ke tempat yang pemandangan nya indah saja , bereskan " Kata Mel


"Kau memang tidak pernah berubah Mel ". Kata Robin


"Ya aku memang tetap cantik sejak dulu jadi santai saja ". Kata Mel lalu tertawa melihat wajah Robin yang kesal itu

__ADS_1


Felisha sangat kagum sekali dengan mereka berdua bahkan dia senang sekali ketika melihat Mel menjahili Robin


Tidak lama mereka sudah sampai di sebuah taman kota yang indah sekali dan kini Robin memarkir kan mobil nya lalu mereka pun turun bersama untuk segera masuk ke dalam


"Kenapa kita ke sini, apa tidak ada tempat lain yang lebih bagus di sini". Kata Jane


"Jika tidak suka pergi saja kan beres. ayo kakak ipar kita pergi saja". Kata Mel dan tak lupa juga dia menggandeng Robin juga di sana


"Sudah ikut saja dengan mereka". Kata Rafael yang kini sudah berjalan mendekati mereka


Mereka asik berjalan bahkan Mel tetap saja berbicara tanpa henti hingga membuat Robin pun menutup mulut nya dengan tangan dia agar dia berhenti berbicara


"Tidak sopan sekali sih " Kata Mel


"Jika tidak ingin di perlakukan seperti itu maka jangan berisik". Kata Robin


"Kau ini ya Robin suka sekali mengatai ku , apa karena kak Dave tidak pernah memarahi mu hingga kau kurang ajar kepada ku ". Kata Mel


"Terserah apa kata mu saja Mel " Kata Robin lalu berjalan agak cepat meninggalkan mereka berempat di sana


"Lihat lah kakak ipar dia ngambek sekarang". Kata Mel


"Ayo kita susul dia ". Kata Felisha


mereka pun kini berjalan cepat juga agar bisa dekat dengan Robin bahkan Mel juga beberapa kali memanggil nama dia namun Robin Terlihat tidak memperdulikan nya


"Kenapa jadi kita yang mengejar nya bukan kah dia di suruh kak Dave menjaga kita". Kata Mel yang kini sudah berhenti


Mel pun melihat Robin yang kini Sedang berhenti dan Terlihat juga memainkan ponsel nya membuat Mel memiliki ide untuk mengerjai nya sekarang


"Aw". Teriak Mel yang kini terduduk membuat membuat Robin menoleh dan langsung berlari kearah nya


Mereka bertiga heran dengan apa yang di lakukan oleh Mel bahkan mereka juga kini menatap Robin Sekarang


"Kenapa ceroboh sekali hingga jatuh hem, mana yang sakit". Kata Robin sambil memeriksa kaki Mel dan Mel Hanya menyunggingkan senyum nya saja menatap mereka bertiga karena dia berhasil mengerjai Robin sekarang


"Maka nya jangan terlalu cepat kalau jalan. kan kita juga gak bisa menyusul ". Kata Mel


"Sudah ayo berdiri, bisa jalan gak ?". Tanya Robin


"Gak bisa lihat apa kaki masih sakit gini". Kata Mel


tanpa aba-aba Robin pun langsung menggendong nya sekarang membuat Mel menahan tawa nya karena dia berhasil mengerjai nya dengan baik sementara itu Rafael kini sedang menatap nya dengan tatapan yang sangat sulit di artikan sekali.


"Maka nya kalau jalan mata nya di gunakan untuk melihat agar tidak terjatuh". Kata Robin


"Maka nya kalau di suruh mengawasi itu jangan terlalu cepat jalan nya ". Kata Mel

__ADS_1


"Kau memang pintar sekali membuat ku emosi Mel ". Kata Robin


Mereka kini berjalan mencari tempat untuk bisa di gunakan istirahat dan duduk bersantai bahkan Mel masih menikmati sandiwara nya saat ini dan masih beta untuk mengerjai Robin


Robin pun menduduk kan Mel sekarang ini dan kini Mel pun langsung tertawa terbahak-bahak di sana


"Kesambet Mel?". Tanya Robin


"Iya kesambet cinta mu ". Kata Mel


"Mulai kan gila nya ". Kata Robin


"Aku gila karena mau Robin ". Kata Mel semakin menggoda Robin membuat Robin pun mengacak rambut nya dan mereka yang melihat adegan itu tentu saja di buat iri oleh nya bahkan terlihat dengan jelas jika beberapa orang yang lewat merasa kagum dengan kemesraan yang di tampilkan Robin dan Mel , padahal mereka juga tidak bermesraan tapi yang melihat justru beranggapan beda


"Dia hanya membohongi mu dan berpura-pura untuk jatuh tadi ". Kata Rafael


Robin pun langsung melihat kearah Mel sekarang dan Mel tersenyum kepada nya


"Kau mengerjai ku Mel ?". Tanya Robin


"Hanya bercanda Robin, maaf ya ".Kata Mel dengan Santai nya tanpa terlihat berdosa sedikit pun juga


"Kau ini memang benar-benar ya Mel ". Kata Robin sambil mengacak rambut Mel kembali


"Kalian romantis sekali sih dari tadi ". Kata Felisha


"Nama nya juga suami istri kak jadi wajar saja kan romantis-romantisan". Kata Mel membuat Robin menjitak kepala nya kesal


"Jangan bicara sembarangan, bahkan membuat orang lain salah paham nanti". Kata Robin


"Yaelah kan bercanda, baper ya ". Kata Mel


"Aku baper dengan perkataan mu, mana mungkin Mel " Kata Robin


Mel pun tersenyum dan kini terlihat melihat di sekeliling nya sekarang ini


"Kak foto yuk mumpung tempat nya bagus ". Ajak Mel


"Ayo ". Kata Felisha


mereka berdua asik berfoto bersama begitu juga dengan Jane dia juga terlihat sangat sibuk mengambil foto untuk nya saat ini bahkan dia sudah lebih dulu pergi meninggalkan mereka berempat di sana


"Kelihatan kau sangat akrab dengan adik Dave ". Kata Rafael


"Ya seperti yang kau lihat " Kata Robin dengan santai nya


"Tapi aku tidak yakin jika Dave merestui hubungan kalian" Kata Rafael

__ADS_1


"Bahkan jika aku ingin menikahi adik nya dia pun tidak akan keberatan sama sekali dsn berbeda jika kau yang meminta nya tuan Rafael". Kata Robin


Dia tahu memang jika Rafael juga sangat tidak suka dengan nya apalagi kedekatan dia dengan Mel membuat Rafael semakin benci dengan nya dulu bahkan dia ingin menghancurkan hubungan Dave dan Robin waktu itu tapi sayang nya tidak bisa karena Robin dan Dave sangat saling melengkapi dan percaya satu sama lain nya


__ADS_2