
Matthew tahu siapa Shawn bahkan dia juga pernah bekerja sama dengan nya. Shawn sangat enak jika di ajak kerja sama namun untuk di jadikan musuh , dia sangat berbahaya sekali.
"Cari tahu apa hubungan mereka, jika mereka memiliki hubungan Jangan dekati Meilani karena jika Shawn jika membantu maka Dave akan semakin kuat sekali ". Kata Matthew
Mereka mengangguk dan mengerti sekali bahkan mereka juga beberapa bertemu dengan Shawn, tatapan nya itu sama seperti Dave , sangat tajam sekali dan mematikan. Kehebatan nya juga sama seperti Dave jadi jika Matthew maju sudah pasti dia bisa saja kalah .
"Jadi kita tidak akan bergerak dulu kali ini ?". Tanya rekan Matthew
"Kita cari tahu dulu bagaimana situasi nya dan jika memang tidak memungkinkan kita mundur dulu ". Kata Matthew
Mereka semua mengangguk kan kepala nya dan menyetujui apa yang di katakan Matthew karena itu menyangkut keberhasilan rencana mereka juga dan tentu nya mereka juga tidak mau mati konyol karena menyerang Dave itu resiko nya besar sekali sebab dia juga di juluki mafia psikopat
Setelah melakukan beberapa obrolan kini mereka pun segera membubarkan diri dsn Matthew pun kini juga beranjak dari duduk nya saat ini untuk segera kembali ke rumah nya dan beristirahat di sana
****
Di hotel tempat Dave dan yang lain nya kini mereka sangat sibuk sekali sebab mereka semua akan kembali pulang dan terlihat juga Felisha membereskan semua nya bahkan dia juga membersihkan pakaian Dave juga yang di bawah untuk menginap kemarin
"Santai saja jangan buru-buru karena kita juga tidak akan kembali Sekarang, Beberapa jam lagi ". Kata Dave
"Meskipun beberapa jam lagi tapi kita harus bersiap-siap bukan ". Kata Felisha
"Iya iya nyonya aku paham . Lakukan saja apapun asal kamu senang istri ku ". Kata Dave lalu mencium pipi istri nya itu membuat Felisha pun mengerjap kali ini karena kaget dengan apa yang di lakukan Dave barusan
"Jangan kaget dan mulai lah terbiasa menerima ku di sisi mu sayang ". Kata Dave lalu memeluk tubuh Felisha membuat dia pun kini hanya diam terpaku saja bahkan Felisha terlihat bingung sekali
"Dave ". Panggil Felisha
"Hanya sebentar saja dan seperti kataku tadi jika kamu harus terbiasa dengan hal ini ". Kata Dave
"Jika ada hal yang mengganjal di hati dan pikiran mu maka katakan saja ". Tambah nya lagi
Dave tahu jika memang istri nya itu memikirkan sesuatu namun dia juga memang sengaja sekali menunggu sang istri untuk mengatakan nya sendiri
__ADS_1
"Jangan asal menebak karena belum tentu juga tebakan mu itu benar ". Kata Felisha
"Jika tebakan ku salah maka apa yang benar ?". Tanya Dave
"Aku bahkan tidak memikirkan apapun ". Kata Felisha
"Yang benar , jangan membohongi ku karena aku bisa merasakan jika kamu bohong atau tidak kepada ku ". Kata Dave
"Jangan berlagak sok tahu tuan Dave ". Kata Felisha membuat Dave tersenyum dan kini dia pun menyandarkan kepala nya di bahu Felisha
"Aku sangat lelah sekali sayang ". Kata Dave
"Lelah ?". Tanya Felisha dan Dave pun mengangguk kan kepala nya sambil dia juga memejam kan mata nya saat ini
"Dave aku belum selesai membereskan nya ". Kata Felisha
"Tidak usah di bereskan, biar Robin saja nanti yang melakukan nya ". Kata Dave
"Kamu ini ada-ada saja , ini baju kita berdua tapi kenapa Robin yang member kan nya coba ". Kata Felisha
Felisha hanya bisa menghembuskan nafas kasar nya karena dia merasa jika Dave kali ini sangat tidak masuk akal sekali bahkan mana mungkin juga Robin membereskan semua ini , sungguh bos yang sangat gila sekali menurut Felisha.
"Kita akan kembali nanti sore jadi kamu santai saja dulu ". Kata Dave
Felisha tidak memperdulikan apa yang Dave katakan bahkan dia terlihat kini hanya menatap lurus saja karena Dave masih bersandar di pundak nya kali ini
Di kampus terlihat Mel kini sedang asik sekali duduk bersantai di bawah pohon yang sangat lebat itu bahkan dia juga tengah memakai handphone di telinga nya
"Meilani ". Panggil seseorang namun Mel tidak mendengar nya karena dia masih mendengar kan musik sambil membaca komik kesukaan nya . Dia yang merasa di abaikan oleh Mel pun kini kembali mendekat bahkan dia duduk di samping Mel saat ini dan Mel tetap saja tidak menyadari nya juga.
"Hey apa sih , kenapa Lo selalu saja mengganggu gue hah ". Kata Mel dengan kesal nya karena Shawn mengambil paksa komik yang dia baca saat ini
"Gue tidak mengganggu sama sekali bahkan gue hanya duduk saja di sini ". Kata Shawn Dengan Santai nya
__ADS_1
"Banyak sekali tempat kosong kenapa harus duduk di sini ". Kata Mel yang kini hendak beranjak pergi namun di tarik kembali oleh Shawn membuat dia pun terjatuh dan terduduk kembali
"Aw , Lo ya Benar-benar menjengkelkan sekali ". Kata Mel membuat Shawn pun kini memegang kepala nya agar Mel menatap nya. Kini kedua nya terlihat saling tatap bahkan Mel pun sejak tadi berusaha melepaskan diri namun sangat sulit sekali
"Apa Revan kekasih Lo ?". Tanya Mel dengan serius nya
"Itu bukan urusan Lo dan jangan mencampuri urusan orang lain karena itu tidak baik sekali ". Kata Mel dia masih berusaha melepaskan diri dari Shawn namun nyatanya malah Shawn memeluk nya dengan sangat erat sekali kali ini
" Jawab saja dengan jujur apa susah nya sih Mel ". Kata Shawn sambil memeluk nya
"Orang gila , lepaskan tangan Lo ini atau gue akan memotong nya ". Kata Mel
Shawn pun tidak perduli bahkan dia juga kini terlihat tetap memeluk Mel meskipun banyak orang yang melihat nya membuat Mel semakin tidak suka dengan nya
****
Di hotel Dave kini tengah bersantai duduk bersama dengan Felisha kali ini di depan kamar hotel
"lebih dekat lagi Lisha kalau duduk agar aku bisa mengajari kamu dengan baik ". Kata Dave
Felisha yang di panggil seperti itu pun tersentak kaget karena yang biasa nya memanggil seperti itu adalah orang terdekat nya termasuk sahabat masa kecil nya dulu
"Rubah panggilan mu itu Dave , aku tidak suka ". Kata Felisha pura-pura
"Tapi aku sangat suka sekali ". Kata Dave sambil tersenyum menggoda membuat Felisha kini memukul suami nya itu
"Menggemaskan sekali sih istri ku ini tapi sayang tidak bisa memberikan kepuasan untuk ku ". Kata Dave membuat Felisha menatap nya karena apa yang di katakan Dave memang lah benar
Cup
satu kecupan mendarat tepat di kening Felisha dan Dave pun tersenyum melihat Felisha yang kini kembali kaget dengan kelakuan nya itu
"Aku hanya bercanda sayang dan aku akan tetap sabar menanti ". Kata Dave
__ADS_1
Sungguh Felisha merasa dia sangat keterlaluan sekali namun dia juga belum siap untuk melakukan nya dengan Dave saat ini dan bersyukur lah dia jika Dave mau mentoleransi akan hal tersebut