
Mel memang sangat suka berbicara dengan Felisha karena dia juga tidak punya saudara perempuan jadi ketika dengan Felisha dia banyak sekali bicara bahkan tak berhenti bercerita.
"Kak apa kak Dave sudah mengatakan jika dia mencintai kakak ?". Tanya Mel
"Belum ". Kata Felisha
"Apa belum, wah kak Dave benar-benar malu untuk mengatakan nya . tapi tidak masalah yang penting kalian akan segera menikah". Kata Mel
"Tapi aku tidak yakin Mel jika kakak kamu suka dengan aku ". Kata Felisha
"Jika kak Dave tidak suka, tidak mungkin mau menikah dengan kakak". Kata Mel
"Bisa saja karena bisnis". Kata Felisha
"Bisnis apa kak bahkan perusahaan kak Dave sangat banyak sekali dan perusahaan milik papa kakak juga tidak ada apa-apa nya jika di bandingkan milik kak Dave ". Kata Mel
Felisha merasa apa yang di katakan Mel ada benarnya juga tapi dia juga tidak mau terlalu berharap dsn berpikir jauh jika Dave mencintai nya karena jika itu salah maka hati nya bisa saja nanti akan sakit dengan kenyataan yang ada
"Sudah tidak usah membahas Dave lebih baik bahas hubungan kamu dan Robin saja ". Kata Felisha
"Yah kalau aku dan kak Robin tidak ada hubungan apapun kak". Kata Mel
__ADS_1
"Yakin tidak memiliki hubungan apapun". Kata Felisha menggoda
"Sangat yakin sekali kak bahkan kami seperti tikus dan kucing jika bertemu". Kata Mel
"Tapi kalian terlihat sangat serasi sekali". Kata Felisha
"Itu hanya kelihatan nya saja tapi realita nya tidak sama sekali kak ". Kata Mel sambil tersenyum
Tanpa mereka tahu di sana ada Rafael yang kini menatap mereka berdua bahkan dia kini terlihat fokus sekali menatap Mel yang sedang bercerita dan bercanda di sana bahkan ketika Mel tersenyum dia pun juga ikut tersenyum
"Kak kok sepi sekali sih , apa saudara kakak yang model itu sedang bekerja?". Tanya Mel
"Entah lah , aku juga tidak tahu tapi kalau papa memang masih di kantor dan belum pulang". Kata Felisha
"Seperti nya ke mall belanja". Kata Felisha
"Wah enak sekali ya itu nenek lampir Belanja tanpa perlu bekerja dan kerajaan nya hanya foya-foya saja". Kata Mel
"Ya mau bagaimana lagi Mel semua nya juga sudah atas nama mama ". Kata Felisha
"Tenang saja kak sebentar lagi kakak juga kan akan sangat kaya Raya karena menikah dengan kak Dave ". Kata Mel
__ADS_1
Felisha hanya tersenyum saja karena dia juga tidak terlalu perduli dengan harta yang penuh bagi nya bisa tinggal di rumah mendiang mama nya sudah lebih dari cukup.
Di markas kini Dave tengah duduk di singgasana nya bahkan dia terlihat sangat menakut kan sekarang ini
"Bagaimana Revan tentang penyelidikan mu ?". Tanya Dave
"Aku sudah mendapat kan Wira dan sudah membawa nya kemari jadi interogasi saja sendiri". Kata Revan
"Kerja bagus Revan. lalu bagaimana dengan perdagangan kita apa ada Kendala?". Tanya Dave
"Aman dan terkendali Dave bahkan semua nya sudah sampai di tempat tujuan dan mereka sangat puas sekali". Kata Carles
"Kalau begitu aku akan pergi menemui Wira dulu dan kalian berdiskusi lah dengan Robin saja ". Kata Dave lalu pergi dari sana menuju tempat di mana Wira berada . Wira adalah salah satu orang kepercayaan papa Mel yang dulu hilang entah kemana pada saat kejadian tewas nya orang tua Mel bahkan Dave sudah lama mencari di mana keberadaan dia yang seolah menghilang ditelan bumi
Tap
Tap
Tap
langkah kaki Dave terdengar bahkan aura nya sangat terasa sekali oleh penjaga di sana
__ADS_1
"Bos". Sapa anak buah nya sambil membungkuk kan badan dan Dave hanya terdiam saja sambil berlalu melewati mereka semua
"Lama kita tidak bertemu Wira". Kata Dave membiarkan nya pun Langsung mendongakkan kepala nya bahkan dia terlihat terkejut sekali ketika melihat Dave yang kini berdiri tepat di hadapan nya itu bahkan terdapat seringai di wajah Dave membuat nya semakin takut saja