
Robin Sudah mengetahui jika memang ada yang ingin mencoba untuk menjatuhkan perusahaan Alexander dari dalam dan memerintahkan seseorang untuk menyusup dan membaut kegaduhan bahkan dia juga mengkorupsi dan memalsukan data perusahaan tersebut
"Jadi Marko memang pelaku nya ". Kata Dave
"Seperti dugaan saya tuan bahkan dia melakukan nya jauh sebelum perusahaan ini berada di tangan anda dan seperti nya tuan Marko memiliki dendam pribadi dengan tuan Sonny ". Kata Robin
Robin memang menyelidiki semua nya bahkan dia juga menyelidiki kejadian beberapa tahun yang lalu tentang Felisha dan keluarga nya agar kedepan nya tidak terjadi hal yang tidak di inginkan sama sekali dan juga agar dia bisa mengantisipasi semua yang berkaitan dengan Felisha
"Kita habisi mereka semua Robin tapi ingat lakukan dengan halus agar mereka tidak mengetahui nya dan curiga karena jika mereka sudah tahu kita mengetahui rencana nya pasti mereka akan kabur nanti dan kita akan kembali menyia-nyiakan waktu untuk mencari keberadaan mereka nanti nya ". Kata Dave
Robin yang dingin seperti beruang kutub itu kini keluar dari ruangan dan menemui asisten dari Sonny bahkan tatapan mata nya pun membuat mereka semua selalu tegang dan ketakutan
"Suruh beberapa meneger dari divisi yang aku sebutkan tadi ke ruang meeting sekarang dan katakan kepada mereka untuk membawa berkas dan laptop merek semua ". Kata Robin
"Baik tuan Robin ". Jawab asisten tersebut kemudian dia bergegas mengatakan apa yang Robin Sampai kan tadi
Robin menunggu mereka semua di ruangan meeting dengan ekspresi wajah datar nya bahkan dia tidak pernah tersenyum sama sekali ketika bertemu dengan mereka semua di sana
Kini satu persatu memasuki ruangan meeting bahkan wajah mereka semua terlihat sangat tegang sekali saat ini karena mereka sangat takut dengan Robin
"Tuan mereka semua sudah datang ". Kata asisten Sonny
Robin masih terdiam dan mengamati mereka satu per saat ini dan dia pun hanya menatap datar saja mereka yang ketakutan
"Buka laporan yang kalian setorkan tadi dan jelaskan satu persatu ke depan ". Kata Robin
__ADS_1
Robin menunjukkan mereka satu persatu untuk menunjukkan hasil dari Laporan yang merupakan susunan tadi dan kini mereka menjelaskan semua nya dengan wajah ketakutan nya
"Jelaskan yang benar atau kau akan ku penggal kepala mu di sini Sekarang juga ". Kata Robin kepada staf keuangan di sana
Dia pun kembali memulai nya dari awal bahkan terlihat sama , ketakutan karena sejak tadi juga Robin menatap nya bahkan pertanyaan demi pertanyaan Robin berikan kepada nya ketika Robin merasa data yang di jelaskan tidak sesuai dengan laporan yang ada.
"Apa kau melakukan korupsi di perusahaan ini ?". Tanya Robin membuat keringat staf itu pun kini bercucuran padahal di sana AC nya menyala namun dia tetap saja merasa kepanasan
"Ti tidak tuan , mana mungkin saja berani melakukan nya ". Kata nya
"Lalu kenapa data yang kau presentasi kan tidak sesuai dengan data yang aku pegang ini bahkan selisih nya dan kejanggalan nya sangat jelas terlihat ". kata Robin
Staf tersebut pun tidak bisa menjawab dan dia hanya diam saja saat ini . Robin menyuruh nya untuk duduk kembali dan dia melanjutkan kepada yang lain nya saat ini untuk melakukan presentasi berkas nya
"Nama yang sudah aku sebutkan tadi tetap lah tinggal di sini dan yang lain nya lanjut kan pekerjaan kalian dan jangan membuat Kesalahan jika tidak ingin mendapat kan sesuatu yang berharga dari ku dan ingat jika kalian Sekarang di bawah kepemimpinan bos Dave Lawrence Miller jadi dia tidak sama dengan tuan Sonny Alexander ". Kata Robin mengingat kan mereka kembali dengan siapa mereka berurusan saat ini .
Satu persatu pergi meninggalkan ruangan tersebut dan kini tinggal mereka yang bermasalah saja yang ada di sana bersama dengan Robin dan keadaan di sana pun bertambah tidak enak bahkan aura yang ada di ruangan tersebut pun juga terasa sangat tidak nyaman.
Di rumah kini Felisha pun terlihat masih saja bermalas-malasan dan itu pun juga seperti bukan diri nya saja saat ini bahkan dia juga tidak nafsu makan kali ini
"Kenapa kak ?". tanya Mel
"Apa kamu sibuk Mel hari ini atau ada kuliah pagi ?". Tanya Felisha
"Tidak sih kak , hari ini Mel libur memang nya kenapa ?". Tanya Mel
__ADS_1
"Aku ingin sekali makan di restoran Mel tapi aku tidak mau jika sendirian saja , apa kamu mau makan bersama ku di luar ?". Tanya Felisha
"Apa kak Dave mengizinkan kakak pergi tanpa dia atau Robin ?". Tanya Mel
"Ah iya kau belum bertanya kepada nya tapi aku sangat ingin sekali Mel makan di luar ". Kata Felisha
Mel pun menatap nya penuh selidik bahkan kakak ipar nya itu juga tidak pernah suka jika makan di luar tapi hari ini dia ingin sekali makan di luar jadi fix menurut nya Felisha kini sedang hamil membuat Mel tersenyum bahagia sekarang ini .
"Kenapa senyum-senyum ?". Tanya Felisha
"Tidak kenapa-kenapa kak , sebaik nya telfon kak Dave dulu dan minta izin kepada nya ". Kata Mel
"Tidak perlu meminta izin Dave karena dia sudah mengizinkan jika nona Felisha pergi dengan ku ". Kata Shawn yang kini sudah ada bersama dengan mereka bahkan kini dia pun terlihat tersenyum kepada Mel saat ini
"Shawn kamu mau bertemu dengan Mel ?". Tanya Felisha
"Tidak , aku di sini karena mulai hari ini menjadi pengawal pribadi anda nona ". Kata Shawn sopan
"Jadi sekarang bukan Liam atau Robin lagi yang menjaga ku tapi kamu ?". Tanya Felisha
"Seperti nya memang begitu sekarang ". Kata Shawn
Terlihat raut wajah tidak suka Mel saat ini namun dia juga tidak bisa membantah nya sedikit pun karena Mel tahu jika ini pasti menyangkut keselamatan kakak ipar nya
"Ya sudah kalau begitu ayo kita pergi makan ke restoran karena aku sudah sangat lapar sekali, Mel ayo berangkat ". Kata Felisha dengan semangat nya bahkan kini dia terlihat sangat cantik sekali karena tadi juga sudah berdandan sebelum pergi dari rumah
__ADS_1