
Tidak butuh waktu lama kini Shawn dan Mel pun sudah sampai di kampus dan Shawn sudah memarkir mobil nya di tempat biasa nya saat ini lalu mereka berdua pun segera turun secara bersamaan
" Shawn Mel ". Panggil Rico yang menunggu mereka sejak tadi dan di sana pun juga ada Eza
" Tumben sekali kalian berdua menunggu di sini ". Kata Mel
" Tumben apa nya Mel , biasa nya juga kita menunggu kalian di sini bukan ". Kata Eza
Mel menatap ke depan saat ini dan dia melihat jika Julie kini sedang berjalan ke arah nya dan tentu saja Mel tahu pasti dia akan menemui Shawn
Mel ingin pergi namun Shawn menegang tangan nya agar dia tidak pergi masuk sendiri saja ke kampus
" Kita masuk bersama Mel ". Bisik Shawn dan mereka pun segera berjalan masuk ke kampus saat ini
" Shawn". panggil Julie
" Ada apa ?". Tanya Shawn
" Gak ada apa-apa sih hanya saja gue ada perlu sebentar sama Lo , apa kita bisa ngobrol berdua Shawn?". Tanya Julie sambil melirik ke arah Mel
" Ngobrol saja di sini dan gak ada berdua Julie karena gue tidak ingin jika dia salah paham nanti nya ". Kata Shawn sambil memeluk Mel sekarang ini di depan mereka semua membuat banyak pasang mata menatap Mel sekarang karena dia bisa menaklukkan hati keras Shawn
" Ngobrol saja kalian berdua dan gue akan masuk ke kelas dulu ". Kata Mel
" Kita masuk bersama". Kata Shawn yang kini sudah berjalan bersama dengan Mel dan menarik nya tadi
" Jangan mengganggu Mel jika Lo tidak mau Shawn marah Julie ". Kata Rico
Tentu saja Julie tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi dan dia tidak akan membiarkan Mel mendapat kan Shawn nanti nya karena dia tidak rela jika Mel bahagia. Wanita yang berhasil membuat sepupu nya itu pergi dari sini dan sekarang pun dia mengalami kesusahan jadi Julie tidak akan membiarkan Mel tenang di sini walau pun ada Shawn yang melindungi nya nanti
" Shawn kenapa menolak dia tadi , Lo ya suka sekali jika gue banyak musuh ". Kata Mel
" Memang nya Lo banyak musuh , siapa saja musuh Lo biar gue habisi mereka semua Mel ". Kata Shawn
" Mulai ya Lo pakai kata menghabisi , gak semua nya harus di selesaikan dengan menghabisi orang Shawn dan Lo ini kenapa juga mengatakan ingin menghabisi orang, apa Lo pikir nyawa tidak berharga apa ". Kata Mel
" Jika mereka mau mengusik Lo maka tidak akan ada kata ampun Mel untuk mereka semua karena sudah berani mengganggu Lo ". Kata Shawn
Mel bisa melihat bagaimana serius nya Shawn kali ini dan dia pun bisa melihat juga bagaimana Shawn yang sangat marah ketika tahu jika dia di sakiti orang. Itu membuat Mel berpikir kembali bagaimana jika Shawn tahu hubungan nya dengan Robin apa dia akan menghabisi Robin nanti nya , Mel berharap itu tidak akan terjadi nanti
" Lo hanya terobsesi dengan gue Shawn dan jika Lo ingin gue bahagia maka Lo harus rela gue bersanding dengan seseorang yang gue cintai tanpa harus menyakiti nya nanti ". Kata Mel
" Yang bisa melindungi dan membuat Lo bahagia itu adalah gue Mel bukan yang lain nya ". Kata Shawn
*****
Dan kini Dave sudah bersiap dengan Felisha . Setelah selesai makan mereka kini sudah bersiap untuk pergi ke kantor terlebih dahulu setelah itu mereka berdua akan pergi ke kediaman Morgan sesuai dengan apa yang Felisha minta kemarin malam
" Apa Mel sudah berangkat Liam ?". Tanya Dave
" Sudah tuan , tadi nona Mel di jemput oleh tuan Shawn dan mereka tadi juga makan bersama di sini Setelah itu baru pergi ke kampus ". Kata Liam
Robin hanya diam saja dan dia pun tidak terlalu memperdulikan nya karena dia tahu Mel sangat lah setia kepada nya jadi dia tidak akan cemburu sama sekali kepada Shawn sedikit pun juga
" Robin ayo kita ke kantor sekarang ". Kata Dave
Robin mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun segera membuka kan pintu untuk Dave dan juga Felisha saat ini
" Jangan terlalu ngebut Robin , santai saja mengemudi nya ". Kata Dave
" Iya tuan saya akan pelan dan hati-hati ". Kata Robin
" Sayang , apa rumah Morgan sangat bagus dan besar ?". Tanya Felisha
__ADS_1
" Yang jelas rumah dia tidak lebih bagus dari rumah ku swety ". Kata Dave
" Apa dia juga memiliki banyak anak buah sama seperti kamu , dan dia juga termasuk anggota Mafia?". Tanya Felisha
Dia kini kembali cerewet lagi dan Dave pun dengan senang hati mendengar dan menjawab pertanyaan sang istri saat ini
" Dia tidak terlalu tertarik dengan Dunia Mafia dulu tapi sekarang dia sudah menunjukkan ketertarikan nya itu dan untuk anak buah banyak dia memang memiliki nya sebelum gabung dengan ku karena dia pebisnis hebat jadi harus di kawal juga agar aman ". Kata Dave
" Oh begitu ya . oh ya Robin kenapa kamu tidak mau menerima kristal padahal dia sangat serius cinta dengan mu Robin bahkan dia selalu saja membicarakan mu dulu ". kata Felisha
" Maaf nyonya saya tidak bisa membahas percintaan saya di sini dan dengan siapapun karena itu adalah pribadi ". Kata Robin
" Kau ini sangat pelit sekali ya dan dengan ku saja kau tidak mau jujur juga . Dasar sekertaris kompleks ". Kata Felisha mengatai Robin saat ingin tapi Robin hanya diam saja mendengar nya
" Swety sudah biarkan saja , itu adalah urusan pribadi nya jadi kita tidak bisa ikut campur atas percintaan Robin ". Kata Dave
" Aku hanya penasaran sekali sayang dengan wanita yang dia cintai hingga dia bisa mengabaikan Kristal bahkan dia selalu mengejar nya tanpa lelah ". kata Felisha
" Cinta tidak bisa di paksa dan jika mereka jodoh pasti suatu saat mereka akan bersama dan jika tidak ya tidak bisa di paksa kan ". Kata Dave
Felisha hanya mengangguk mengerti saja dan kini mereka sudah sampai di kantor sekarang. Terlihat banyak orang menundukkan hormat ketika melihat Dave dan juga Felisha kini masuk ke dalam bersama dengan Robin juga
" Wah kenapa di sini karyawan perempuan nya cantik sekali . Pasti kamu akan tertarik dengan nya sayang jika melihat mereka setiap hari ". Kata Felisha
" Mana mungkin aku tertarik dengan mereka swety karena aku sudah memiliki istri yang sangat cantik sekali yaitu kamu dan itu pun sudah lebih dari cukup bagi ku ". Kata Dave
" Tapi aku gak percaya sayang karena di sini semua nya cantik sekali dan lihat pakai mereka sangat seksi sekali . Jangan di perbolehkan memakai pakaian seperti itu sayang ". Kata Felisha mengoreksi setiap penampilan mereka semua dan Dave hanya mengangguk kan kepala nya saja menyetujui setiap ucapan Felisha dan juga dia merasa aneh sekali karena tidak bisa nya Felisha mengomentari tentang orang lain
Ceklek
Dave membuka pintu ruangan nya dan di sana Felisha pun langsung masuk terlebih dahulu Melihat setiap isi ruangan itu
" Waw bagus sekali ya ruangan kamu sayang seperti bos besar saja ". Kata Felisha
Berbeda dengan Dave kini Justin duduk di rumah nya dan dia masih bersama dengan Demian di sana dan juga ada Jack yang datang ke rumah nya saat ini
" Apa kau ingin bekerja sama dengan ku Jack hingga kau memutuskan untuk datang kemari sekarang ini ?". Tanya Justin
" Tapi ada syarat nya jika kau ingin aku ikut bekerja sama dengan mu Justin ". Kata Jack
" Katakan saja apa syarat nya Jack". Kata Justin masih menunggu apa syarat yang akan Jack ajukan nanti agar dia mau bekerja sama dengan nya melawan Dave
" Jangan menyentuh adik Dave sedikit pun karena itu akan sangat merugikan kita jika kita melukai nya ". Kata Jack
" Sangat merugikan kita , apa maksud mu ?". Tanya Justin
" Dia adik Dave tidak bisa di anggap remeh karena banyak yang melindungi nya dan jika kau ingin menang jangan melukai nya sama sekali Justin dan ingat lah adik mu yang bodoh mati juga karena dia menyakiti adik Dave hingga dia koma selama satu bulan ". Kata Jack
" Itu hanya lah kebetulan saja dan aku rasa memang benar jika kita menarget kan adik Dave dan juga istri nya karena mereka berdua adalah kunci kelemahan dari Dave ". kata Justin
" Kau tidak tahu saja siapa orang hebat yang akan selalu melindungi nya dan jika kau menolak tawaran ku itu maka aku pun tidak bisa membantu mu karena jika aku menyakiti adik Dave maka aku pun akan mati sia-sia dan kau pun juga ". Kata Jack
Justin masih tidak mengerti dengan perkataan dari Jack tadi dan dia pun tidak akan bisa jika tidak menyakiti Mel karena dia adalah salah satu dari kelemahan Dave jadi dia akan menjadi target Justin juga
" Jack aku masih tidak mengerti dengan apa yang kau katakan tapi menurut ku jika ingin menghabisi Dave maka kita harus menyerang dua kelemahan nya itu ". Kata Justin
" Ah sudah lah , jika kau tidak mau ya sudah yang penting aku sudah memberikan penawaran yang bagus untuk mu . Aku pergi dulu dan pikirkan lagi tawaran ku itu Justin ". kata Jack yang kini beranjak pergi meninggalkan rumah Justin sementara itu Justin masih bingung dan juga heran dengan perkataan Jack tadi
" Apa ada yang salah dengan Jack dan kenapa dia seolah takut dengan adik Dave ". Kata Justin
" Seperti nya kita harus menyelidiki nya dulu tuan agar tahu kebenaran nya . Tidak mungkin bukan jika tuan Jack takut dengan seseorang kecuali dengan ketua Geng nya ". Kata Demian
" Apa ketua Geng nya melindungi adik Dave hingga dia takut dan tidak mau mencelakai adik Dave itu ". Kata Justin
__ADS_1
" Mungkin saja tuan tapi kita semua masih belum tahu wajah dari ketua Geng Black World bukan jadi bagaimana bisa kita memastikan nya tuan ". Kata Demian
" Apa lelaki yang di kampus waktu itu adalah ketua Geng karena aura nya sudah terlihat sangat menyeramkan sekali ". Kata Justin
" Saya rasa bukan tuan karena saya tahu dia hanya orang biasa dan dia adalah sahabat dari tuan Revan anggota dari tuan Dave ". Kata Demian
" Sekarang cari tahu saja Demian tentang lelaki yang di takuti Jack agar kita bisa menimbang perkataan nya itu nanti nya ". Kata Justin
Demian mengangguk kan kepala nya dan dia akan mencari tahu tentang hal tersebut nanti nya
Dan di kantor Dave kini Felisha pun juga terlihat belajar bisnis dan sejak tadi Dave pun dengan sabar mengajari nya
" Sayang kenapa sangat ribet sekali ya cari uang di perusahaan ". Kata Felisha
" Tidak juga swety dan jika kamu sudah terbiasa maka tidak akan sulit untuk kamu mengerjakan semua nya ". Kata Dave
" Lihat lah , sejak tadi aku sudah mencoba untuk menyelesaikan satu berkas saja namun tidak bisa selesai juga hingga sekarang. Bodoh sekali ya aku ini ". Kata Felisha
" Jangan mengatakan jika kamu bodoh karena kamu baru belajar jadi tidak akan bisa jika hanya dalam satu hari saja ". Kata Dave menenangkan istri nya itu
" Begitu ya . Apa masih lama sayang kerja nya ?". Tanya Felisha
" Sebentar lagi selesai dan kita akan pergi ke rumah Morgan setelah ini ". Kata Dave
" Apa Robin juga akan ikut dengan kita ?". tanya Felisha
" Robin masih banyak pekerjaan jadi dia harus ada di sini dulu menyelesaikan semua pekerjaan nya dan kita akan pergi berdua saja ke rumah Morgan ". Kata Dave
Felisha paham dan kini dia pun dengan sabar menunggu Dave menyelesaikan pekerjaan nya setelah itu mereka segera pergi keluar kantor menuju kediaman dari Morgan
Dan di kampus kini Mel sudah menyelesaikan mata kuliah nya , saat nya untuk dia pergi makan siang Sekarang dan tentu nya ada Shawn yang juga bersama dengan nya saat ini
" Sudah selesai Mel ?". tanya Shawn
" Iya , sudah waktu nya pulang juga tapi gue mau makan dulu dengan Rose". Kata Mel
" Ya sudah kalau begitu kita makan di luar saja sekarang ini ". Kata Shawn
" Apa Lo juga sudah menyelesaikan kuliah Lo ?". Tanya Mel
" Sudah dan jika belum pun gue tidak akan ada di sini bukan ". Kata Shawn
" Biasanya juga Lo selalu bolos kan jika gue sudah selesai". Kata Mel
" Gue bolos pun nilai tetap bagus Mel jadi Lo tidak perlu Khawatir tentang hal tersebut". Kata Shawn
" Sombong sekali ya bung . Ah sudah lah ayo pergi makan sekarang karena gue sudah sangat lapar sekali Shawn". Kata Mel
Mel mengajak Rose juga dan kini mereka bertiga pun langsung masuk ke dalam mobil Shawn saat ini . Dan tadi Shawn sempat melihat ada Justin lagi di area kampus menatap nya dan Mel sekarang
" Si bodoh masih kurang rupa nya apa yang gue berikan kemarin ". Batin Shawn yang kini sudah mengendarai mobil nya dengan sedang saja
" Kita mau makan di mana Shawn?". Tanya Mel
" Terserah nyonya saja ". Kata Shawn
" Nyonya apa sih Shawn, gak lucu banget deh ". kata Mel mencubit lengan Shawn pelan membuat Rose hanya tersenyum saja melihat mereka berdua yang dia rasa sangat serasi itu
" Cari tempat terdekat saja Shawn". Kata Mel
" Siap nyonya sayang ". kata Shawn kembali menggoda Mel membuat Mel pun kembali memukul nya sekarang ini dan Justin pun masih mengikuti mereka di belakang
Sampai di restoran Mereka segera masuk ke dalam dan duduk lalu memesan makanan di sana
__ADS_1
" Meilani". Panggil Revan ketika melihat ada Mel di sana dan dia pun segera menghampiri Mel dan juga Shawn di sana dengan santai nya